Utama

Utama (1209)

Manado, Sulutnews. Com - Ketua Kaum Bapak Katolik Kevikepan Tonsea Fabian Kaloh yang juga Anggota DPRD Sulut, memberi apresiasi kepada Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC. Ini disampaikan Kaloh atas perhatian Pemimpin umat Katolik Manado ini kepada kelompok tani yang terus melaksanakan berbagai terobosan dengan menanam berbagai sayuran dan rempah-rempah di tengah krisis Pandemi covid 19 yang sementara mewabah. 

Kunjungan animatif di Sentrum Agraris Lotta dalam rangka meninjau aktifitas Tim Aksi Bantuan Darurat Covid 19 Keuskupan Manado, tersebut Kepada para pastor dan umat yang ada di lokasi Uskup Estephanus Rolly Untu MSC. menegaskan beberapa hal termasuk pentingnya koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah serta Lembaga-lembaga non pemerintah."Sebagai warga masyarakat wajib mengikuti seruan pemerintah, dengan selalu menggunakan masker, dan menerapkan pola hidup sehat dengan selalu mencuci tangan, makan makanan bergizi," ungkap Kaloh meneruskan pesan Uskup Manado. 

Kaloh juga mengingatkan pesan, Uskup yang prihatin atas, Pandemi Covid - 19 karena berdampak pada bidang sosial ekonomi yang saat ini sudah dirasakan sebagian besar masyarakat Sulut," Usaha dan kerja keras kelompok tani di SAL yang tetap semangat menanam sayur dan rempah-rempah, patut diberikan apresiasi karena sangat bermanfaat bagi ketersediaan bahan pangan untuk umat dan masyarakat, dalam beberapa bulan ke depan,"kata Kaloh. 

Selain meninjau lahan pertanian dan lahan penelitian yang ada di Sentrum Agraris Lota dimana Uskup memetik langsung buah Labu Madu dan Terong hasil pertanian, juga mengapresiasi Komisi PSE dibawah pimpinan Pastor Joy Derry yang berhasil membentuk sekretariat Warung Mapalus yang berfungsi membantu memasarkan hasil produksi petani dan peternak organic.dilingkup gereja Katolik. (josh tinungki) 

 

BMR, Sulutnews. Com - Upaya berkesinambungan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondouw Raya (BMR) terus dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara Rocky Wowor. Setelah sebelumnya di arahkan untuk Rumah Sakit dan Puskesmas kali ini dibagikan kepada Pedagang di Pasar dan Kaum Lansia. 

"Hari ini kami membagikan Masker Kain dan Hand Sanitizer kepada para pedagang lansia dipasar, dengan cara mendatangi langsung satu persatu dilapak mereka masing-masing, sehingga tidak menciptakan kerumunan."kata koordinator tim WR Center, Muhammad Ridwan Mamonto.

Juga kata Mamonto sebagaimana harapan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut Rocky Wowor, sedikit bantuan kiranya dapat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan Masker dan Hand Sanitizer, sekaligus mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus ini."Bantuan yang diberikan dalam upaya menjadikan warga tetap sehat dan tidak terpapar virus mematikan Covid 19 yang sementara mewabah, ujar Mamonto

Mekanisme pendistribusian, WR Center membentuk tim sebanyak tiga kelompok agar pembagian lebih merata dan tidak memakan waktu terlalu lama dimana Masker Kain dan Hand Sanitizer (Pembersih Tangan) diberikan langsung kepada pedagang Ibu-Ibu dan Lanjut Usia (Lansia) yang ada di Pasar Serasi Kotamobagu , Pasar 23 Maret Kotamobagu, dan Pasar Tradisional Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Rocky Wowor juga menitipkan pesannya untuk para pedagang, Tidak perlu panik berlebihan, namun selalu waspada. Jaga kesehatan diri sendiri dan keluarga serta orang lain, Ucap Rhoy Mamonto kepada pedagang, disela-sela membagikan bantuan.(josh tinungki) 

Manado, Sulutnews. Com - Rumah Singgah yang rencananya akan disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) selama pandemi virus corona yang berlokasi di Desa Teterusan mendapat penolakan masyarakat setempat. Ini diketahui setelah Anggota DPRD Sulut Netty Pantouw menyampaikan aspirasi masyarakat pada gelar Rapat paripurna DPRD Sulut Rabu(15/4/2020) kemarin. 

Dalam penyampaian aspirasi masyarakat tersebut, Pantouw berharap agar Pemerintah dapat mengkaji ulang rencana tersebut dengan mencari lokasi yang lebih strategis jauh dari permukiman masyarakat. "Masih ada lokasi yang lebih layak dan strategis milik pemerintah dan jauh dari permukiman, semisal di Gedung UMKM yang sudah dibangun tapi sudah lama tidak dimanfaatkan, itu yang lebih pantas" kata legislator Partai Demokrat ini. 

Ditambahkan pula apa yang disampaikan ini merupakan aspirasi masyarakat Desa dan, yang merasa kuatir karena akan bertetangga dengan orang-orang yang didiagnosa punya riwayat dengan virus corona.

"Ini aspirasi yang harus disampaikan saya hanya meneruskan aspirasi dari masyarakat, karena masyarakat menolak wilayah mereka dijadikan tempat untuk rumah singgah orang dalam pemantauan (ODP). Untuk itu, saya minta pihak eksekutif bisa meninjau kembali rencana tersebut," tegas Pantouw.

Aspirasi yang disampaikan sempat menjadi Perdebatan antar Anggota Dewan disaat gelar Rapat Paripurna tersebut hingga menimbulkan kegaduhan. Tapi itulah dinamika yang memang harus terjadi dalam lembaga politik DPRD. (josh tinungki) 

Manado, Sulutnews. Com - Ini patut mendapatkan perhatian dari pemerintah desa yang menjadi garda terdepan dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Wabah Virus Covid-19.

Sebagaimana dijelaskan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, usai mengikuti Paripurna LKPJ Tahun 2019 di Kantor DPRD Sulut Rabu(15/4/2020) Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 96 Miliar untuk penanganan Wabah Virus Covid 19 di Sulut, yang diperuntukan untuk pengadaan APD serta membeli sembako untuk masyarakat."Prioritas adalah mereka yang tidak masuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang terdampak langsung, karena kehilangan pekerjaan atau tidak lagi beraktifitas diluar rumah," kata Kandouw. 

Juga menurut Wagub, bagi masyarakat yang masuk daftar PKH ketika sudah menerima dana bantuan PKH tidak bisa lagi mendapatkan bantuan sembako karena dampak Covid-19." Akan dilakukan identifikasi, karena sekarang banyak yang salah kaprah soal penyaluran bantuan bencana wabah virus Covid 19 berupa sembako," tegas Kandouw. 

Untuk diketahui Alokasi anggaran penanganan Virus Covid-19 di Sulut ke masing-masing daerah yakni, Bolmong 6.723.776. 216, Bolsel 12.981.418.772, Boltim 27.626.774.608, Bolmut 22.190.568.019, Talaud 7.785.856.667, Minahasa 22.337.366.300, Minsel 13.612.000.0000, Mitra 27.112.800.000, Minut. 13.210.397.793 , Siau,Tagulandang,Biaro 12.723.100.000, Sangihe 38.940.277.481, Bitung 25.205.521.000, Kotamobagu 27.758.242.118, Manado. 30.601.354.700, Tomohon 19. 555.105.215. ( josh tinungki) 

 

 

Manado, Sulutnews. Com - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angouw, menghimbau kepada segenap masyarakat Sulawesi Utara agar bersatu menghadapi pandemi Virus mematikan Covid 19 yang saat ini sementara mewabah dengan melaksanakan tupoksi masing masing. Pemerintah Daerah dihimbau segera membuat kebijakan kebijakan untuk mengantisipasi masalah dengan berpedoman pada Permendagri 20 tahun 2020 yang memberikan kewenangan yg besar kepada pemerintah daerah untuk menggunakan anggaran dalam mengantisipasi masalah ini tanpa persetujuan lebih dulu dari DPRD 

"Saya menghimbau para Pimpinan dan Anggota DPRD untuk mendukung segala upaya pemerintah daerah masing masing. Ini waktunya kita mengerahkan seluruh tenaga dan upaya kita ke satu tujuan yang sama: mengantisipasi wabah Covid-19 dari segi kesehatan, keamanan, ekonomi, dan sosial. Kita tinggalkan kepentingan Politik dan Pribadi kita, Kita fokus menghadapi wabah ini,"tegas Angouw

Agar proses penyebaran virus Covid 19 dapat dihentikan diharapkan Aparat Keamanan dan penegak hukum untuk bersikap tegas dalam melaksanakan aturan aturan yang telah dikeluarkan Pemerintah, dan menindak dengan tegas segala bentuk provokasi, termasuk di medsos, yang berpotensi menggangu keamanan."Perlakuan terhadap kebijakan pemerintah guna memotong mata rantai penyebaran virus harus dilaksanakan, dengan melihat aturan yang sudah ditetapkan," kata Angouw

Dalam kaitan perang terhadap virus Covid 19, Bendahara DPD PDIP Sulut ini juga menyampaikan terima kasih dan mendukung tenaga medis dalam menghadapi wabah ini."Saya berharap para tenaga medis bisa melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. kalian adalah garda terdepan dalam menghadapi wabah Covid-19 ini. Doa saya semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi kalian dan keluarga kalian."ungkap Angouw. 

Perang melawan wabah Covid 19 dapat dimenangkan ketika Masyarakat mengikuti semua himbauan, dan aturan yang dikeluarkan Pemerintah dengan tidak membuat aturan sendiri sendiri,karena pendapat masyarakat tentu berbeda beda."Pemerintah ada untuk mengatur masyarakat bukan untuk diatur sehingga kebijakan yang dikeluarkan telah melewati proses serta kajian matang yang bertujuan untuk kebaikan masyarakat," Imbuhnya. 

Sabagaimana informasi, saat ini pemerintah Provinsi sementara mempersiapkan Pergub dan fasilitas rumah singgah untuk mewajibkan karantina 14 hari bagi semua orang yang masuk Sulawesi Utara. Proses ini sedikit terhambat karena adanya penolakan dari masyarakat disekitar rumah rumah singgah yang akan disiapkan tersebut, tapi pemerintah telah melakukan pendekatan pendekatan untuk memastikan tersedianya fasilitas tersebut."Dimasa sulit ini, kiranya seluruh masyarakat Sulut bersatu, bertoleransi, bertenggang rasa dengan saudara saudara kita yang tertimpa musibah, kita tidak akan pernah tau besok hal yang sama bisa terjadi kepada kita dan keluarga kita atau orang yang kita cintai. Inilah saatnya Persatuan kita diuji, inilah saatnya kemanusiaan kita diuji. Saya juga menghimbau Masyarakat jangan cepat panik, tapi jangan juga lengah. Kita harus bermedsos secara bijak. Kembali saya mengingatkan kita semua harus bertanggung jawab sesuai tupoksi kita masing masing."pungkasnya. (josh tinungki) 

BMR, Sulutnews. Com - Upaya untuk memerangi wabah Virus Covid 19,terus dilakukan diwilayah Provinsi Sulawesi Utara. Kali ini seperti yang dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara Rocky Wowor, yang mendistribusikan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah Rumah Sakit (RS) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). 

Melalui Tim Rocky Wowor Center (RW Center), distribusi diperuntukkan khusus bagi tenaga medis yang khusus menangani pasien yang terinfeksi virus Covid-19 DI Wilayah BMR. 

" Ini kami lakukan sebagai upaya melengkapi tenaga medis agar terlindungi saat melaksanakan tugas guna menangani pasien baik yang sudah positif Covid 19 ataupun Orang Dalam Pengawasan," ujar pengurus WR Center Rhoy Mamonto disela-sela kegiatan distribusi APD, Jumat (10/04/2020).

Menurut Mamonto tenaga medis yang bertugas menangani Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Pasien positif Covid-19, adalah Pahlawan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan atau perawatan terutama masyarakat yang ada di wilayah BMR.

"Kami sangat berharap bantuan APD tersebut dapat membantu melengkapi diri bagi tenaga medis, baik Dokter, Perawat dan petugas kesehatsn lainnya dalam upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya yang terpapar Virus Covid-19." ungkap Mamonto. 

Adapun jenis APD yang disalurkan berupa, Masker Medis, Hazmat Set Gown All-Cover, Pelindung Mata, Penutup Kepala, Pelindung Wajah, Sarung Tangan Bedah, cepatu Boots yang diserahkan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu, Rumah Sakit Umum Daerah Datoe Binangkang Bolaang Mongondow, Rumah Sakit Umum GMIBM Monompia Kota Kotamobagu juga Puskesmas Modayag Barat, Puskesmas Modayag, Puskesmas Mooat, Puskesmas Nuangan, Puskesmas Motongkat, Puskesmas Tutuyan, Puskesmas Kotabunan, Puskesmas Buyat. (josh tinungki) 

Manado, Sulutnews. Com - Perang terhadap penyebaran wabah Covid 19 di wilayah Kota Tomohon terus dilakukan oleh Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Provinsi Sulawesi Utara Wenny Lumentut. Terbukti pada Jumat (10/4/2020) politisi yang peduli dengan masyarakat ini menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis di sejumlah rumah sakit dan Polres baik di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.

"APD bagi tenaga medis ini  dikandung maksud memberikan jaminan atas pengabdian dan keselamatan diri saat menangani pasien positif covid19", sehat jasmani bagi tenaga medis sangat penting, agar mereka dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat entah itu terdampak covid maupun sakit lainnya", ujar WL.

Terkait pemberian bantuan bagi aparat Kepolisian,, juga dilakukan untuk memproteksi polisi saat menjalankan tugas pengamanan dilapangan,"Polisi juga penting sebab secara langsung berhadap-hadapan dengan masyarakat, ketika Polisi sehat maka sektor keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan terkendali walupun ditengah kedaruratan pandemi covid19 ini", kunci WL sapaan akrab.

Adapun pemberian bantuan dilakukan langsung ke rumah sakit penerima dan Polres baik yang ada di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa. (josh tinungki) 

Tomohon, Sulutnews. Com - Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut Wenny Lumentut Rabu (8/4/2020) menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan Bahan Pokok bagi warga di Kota Tomohon. Kegiatan bagi-bagi Sembako ini diperuntukan bagi masyarakat terdampak wabah Covid 19 karena tidak bisa lagi dengan bebas beraktifitas diluar rumah. 

"Untuk tertibnya kegiatan bagi-bagi Sembako kami melibatkan aparat kepolisian dari Polres Tomohon," kata WLJuga kata calon Wakil Walikota Tomohon ini, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan atas rasa keprihatinan kepada masyarakat yang berdampak penyebaran Virus Covid-19, dan ini diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan dimasyarakat. "Jangan melihat jumlah, tetapi bantuan ini diberikan karena rasa prihatin dan kiranya dapat membantu," kata WL

Solidaritas kepada masyarakat Kota Tomohon juga dimonitor langsung Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, SIK, SH,.M.Si, bersama Kasat Bimmas Polres Tomohon IPTU Jhon M. Krisen dan Anggota Kasat Intel Polres Tomohon AKP Paeura Amping dengan membagikan beras sebanyak 1.250 paket , kepada Sopir Mikro, Ojek Pangkalan dan Ojek Online masing-masing 5 kg, (josh tinungki) 

 

 

 

Manado, Sulutnews.Com - Meski sudah dinyatakan negatif, namun pejabat struktural bersama staff Sekertariat DPRD Sulut kembali harus melakukan pemeriksaan Rapid test terkait kontak erat dengan Anggota DPRD Sumatra Utara Aulya Aqsa yang dinyatakan positif Covid - 19.

Bertempat di Kantor DPRD Sulut Senin, 6 April 2020, 24 orang yang masuk daftar dalam pengawasan, kembali diperiksa oleh petugas kesehatan dari Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut." Terkait hasi pemeriksaan masih akan berkoordinasi dengan Satgas Covid - 19 Pemprov Sulut, kata Glady Kawatu, Sekertaris DPRD Sulut usai pemeriksaan. 

Dia menambahkan, pemeriksaan kembali bagi pejabat struktural dan staf Setwan DPRD Sulut dilaksankan sesuai Prosedur Operasional Standar (SOP) dan ini sudah selesai dilakukan."Hari ini adalah pemeriksaan terakhir, dan dilakukan sesuai standar Satgas Covid - 19 Pemprov Sulut," kata Kawatu. 

Sebagaimana diketahui, untuk sejumlah pejabat struktural dan Staff Setwan DPRD Sulut dari hasil pemeriksaan awal tidak terpapar Virus Covid - 19,yakni semuanya negatif. (josh tinungki) 

 

Manado,Sulutnews.com - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sangihe memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid - 19, bantuan sembako tersebut diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Sulut Ronal Sampel .

"Penyaluran bantuan adalah bentuk kepedulian pengurus DPP lewat Ketua Umum AHY, juga ketua DPD Sulut E E Mangindaan dan Pengurus DPC Kabupaten Sangihe," kata Sampel. 

Juga personil Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Sulut ini, mengatakan, wabah Covid 19 sudah sangat mempengaruhi ekonomi mssyarakat, sehingga masyarakat sangat membutuhkan bantuan untuk mengatasi persoalan ketersediaan makanan," Partai Demokrat akan terus menyalurkan bantuan dan ini langsung diterima oleh masyarakat," ungkap Sampel

Dalam koordinasi penyaluran bantuan Partai Demokrat kepada masyarakat, juga melibatkan Anggota DPRD Kabupaten Sangihe dari Partai Demokrat yakni Hermanro Samadi dan Ruddy Polakitang.(josh tinungki)