Polda Sulut

Polda Sulut (55)

Manado, Sulutnews.com - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto memimpin rombongan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, di Kairagi Manado, Senin (1/7/2019).

Rombongan ziarah diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Sulut, para Pamen, Pama, Bintara dan Ketua Bhayangkari Sulut bersama staf.

Upacara ziarah tersebut ditandai dengan penghormatan umum, peletakkan karangan bunga dan tabur bunga oleh Kapolda bersama Ketua Bhayangkari diikuti oleh rombongan ziarah.

Ziarah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73, tanggal 1 Juli 2019.(/MS)

Manado, Sulutnews.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Brigjen Pol Karyoto memimpin upacara tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-73, Senin (01/07/2019) pagi, di Perairan Teluk Manado.

Upacara tersebut berlangsung di atas Kapal Patroli (KP) Bisma 8001. Ditandai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, pelarungan dan tabur bunga, serta penghormatan terakhir.

Wakapolda mengatakan, upacara tabur bunga ini merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara.

“Untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara,” singkatnya, sesaat usai upacara.

Turut hadir dan mengikuti upacara, para Pejabat Utama Polda Sulut, Perwira Menengah, Perwira Pertama, personel Ditpolairud, Ditsamapta, Satbrimob dan Bhayangkari. Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat.(/MS)

Manado, Sulutnews.com - Para tersangka pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, yang terjadi Pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 pukul 05.30 di Kawasan Mega Mas Manado, berhasil diringkus Polisi.

Hal tersebut terungkap saat dilakukan Jumpa Pers bersama antara Polda Sulut, Kodam XIII Merdeka dan Polresta Manado, di loby Mapolresta Manado, Minggu (30/6/2019).

Hasil penyelidikan bersama Polisi dan TNI di lapangan mendapati korban adalah salah seorang anggota TNI.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo saat membuka Jumpa Pers, peristiwa tersebut berawal karena kesalahpahaman yang mengakibatkan penganiayaan  dan mengakibatkan meninggalnya korban.

“Penanganan awal kejadian sudah ditangani oleh Polresta dan Pomdam, kemudian dilakukan pengecekan TKP dan pemeriksaan saksi-saski. Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil diketahui identitas para pelaku,” ujarnya didampingi Kapendam Kolonel M Jaelani, Komandan Pomdam Kolonel Antonius dan Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel.

Petugas berhasil mengamankan 4 pelaku. “Tiga orang kita jadikan sebagai tersangka, satu lagi sedang kita dalami perannya masing-masing,” tambahnya.

Hingga saat ini Polisi sudah memeriksa sebanyak 7 orang saksi. “Penanganannya kita melakukan koordinasi dengan pihak Pomdam, dilakukan penanganan secara bersama,” ucap Kabid Humas. 

Pihaknya akan menerapkan pasal yang maksimal terhadap para tersangka tersebut, yaitu Pasal 338 sub 170 ayat 2 ketiga sub 354 sub 351 ketiga. “Ancaman hukumannya bisa sampai 15 tahun penjara,” ujarnya.

Beberapa barang bukti juga berhasil disita diantaranya 2 buah ranmor roda dua, 1 senjata airsofgun, helm, pakaian dan hp.

“Pelaku berhasil kita tangkap cepat karena ada bantuan petunjuk dari cctv,” tambah Kabid.

Kapolresta Manado menambahkan, para pelaku ditangkap di tempat berbeda. “Setelah kita melakukan olah TKP kemudian berkoordinasi dengan Reskrimum, ada yang ditangkap di Manado dan ada yang di luar Kota Manado,” ujar dia.

Terkait kasus ini, Kodam XIII Merdeka melalui Kapendam mengatakan bahwa Pangdam XIII Merdeka langsung memerintahkan seluruh Komandan Satuan untuk mengendalikan seluruh anggotanya, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak baik di Kota Manado.

“Seluruh anggotanya mempercayakan kepada pihak Polri dalam memproses hukum ini,” ucap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam).

Terkait beredarnya video maupun foto kejadian dan korban, Kabid Humas pun megimbau kepada warga untuk tidak menyebarkannya.

“Ini bisa menimbukan kerawanan dan bisa menyinggung personal maupun kelompok maupun institusi, nah untuk itu kita harapkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi apalagi yang bersifat hoax atau tidak benar, karena ini nantinya akan berdampak memecah suasana, bisa memprovokasi dan mengganggu kamtibmas,” imbau Kabid Humas

Ia juga meminta kepada masyarakat yang terlanjur memposting peristiwa tersebut agar dicabut kembali.

“Karena gambar tersebut mengandung aksi kekerasan dan sadisme. Edukasi masyarakat diperlukan dan itu akan menyinggung rasa kemanusiaan dari pihak keluarga,” tandasnya.(/MS)

Manado, Sulutnews.Com - Markas besar kepolisian daerah (Mapolda) Sulawesi Utara menurunkan pasukan K9 anjing pelacak guna membantu aparat keamanan dalam mengamankan jalannya pelaksanaan rapat pleno KPUD Sulut.

K9 adalah salah satu unit tim khusus dibawa Samapta yang terlatih dan siap melaksanakan tugasnya ketika dibutuhkan jika terjadi kondisi atau suasana yang dapat mengganggu jalannya rapat pleno. "Kesiapan personil anjing pelacak ditempatkan untuk mengantisipasi sesuatu yang terjadi diluar pengawasan  manusia," ungkap AKBP Herry Murwono, STT, MK Dirsamapta Polda Sulut

Hingga hari kedua jalannya rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 di Propinsi Sulawesi Utara berjalan cukup aman dan Kondusif, meski demikian pengamanan yang dilakukan oleh gabungan aparat Kepolisian dan TNI tetap dilaksanakan sesuai protap yang sudah ditetapkan. "Barikade pengamanan tetap dilaksanakan dan akan berlaku sampai acara pleno selesai pada Rabu (8/5/2019)",kata Yessy Momongan Komisioner KPU Sulut. (/Josh Tinungki)

Bolmong, Sulutnews.com - Pasca musibah longsor yang terjadi di lokasi tambang rakyat Desa Bakan, Lolayan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (26/02/2019), malam, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto meninjau lokasi, Kamis (28/02), pagi.

Kunjungan tersebut untuk mengetahui langsung kondisi nyata yang ada di lapangan, sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada para anggota Polri dan instansi terkait lainnya yang sedang melaksanakan proses evakuasi.

Terpantau, evakuasi melibatkan beberapa unsur di antaranya Polri, TNI, Basarnas dan PMI. Di lokasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulut juga telah siap untuk mengidentifikasi korban yang meninggal dunia.

Hingga Kamis siang, jumlah korban yang ditemukan sebanyak 18 orang, 3 di antaranya meninggal dunia. "Satu korban sudah dibawa keluarga, sedangkan dua lainnya masih sementara di Pos Post Mortem untuk keperluan identifikasi," ujar Katim DVI, Kompol Dewa.

Turut mendampingi Kapolda, para Pejabat Utama Polda Sulut, di antaranya Karoops, Kombes Pol Yohannes Soeharmanto, Dirintelkam, Kombes Pol Budhy Herwanto, Dansatbrimob, Kombes Pol Mulia Nugraha dan Kapolres Kotamobagu, AKBP Gani Siahaan.(*/MS)

Manado, Sulutnews.com - Guna mendukung program Pemerintah dalam hal kebersihan, Forkopimda Sulawesi Utara bersama masyarakat menggelar bersih-bersih pantai.

Pelaksanaan bersih-bersih diawali dengan apel yang dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, di kawasan Pohon Kasih Mega Mas Manado, Sabtu (23/2/2019).

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. "Atas nama Pemerintah Provinsi menyambut gembira dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan HPSN dan terima kssih kepada semua pihak yang telah mendukung dan merespon acara ini," ujar Gubernur.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Mewujudkan Laut Bersih Laut Indah Menuju Indonesia Bersih.

Deklarasi ditandatangani oleh Ny. Tri Tito Karnavian selaku Ketua Wasi Pembina Laut Bersih Laut Indah yang juga hadir, Forkopimda Sulut dan stake holder pecinta lingkungan hidup.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh personil Polda Sulut yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto dan personil Bhayangkari Sulut dipimpin oleh Ny. Nunuk Sigid.

Usai Apel, dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti bersih-bersih pantai, diawali dengan penyerahan alat kebersihan untuk kerja bakti oleh Gubernur dan Ketua Wasi kepada para perwakilan seluruh peserta. (/MS)

Manado, Sulutnews.com - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi membuka acara pembekalan kepada personil Polda Sulut terkait pengamanan Pemilu 2019, di Ruang Lotus Hotel Sintesa Peninsula, Senin (4/2/2019).

Pembekalan diikuti 900 personil Polri yang terdiri dari para PJU, para Kapolres/ta jajaran, para Kapolsek, para Kabag, Kasat dan 690 anggota Bhabinkamtibmas se-Sulawesi Utara.

Dalam sambutan Kapolda menyampaikan beberapa hal penting :

  • Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi kesiapan kita atas tanggung jawab guna menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran demi suksesnya penyelenggaraan pemilu tahun 2019, khususnya di wilayah Sulawesi Utara sehingga tugas yang kita laksanakan dapat memenuhi harapan masyarakat.
  • Polri sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi pileg dan pilpres tahun 2019.
  • Polda Sulut harus melakukan manajemen keamanan yang terpadu dan komprehensif, dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerja sama sinergis dengan Penyelenggara Pemilu, TNI, masyarakat dan mitra keamanan.
  • Untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat terjadi pada setiap tahapan Pileg dan Pilpres tahun 2019 serta dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas tetap kondusif, Polri harus dapat sikapi dengan kematangan berpikir serta bertindak dengan penuh kedewasaan dalam menghadapi setiap tahapan supaya dapat berjalan sesuai dengan rencana.
  • Personel Polri dan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres tahun 2019 dapat turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya mewujudkan dan memelihara kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulut 

Kapolda menegaskan bahwa Polri tidak mungkin bekerja sendiri dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 ini, ucapan terima kasih kepada para Komandan Satuan TNI yang mendukung dan membantu melaksanakan pengamanan pileg dan pilpres tahun 2019 nanti.

Hadir dalam acara pembukaan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakapolda Sulut, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kesbangpol, Wakajati, perwakilan Bakamla dan perwakilan Lantamal.(/IT)

Manado, Sulutnews.com - Polisi harus betul-betul hadir di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi atensi serius Irjen Pol Dr. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi semenjak dilantik menjadi Kapolda Sulut beberapa waktu lalu.

Menurutnya ukurannya gampang untuk menilai kehadiran Polisi. "Ukurannya ya masyarakat merasa senang dan aman dengan kehadiran Polisi," ujar Kapolda di berbagai kesempatan, kalau polisi ingin dicintai masyarakat, ya katanya jangan menyakiti hati masyarakat.

Kapolda juga memberikan atensi terhadap kehadiran polisi di saat pagi, siang dan sore hari di tengah-tengah aktifitas warga.

Pengaturan lalulintas contohnya, Kapolda memberikan atensi agar anggota harus betul-betul siap di lapangan, apalagi saat pagi maupun sore hari.

Terpantau, sejak pagi hari, Senin (28/1/2019), personil Dit Samapta Polda Sulut disebar untuk melakukan pengaturan, membantu anggota Ditlantas melakukan pengaturan lalulintas.

Kurang lebih ada 9 titik lokasi di Kota Manado yang menjadi prioritas pengaturan saat itu, diantaranya lokasi patung samrat, samping SDH, multimart Karombasan, depan Wanea Plaza, pertigaan Stadion Klabat, pertigaan Oto Moto, pertigaan SMP 4, pertigaan lampu merah Ranotana dan pertigaan lampu merah BPK.

Kegiatan tersebut mendapat pengawasan dan pantauan personil Propam Polda Sulut.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, menegaskan ini  merupakan atensi Kapolda Sulut Irjen Pol Dr. Sigid Tri Hardjanto, SH, MSi dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Kita ingin kehadiran Polisi di tengah masyarakat, khususnya pada saat aktivitas pagi hari yang padat, bisa dirasakan manfaatnya, baik keamanan maupun kelancaran lalulintas," ujar Kabid.

Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Polres dan Polsek yang ada di Sulawesi Utara. (/Pri)

Manado, Sulutnews.com - Kapolda Sulut minta  Pilpres dan Pileg 17 April 2019 di daerah Sulut harus damai dan sejuk. Hal itu dikatakan Kapolda Sulut Irjen Pol DR Remigius Sigit Try Haryanto, Jumat(18/01/2019)  di Aula Mapolda Sulut dalam pertemuan dan KPU. TNI dan Polri Bawaslu Tokoh tokoh Agama Pimpinan Parpol.pemerintah dan pers.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Mengatakan semua masyarakat harus mendukung Pemilu damai dan sejuk. Pemilu penting karena memilih pemimpin kita dan angota dewan.Sulut pasti akan lancar dalam Pemilu.

Gubernur mengatakan  kedepan akan mengumpul semua kepala desa untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Kapolda. “Kita harus sukseskan Pemilu”, tegas Gubernur.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Dua tahun memimpin Polda Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito telah banyak meraih prestasi. Tak hanya prestasi,  Irjen Pol Bambang Waskito juga banyak membangun fasilitas gedung dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) personil Polda Sulut.

Itu dia lakukan agar Polda Sulut yang telah dinobatkan menjadi Polda Tipe A benar-benar maksimal dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat di daerah bumi nyiur melambai. Bahkan, suami tercinta Ny Deonisya Ruthi Bambang Waskito itu juga kerap membantu pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata Sulut.

Salah satu bentuk dukungan sahabat karib Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu dengan mendatangkan Hyperbaric Chamber di rumah sakit Bhayangkara Manado.

Pemasangan Hyperbaric Chamber, dilakukan karena destinasi wisata internasional Sulut merupakan penyelaman. “Nah, penyelaman itu salah satunya yang harus dicukupi untuk kelengkapannya itu Chamber terapi, yang sekarang saya pasang di rumah sakit Bhayangkara,” kata Irjen Pol Bambang kepada Koran Manado, Senin (7/1).

“Karena itu sudah berlaku internasional. Setiap ada lokasi wisata penyelaman harus ada itu (Hyperbaric Chamber). Itu fungsinya yang pertama untuk kesehatan, yang kedua juga untuk kecantikan, untuk permasalahan-permasalahan masalah penyelaman. Terus tujuannya juga untuk mendukung wisata kelautan Pemda. Jangan sampai nanti kejar-kejar wisata nyelam tapi nggak dilengkapi pengamanannya. Itu kan sebagai keamanan, apabila ada masalah penyelaman bisa dimasukkan di situ sebelum naik pesawat atau bepergian jauh gitu loh,” tuturnya.

Terobosan kreatif lain yang dicanangkan Irjen Pol Bambang Waskito yakni, memberikan pendidikan kepada Babinkamtibmas tentang bercocok tanam.

“Lokasi itu ada di Tompaso Minahasa, untuk proyek pembinaan Babinkamtibmas. Itu saya pake untuk wisata pendidikan untuk pertanian terpadu. Di sini Babinkamtibmas kita bekali SDMnya ditambah dengan cara menanan, cara membuat pupuk, cara memberantas hama, itu di sana semua. Tujuannya, selain menambah penghasilan personil, cara-cara tersebut juga bisa mereka tularkan di masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan, renovasi gedung Polda Sulut yang dibuat Irjen Pol Bambang Waskito antara lain, Aula Catur Prasetya, Aula Tribrata, gedung Polresta lama di jalan  17 Agustus yang kini ditempati Dit Pamovit dan Bagian Keuangan, maupun gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulut.

Adapun gedung SPKT Polda Sulut yang baru sudah mempunyai standar internasional. “Di situ (gedung SPKT) sudah ada standar internasionalnya juga, saya suruh berikutnya nanti mengikuti pelayanan tingkat nasional, karena di situ ada ruang tunggunya, tempat main anak-anak, terus ada kursi roda. Di situ sudah disiapkan jalurnya, jadi sudah memenuhi standar. Termasuk tempat menyusuin anak,” ketusnya.

Bahkan, ada pula kegiatan Bhayangkari soal kecintaan laut. “Di sini kita mengedukasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di laut. Kita juga mengedukasi agar binatang-binatang dilindungi jangan sampai dikonsumsi,” sebut Kepala Sespim Lemdiklat Polri itu.

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sulut karena terus bersinergi dengan Polda Sulut dalam menjaga situasi keamanan.

“Saya berharap Sulut tetap mempertahankan kerukunan antar umat beragama yang selama ini terjalin begitu baik sehingga tolenrasi Sulut itu menjadi salah satu baromoter Indonesia,” tandasnya.

Diketahui, selama memegang tongkat Komando Polda Sulut Irjen Pol berhasil menciptakan kamtibmas yang kondusif. Pilkda serentak yang berlangsung di enam Kabupaten dan Kota, perayaan Natal Nasional di Tondano, ivent Tomohon International Flower Festival (TIFF) dan ivent Manado Fiesta.

Selain melakukan pengamanan, Polda Sulut juga kerap memeriahkan ivent-ivent bertaraf internasional.

Prestasi tersebut, hanya beberapa dari berbagai prestasi yang diperoleh Polda Sulut pasca Irjen Pol Bambang Waskito memegang tongkat Komando Polda Sulut. (Adrian)