Foto :Andrei Angouw Foto :Andrei Angouw

Soal Kenaikan Harga Kopra, Angouw Bukan Soal Harga Tapi Bagaimana Petani Sejahtra

Written by  Josh Tinungki Jan 08, 2020

Manado, Sulutnews.Com - Kenaikan harga Kopra ditingkat petani, mendapat respon positif dari berbagai kalangan, termasuk dari Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw. Terkait hal ini kepada wartawan Rabu (8/1/2020) Angouw mengatakan kenaikan harga kopra memberi dampak positif dan menjadikan petani kembali bergairah apalagi Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah penghasil kopra terbesar di Indonesia.

"Bukan soal harga tapi yang penting bagaimana kesejahtraan petani ditingkatkan," tegas Angouw.

Juga kata dia, terkait kenaikan harga itu bukan upaya dari siapapun tetapi adalah mekanisme pasar dan saat ini permintaan kopra sedang meningkat sehingga terjadi lonjakan harga."Kenaikan harga Kopra bukan upaya dari siapapun, ini murni permintaan pasar, jangan kita mengklaim dan ketika harga turun kita yang nantinya disalahkan," terang Angouw.

Dengan adanya kenaikan harga Kopra saat ini, menurut Angouw, pemerintah didorong untuk lebih memperhatikan kesejahtraan petani dengan membuka peluang pasar terhadap komoditi kopra, sehingga nilai tukar petani semakin meningkat." Ketika nilai tukar petani tinggi maka petani akan Sejahtra," ungkap Angouw.

Terinformasih saat ini, harga komoditi kopra diperdagangkan dilevel Rp 8000 per kilo gram dan ini sangat menggembirakan petani Kopra di Sulut yang sudah lama bergumul dengan harga kopra.(Josh Tinungki)