Polisi Selalu Hadir Di Tengah Masyarakat, Mudah Dilihat Dan Mudah Dihubungi

Written by  Jul 08, 2019

Manado, Sulutnews.com - Di tengah perkembangan era globalisasi dan modernisasi saat ini, meraih kepercayaan publik itu tidaklah mudah. Butuh kerja keras dan pengorbnan. Hal tersebut dibuktikan oleh Polri khususnya Polda Sulawesi Utara yang mampu meraih itu.

Lewat survey yang dilkukan oleh sebuah lembaga yaitu Markplus in Corporated, diawal tahun 2019, Polda Sulawesi Utara mampu menjawab tantangan tersebut dengan meraih poin tertinggi terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Nilai yang diberikan juga tak tanggung-tanggung, yakni tingkat kepercayaan masyarakat mencapai angka 97 persen, sedangkan tingkat kepuasan di angka 94 persen.

Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto pun merasa bersyukur dengan pencapaian tersebut. Ia mengatakan penilaian ini disampaikan ke publik supaya masyarakat tidak segan-segan menjadi mitra polisi dalam melayani masyarakat.

“Kami disini masih mendapat kepercayaan dari masyarakat, Polda Sulut masih dipercaya untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” kata Kapolda.

Hasil ini diharapkan bisa menjadi motivasi dan semangat bagi setiap anggota kepolisian, baik di tingkat Polsek, Polres maupun Polda.

“Kita jangan berpuas diri, capaian ini harus kita pertahankan dan terus ditingkatkan, sehingga tingkat keprecayaan pelayanan Polda Sulut, tetap tertinggi di Indonesia,” ucap Kapolda.

Kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Sulut ini menjadi salah satu kado terindah bagi Polri khusunya Polda Sulawesi Utara di Hari Bhayangkara yang ke-73 tahun, yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2019

Apalagi selama ini jajaran kepolisian di Sulawesi Utara, mulai dari Kapolda dan seluruh jajaran terus membangun komunikasi, silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh stake holders dan seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat juga bisa merasakan kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat. Bahkan di saat-saat jam sibuk dan padat, Polisi selalu hadir di tengah masyarakat.

“Marilah mulai dari hal-hal yang kecil, anggota polisi mudah dilihat dimana saja, mudah dihubungi. Mari terus lakukan kegiatan humanis ‎kepada personil, perwira-perwira, kapolres dan petugas lalu lintas. Apalagi bagian-bagian yang bersinggungan langsung dengan masyarakat,” kata Kapolda.

Soal kehadiran Polisi di tengah masyarakat, ini yang selalu menjadi atensi Kapolda. Ia ingin masyarakat menjadi aman dan nyaman melihat Polisi yang selalu bisa dilihat setiap waktu dan mudah untuk dihubungi.

Hal lain yang menjadi kebangaan warga Sulut, bahwa pelaksanaan pesta demokrasi yaitu Pemilu serentak Pilpres dan Pileg 2019 berlangsung aman dan damai di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Tidak ada riak-riak atau persoalan-persoalan menonjol yang mengganggu keamanan dan kedamaian jalannya pesta demokrasi.

Ini tentunya tak lepas dari kerja sama semua pihak mulai dari Kepolisian, TNI, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu, dan seluruh stake holders serta seluruh lapisan masyarakat Sulut.

Memang jauh hari sebelum pelaksanaan pencoblosan, Kapolda Sulawesi Utara telah melakukan pengecekan ke seluruh Kabupaten/Kota untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan baik.

Kapolda juga bertemu dengan pihak penyelenggara Pemilu, Pemerintah daerah, bahkan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan motivasi, memberikan semangat dan pengertian bahwa Pemilu harus berjalan dengan aman dan damai.

Bahkan Kapolda pun menginsiasi terbentuknya Forum Pemilu Damai yang melibatkan seluruh Forkopimda, Penyelenggara Pemilu, Partai Politik, tokoh agama dan tokoh masyarakat se Sulawesi Utara.

Upaya-upaya tersebut sangat mujarab menjadikan proses demokrasi Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif di daerah Sulawesi Utara berjalan dengan aman dan kondusif.

Dukungan dan apresiasi pun disampaikan sejumlah tokoh di Sulawesi Utara.

“Pada kesempatan ini kita berterima kasih karena penyelenggaraan Pemilihan Umum Pilpres dan Pileg sudah berjalan dengan aman dan damai di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menghadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2019 di Polda Sulut.

Aman dan damainya Pemilu, kata Gubernur tidak lepas dari sinergitas aparat keamanan baik TNI, Polri serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Apresiasi juga disampaikanKetua KPU Sulut Ardiles Mewoh. Ia menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sulut bersama TNI yang sangat berkomitmen dan menunjukkan komitmen tinggi sepanjang penyelenggaraan Pemilu 2019 di Sulut.

"Mulai tahapan awal sampai hari ini, saya sebagai penyelenggara mewakili KPU se-Sulut merasa nyaman bekerja, karena merasa diback up penuh di setiap tahapan, setiap kerja-kerja itu selalu dapat dukungan keamanan dari Polda dan TNI," katanya

Atas dukungannya pada penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 yang berlangsung sukses, aman, damai dan nyaman di Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi memberikan piagam penghargaan kepada Kapolda Sulut dan para pimpinan Forkopimda Sulut lainnya, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, di tengah-tengah berlangsungnya upacara bendera memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke-74 Tahun 2019, Sabtu (01/06) pagi, di halaman Kantor Gubernur.

Tahun 2018 Tindak Pidana Menonjol di Sulawesi Utara Menurun

Jika dibandingkan dengan tahun 2017, di tahun 2018 ini terjadi penurunan tindak pidana menonjol di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara.

Pada tahun 2018 sampai dengan bulan november jumlah keseluruhan tindak pidana menonjol yang terjadi berjumlah 8.561 kasus dan sudah diselesaikan sebanyak 5.924 kasus, dibandingkan dengan tahun 2017 jumlah keseluruhan tindak pidana menonjol berjumlah 9.680 kasus dan sudah diselesaikan 7.319 kasus.

Untuk kejahatan narkoba yang dapat diungkap pada tahun 2018 mengalami kenaikan berjumlah 236 atau 11,32 % perkara sedangkan pada tahun 2017 berjumlah 212 perkara.

Jumlah tersangka yang ditangkap pada tahun 2018 berjumlah 246 orang dan barang bukti yang yang berhasil diamankan pada tahun 2018 yaitu narkotika jenis ganja 990,73 gram, sabu 1.058,07 gram, tembakau gorilla 13,69 gram, psikotoprika jenis alprazolam 375 butir, obat keras 30.706 butir, bahan berbahaya cap tikus 14.390 liter, minol berbagai merk 2.767 botol, kosmetik 142 dos merk, miras oplosan 43 botol, mie mengandung borax 42 kg, kokain 1.014, 82 kg, LSD 3 blot dan PCC 6.311 butir.

Pada tahun 2017, Polda Sulut menyelesaikan kejahatan terhadap kekayaan negara sebanyak 20 kasus, selesai 10 kasus atau 50 %. Dan tahun 2018 berjumlah 22 kasus, selesai 16 kasus atau 63,63 %. Sedangkan yang dinyatakan SP3 nihil. Sedangkan jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan pada tahun 2018 sebesar Rp. 797.922.432,06.-

Khusus tindak pidana indagsi tahun 2017 berjumlah 7 kasus, selesai 3 kasus atau 42,85 % dan tahun 2018 berjumlah 8 kasus masih dalam proses penyidikan.

Cyber crime/perbankan tahun 2017 berjumlah 72 kasus, selesai 29 kasus (40,27 %) dan tahun 2018 berjumlah 102 kasus, selesai 12 kasus (11,76 %).

Tindak pidana lingkungan hidup/pertambangan/kehutanan dan konservasi SDA tahun 2017 berjumlah 9 kasus, selesai 2 kasus (22,22 %) dan tahun 2018 berjumlah 5 kasus, selesai 2 kasus (40 %).

Sedangkan kejahatan transnasional tahun 2017 berjumlah 1 kasus selesai 1 kasus (100 %), dan tahun 2018 berjumlah 3 kasus, selesai 2 kasus (66,6 %)

Program Unggulan Jajaran Polres

  1. Polres Minut

Program SiReMiTa (Sistim Informasi Resor Minahasa Utara) merupakan program unggulan milik Polres Minut, yang bisa diakses melalui website dan handphone android dengan alamat  www.polresminut.org.

Didalamnya terdapat tujuh modul layanan online, antara lain SIM online, STNK, SKCK, SP2HP, Traffic Trouble Spot Information, Criminal Report dan News Portal,

Sedangkan SiReMiTa dalam versi android, selain terdiri dari tujuh modul layanan tersebut diatas, di tambah modul layanan info kebakaran, info lokasi, info cuaca, info gempa, video dan juga terdapat fitur panic button.

Polres Minahasa Utara juga memiliki tujuh program unggulan dalam bidang operasional yakni PaRaMiTa atau Patroli Rayon Minahasa Utara, PaKaPaRa atau Patroli Kampung Paling Rawan, Juriko atau Jumpa Seribu Tokoh, Tour Kamseltibcarlantas, Wale Bhabinkamtibmas, Wale Mapalus patroli Biru.

Di bidang kerohanian, Polres Minut juga melaksanakan program Jumat Bertasbih dan Minggu Bermazmur.

  1. Polres Tomohon

Pelayanan publik di Kota Tomohon, Sulawesi Utara terus dibenahi dan semakin ditingkatkan. Hal tersebut terlihat dari terintegrasinya pelayanan bagi masyarakat melalui pelayanan satu atap yang tersedia di Mall Pelayanan Publik, Wale Kabasaran.

Bahkan menurut Sekertaris Kota Tomohon Harold Lolowang, keberadaan Mall Pelayanan tersebut sudah ada sejak Oktober 2017, yang diresmikan oleh 2 Menteri yaitu Menteri PAN RB dan Menteri Hukum dan HAM RI.

Di tempat tersebut, Pemerintah Kota bekerja sama dengan instansi lainnya menyediakan berbagai fasilitas pelayanan seperti pembayaran pajak, pajak kendaraan, pembuatan paspor, pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Kantor Pos, Bank SuLutgo dan BPJS.

Polri melalui Polres Tomohon juga berkontribusi menyediakan layanan bagi masyarakat di Mall tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Tomohon yang telah ikut serta memfasilitasi mall pelayanan publik Kota Tomohon yang dinamakan Wale Kabasaran. Masyarakat telah mengalami kemudahan dalam mengurus SKCK, mengurus SIM dan perpanjangan SIM serta surat keterangan kehilangan,” ucap Sekkot.

Dengan demikian katanya, Polri telah menjadi mitra yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon dalam kegiatan sehari hari, yang menjadi 3 pilar di Kota Tomohon yaitu Pemkot, TNI (Kodim Minahasa) dan Polri (Polres Tomohon).

  1. Polres Talaud

Satu terobosan kreatif dilakukan Polres Talaud, khususnya Satuan Intelkam, bekerja sama dengan Unit Identifikasi Polres Talaud Sat Intelkam menggelar pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Keliling di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Pelayanan Mobil SKCK Keliling, dimulai pukul 08.00 pagi hingga 15.00 Wita. Pemohon diminta  membawa administrasi yang telah dipersyaratkan dalam pengurusan SKCK dan langsung dilayani oleh petugas yang berada di mobil SKCK kurang lebih,  selama 5-10 menit,” ujar Kasat Intelkam Polres Talaud Iptu Giovani. Ruben.

Biaya sesuai dengan aturan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)  saat ini,  yaitu Rp. 30 .0000

 “Ini merupakan terobosan kreatif Satuan Intelkam yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan SKCK,”jelasnya,

Menurutnya,  Talaud berada di ujung utara perbatasan Indonesia, namun Kepolisian di daerah perbatasan tetap berupaya  memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

Polisi ronda desa ( Porodisa)

Untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif tanpa ada tindak pidana yang tidak diinginkan. Salah satunya, Anggota Patroli Polisi lakukan Ronda malam dan Patroli malam

Polisi bersama dengan Warga melaksanakan jam ronda baik siang maupun malam sekitar pemukiman penduduk di Desa .

Petugas Polisi yang masih aktif juga melaksanakan patroli beat 2 wilayah tersebut dengan mobil patroli malam dengan rotator malam hari selalu menyala pemukiman penduduk guna mencegah bahaya kejahatan Curas, Curat maupun Curanmor demi meningkatkan kamtibmas yang aman dan nyaman.

  1. Polres Sangihe

Dalam rangka membantu masyarakat dalam pembuatan SIM, Polres Kepl Sangihe membuat program SIM keliling hingga ke Kampung-Kampung. Hal ini untuk lebih memudahkan warga membuat SIM dan menbangkitkan kesadaran akan tertib berlalulintas.

  1. Polresta Manado

Aplikasi Polisi Manado ini merupakan terobosan kreatif atau creative breakthrough dari Polresta Manado sebagai wujud dari penterjemahan program Kapolri yaitu Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

Aplikasi tersebut dapat diunduh (download) di Google Playstore yang mempunyai fitur fitur seperti Laporan kriminalitas, Laporan kemacetan, Daftar Sim online, Daftar SKCK online dan pelayanan 110 serta News Portal untuk mengetahui berita terkini dari Polresta Manado.

Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan Panic button yang berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian yang sangat urgent atau mendesak dengan hanya memencet satu tombol saja seluruh Handphone milik Polisi di Polresta Manado akan berbunyi alarmnya dan dapat cepat menangani kejadian yang ada.

Polresta Manado juga memiliki Team Paniki. Tim ini adalah Tim Tindak yang setiap saat dapat digerakan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat, baik melalui laporan di SPKT, Command Center dan Call Center serta Media Sosial. Sesuai dengan namanya, Team ini bergerak untuk memberantas kejahatan di malam hari.

  1. Polres Minsel

Situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) serta Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) selang tahun 2018 hingga akhir semester satu tahun 2019 menunjukan kondusifitas yang positif ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas maupun lakalantas.

Hal tersebut tidak lepas dari upaya jajaran Polres Minsel dalam mengoptimalkan kegiatan pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas (Harkamtibmas) dengan melibatkan semua unsur elemen masyarakat, Pemerintah dan tokoh agama.

Optimalisasi kegiatan Harkamtibmas ini dilakukan dengan membuat inovasi kreatif dalam bentuk program unggulan yang saat ini telah familiar di tengah-tengah masyarakat.

Program unggulan yang dibuat oleh jajaran Polres Minsel yaitu P2S (Polisi Peduli Sesama), Polisida (Polisi peduli generasi muda), Jumling (Jumat Keliling), Midah (Minggu Ibadah), Sanjung (Sabtu berkunjung) dan Prima Minstra (Pendekatan Religius Idaman Masyarakat Aman Minsel-Mitra).

“P2S atau Polisi peduli sesama, kami lakukan dengan memberikan bantuan dalam bentuk santunan berupa barang maupun uang kepada warga kurang mampu, ibu janda dan anak yatim piatu. Polisida dilakukan dengan menjadi Pembina upacara di sekolah-sekolah memberikan sosialisasi hukum kepada para pelajar serta materi pelajaran moral dan etika,” terang Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (06/07/2019).

Lanjut diterangkan Kapolres, untuk Jumling dilakukan personel yang beragama Islam memberikan ceramah kamtibmas di Masjid-masjid pada kesempatan Sholat Jumat. Sedangkan Midah dilakukan personel yang beragama Kristen dan Katolik, menyampaikan pesan kamtibmas pada kesempatan ibadah Minggu di Gereja.

“Kalau Sanjung itu dilakukan tiap hari Sabtu, dimana personel melakukan kegiatan sambaing atau kunjungan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk berdiskusi terkait dinamika situasi kamtibmas yang ada,” tambah Kapolres.

Untuk program Prima Minstra merupakan upaya penyelesaian permasalahan atau perkara melalui pendekatan religi. “Para pelaku tindak pidana ringan; misal keributan, mabuk, kami bawa ke rumah ibadah, seperti Masjid dan Gereja untuk didoakan dan membuat pernyataan di depan jemaat, tidak akan mengulangi perbuataannya,” ujar Kapolres.

Selain itu, Polres Minsel juga memiliki aplikasi online berbasis Android yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat. “Namanya Smart Minstra, kepanjangan dari System Management Automatic Reaction and Traffic. Melalui aplikasi online ini, masyarakat dapat memberikan informasi atau laporan secara aktual kepada kami pihak kepolisian yang langsung akan direspon cepat oleh personel piket pelayanan. Informasi yang dapat disampaikan misalnya kejadian kriminalitas, lakalantas, ataupun kejadian kontijensi melalui fitur laporan online dan Panic Button,” jelas Kapolres.

Keseluruhan program unggulan yang sudah dibuat oleh jajaran Polres Minsel ini dipersembahkan untuk masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel.

  1. Polres Bitung

PANIC BUTTON (PELAYANAN BERBASIS ON LINE)

Mengadu atau melaporkan sesuatu kejadian tak harus Mapolres atau Mapolsek terdekat. Kini, cukup hanya menekan nomor ONE ONE ZERO (110) atau PANIC BUTTON lewat aplikasi ONEBIG. 110 atau PANIC BUTTON merupakan sebuah layanan aplikasi berbasis Mobile dan Website, yang bisa di unduh masyarakat.

110 merupakan aplikasi berupa nomor telpon yang berfungsi untuk melaporkan berbagai kejadian yang berhubungan dengan kejadian tindak kriminal, kemacetan dan lain – lain yang terjadi ditengah tengah masyarakat. Sementara PANIC BUTTON merupakan aplikasi  dengan konsep  lapor cepat untuk mendapatkan penanganan langsung dari polisi. Namun pada dasarnya, 110 dan PUNIC BUTTON saling terkoneksi, dimana warga menghubungi 110 akan muncul di PUNIC BUTTON lokasi penelepon dan langsung ditindak lanjuti petugas SPKT Polres Bitung dengan memerintahkan anggota ke lokasi kejadian.

Aplikasi ONE BEAT ini hanya di gunakan untuk Pemkot Bitung atau orang yang bertanggung jawab yang dipercayakan agar bisa diketahui yang menekan tombol  serta nama atau lokasi akan muncul. Aplikasi ONE BEAT atau PANIC BUTTON juga melibatkan BHABINKAMTIBMAS di 69 Kelurahan yang ada di Kota Bitung agar  BHABINKAMTIBMAS bisa membantu layanan masyakat atau keluhan dari masyarakat. Untuk teknisnya Polres Bitung sudah menyiapkan layar apabila tombol ditekan maka layar akan muncul danberbunyai guna melihat likasi tersebut. Layanan smartphon  android  bertujuan mempercapat penyampaian kepada pihak Kepoisian jika terjadi masalah kriminal.

PRC SAT SABHARA (TIM JALAK)

Tim Jalak adalah satuan unit khusus Sat Sabahara Polres Bitung dalam pelaksanaan tugas melaksanakan patroli menggunakan kendaraan r-2   dengan sasaran tugas :

  • mendatangi tkp 10 menit setelah menerima 
  • melaksanakan patroli diwilayah rawan gangguan kamtibmas antara lain pusat kota / pertokoan, komplesk         perumahan,  terminal,           pasar dan tempat – tempat wisata.

PRC Sat Reskrim  (Tim Tarsius)

Tim Tarsius adalah satuan unit khusus Sat Reskrim Polres Bitung dalam pelaksanaan tugas melaksanakan patroli menggunakan kendaraan r-6  dan r- 2  dengan sasaran tugas :

  • mendatangi tkp 10 menit setelah menerima 
  • melaksanakan patroli dengan sasaran preman premanisme di  pusat kota  / pertokoan, komplesk perumahan,  terminal,  pasar dan tempat – tempat wisata.
  • melaksanakan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana.

Patroli Gabungan dengan  instansi terkait (POLRES BITUNG, TNI, SATPOL – PP)

kegiatan patroli gabungan dilaksanakan setiap malam minggu  mulai pukul 19.00  s/d 07.00 wita (pagi hari) yang terdiri dari   unsur tni ad = 8 pers,  marinir = 8 pers, kepolisian = 8 pers,  dan sat pol pp = 8 pers melaksanakan patroli diwilayah hukum polres bitung yang terdiri dari :

  • garnisun barat
  • garnisun timur
  • garnisun utara
  • garnisun selatan

untuk garnisun   barat dan utara  melaksanakan apel gabungan kesiapan patroli garnisun di polres bitung,  garnisun timur melaksanakan apel gabungan kesiapan patroli garnisun  dikantor walikota bitung, sedangkan garnisun selatan melaksanakan  apel gabungan kesiapan patroli garnisun  di kantor  kecamatan lembeh. patroli garnisun bertanggung jawab   atas keamanan, ketertiban  masyarakat selama   pelaksanaan patroli garnisun di wilayah  kota  bitung   dengan sasaran  :

  • pemuda dan pemudi yang mabuk-mabukan, membawa sajam, balap liar, dan penyakit masyarakat lainnya
  • keramaian masyarakat yang melebihi pukul 24.00 wita wajib dihentikan
  1. Polres Kotamobagu
  • pembenahan fasilitas pelayanan menuju zona integritas (zi) , wilayah bebas korupsi (wbk), wilayah birokrasi bersih melayani (wbbm) antara lain pembenahan pelayanan spkt, sidik jari dan skck dalam satu pintu tanpa sekat.
  • inovasi bidang teknologi informasi yakni peluncuruan website www.polreskotamobagu.com untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi, dilengkapi dengan fitur whatsapp langsung nomor kapolres sehingga jika ada pengaduan otomatis langsung japri ke kapolres tanpa perlu memasukkan nomor
  • patroli dialogis satuan samapta disertai himbauan untuk mencegah gangguan kamtibmas
  • women car day adalah terobosan sat lantas polres kotamobagu tahun 2019 yaitu program kepedulian perempuan untuk diberikan waktu khusus untuk melakukan pengurusan sim di satpas polres kotamobagu kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jumat pukul 09.00 s/d 12.00 wita.
  • program siasat jitu (sim dan samsat jalan di tempat umum) merupakan program terobosan inovasi satuan lalu lintas polres kotamobagu yaitu melakukan pelayanan sim dan stnk/pajak yang dilaksanakan di tempat umum pada setiap hari sabtu malam, kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang tidak memiliki waktu luang disiang hari untuk mengurus perpanjangan sim maupun stnk/pajak.
  • program road safety mulai dari kalangan anak dibawah umur, dan masyarakat umum serta safety driving, safety riding komunitas
  • pembenahan fasilitas pelayanan satuan reskrim dan penerapan one gate system dilengkapi finger lock untuk menjaga / melindugi privasi bagi masyarakat yang datang / dipanggil guna memberikan keterangan diruang pemeriksaan satuan reskrim polres kotamobagu.
  • gembok kamtibmas kegiatan patroli malam, ketika menemukan kendaraan yang diparkir sembarangan, langsung diberi gembok untuk mencegah curanmor & dberi label “karena sudah larut malam, kendaraan kami gembok demi keamanan, hubungi sat binas polres kotamobagu”
  • dzikir keliling yang dilaksanakan selesai sholat magrib dan isya yang dilaksanakan dari masjid ke masjid dengan sasaran pencegahan kenakalan remaja, narkoba dan radikalisme
  1. Polres Minahasa
  • Simanis, SIM Night Service, Layanan pembuatan SIM yang dilaksanakan seria malam minggu.
  • Mentari Pagi, Mengatur lalulintas di pagi hari
  • Gemari, Gerakan malam hari Sat Lantas yang meliputi pengaturan, penindakan pelanggar lalulintas, patrol dan penanganan TPTKP lakalantas.
  • Pastori Mitra Masyarakat, Pastori sebagai tempat perlindungan sementara, pastori sebagai tempat penyelesaian masalah, pastori sebagai tempat konseling dan pastori sebagai sumber informasi.(/SD)