Foto :Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV bersama Diknas Pendidikan Sulut Foto :Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV bersama Diknas Pendidikan Sulut

Prestasi Pendidikan Sulut Terpuruk, Ternyata Ini Penyebabnya

Written by  Josh Tinungki May 28, 2019

Manado, Sulutnews. Com - Sektor pendidikan Sulawesi Utara di ajaran tahun 2019 mengalami penurunan prestasi, hal ini ternyata disebabkan oleh Kekurangan Tenaga Guru, Penghapusan anggaran Makan Minum bagi guru, dan Sistim pendidikan yang tidak memberlakukan proses belajar yang menyesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Sebagaimana disampaikan oleh sejumlah Kepala Sekolah jika kekurangan tenaga guru dan persoalan minimnya sosialisasi kurikulum sehingga ada banyak sekolah tertinggal dan tidak bisa mengikuti perkembangan, juga persoalan infrastruktur pendidikan yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program menjadi hal utama menjadikan prestasi pendidikan di Sulawesi Utara terpuruk." Pemerintah bersama DPRD perlu membuat regulasi berupa Pergub atau Perda u tuk memproteksi pelalsanaan sistim pendidikan di daerah," kata Taufik Tumbelaka Anggota Tim Perumus FGD pendidikan sulut

Soal kebijakan perekrutmen THL guru untuk mengatasi kekurangan Guru, justru menimbulkan persoalan baru, ini disebabkan sistim prekrutmen yang tidak didasarkan pada kopetensi dan kebutuhan di sekolah." Banyak THL guru yang diterima justru tidak sesuai kopetensi bidang studi yang dibutuhkan disekolah, sehingga kehadiran mereka justru menjadi beban," kata Ingrid Sondak Sekertaris Komiso IV DPRD Sulut.

Solusi yang ditawarkan oleh DPRD sebagaimana disampaikan Anggota Komisi IV Meiva Lintang, yakni perlu diberdayakan Bimbingan Belajar diluar jam sekolah, juga penganggaran kembali uang MaMi bagi guru." Soal terpuruknya prestasi pendidikan jangan kita saling menyalahkan, tetapi mari membangun pendidikan secara bersama - sama dengan melakukan perubahan," kata Lintang. (/Josh Tinungki)