Foto : Direktur Utama PT Bank SulutGo saat rapat pembahasan di Kantor DPRD Sulut Foto : Direktur Utama PT Bank SulutGo saat rapat pembahasan di Kantor DPRD Sulut

Terungkap Di Pembahasan Pansus LKPJ, Tahun 2018 Kredit Macet BSG Sebesar Rp 485 Milyar

Written by  Josh Tinungki May 03, 2019

Manado, Sulutnews.Com - Diam- diam ternyata kondisi PT Bank SulutGo saat ini sedang mengalami goncangan, hal ini diakibatkan oleh penarikan RKUD sejumlah Kabupaten Kota. Sebagaimana terungkap pada rapat pembahasan bersama Panitia Khusus (Pansus) pembahas LKPJ Gubernur Jumat (3/5/2019) dilaporkan jika potensi kredit macet di PT Bank SulutGo meningkat.

Foto : Direktur Utama bersama jajaran saat mengikuti rapat pembahasan di kantor DPRD Sulut

Menurut Jefrry Dendeng Direktur Utama PT BSG, jika kredit macet yang dialami oleh PT Bank SulutGo yang diakibatkan oleh penarikan RKUD berjumlah Rp 480 Milyar lebih dari total 2800 PNS. "Potensi kredit macet sudah terjadi, namun kami sudah melakukan langkah pendekatan langsungĀ  dengan nasabah dan ini sudah dimaksimalkan, sehingga saat ini sudah ada1.682 pegawai yang telah menandatangani surat kuasa penagihan utang dengan memotong langsung dananya lewat gaji ," jelas Dendeng. Juga kata dia sebenarnya persoalan kredit macet bisa diselesaikan dengan cara pemerintah menerbitkan surat penagihan utang secara menyeluruh." PT Bank Sulut dalam kondisi aman karena dana yang tersedia sangat cukup, namun persoalan kredit macet juga mempengaruhi kinerja," ungkap Dendeng.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Kota yang telah menarik RKUD yakni Bolmong, Kota Kotamobagu dan Kota Manado, catatan khusus untuk Kota Manado dan Kota Kotamobagu tidak terjadi kredit macet karena mereka langsung menerbitkan penagihan hutang. (/josh tinungki)