Foto : Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda saat berdialog dengan warga di Desa Karimbouw Minsel Foto : Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda saat berdialog dengan warga di Desa Karimbouw Minsel

Masyarakat Seputar Tambang Mengeluh, SEJ Lakukan Wanprestasi

Written by  Josh Tinungki Mar 28, 2019

Komisi IV DPRD Sulut Bakal Panggil Hearing

Manado, Sulutnews.Com - Masyarakat seputar tambang yang dikelola oleh PT Sumber Energi Jaya (SEJ) meminta agar Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara dan DPRD Sulut dapat meninjau kembaliĀ  aktifitas PT SEJ yang beroprasi di Desa Tokin Kabupaten Minahasa Selatan, hal ini disampaikan oleh masyarakat karena perusahaan tambang tersebut melakukan Wanprestasi.

"Realisasi pembangunan sektor Pendidikan, Kesehatan dan juga pemberdayaan tenaga kerja yang sudah dijanjikan kurang terimplementasi, dan ini merugikan masyarakat," tegas Dike Marentek warga Karimbouw.

Hal yang sama juga disampaikan Bobby Sondakh yang menyatakan janji pihak perusahaan tidak direalisasikan dan ini seperti membohongi dan membodohi masyarakat." Apa yang sudah dijanjikan seperti pemanfaatan dana CSR untuk pemberdayaan masyarakat, tidak dilaksanakan," ungkap Sondakh.

Sementara itu terkait adanya laporan masyarakat yang sudah disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda menegaskan, kecewa dengan sikap perusahaan yang melanggar perjanjian dan yang menjadi korban adalah masyarakat. DPRD Sulut melalui komisi IV akan menindak lanjuti laporan masyarakat, dan yang oasti oihak perusahaan wajib memberikan klarifikasi. "Kami akan menggelar Rapat Debgar Pendapat (RDP) dan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," tegas Karinda.

Masyarakat seputar tambang yang berada di Desa Tokin, Karimbouw dan Picuan menyesalkan sikap Perusahaan yang melanggar kesepakatan, terutama soal pemanfaatan dana CSR untuk membangun infrastruktur Pendidikan, Kesehatan dan juga untuk membantu kegiatan kerohanian dan juga tidak merealisasikan pemberdayaan tenaga kerja yang mempekerjakan warga sekitar tambang. (/Josh Tinungki)

Last modified on Thursday, 28 March 2019 02:36