Foto : Hendry Walukouw Foto : Hendry Walukouw

Ranperda Covid 19 Provinsi Sulut Dinilai Tak Lengkap, Fraksi Demokrat Usulkan 5 Poin Perubahan

Written by  Feb 23, 2021

MANADO, Sulutnews.Com - Meski penetapan Perda penanganan Covid 19 di Provinsi Sulawesi Utara sudah hampir final, namun kini kembali menggelinding bak bola liar yang bergerak akibat ada banyak masukan untuk sebuah penyempurnaan  agar produk legislasi DPRD Sulut ini dapat benar- benar bermanfaat guna penanganan penyebaran virus covid 19 dapat dilakukan. Guna kepwntingan tersebut Fraksi Partai Demokrat mengingatkan Pansus pembahas Perda agar dapat memasukan 5 usulan agar Ranperda covid dapat ditetapkan menjadi Perda.

" Fraksi Partai Demokrat mendukung sepenuhnya penetapan Ranperda menjadi Perda, akan tetapi apa yang menjadi usulan fraksi Demokrat dapat terakomodir, karena ini menyangkut harkat hidup masyarakat," tegas Hendry Walukow juru bicara Fraksi.

Dalam usulannya Fraksi yang dipimpin Billy Lombok ini menguraikan 5 point penting yang wajib masuk karena terdapat sejumlah pasal yang perlu penambahan agar dalam pelaksanaan Perda benar- benar efektif dan tidak membebani masyarakat." Ditengah pandemi Covid masyarakat saat ini lagi susah, untuk itu kita jangan membuat kebijakan lewat regulasi yang justru mendatangkan kesusahan bagi masyarakat," ungkap Walukow.

5 point yang diusulkan Fraksi Demokrat yakni 1. FPD tidak menolak Perda, tetapi menyampaikan untuk disempurnakan 2. Apa yang dibivarakan seharusnya pimpinan mengakomodir usulan. Terakomodir atau tidak itu tidak tekhnis 4. Di Komisi IV tidak ada anggota FPD tetapi yang ada hanya koordinator komisi 5. Staf ahli mendapatkan kata koreksi untuk anggota DPRD, sedangkan di tatib staf ahli hanya memberikan masukan.(josh tinungki)