Sulut, Sulutnews.com– Pengendara sepeda motor, Osvaldo (24), warga Aertembaga Bitung, tewas akibat menabrak dinding di depan toko Megumi Abadi, Jalan Wolter Mongisidi Wangurer Timur, Madidir, Bitung, Jum’at (05/03), sekitar pukul 03.00 WITA.

Informasi diperoleh, korban mengendarai Yamaha Mio J bernomor polisi DB 2143 LX, melaju dari barat ke timur atau dari Girian menuju Bitung.

Saat melintasi tikungan di Wangurer Timur, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi mata, sepeda motor tersebut hilang kendali dan keluar jalur kiri hingga menabrak dinding yang berada di depan toko.

Benturan cukup keras, korban meninggal dunia di TKP, selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung.

Sementara itu Kasatlantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.

“Hasil olah TKP, faktor kecelakaan tersebut disebabkan oleh korban yang kurang hati-hati, karena saat mengendarai sepeda motor sudah dalam pengaruh minuman keras,” pungkasnya.(Adrian)

Sulut, sulutnews.com  – Operasi Yustisi di Wilayah hukum Polsek Tabukan Selatatan terus digencar untuk memutus angka penularan Covid -19.

 “Sasaran utamanya adalah warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di tempat umum.

Juga tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menyediakan tempat mencuci tangan bagi pengunjung,” ujar Kapolsek Tabukan Selatan (Tabsel)  Iptu Parlindungan Aritonang.

Saat memimpin pelaksanaan operasi yustisi protokol kesehatan di Pasar Manalu, Tabsel, Sangihe, Sabtu (06/03/2021) pagi. petugas mendapati, ada 10 warga yang tidak memakai masker ujar Aritonang.

Mereka, 10 warga tersebut  dikenai sanksi teguran lisan bersifat pembinaan, Setelah itu, para pelanggar tersebut diberikan masker medis secara gratis ungkap Aritonang.

Dui juga  mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Yaitu dengan menerapkan 5M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. (Adrian)

MANADO, Sulutnews.Com -  Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Sulawesi Utara 1 Stevanus BAN Liow menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Komisi Pria Kaum Bapa dan Pengurus Panji Yosua GMIM se Wilayah Sonder. Pada giat yang digelar Sabtu (6/3/2021) bertempat diBalai Pertemuan Desa Tounelet Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa tersebut dissosialisasikan terkait Empat Pilar yakni Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara, UUD 45 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara.

" Sebagai warga negara  kita diingatkan terhadap komitmen kita tentang empat pilar kebangsaan dalam berbangsa dan bernegara," kata SBAN Liow membuka kegiatan sosialisasi.

Juga Senator yang telah dua periode dipercayakan Masyarakat Sulawesi Utara untuk duduk dilembaga DPD RI ini, pentingya pengamalan nilai nilai pancasila, UUD 45, NKR dan Bhineka Runhhal Ika adalah sokoguru dalam menangkal berbagai tantangan yang dapat merongrong kehidupan berbangsa dan bernegara." Pemahaman tentang Empat Pilar Kebangsaan sangat penting dalam menjawab dinamika dalam kontribusi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," jelas SBAN Liow.

Pada kegiatan yang juga dihadiri Ketua Badan Pekerja Majelis GMIM se Wilayah Sonder Pdt Supit, Sth tersebut mendapat respon positif dari peserta untuk dapat lebih mengamalkan nilai - nilai berbangsa dan bernegara melalui Empat Pilar Kebangsaan yang sudah disosialisasikan. (josh tinungki)



Manado, SulutNews.com -- Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado menerima Vaksinasi Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di Dinas Kesehatan yang berada di Markas Komando Lantamal VIII Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru Paal Dua, Manado, pada Jumat (5/3/2021).

Proses pelaksanaan vaksinasi kepada prajurit dan PNS di Lantamal VIII diberikan pertama kali kepada Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA kemudian diikuti seluruh pejabat utama Lantamal VIII serta seluruh personel baik militer maupun PNS.

Danlantamal VIII pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa seluruh jajaran Lantamal VIII Manado mulai hari ini melaksanakan vaksinasi untuk seluruh prajurit dan PNS.

"Pemberian vaksinasi ini merupakan yang pertama selanjutnya setelah dua minggu akan dilaksanakan vaksinasi kedua", kata Danlantamal.

Danlantamal VIII pun mengatakan untuk vaksinasi di pangkalan jajaran Lantamal VIII pelaksanaannya di Lanal masing-masing yang menyesuaikan dengan kebutuhan vaksin di wilayah masing-masing, sedangkan untuk di Mako Lantamal VIII dilaksanakan di Dinas Kesehatan Lantamal VIII dengan jumlah personil kurang lebih 300.

"Setelah kurang lebih 20 menit yang lalu di vaksin perasaan dan badan tidak ada masalah, masih terasa bugar dan sehat, setelah ini kita laksanakan olahraga bersama karena hari ini hari Jumat bersama dengan perwira yang lain", ujar Danlantamal VIII.

Pemberian vaksin di Lantamal VIII untuk prajurit dan PNS akan dilaksanakan setiap hari kerja mulai Jumat 5 Maret 2021 dengan pembagian sesuai dengan kewasgiatan satuan kerja Srena, Sops, Sintel, Slog, Spers dan Spotmar. Hadir pada pelaksanaan vaksin Covid-19 tersebut Para Asisten Danlantamal VIII, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja yang berada di Mako Lantamal VIII.

(***/TamuraWatung)

MANADO,Sulutnews.com - Gerah dengan lambanya respon pemerintah Kecamatan dan Kelurahan atas penanganan banjir di Kota Manado, Anggota Komisi III DPRD Sulut Agustin Kambey mengingatkan pemerintah kecamatan dan Kelurahan terutama yang wilayahnya terkena banjir agar tidak menganggap remeh soal banjir. Saat Rapat Dengar Pendapat bersma sejumlah pihak yang berkompeten menangani banjir yang digelar Jumat (5/3/2021) Kambey meminta para camat dan lurah untuk cepat tanggap soal darurat banjir.

" Kepada para Camat dan Lurah saya mengingatkan bahwa ada masyarakat yang terdampak banjir. Sehingga diingatkan agar bencana yang sama tidak terulang lagi, maka jangan terkesan ada pembiaran terkait upaya penanggulangan," tegas Kambey.

Juga politisi PDIP ini mengatakan, juga soal koordinasi dengan Pemerintah Provinsi sehingga ketika ada persoalan terkait bencana alam banjir langsung cepat direspon." Wilayah yang terdampak banjir bukan Provinsi tetapi adalah wilayah Kota Manado, sehingga harus cepat," tegas Kambey.

Dalam upaya penanganan banjir di Wikayah Kota Manado, DPRD Sulut melalui Komisi III saat ini sedang beruoaya mencarinsolusi bagaimana mengatasi persoalan banjir di Wilayah Kota Manado.(josh tinungki)

Kotamobagu,Sulutnews.com – Penyelahgunaan Senjata Api (Senpi) terhadap anggota Polri, menjadi perhatian Polres Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati.

Melalui Seksi Propam (Sipropam) Polres Kotamobagu melakukan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas, Rabu (03/03/2021), di halaman Mapolres, kemarin.

Seluruh personel pemegang senpi dinas baik laras pendek maupun laras panjang diperiksa secara teliti dan diawasi oleh Kabagops Polres Kotamobagu Kompol Anak Agung Wibowo Sitepu.

Pemeriksaan meliputi kondisi fisik senpi termasuk kelengkapan administrasi berupa kartu izin dan kartu psikologi.

Terpisah, Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati mengatakan, pemeriksaan senpi ini untuk memastikan kondisi fisik senpi dalam keadaan baik.

“Juga termasuk surat izinnya dan surat pemeriksaan psikologi pemegang senpi. Yang terpenting tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan senpi di lapangan,” Tukas Kapolres. (Adrian)

MANADO, Sulutnews.Com - Pasca divaksin anti Virus Covid 19 yang dilaksanakan Selasa (2/3/2021), Anggota DPRD Sulut Agustin Kambey menghimnau agar para lansia di Sulawesi Utara untuk tidak takut ikut divaksin, hal ini disampaikan Kambey usai dirinya melewati proses pemeriksaan hingga akhirnya mendapatkan vaksin antivirus Covid 19. Menurutnya ada banyak pemahaman dimasyarakat yang menganggap lansia tidak bisa divaksin, tapi buktinya bisa.

" Saya mengajak para lansia yang ada di Sulawesi Utara untuk jangan takut, mari ramai- ramai divaksin dan tetap jaga kesehatan, supaya kita bisa ada kekebalan atas serangan virus covid 19," ungkapnya.

Juga kata Kambey, meskipun dalam proses diagnosa sempat mendapatkan kendala akibat tensi melebihi ketentuan namun itu tidak berlangsung lama setelah dilakukan tensi lanjutan semua memenuhi ketentuan." Intinya Lansia bisa ikut vaksin anti virus, sehingga dimintakan untuk jangan ragu melakukan vaksin," tegas Kambey.

Sementara itu dalam kaitan vaksinasi kambey merupakan Anggota DPRD Sulut yang paling tua yang mendapatkan vaksin anti virus covid 19.(josh tinungki)

PKS Wajibkan Kader dan Seluruh Anggota DPR Ikut Program Vaksin

MANADO, Sulutnews.Com- Apreseasi patut di sampaikan kepada Anggota DPRD dari Fraksi Nyiur Melambai, Amir Liputo. Pasalnya meski terpantau pada bagian tangganya mengalami cedera , namun demi melaksanakan tanggungjawab mensukseskan pelaksanaan Vaksin Liputo terlihat datang ke ruang paripurna  untuk menerima Vaksin. Kepada wartawan usai diVaksin Liputo menjelaskan sebagai Anggota DPRD dari PKS sudah diintruksi langsung dari DPP semua  anggota DPR dari PKS bahkan Kader PKS di wajibkan vaksin, ini semata-mata untuk membantu program pemerintah dalam rangka mensosialisasikan vaksin aman dan halal dan demi mencegah penyebaran covid 19 dan demi kesehtan kita bersama.

" Pemberian vaksin kepada anggota DPRD bukan soal biaya tetapi menyangkut moral agar Anggota DPRD dapat memberikan contoh yang baik pada masyarakat, untuk tidak perlu takut divaksin, karena setelah menerima Vaksin kurang lebih 20 menit tak ada efek samping apapun bahkan saat penyuntikan berlangsung tidak merasakan sakit.," jelas Liputo

Terkait Skrining oleh petugas Vaksin jelasnya cukup baik karena mereka menanyakan hal-hal kesiapan pribadi, apakah ada riwayat  sakit  darah tinggi atau penyakit-penyakit lain dan apakah dalam 14 , kemudian di Observasi baru selanjutnya di Vaksin." Pemberian vaksin adalah upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada rakyat, dengan harapan kekebalan kepada masyarakat dengan harapan agar virus Covid segera berakhir," ungkap Liputo.

Liputo juga menghimbau masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin, karena ini bagian dari usaha kita bersama dalam memerangi pandemi Covid 19 dengan harapan kedepan virus covid akan segera hilang.(josh tinungki)

MANADO. Sulutnews.Com - Komisi IV DPRD Sulut aktif memantau pelaksanaan program vaksinasi yang dilaksanakan di Sulawesi Utara' ini dilakukan guna suksesnya kegiattan dalam rangka perang terhadap penyebaran virus Vovid 19. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Careig Naichel Runtu (CNR). Menurutny, dalam kaitan tersebut komisi yang membidangi Kesejahtraan Rakyat ini telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Kota dan sudah hampit semua kabupaten Kota berjalan dengan baik sesuai tahapan pemberian vaksin bagi kelompok masyarakat.

“Dari hasil pantauan komisi IV dibeberapa Kabupaten dan Kota, pemberian vaksin sudah berjalan dengan baik dan rata-rata untuk penyaluran tahap pertama kepada tenaga kesehatan itu sudah dilaksanakan, bahkan ada beberapa daerah yang sudah melaksanakan tahapan vaksinasi sampai kepada masyarakat umum,”kata CNR, Senin (01/03).

Dalam kaitan pemberian vaksin' CNR mengimbau kepada masyarakat Sulut agar tidak takut untuk divaksin karena sudah mendapat jaminan dari pemerintah.“Dari hasil pantauan setelah divaksin semuanya baik-baik saja, untuk itu. Kami mengajak agar masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi ini dengan turut serta divaksin. Tidak usah takut kareba sudah mendapat jaminan dari pemerintah bahkan dari organisasi kesehatan dunia yakni WHO,”tutup CNR.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Koordinator Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, Hendrik Walukouw mendukung langkah Dewan Pimpinan Daerah yang akan memecat sejumlah oknum yang mengaspirasikan KLB. Menurutnya langkah tersebut sudah tepat guna penertipan dan menjaga kewibawaan partai Demokrat itu sendiri.

"Saya sangat mendukung langkah pemecatan, karena memang harus ada ketegasan, demi menjaga marwa dan kewibawaan partai Demokrat," tegas Walukouw.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut ini juga mengatakan kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dinilai sangat baik dan menjadikan Partai Demokrat sangat diperhitungkan oleh pesaing partai politik lain, sehingha ridak ada alasan untuk melakukan Kongres Luar Biasa." Desakan KLB hanyalah keinginan segelintir oknum yang ingin memuluskan kepentingan politik pribadi." Ini adalah keoentingan segelintir oknum yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya," ungkap Walukouw.

Terkait kader yang terlibat KLB, untuk kepengurusan Partai Demokrat di Sulawesi tidak terlibat namun untuk kepengurusan DPP ada 7 orang yang terlibat dan sudah dipecat, tinggal menunggu usulan pencabutan keanggotaanyap.(josh tinungki)