Manado, Sulutnews.com - Sekprof Sulut Drs Edwin Silangen SE mengatakan sejak kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandow sudah menerapkan sistim pelayanan perijinan berusaha Online. Bahkan sampai Kabupaten dan Kota.

“Sistim ini penting untuk kecepatan pelayanan perijinan dan mengurangi kesalahan, dengan sistim ini maka akan cepat investor masuk urus ijin tanpa berbelit belit. Dan ini akan menunjang kemajuan daerah" Kata Sekprof Edwin Silangen saat membuka acara Workshop Pelayanan Perijinan Berusaha Sistim Digital Online di Hotel Swissbel Manado Senin 15 April 2019.

Acara dilaksanakan atas kerjasama Dinas Pelayanan Satu Atap Sulut dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat. Hadir ratusan peserta dari pejabat terkait dan dari Kabupaten dan Kota se Sulut.

Menurut Sekprof sistim online ini memang sudah seharusnya dilakukan, kalau tidak akan tertingal dan akan merugikan kita. Karena pasti banyak dikeluhkan kalau masi manual.

Namun kata Sekprof bukan berarti sudah sempurna, dalam praktek selama ini sering ada temuan dilapangan karena oknum oknum tertentu. "Jadi sistim ini harus diwaspadai atau tetap diawasi masalah perijinan sistim Online"Kata Sekprof

Sementara itu Ade Priyaman Staf Widyaswara dari BKPM Pusat dalam acara tersebut mengatakan kegiatan ini penting dalam memajukan daerah. Sistim Digital Online sudah harus diterapkan didaerah daerah.

Kepala Dinas Pelayanan Satu Atap Sulut Dr Frangky Manumpil mengatakan penerapan sistim digital sudah terkoneksi antara pusat dan Provinsi serta Kabupaten dan Kota."Jadi sangat mudah mengurus ijin dan cepat dan mudah"Kata Manumpil. Selama di Sulut banyak pengusaha dan masyarakat mengurus ijin senang karena mudah dan cepat. Dia berharap dengan acara ini semua Kabupaten dan Kota yang hadir akan lebih mengerti dengan sistim digital. Semua kendalah atau masalah kita carikan solusi.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Wagub Sulut Steven Kandouw minta agar dana Desa dipakai dan dikelola dengan baik untuk kepentingan rakyat didesa. Bukan dipakai untuk kepentingan diri sendiri termasuk pengelola dan tenaga pendamping dana desa.

"Kalau terbukti disalahgunakan maka akan berhadapan dengan aparat hukum" Kata Wagub saat menghadiri acara Rakor Inovasi Desa di Aryaduta Hotel Rabu 10 April 2019.

Hadir Camat dan Kepala Desa se Sulut dan tenaga pendamping desa serta pejabat terkait lainnya.

Menurut Wagub pemanfaatan dana desa itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Jadi harus dibangun berbagai kebutuhan didesa, namun harus sesuai jangan ada penyalahgunaan dana desa.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Roy Mewo mengatakan Rakor inovasi desa ini untuk mengevaluasi program yang ada serta membahas program desa kedepan. Rakor juga untuk saling tukar informasi serta mengingatkan pentingnya mengola dana desa yang baik.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey Rabu 10 April resmikan gedung Asrama dan ruang praktek Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) di Desa Kalasey Kabupaten Minahasa.

SMK PP dengan siswa sekitar 700 lebih saat ini telah memiliki Asrama dan semuanya dibangun oleh Pemda Sulut. Gubernur mengatakan dengan adanya Asrama dan ruangan praktek ini maka siswa tidak lagi mengalami kesulitan saat belajar karena ada Asrama dan ruang praktek."Saya optimis SMK PP ini bisa menghasilkan Sumberdaya Manusia (SDM) yang berkualitas dibidang pertanian."kata Gubernur.

Ia mengatakan sektor pertanian sangat penting karena menyumbang 70 persen PAD Sulut. Menurutnya SDM sangat dibutuhkan agar produk pertanian yang dihasilkan berkualitas. Apalagi saat ini kata Gubernur banyak sekali wisatawan yang datang yang tentunya banyak produk pertanian hortikultura masuk ke hotel hotel dan restoran, ini sangat baik dan harus terus didorong SDM bidang pertanian.

Kadis Pertanian dan Peternakan Nofri Wowiling mengatakan pihaknya terus miningkatkan jumlah SDM yang berkulitas dalam sektor pertanian.Karena itu sektor ungulan daerah ini siswa di SMK PP berasal dari 15 Kabupaten dan Kota di Sulut. Hadir dalam peresmian Kadis Pendidikam Sulut dr Grace Punuh dan pejabat penting lainnya.(/Fanny)

Manado, Sulutnews. Com - Guna melihat dari dekat proses pencoblosan kertas suara Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif, Komisi Pemilih Umum ( KPU) Provinsi Sulut melakukan monitoring ke Kabupaten/Kota untuk melihat langsung proses pemilihan dan perhitungan suara di TPS.

Terkait kegiatan yang diikuti langsung 5 komisioner tersebut, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan pantauan langsung dilakukan adalah untuk melihat langsung kegiatan di bilik suara, sebab dari beberapa informasih yang diterima ada banyak laporan yang masuk. "Pantauan langsung bertujuan untuk memantau dari dekat aktifitas pelaksanaan pencoblosan di setiap bilik suara," kata Ardiles.

Juga kata dia, dari oantauan disejumlah daerah, kami sangat memberi apresiasi karena antusias masyarakat sangat tinggi datang ke TPS, meski harus diakui masih ada beberapa persoalan seperti keterlambatan waktu mulai, juga masih ada masyarakat yang bingung memilih. " Berbagai temuan yang ada akan jadi bahan evaluasi untuk dikaji," kata Ardiles.

Dalam kunjungan monitoring tersebut, komisioner KPU yang ikut Ketua KPU Dr Ardiles Mewoh, Yessi Momongan, Lanny Anggrainy Ointu, Salman Saelangi dan Meydi Tinangon. (/Josh Tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Ketua Komisi IV DPRD Sulut James Karinda, mengatakan pelaksanaan tahapan sosialisasi kampanye calon Presiden dan Anggota Legislatif telah selesai dan saat ini sedang memasuki masa tenang jelang tahapan pencoblosan kertas suara, yang akan dilaksanakan serentak pada Rabu 17 April 2019. Terkait hal ini Karinda yang adalah salah satu calon Anggota DPR-RI menyatakan syukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan segenap masyarakat Sulawesi Utara yang telah merespon bahkan memberikan penyempurnaan terhadap Visi dan Misi yang sudah disampaikan dalam rangka untuk menjembatani aspirasi yang nantinya akan dibawa ke lembaga politik tingkat pusat DPR-RI.

"Saya sungguh mengucap syukur kepada Tuhan karena proses sosialisasi dengan masyarakat bisa berlangsung dan juga bersyukur karena mendapatkan anugrah kesehatan, perlindungan, sehingga dapat menjalankan berbagai aktifitas dengan penuh sukacita," kata Karinda.

Juga kata Anggota DPRD Provinsi yang dikenal baik dan akrab dengan media dan staf dan selalu terbuka bagi masyarakat, dalam proses sosialisasi kampanye, visi misi dan perjuangan yang disampaikan banyak dimengerti oleh semua apakah itu dari kalangan intelektual, pengusaha, dosen Guru, Pemuda, organisasi Gereja dari kalangan P/KB, Panji Yosua, PMI, GMKI bisa merima bahkan memberikan masukan untuk lebih mempertajam visi misi yang nantinya akan diperjuangkan di DPR-RI. "Suport yang sudah diberikan patut diapresiasi, karena itulah kekuatan dan semangat yang mendasari perjuangan saya menuju kursi DPR-RI," kata Karinda yang beberapa kali mendapatkan anugerah DPRD terbaik.

Menjalani masa tenang jelang hari pencoblosan 17April Karinda juga mengajak seluruh wajib pilih untuk datang berbondong-bondong mendatangi TPS yang sudah ditentukan untuk menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani, tanpa ada tekanan ataupun intimidasi dari pihak tertentu."Mari kita sama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilu Pilpres dan  Legislatif agar boleh berlangsung sukses, aman, bebas dan rahasia karena Pemilu adalah proses demokrasi untuk menentukan arah dan kebijakan pemerintah 5 tahun kedepan sehingga, sebagai warga negara yang baik kita diajak untuk terlibat aktif dalam proses Pemilu 17 April 2019, "terang Karinda.(/Josh Tinungki)

MINAHASA, Sulutnews.Com - Menjalani penjabaran amanat undang-undang tentang pelaksanaan masa reses anggota DPRD, Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut, SE Rabu (10/4/2019) menggelar reses di Desa Rumengkor Raya Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa. Dihadiri sedikitnya 350 warga pada kegiatan yang digelar di balai pertemuan tersebut berhasil menjaring aspirasi masyarakat antara lain akses jalan pertanian yang terkoneksi langsung dengan Desa Kaleosan dan Desa Sampiri di Kabupaten Minahasa Utara yang kondisi jalan belum diaspal permanen ini menyulitkan masyarakat desa di dua kabupaten tersebut untuk saling bepergian dan memasarkan produk perkebunan.

“Kami berharap pak Wenny Lumentut sebagai wakil rakyat dapat memperjuangkan agar jalan dimaksud dapat diaspal, karena ruas itu merupakan akses perhubungan vital masyarakat Minahasa dan Minahasa Utara,” kata Yerry Lengkong, warga Rumengkor.

Terkait aspirasi yang sudah disampaika, wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut mengatakan akan berupaya memperjuangkan aspirasi yang disampaikan, dan meminta agar rencana kegiatan dapat disampaikan secara tertulis lewat pengajuan proposal pembangunan jalan disertai data ukuran lebar dan panjang jalan.

“Nanti diserahkan kepada saya bawa di kantor DPRD. Saya akan perjuangkan karena pengalaman selama ini dari 10 proposal yang masuk terealisasi 11. Artinya, setiap aspirasi yang dimasukkan tertulis berupa proposal wajib saya perjuangkan,” tegas Lumentut yang pada Pileg 17 April 2019 kembali mencalonkan diri ke DPRD Sulut.

Pada gelar reses tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kalangan milenial hingga kaum Lansia.(/Josh Tinungki)

MANADO, sulutnews.Com - Guna meningkatkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pileg 17 April 2019 ini, Pengurus Wredatama Provinsi Sulawesi Utara menggelar penyuluhan pendidikan politik bagi ribuan anggotanya.

Pada kegiatan yang dilaksanakan Rabu (10/4/2019) di Kantor Gubernur Sulut tersebut, menghadirkan Komisioner KPU Sulut untuk memberikan penyuluhan terkait kesiapan KPU dalam kaitan sukses penyelenggaraan Pemilu.

Komisioner KPU Salman Saelangi, S.Kel dihadapan 1.500 peserta penyuluhan mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu, juga proses penceblosan kertas suara serta himbauan untuk dapat menyalurkan hak pilih dengan baik serta tidak Golput. "Pemilu 2019 ini adalah menggabungkan pilihan kita untuj mencoblos calon Pilpres dan Pileg," jelasnya.

Juga Saelangi menjelaskan jika pada Pemilu 2019 satu pemilih yang terdaftar, dapat menggunakan hak pilihnya dalam 5 lembar kertas suara untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden, calon DPD-RI, DPR-RI, DPRD Sulut dan DPRD Kabupaten Kota." Semua sudah diatur dan tahapan saat ini pada tahap oencoblosan kertas suara, dan kita diajak untuk mensukseskan Pemilu," jelas Sahelangi.

Sementara itu terkait sosialisasi tersebut Ketua Komisi I DPRD Sulut Ferdinand Mewengkang yang juga selaku Ketua Wredatama Propinsi Sulut memberi apresiasi kepada KPU selaku pihak penyelenggara Pemilu yang sudah memberikan penjelasan kepada Anggota Wredatama. "Kita adalah perkumpulan pensiunan ASN, yang butuh penjelasan karena  pelaksanaan Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu sebelumnya, sehingga kami mengapresiasi kepada KPU yang sudah memberikan penyuluhan keoada Anggota Wredatama," kata Mewengkang.(Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) menilai Pemerintah Daerah Sulut sangat serius dalam pembangunan kesehatan terutama mengatasi gizi buruk, penyakit TBC, hipertensi dan stanting atau kerdil dan penyakit lainnya.

Hal itu dikatakan oleh Menkes Nila Moeloek kepada wartawan usai memberikan materi dalam Rakerda Dinas Kesehatan Sulut Selasa, 9 April 2019 di Hotel Gran Kawanua Manado.

Acara dibuka Wakil Gubernur Steven Kandow dihadiri Kadis Kesehatan Sulut dr Deby Kalalo, Ketua PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Karo Kesra dr Kartika Kandouw-Tanos, Bupati dan Walikota serta ratusan Pejabat dan petugas Kesehatan dari 15 Kabupaten dan Kota di Sulut. Acara dilanjutkan dialog antara Menkes dan peserta Rakerda Kesehatan.

Menurut Menkes sektor Kesehatan memang menjadi penting dalam pembangunan.Karena tanpa masyarakat yang sehat sulit kita membangun daerah dan bangsa."Jadi kita jangan lalai melainkan harus serius membangun sektor kesehatan."Kata Menkes didampingi Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo.

Menurut Menkes mengenai stanting atau masyarakat yang kerdil karena gisi buruk atau lingkungan yang kotor itu tahun 2017 masih tingi saat sudah turun, ini baik sekali dan harus terus ditingkatkan.

Terkait tenaga kesehatan yang dikeluhkan berbagai daerah itu menjadi perhatian, terutama diperbatasan atau kepulauan di Sulut. Begitu juga mengenai masalah pelayanan BPJS yang dinilai banyak keluhan"Saya minta BPJS di Sulut harus memperhatikan masalah ini. Memang lagi defisit namun harus cari solusinya.

Sementara Wagub Steven Kandouw mengatakan Pemda Sulut telah mengalokasikan dana  diatas 10 persen untuk sektor kesehatan, ditambah dana DAK sudah melebihi 20 persen"Jadi Pemda Sulut sangat konsen dalam pembangunan kesehatan"Kata Wagub.

Ia juga menambahkan masalah didaerah yakni pelayanan BPJS yang masih banyak kekurangan, kemudian ada penyakit hipertensi dan obesitas kegemukan serta  masalah dana DAK yang terlambat dari pusat sehinga penyerapan lambat.

Terkait sarana Rumah Sakit, Pemda akan bangun RS Daerah Sulut di Manado dan juga di Kota Bitung dan Kotamobagu."Kami optimis kalau itu tercapai akan lebih baik pelayanannya dibidang kesehatan"Kata Wagub.

Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo mengatakan Rakerda Kesehatan tahun ini sangat penting, karena membahas berbagai persoalan kesehatan juga evaluasi kinerja dan membahas program kedepan. Dinas Kesehatan Sulut juga melakukan ini untuk mengkolaborasi dengan program di Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota."Jadi kita harus bersinegri dalam membangun sektor kesehatan"Kata  Kadis Kesehatan dr Debby Kalalo.

Dalam acara Menkes dan Wagub meninjau Stan pameran dari 15 Kabupaten dan Kota serta instansi lainnya.  Menkes juga meninjau RS Prof Kandouw.(/Fanny)

MANADO, sulutnews.Com - Ketua DPRD Sulawesi Uara Andrei Angouw menggelar kegiatan reses atau serap aspirasi, Selasa, 9 April 2019 di Kelurahan Tumumpa 1 Kecamatan Tuminting, kota Manado. Kegiatan kali ini mendapat respon masyarakat karena juga dilaksanakan pemeriksaan Kesehatan, Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata secara gratis.

Foto : Bersama masyarakat usai melaksanakan jaring aspirasi

Sejumlah warga yang diminta tanggapan memberi apresiasi positif atas pelaksanaan reses yang dilaksanakan oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, karena langsung merasakan manfaat.

"Harusnya kegiatan reses dilakukan seperti ini, dimana kami tidak oerlu mengeluarkan uang untuk memeriksa kesehatan seperti Kolestrol, asam urat juga prmeriksaan nata," ujar Marson Bogara, Warga Tumumpa 1

Juga diungkapkan Donny Araro, yang merasa senang karena bisa menyampaikan secara langsung aspirasi yang selama ini menjadi harapan masyarakat." Saya pribadi sangat senang bisa menyampaikan aspirasi mewakili yang lain," ungkap Araro.

Pada kegiatan yang mulai dilaksanakan pada jam 08:00 pagi tersebut berhasil menjaring aspirasi terkait harapan masyarakat soal pemberian Asuransi bagi nelayan Pajeko, kemudahan pengurusan surat melaut bagi nelayan, serta permintaan pembangunan talud setinggi 10 meter di wilayah Kelurahan Tumumpa 1 Lingkungan 4.

Ketua DPRD Sulu Andrei Angouw pada pelaksanaan reses tersebut menjelaskan pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan diharapkan agar masyarakat semua sehat, bahkan bisa sehat sampai hari pemungutan suara 17 April 2019, dapat datang ke TPS dan menyalurkan hak politiknya.

"Semua aspirasi yang sudah disampaikan, pasti akan dimasukan dalam program Pemerintah ODSK," kata Angouw, yang akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sulut dari Partai PDI Perjuangan Nomor urut 1

Pada reses yang dihadiri ratusan warga tersebut, Ketua DPRD Andrei Angouw didampingi calon DPRD Kota Manado Zakharia Tatukude dan sejumlah masyarakat serta pemerintah setempat berjalan kaki menuju lokasi Tempat Pelelangan Ikan  TPI dan melihat situasi dan kondisi disana.(/Josh Tinungki ).

MANADO, Sulutnews.Com - Ketua DPRD Sulawesi Utara, Andrei Angouw mengatakan, kebersamaan dalam satu persekutuan jemaat sebagai upaya untuk meningkatkan rasa kekeluargaan adalah hal yang penting dan perlu terus dilakukan, sehingga umat dapat merasakan kedamaian dalam semua aktifitas peribadatan, hal ini disampaikan Angouw saat mengikuti ibadah bersama jemaat GPdI Filadelfia Teling Tingkulu Minggu (07/04/2019).

Menurutnya politik tidak bisa lepas dari kehidupan sosial masyarakat dan juga jemaat, sehingga tidak salah jika jemaat juga dapat terlibat dalam politik praktis karena memang seperti itu." Pemilu 17 April 2019 sangat penting bagi kehidupan sosial masyarakat, karena dari situ kita dapat menentukan pemimpin Nasional dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Angouw.

Juga kata politisi, PDIP dapil Manado ini, politik juga bisa menentukan masa depan kita dan politik juga adalah sarana atau jembatan menuju kepada kesejahtraan, "Kita harus mengerti baik-baik bahwa politik juga bisa menentukan arah dan tujuan kita bersama," kata Angouw

Lebih lanjut politisi PDIP sembari mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya karena wujud pemerintah terpilih tersebut merupakan refleksi dari pemilih itu sendiri, “ Mari sama sama kita sukseskan pemilu dengan menggunakan hak pilih, dengan datang ke TPS untuk mencoblos, "kata Angouw sambil menyatakan jika dirinya pernah membaca bahwa yang terpilih dari demokrasi itu menggambarkan rata-rata yang memilih."Demokrasi kita mewah, orang sakit jiwa memiliki hak yang sama dengan orang waras. Bayangkan jika demikian, jadi baiklah kita memilih dengan bertanggung jawab dan bertanggung jawab,"pungkasnya. (/Josh Tinungki)