Minsel, Sulutnews.com - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Stela Marlina Runtuwene yang merupakan Wakil Ketua Komisi lll, melaksanakan kegiatan masa reses tahun 2019 di Desa Lopana Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan.

Runtuwene mengatakan, sebagai Anggota Dewan yang terpilih di dapil Minsel-Mitra, tentunya sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab melaksanakan tugas menyerap asipirasi masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.

"Tentunya sudah menjadi kewajiban bagi saya menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan. Apalagi saat ini saya berada di Komisi III dengan ruang lingkup kerja salah satunya pembangunan infrastruktur." ujar Runtuwene.

Lanjutnya, untuk Kabupaten Minahasa Selatan, sudah ada beberapa titik pembangunan insfrastruktur yang masuk dalam APBD perubahan tahun 2020, salah satunya adalah pembangunan jalan. Dan itu akan dikawal sampai selesai.

"Saya akan kawal langsung pembangunan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, karena memang itu sudah menjadi tugas kami sebagai wakil rakyat." pungkas Runtuwene.

Adapun sejumlah usulan dan aspirasi masyarakat yang ada, Personil Komisi lll DPRD Sulut ini memberikan solusi diataranya diusulkan dengan membuat proposal. Agar supaya keluhan ini akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulut pada APBD Perubahan Tahun 2020.

"Semua usulan warga, baik yang ada di Kecamatan Amurang, Tumpaan dan Tatapaan akan ditampung untuk disampaikan kepada Pemprov Sulut untuk dimasukan pada usulan anggaran APBD Perubahan Tahun 2020," tutupnya.(/Ferrowaney)

Bitung, Sulutnews.Com - Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban, Rabu (11/12/2019) menggelar masa reses I di Kecamatan Ranowudu  Kelurahan Pinokalan Kota Bitung. Pada kegiatan yang dihadiri Camat Ranowulu Diana Sambelan  dan para Lurah sekecamatan Ranowulu bersama ratusan warga tersebut berhasil dijaring sejumlah  aspirasi dimana warga di Kecamatan Ranowudu berharap agar Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban dapat memfasilitasi keinginan mereka agar keberadaan aktifitas PT MSM dan Pembangunan Jalan Tol yang kini banyak menimbulkan persoalan ditengah kehidupan masyarakat dapat ditinjau atau paling tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah terutama Provinsi Sulut. Pasalnya aktifitas dari PT MSM dan Pembangunan Jalan Tol banyak menimbulkan persoalan.

"Aktifitas  PT MSM dan Pembangunan Jalan Tol diwilayah  Kota Bitung  menimbulkan banyak persoalan untuk itu kami minta lewat Anggota DPRD Sulut kiranya dapat mendengar suara kami warga lingkar tambang yang berharap ada perhatian dari PT MSM yang sering mengabaikan apa yang telah disepakati, serta pihak pengembang jalan tol yang melakukan aktifitas pembangunan yang merugikan warga, "kata Jorry Lumowan Lurah Pinasungkulan.

Juga disampaikan Lurah Dua Sudara Lucky Runtuwene yang menjelaskan aktifitas PT MSM  terkait penetapan status desa binaan di Kelurahan Dua Sudara tidak jelas dan apa yang sudah dijanjikan tidak ada realisasi. "Kami berharap Anggota DPRD Sulut Nick Lomban Dapat menjembatani keinginan warga," kata Runtuwene sambil berharap ada solusi terbaik untuk pemanfaatan perkebunan lokon yang berstatus hutan lindung, adalah kewenangan Pemprov  telah didiami oleh 76 KK diminta difasilitasi agar dapat diserahkan pemanfaatannya kepada masyarakat yang ada.

Selain itu Lurah Kumersot Steven Moningka juga mengusulkan agar Pengadaan SMK pertanian dapat segera direalisasikan agar tujuan mencetak petani Milenial dengan SDM unggul dan berkwalitas dapat dicapai. "Mayoritas warga adalah petani sehingga sasaran pembangunan menjadikan generasi milenil menjadi petani handal yang berbasis teknologi bisa tercapai," kata Moningka.

Infrastruktur jalan dan jembatan Pemasangan lampu jalan, Ketersediaan Air Bersih, Kenaikan intensif kepala lingkungan, pemberdayaan UMKM dan Pelayanan BPJ, rehabilitasi dan pembangunan kantor Kelurahan, persoalan tenaga kerja yang juga menjadi aspirasi di Kecamatan Ranowulu yang akan difasilitasi dan ditindaklanjuti."Terkait persoalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi akan dikoordinasikan sehingga dapat ditindak lanjuti sementara aspirasi yang disampaikan dan menjadi kewenangan pemerintah kota juga akan dikoordinasikan dengan pihak Pemkot," ungkap Lomban sambil menyatakan semua aspirasi berasal dari bawah dan itu pasti akan ditindak lanjuti.(Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut Ivan Kristo Lumentut Selasa (10/12/2019) menggelar masa reses pertama di lingkungan III Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea.

Pada kegiatan yang dilaksanakan diKelurahan yang menjadi tempat tinggalnya tersebut Ivan menyampaikan terima kasih atas dukungan kepadanya menjadi wakil rakyat .

“Menjadi anggota dewan tidak hanya seperti 5 D. Datang, Duduk, Dengar, Diam dan Doi, tetapi harus menjadi Anggota Dewan yang mendengar setiap keluhan warga dan bekerja untuk rakyat Saya berjanji, apa yang menjadi harapan masyarakat akan tersampaikan,” tutur Wakil ketua Komisi II bidang Perekonomian dan Ekonomi DPRD Sulut.

Sejumlah aspirasi, disampaikan warga Pakowa yang meminta Ivan agar dapat  memperjuangkan masalah BPJS kesehatan.

“Sejak keputusan ada peralihan, BPJS kesehatan ke BPJS mandiri  menjadikan warga penerima menjadi bingung Pelayanan kesehatan juga, meski telah memakai BPJS pun masih ada saja masalah-masalah,” tanya Diana Pakasi, warga yang juga mantan anggota DPRD Kota Manado.

Terkait aspirasi-aspirasi yang masuk, Ivan berjanji akan memperjuangkannya lewat Fraksi Partai Demokrat di DPRD Sulut.

Hadir pada kegiatan reses tersebut Ketua LPM Pakowa, Noldy Gerung SPd, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Ivan Marthen, sejumlah Kepala lingkungan dan Tokoh Masyarakat. (Josh tinungki)

Infrastruktur Penahan Banjir dan Petugas Pustu Malas Mendesak Dituntaskan

Boltim Sulutnews.Com -- Masa reses I Anggota DPRD Sulut Nursiwin Yunus Dunggio, digelar Senin (9/12/19) bertempat di Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur  (Boltim). Kegiatan jaring aspirasi rakyat untuk pertama kalinya sebagai anggota DPRD Sulut, berhasil menyerap banyak aspirasi dari masyarakat yang ada di Motongkad seperti, pembangunan infrastruktur tangggul penahan longsor dan ombak, pembangunan Puskesmas Pembantu (PUSTU), pembangunan MCK bagi warga, hingga kurangnya tenaga kesehatan dan pendidik di daerah Boltim.

Seperti yang diungkapkan salah satu kepala dusun Desa Atoga Timur  Freky Turangan dan Desa Motoga Selatan yang mengusulkan untuk dibuatkan tanggul penahan longsor dan tanggul penahan abrasi laut dimana sudah pernah diusulkan pada tahun 2016 yang lalu namun sampai sekarang belum teralisasi.

"Kami sudah mengusulkan hal ini sejak 2016 yakni tanggul penahan longsor tapi sampai saat ini belum terealisasi, juga soal pelayanan dari petugas Pustu yang seringkali tidak berada di kantor, pelayanan kesehatan, di Desa Atoga sudah berapa bulan petugas pustu tidak aktif lagi mohon untuk dilihat lagi," ungkap Sangadi Atoga.

Menanggapi hal ini, Nursiwin yang juga istri Bupati Boltim ini mengungkapkan, untuk soal tanggul penahan longsor dan ombak sudah diusulkan ke dinas PU kabupaten Boltim.

"Untuk tanggul penangaman longsor sementara diusulkan ke dinas PU kabupaten dan di  DPRD kabupaten karena disamping penganggaran cukup besar dan sekala prioritas dari para anggota dewan, namun untuk itu akan tetap kami prioritaskan infrastruktur," jawab Nursiwin.

Terkait  petugas Pustu yang sering tidak berada di kantor, Politisi PAN ini juga mengatakan akan berkoodinasi dengan Pemkab Boltim karena hal tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah kabupaten."Soal petugas Pustu akan saya koordinasikan dan akan ditindaklanjuti," tandasnya.

Pada kegiatan reses tersebut, dilakukan pemeriksaan kesehatan serta pembagian kacamata gratis dengan menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. Selain itu, Nursiwin juga menyerahkan sumbangan 10 sak semen untuk pembuatan MCK warga.(Josh Tinungki)

Amurang, Sulutnews.Com - Kegiatan jaring Aspirasi Masyarakat (Asmara) tahun 2019 oleh Anggota DPRD Sulut, juga dilaksanakan Wakil Ketua James Arthur Kojongian. Bertempat di Kelurahan Ranoyapo Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendapat antusias warga yang datang.

“Kegiatan reses ini merupakan kegiatan pertama saya ketika terpilih sebagai anggota DPRD Sulut dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan mereka," kata JAK sebutan populis politisi partai Golkar Sulut ini.

Juga kata dia, dalam reses pertama ini berhasil menerima beberapa usulan terkait kebutuhan masyarakat yang disampaikan oleh Camat Amurang.

“Berbagai persoalan yang diharapkan oleh masyarakat akan saya tekankan dalam APBD Provinsi Sulut yang pro rakyat. Porsi APBD telah diketuk mencapai 4 Triliun, dan untuk Kabupaten Minsel diberikan porsi yang lebih banyak dan lebih baik,”ungkap Kojongian.

Dalam kaitan program prioritas OD-SK tahun anggaran 2020 ada sejumlah alokasi anggaran untuk Kabupaten Minsel, seperti akses jalan-jalan Provinsi akan segera dibangun, juga program pengembangan sektor Kesehatan, Pendidikan, Perikanan, dan Pariwisata akan segera dikembangkan."Yang pasti upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Minsel sudah dilakukan dan segera terealisasi tahun 2020 mendatang," tegas JAK

Hadir pada kegiatan terdebut, Ketua DPRD Kabupaten Minsel Jenny Johana Tumbuan dan sejumlah anggota DPRD Minsel dari Partai Golkar serta para simpatisan dan kader Partai Golkar di kota Amurang.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut Richard Sualang menggelar reses I di Kelurahan Tuminting lingkungan I Kota Manado. Pada kegiatan serap aspirasi tersebut Sualang menyatakan kerinduan untuk bertemu masyarakat karena sesuai janji saat kampanye adalah amanah yang harus ditempati.

"Pertemuan hari ini adalah bukti bagaimana menjawab kepercayaan masyarakat yang telah mempercayakan dirinya menjadi Anggota DPRD Sulut dan saatnya juga saya ingin mendengar apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat Kota Manado sebagai bagian dari warga Sulut,"kata Sualang.

Posisi sebagai Anggota Komisi IV DPRD Sulut yang membidangi Kesejahtraan Rakyat berkewajiban untuk menyampaikan apa yang menjadi harapan masyarakat." Apa yang disampaikan saya cacat sendiri tidak hanya diatas kertas tetapi dicatat dalam hati untuk disampaikan lewat DPRD," ungkap Sualang

Yapet Lahiwu menyampaikan soal  pembuatan trotoar dilingkungan 1 dan pengerukan dan pembuatan saluran air sampai di Kelurahan Bitung karangria yang sampai saat ini belum ada realisasi, juga mengusulkan penghentian reklamasi sepanjang pantai di Manado Utara, juga terkait penyuluhan kesehatan bagi lansia kurang difungsikan.

Juga disampaikan Ari Bujung  terkait aspirasi yang pernah disampaikan sudah pernah disampaikan 5 tahun lalu yakni terkait jalan lingkungan 3 dan 6 lorong simphoni kondisinya rusak parah sementara itu menjadi jalan alternatif warga sekitar apalagi jika saat hujan telberhasil dijaring sejumlah

Stevi Tahulending kepala lingkungan 1 Karang Ria terkait reklamasi sindulang - Tumumpa mohon dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat yang sebagian besar adalah nelayan,"Kalaupun ada pembangunan namun jangan lupa kebutuhan masyarakat nelayan agar mata pencaharian mereka tidak hilang," kata Ibu Stevi.

Saat menjawab aspirasi yang disampaikan personil Komisi IV DPRD Sulut ini menjanjikan akan menyampaikan apa yang sudah disampaikan namun akan melihat kewenangan karena tidak semua menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi," Semua aspirasi akan diakomodir termasuk soal hak nelayan yang bakal terganggu oleh reklamasi akan diperjuangkan agar mereka tidak kehilangan hak melsut dan menambahkan perahu." tegas Sualang.

Pada kegiatan reses yang digelar pertama tersebut mendapat apresiasi warga sekitar, dengan banyaknya kehadiran warga yang datang.(/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Posisi Sekertaris DPRD Sulut kembali ditempati pejabat yang baru. Ini terjadi setelah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey atas persetujuan Pimpinan DPRD menetapkan Glady Nova Linda Kawatu menjadi Kepala Sekertariat DPRD Sulut menggantikan Bartholomeus Jus Mononutu. Acara penggantian ditandai dengan serah terima jabatan yang dilaksanakan Kamis (5/12/2019) oleh Sekprov Edwin Silangen bertempat di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Sulut.

Foto : Ketua DPRD Sulut Andre Angouw pada acara serah terima jabatan sekwan

Saat menyampaikan sambutannya Sekprov mengatakan serah terima jabatan adalah tindak lanjut rotasi pengambilan sumpah oleh Gub terhadap pejabat eselon 2 yang sudah dilakukan. Jabatan sekwan adalah promosi jabatan dan kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja yang baik serta mampu membangun komunikasi dengan seluruh Anggota Dewan."Tugas sekwan tidak gampang dan harus mampu membangun komunikasi dengan 45 Anggota DPRD," kata Silangen.

Juga kata dia, selain mampu membangun komunikasi juga pelayanan kepada masyarakat lewat tugas administrasi untuk kebutuhan Anggota DPRD perlu dilakukan dengan sangat baik Sekwan harus menunjukan kinerja terbaik. Sekwan hrus zero masalah  yang muncul sehubungan dengan tugas dan dapat memenets emosi karena tugas disekwan penuh dinamika yang dari waktu kewaktu selalu berbeda dan ini harus bisa dijawab terutama apa yang menjadi harapan masyarakat lewat Pimpinan dan Anggota Sewan."Segala hal yang diperlukan untuk kelancaran tugas Pimpinan dan anggota harus selalu siap, dan, kuncinya adalah bagaimana Sekwan mampu membangun komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab disekertariat dewan," kata Silangen.

Sementara itu Ketua DPRD Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dan pengabdian memimpin sekretariat DPRD Sulut.“ Terima kasih telah melayani kami selama ini , tentu banyak hal kita berinteraksi dengan pak Yus. Saya sendiri merasa sangat happy dengan beliau. Saya berharap silaturahmi pertemanan kita  tidak hanya sampai disini namun berlanjut terus. Begitupun Sekwan baru ibu Gledy,  saya menyampaikan selamat bertugas di DPRD Sulut yang memang memiliki tugas yang tidak gampang karena harus mengakomodir 45 anggota Dewan yang datang dari berbagai latar belakang  dengan sifat yang bermacam-macam pula. “kata Angouw. 

Acara serah terima jabatan ditandai dengan penyerahan pedoman tupoksi Sekwan kepada Kawatu oleh pejabat lama Bartholomeus Mononutu.(/Josh Tinungki)

Minut, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin  Pangemanan  Kamis (5/12/2018) menggelar masa reses pertama di Desa Kaima Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 200 warga masyarakat dari Desa Kaima, Karegesan Treman dan Sekitarnya.

Sejumlah aspirasi yang berhasil diserap diantaranya terkait penerima beras raskin yang perlu ada Transparansi karena ada banyak yang masuk daftar penerima justru tidak layak .

“Masih ada penerima raskin yang sebenarnya bukan yang berhak menerima,sebaiknya dibuatkan stiker khusus untuk rumah-rumah penerima,” ungkap Ampel Roti warga Kaima.

Juga disampaikan Bernadus Dumanau Hukumtua Desa Treman, yang menyentil soal pelayanan BPJS di Rumah Sakit Lembean yang dinilai perlu diperbaiki.

“Pengguna BPJS di Rumah Sakit Treman hanya boleh dirawat inap selama 4 hari, jika lebih dari itu maka pengobatan akan dihentikan dan pasien wajib melakukan daftar ulang dari awal,” ungkap Dumanau.

Dengan banyaknya aspirasi yang berhasil dijaring Anggota Komisi IV Melky Jakhin Pangemanan berkomitmen akan membawa aspirasi ini ke gedung DPRD.

“Saya pasti akan memperjuangkan dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat luas,” kata Pangemanan.(Josh Tinungki)

Syarat Dukungan Suara 190.812 Tersebar di 8 Kabupaten Kota

Manado, Sulutnews. Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara menggelar sosialisasi tahapan-tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) calon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020.

Saat membuka kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Manado tersebut Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh menyampaikan syarat untuk lolos Paslon minimal memiliki dukungn suara sebanyak 190.812 yang tersebar di 8 Kabupaten Kota dan  untuk tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serentak akan digelar 23 September 2020 dan saat ini ada pada tahap sosialisasi calon." Kegiatan sosialisasi digelar agar seluruh elemen masyarakat memahami terkait regulasi penyelenggaraan pemilihan, bukan hanya orang tertentu tetapi semua elemen masyarakat agar tahapan dapat diketahui" jelas Mewoh.

Juga kata dia, dalam kaitan sukses pelaksanaan Pemilukada Gubernur KPU sebagai pelaksanan akan membentuk badan edhok petugas PPK dan PPS kemudian masuk pada tahap pemutahiran data pemilih. "Sukses penyelenggaraan Pemilukada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ditentukan oleh petugas pelaksanan yang profesional sehingga target yang diharapkan dapat terlaksana tepat waktu dan sesuai ketentuan," jelas Mewoh.

Sebagaimana tahapan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur tahapan sosialisasi 23 September, kemudian Pendaftaran  pantau Pemilu  1 November 2019 -23 Agustus 2020, kemudian  pemutahiran data pemilih 23 Maret - 22 September 2020, kemudian Pendaftaran yakni penetapan dan pencabutan nomor urut Paslon 8 Juni - 8 Juli 2020, dilanjutkan Kampanye pasangan calon 11 Juli - 22 September 2020, dan 23 September 2020 Pelaksanaan pencoblosan kertas suara.(/Josh Tinungki)

Angouw : Pesan Damai dan Kesederhanaan

Manado, Sulutnews. Com - Perayaan menyambut Natal Yesus Kristus keluarga Besar DPRD Sulut dan Forum Wartawan Dewan (Forward) yang digelar Selasa (03/12/2019) dirayakan bersama 350 anak anak.dalam ibadah yang dipimpin Pdt Boy Mait, STh bertempat di ruang rapat paripurna kantor DPRD Sulut tersebut membawa pesan suka cita Natal agar dirayakan dengan sederhana sebagaimana kelahiran Yesus dikandang domba.

Foto : Pujian Natal dari Forward

"Anggota DPRD kiranya dapat menjadi terang dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat," kata Angouw saat menyampaikan pesan Natal.

Sebagaimana kelahiran Yesus dengan segala kesederhanaan, kiranya perayaan menyambut suka cita Natal agar tidak berlebihan," Kita harus lebih peka dengan persoalan masyarakat karena sesungguhnya Natal adalah implementasi dari nilai Pancasila untuk mensejahtrakan masyarakat," terang Angouw.

Juga politisi PDIP Sulut ini berharap kehadiran Forward juga dapat menjadi terang dengan memberitakan informasi yang baik jangan dipelintir sehingga menimbulkan kesan mendeskreditkan."Mari kita semua menjadi terang dan membawa kabar sukacita dengan tidak menyebarkan berita hoax yang nantinya menimbulkan hal-hal yng kurang baik," ungkap Angouw.

Sejumlah legislator ikut hadir diantaranya, Wakil Ketua DPRD Dr Victor Mailangkay SH MH, Nick Lomban, Netty Pantouw, Braien Waworuntu, Melky Pangemanan, Winsulangi Salindeho, Hengky Honandar, Jhony Panambunan serta hadir pula Dirut Bank Sulut-Go, Jeffry Dendeng.

Dalam ibadah menyambut Natal, Forward tahun, 219 ini juga diserahkan bingkisan bagi 350 anak-anak oleh Ketua DPRD Andrei Angouw bersama Ibu, kepada panti asuhan muslim, anak-anak panti asuhan kristen, anak-anak pemulung, anak-anak autis, anak sekolah minggu GMIM Kalasey, Anak sekolah minggu GMIM Kairagi maupun GPI.

Menarik dan mungkin patut diaoresiasi yakni keterlibatan Ketua Panitia perayaan Natal Angga Wirya adalah wartawan beragama muslim yang sukses menyelenggarakan acara tersebut.(/Josh Tinungki)