Mitra, Sulutnews.com - Desa Towuntu Barat Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menerima Tim Evaluasi Perkembangan Desa (EPD), rabu 20/4/2022 di kantor Hukum Tua Towuntu Barat. 

Dalam sambutan usai pelaksanaan EPD, camat Pasan Djelly Kawengian mengatakan EPD kali ini juga dirangkaikan dengan lomba dalam rangka memperingati HUT kecamatan Pasan. 

" tentunnya untuk mensukseskan segala program, peran serta semua pihak sangat diperlukan, harus bersinergi bersama untuk mengembangkan desa, " ungkap Kawengian yang juga mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja sesuai tupoksi yang diamanatkan.

Sementara,Hukum Tua Towuntu Barat Otniel Rondonowu menanggapi positif setiap masukan yang disampaikan oleh seluruh Tim EPD. 

" setjap masukan akan menjadi bahan evaluasi kedepannya untuk terus mengembangkan desa tercinta, " tutur Rondonowu.

Dirinya juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah desa untuk terus bersinergi merealisasikan setiap program di desa. 

"Pemberian diri dan kerjasama tentu sangat diperlukan, mari kita saling mengisi dan mengingatkan," pungkas Rondonowu.

 

Mitra, Sulutnews.com - Evaluasi Perkembangan Desa (EPD) tingkat kecamatan Pasan mulai bergulir, Desa Tolombukan menjadi yang pertama di kunjungi Tim EPD, selasa (19/4/2022).

Hukum Tua Tolombukan Delvy Lumbu menjadi penjemput langsung rombongan Tim EPD yang dipimpin Camat Pasan Djelly Kawengian.

" EPD ini merupakan kegiatan rutin yang berlangsung setiap tahunnya, seluruh kriteria dan indikator tentunya sudah di pahami, " ungkap Camat Djelly.

Dirinya bahkan mengapresiasi Desa Tolombukan yang terus berbenah menjadi Desa terbaik dikecamatan Pasan dengan berbagai kemajuan yang ada. 

" tahun lalu sebagai peringkat kedua, kiranya tahun ini hasilnya bisa menjadi yang terbaik, " terangnya. 

Sementara,Hukum Tua Delvy lumbu mengatkan sangat berterim kasih atas kunjungan Tim EPD dan tentunya sudah mempersiapkn sebaik mungkin kriteria penilaian. 

" kami sudah mempersiapkan semuanya, terlebih administrasi, hasilnya tentu kami optimis menjadi terbaik di EPD kali ini, "pungkas Lumbu

 

Mitra, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra),kembali mengukir prestasi membuat masyarakat bangga, kali ini lewat Penghargaan Pembangunan Daerah(PPD) se sulawesi utara tahun 2022, selasa (19/4/2022).

Bupati Mitra James Sumendap SH, MH., bahkan langsung menerima Penghargaan kali ini, disela-sela Musrenbang Tingkat Provinsi Sulut yang diserahkan Dirjen Bina Keuangan Daerah DR.Agus Fatoni,M.Si mewakili Mendagri.

"mewakili pemerintah dan seluruh rakyat Mitra saya menerima penghargaan pembangunan daerah terbaik II se Sulut, " ungkap JS Sapaan Bupati James Sumendap. 

Diketahui penghargaan pembangunan daerah ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah mengembangkan dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan workable.

Mitra, Sulutnews.com - Gerak cepat untuk aksi kemanusiaan, terus di perlihatkan Bank Pembangunan Daerah Sulawasi Utara dan Gorontalo atau lebih dikenal BSG, usai memberikan bantuan bagi korban banjir di Desa Suhuyon Kecamatan Ratatotok, BSG cabang Ratahan kembali menyalurkan bantuan di Kecamatan Belang, jumat (8/4/2022).

Dinahkodai Evelin Wungkar, BSG yang dikenal dengan slogan Torang Pe Bank turut berempati menjadi salah satu bagian dalam misi kemanusian menangani Banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Mitra. 

" tentunya kami berupaya semaksimal mungkin membantu dan ini juga sebagai rasa turut sepenanggungan dengan masyarakat yang merasakan musibah kali ini, " ungkap Evelin Wungkar. 

Dirinya juga mengatakan, bantuan BSG kali ini langsung diantar di Posko Bencana di kecamatan Belang dan diterima Ass I Pemkab Mitra Arnold Mokosolang dan Kaban BPBD Mitra Jhonny Kolinug. 

" semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dari masyarakat, terima kasih juga pemerintah yang telah menerima bantuan kali ini," pungkas Wungkar.

Diketahui kali ini bantuan BSG Cabang Ratahan menyalurkan bantuan berupa Beras, Mie Instan,air mineral,biskuit dan bantuan lainnya.

 

Mitra, Sulutnews.com - Sejumlah daerah di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali mengalami musibah rabu (6/4/2022), kali ini dua kecamatan yakni kecamatan Belang dan Ratatotok terkena dampak banjir akibat curah hujan.

Menanggapi bencana yang ada, Pihak Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (BSG) cabang Ratahan, yang di pimpin Evelin Wungkar bergerak cepat dengan turun lokasi menyalurkan bencana di desa Suyowan kecamatan Ratatotok. 

" ini bentuk komitmen kami BSG untuk turut merasakan pergumulan yang di rasakan masyarakat akibat bencana ," ungkap Pimcab Torang Pe Bank. 

Wungkar juga mengatakan, kiranya dengan bantuan yang ada kali ini bisa sedikitnya meringankan beban dari korban bencana banjir. 

" tentunya BSG akan terus bersama dengan masyarakat Mitra, semoga bencana ini akan segera terselesaikan " ucapnya. 

Diketahui, Bantuan kali ini berupa beras, supermi, biskuit dan bantuan lainnya diterima langsung oleh Hukum Tua Soyowan Stevy Lumintang dan didampingi camat Ratatotok Fera Sanger.

Mitra, Sulutnews.com - Pasca banjir yang melanda dua kecamatan di Minahasa Tenggara (Mitra) (6/4/2022) tepatnya di Kecamatan Belang dan Desa Soyowan Kecamatan Ratatotok langsung ditindaklanjuti oleh Jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mitra, (7/4/2022).

Bahkan Jajaran PUPR Mitra dipimpin langsung Kepala Dinas Rommy Roy Ole, ST, terlihat mendampingi Bupati James Sumendap SH, MH , melakukan peninjauan di lokasi bencana banjir.

Ole kepada Sulutnews.com mengatakan, jajaran PUPR menurunkan kekuatan penuh serta fasilitas yang ada untuk segera menangani pasca bencana banjir baik di 8 desa di Kecamatan Belang maupun di Desa Soyowan Kecamatan Ratatotok.

"Alat berat baik excavator maupun loader telah diturunkan untuk penanganan darurat guna mengurangi genangan air dan untuk membuat sodetan," ungkap Ole.

Ole juga mengatakan, pihak PUPR Mitra juga sesuai perintah Bupati James Sumendap, ke depannya akan melakukan penanganan fisik guna mengantisipasi potensi bencana. 

"Kita ke depannya akan melihat spot di Belang maupun Soyowan yang bisa berpotensi bencana, itu akan ditanggulangi ," pungkas Ole.

 

Mitra,sulutnews.com- Hujan dera dalam beberapa hari terakir ini memberikan dampak yang beragam di tengah kehidupan Masyarakat, Salah satunya yaitu meluapnya sungai air Sungai Wewesan yang berada di kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (06/04/22), pukul 1530 wita.

Sedikitnya terdapat ada 8 (Delapan) Desa di Kecamatan Belang yang terendam banjir yang diakibatkan oleh luapan air sungai yang berwarna keruh dan bercampur lumpur tersebut.

Pelaksana Harian (PLH) Komandan Koramil (Danramil) 1302-12/Belang Letnan Dua (Letda) Inf Marten Wulur saat di konfirmasi tentang kejadian tersebut mengatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan upaya pengevakuasian warga.

"Kami bersama BPBD kabupaten Mitra, serta rekan rekan dari kepolisian telah melokalisir tempat dan berusaha mengevakuasi warga ketempat yang lebih aman, untuk korban jiwa tidak ada namun kurang lebih 182 ( seratus delapan puluh dua) rumah milik warga terendam banjir dan tiga ( 3 ) diantaranya mengalami kerusakan yang cukup parah atau rusak berat, Tuturnya.

Dirinya juga berharap Masyarakat mau untuk di evakuasi demi keamanan.

"Kami para petugas berharap dan menghimbau kepada warga masyarakat bersedia kami evakuasi untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan, intinya pengevakuasian ini guna demi keamanan, " Pungkasnya.

Sementara itu Komandan Kodim ( Dandim ) 1302/Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy kembali menegaskan kepada seluruh jajarannya agar di musim penghujan seperti sekarang ini lebih ditingkatkan kewaspadaan.

"Sekarang ini adalah musim penghujan, saya tegaskan kepada seluruh jajaran agar memonitor wilayah tanggung jawab masing-masing.

Manfaatkan jaring diwilayah, apabila terjadi bencana alam seperti tanah longsor, pohon tumbang atau banjir, maka segera laporkan ke Komando atas pada kesempatan pertama, dan selanjutnya ambil langkah dan tentunya berkoordinasi dengan aparat terkait yang ada diwilayah, "Tegasnya.

Penulis: ARP

Mitra,sulutnews.com- Tiga orang Babinsa 1302-13/Tombatu membantu pengevakuasian sesosok mayat yang di temukan di gubuk yang berada di tengah kebun tepatnya di Desa Tombatu Tiga Timur, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis 07/04/22, pukul 07.00 wita.

Awalnya keberadaan sesosok Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Yosep Monaeseche yang hendak menyiangi tanamannya di kebun.

Namun niat untuk berkebun tersebut harus ia tinggalkan karena dirinya melihat Sesosok mayat berjenis kelamin laki laki yang belakangan di ketahui bernama Welly Akay warga Desa Silian Dua, Kecamatan Silian Raya.

Lanjut Tak menunggu lama dirinya segera melaporkan apa yang dilihatntya kepada aparat Desa terdekat.

Perihal penemuan sesosok mayat itupun menyebar hingga kepenjuru Desa yang akhirnya beritanya pun sampai di telinga Babinsa 1302-13/Tombatu Kopda Iskandar.

Mendengar kabar tersebut Babinsa secara herarki melaporkan terlebih dahulu kepada Plh Danramil -13/Tombatu Peltu Johan Pokulihutang sebelum dirinya dan Dua orang rekannya bergegas menuju ke TKP ( tempat kejadian perkara ).

Pelaksan harian ( Plh ) Danramil 1302-13/Tombatu Peltu Johan Pokulihutang saat di konfirmasi menjelaskan, " Memang benar telah ditemukan sesosok jenazah laki-laki yang di ketahui adalah warga Desa Silian Dua, atas permintaan dari keluarga jenazah almarhum diminta untuk tidak di lakukan otopsi, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi yang Maha Kuasa serta keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini Tandasnya.

Penulis: ARP

 

Mitra, Sulutnews.com -Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmpp) Minahasa Tenggara (Mitra), Franky Wowor, memimpin langsung jajaran melaksanakan kerja bakti pasca banjir di kecamatan Belang, kamis (7/4/2022).

Wowor saat ditemui dilokasi kerja bakti mengatakan, Jajaran Diskopukmpp Mitra mendapat bagian untuk membersihkan SD Inpres 2 Borgo bersama perangkat daerah lainnya. 

" tentunya ini bentuk rasa sepenanggungan kami bersama masyarakat yang terdampak banjir kali ini dan ini juga perintah langsung Bupati untuk mengerahkan kekuatan penuh membantu masyarakat, " terang Wowor didampingi Sekretaris Dinas Jeiny Pandelaki. 

Wowor juga mengatakan, sangat prihatin melihat kondisi yang ada pasca banjir melanda kecamatan Belang akibat curah hujan yang tinggi sehingga meluapnya sungai wawesen. 

" tentunya kita semua tidak ingin ada hal seperti ini terjadi, mari kita bersama sama bahu membahu bekerja sama agar kecamatan belang bisa pulih seperti semula, terlebih fasilitas umum yang ada, " pungkas Wowor. 

Diketahui, Bupati Mitra James Sumendap SH,MH, Sejak banjir terjadi, langsung mengarahkan seluruh perangkat daerah yang ada untuk kerja bakti pasca banjir di kecamatan Belang .

 

Mitra,Sulutnews.com - Mengevaluasi dan mensinkronkan setiap program pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) , keasistenan II yang membidangi perekonomian dan pembangunan, menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Assisten II Jani Rolos,S.Sos, ME, Senin (4/4/2022) di Halaman Dinas Pekerjaan Umum Mitra. 

Dalam Rakor kali ini, Rolos meminta peserta yang terdiri dari instansi dibawah keasistenan II untuk memaparkan capaian serta kendala yang ada di triwulan pertama, terlebih hal yang bersentuhan dengan pelayanan kepada masyarakat. 

" semua program harus dijalankan, realisasi harus sesuai,administrasi diperhatikan, terlebih terkait pelayanan, " ungkap Rolos dihadapan Sejumlah Staf Khusus Bupati Mitra yang juga turut menyampaikan beberapa pesan kepada instansi yang ada. 

Dikesempatan tersebut, Rolos mengatakan melihat polemik yang ada dj lapangan terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan , Pemkab Mitra akan mengambil langkah tegas jika didapati adanya permainan dilapangan.

" setiap usulan serta kendala harus kita selesaikan terlebih dimasa puasa saat ini , kita ingatkan jangan ada yang main-main, ritel yang ada jika kedapatan sanksi bisa sampai penjabutan ijin, " tegas Rolos yang juga mengingatkan persoalan administrasi disetiap instansi untuk diperhatikan, jangan sampai menimbulkan persoalan.