Mitra,Sulutnews.com - PT Bank Nasional Indonesia (BNI) terus berupaya bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk membangun daerah, kali ini dengan menggelar sosialisasi Smart City, kamis (15/9/2022) di Aula Kantor Bupati Mitra.

Kegiatan yang dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra David Lalandos dilanjutkan dengan pemaparan Bank BNI terkait manfaat Smart City dengan berbagai program yang bertujuan terciptanya good government dan kolaborasi kerjasama dengan Bank Daerah dalam pengelolaan keuangan dan pelayanan publik untuk mendukung percepatan implementasi program digitalisasi daerah serta tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Pihak BNI dihadapan Sekretaris Daerah dan Sejumlah Kepala Perangkat Daerah memaparkan terkait Smart City Program Pemerintah yang didalamnya Smart Government,Smart Environment, Smart Economy,Smart Society.

Kegiatan tersebut juga Pihak BNI menyatakan selalu berkomitmen membantu Pemerintah daerah dalam kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program unggulan BNI.

Turut hadir wakil pimpinan cabang BNI Tomohon Hengky Caroles serta kepala Cabang BNI Ratahan Jesika Mende dan jajaran .

Pasan,Mitraterkini.com - Langkah positif terus di terapkan pemerintah Desa Liwutung Kecamatan Pasan kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kali ini kaum Difabel/Disabilitas tersentuh lewat program Dana Desa (Dandes), (14/9/2022).

Hukum Tua Desa Liwutung Altje Lombok mengatakan, program kali ini yakni pemberian sembako bagi kaum difabel lewat anggaran Dandes.

" Kami pemerintah berusaha untuk setiap manfaat Dandes bisa dirasakan oleh setiap unsur yang ada di Desa tak terkecuali saudara kita yang kaum difabel," ungkap Lombok.

Lebih lanjut dikatakannya, bantuan kali ini berupa sembako diharapkan bisa turut meringankan beban keluarga.

" Untuk desa liwutung ada dua penerima yang mendapatkan manfaat Dandes kali ini dan itu telah direalisasi," terang lombok yang juga mengatakan selain pemberian sembako pada Difabel, Pemdes liwutung juga telah menyalurkan makanan tambahan bagi bayi dan lansia.

 

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Desa Tolombukan kecamatan Pasan kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar posyandu anak dan ibu hamil bersumber Dana Desa (Dandes), (17/5/2022) di BPU Tolombukan

 

Hukum Tua Tolombukan Delvy Lumbu mengatakan, Program kali ini program rutin disetiap tahapan Dana Desa dan tentunya ini bentuk pemberdayaan bagi masyarakat.

 

" Kami tentunya berupaya semua bisa tercover lewat penyerapan Dandes dan harus menyasar kesemua unsur masyarakat," ungkap Lumbu di sela-sela pelaksanaan.

 

Lumbu juga mengatakan dalam kegiatan kali ini juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, Pertumbuhan dan Pemberian Makanan Tambahan.

 

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Desa Tolombukan terus berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan penggunaan Dana Desa (Dandes) kali ini lewat realisasi program Bantuan Langsung Tunai (BLT), kamis (8/9/2022) di BPU Desa Tolombukan.

 

Hukum Tua Tolombukan Delvy Lumbu mengatakan program Dana Desa Tentunya sangatlah membantu selain program fisik tentunya program pemberdayaan bisa direalisasi oleh pemerintah .

 

" Tentunya setiap program yang ada sudah melewati musyawarah penetapan program prioritas tak terkecuali penyaluran BLT," ungkap Lumbu.

 

Lumbu juga mengatakan, dalam realisasi BLT kali ini tentunya berbagai syarat penerima sudah melewati tahapan pemeriksaan oleh Pemdes salah satunya syarat vaksin.

 

" Kali ini kami pemerintah desa menyalurkam untuk BLT TJP 7,8,9 dan berharap bantuan kali ini bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk menambah ekonomi keluarga," ungkapnya.

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memberikan warning kepada kepala kecamatan agar proaktif terkait Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

 

Asisten 1 Pemkab Mitra Arnold Mokosolang di sela-sela rapat bersama para camat dan pihak Dinas Kesehatan mengatakan Pemkab Mitra selalu konsen dan menanggapi serius terkait setiap program nasional.

 

" Langkah tegas harus kita ambil, camat terus proaktif dan waspada terhadap setiap perkembangan terlebih yang berdampak pada kesehatan masyarakat salah satunya virus Rubella, itu harus diantisipasi," tegas Mokosolang yang juga mengatakan jika kecolongan muncul virus yang dikenal dengan campak jerman, tentunya jabatan para camat menjadi taruhan .

 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Mitra Dr Helny Ratuliu lewat Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit Dr Linda Deu mengatakan, program BIAN merupakan program imunisasi rutin dari usia bayi sampai usia sekolah.

 

" BIAN ini beda dengan Vaksin Covid, ini yang sering menjadi kendala di lapangan karena ada penolakan sering kali dari orang tua," ungkap Deu (6/9/2022).

 

Deu bahkan mengatakan, Pentingnya Program BIAN ini agar anak - anak bisa terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

 

Mitra,Sulutnews.com - Peningkatan Kasus covid 19 langsung di sikapi Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) lewat edaran yang dikeluarkan satuan tugas (Satgas) Percepatan penanganan covid 19, selasa (6/9/2022).

 

Arnold Mokosolang ketua Satgas Covid 19 Pemkab Mitra mengatakan, Pemerintah Daerah diberi kewenangan untuk mengambil langkah taktis untuk penanganan covid 19, terlebih melihat perkembangan kasus Covid 19.

" Pada intinya kami melihat masyarakat semakin memahami terkait protokoler Covid 19, tetapi masih perlu untuk dikeluarkan edaran untuk penanganan yang lebih serius ," ungkap Mokosolang disela-sela rapat bersama Camat dan Pihak Dinkes Mitra.

Mokosolang bahkan mengatakan Pemkab Mitra tidak pernah mengabaikan persoalan Covid 19 dan terus mengambil langkah untuk penanganan dan pencegahan.

 

" Saya harap camat dan hukum tua memberikan pemahaman kepada masyarakat terlebih terkait pentingnya vaksinasi karena itu salah satu upaya untuk penanganan Covid," ucapnya.

 

Dirinya juga meminta Camat sebagai ketua satgas Kecamatan dan Hukum Tua selaku ketua satgas Desa untuk segera memberlakukan edaran yang telah dikeluarkan.

 

" Semua harus sesuai aturan jangan sampai kecolongan dan harus intens untuk koordinasi," pungkas Mokosolang

RATAHAN, Sulutnews.com - Sepak terjang PT Hakkian Wellem Rumansi (HWR) yamg beroperasi diwilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mendapat sorotan dari Minahasa Tenggara Coroption Wach (MTCW).

Hal ini berkaitan dengan persoalan pencaplokkan lahan milik rakyat yang di klaim PT HWR dan dieksploitasi secara sepihak oleh management PT HWR.

"Kami mempertanyakan eksistensi PT HWR menurut kronologis yang diceritakan pemilik lahan jika management PT HWR dalam melakukan aktifitas telah over lap sampai lahan milik warga pun disikat," tegas Jefry Oding Rantung Ketua MTCW.

Menurutnya, tindakan kesewenangan management PT HWR perlu dipertanyakan,sebab jika mendengar keluhan pemilik lahan,arogansi pihak perusahaan menurut kami sudah terbilang kejam dan tidak menghormati hak-hak rakyat. 

Dasar Penyerobotan lahan menurut alasan management adalah lahan yang pernah dibebaskan oleh PT Newmont Minahasa Raya tahun 1992, padahal jika mengacu dari dasar kepemilikan warga sebagaimana yang tersirat dalam surat kepemilikan Akta Jual Beli (AJB) yang ditandatangani oleh PPATs tahun 2014. 

"Berarti menurut hemat kami jika lahan tersebut adalah benar sudah hak milik warga masyarakat, karena sudah melalui legalitas dan teregister secara sah dari desa sampai ke PPATs," tegas Rantung.

Berdasar dari hal ini, PMTCW ingin mempertanyakan pada pihak Kementerian Energi dan SDM agar memberikan penjelasan hukum posisi perusahaan pemegang IUP atas lahan yang pernah dibebaskan oleh PT Newmont Minahasa Raya,apakah juga mempunyai legalitas yang sama jika dimanfaatkan oleh pihak perusahaan yang lain?

Ada kerancuan yang sangat kentara atas legalitas Perusahaan Tambang melakukan eksplorasi diatas lahan, bekas pinjam pakai dengan perusahaan lain berakhiryang nota bene sudah kontrak karyanya dan dijadikan objek eksplorasi oleh perusahaan lain nilai MTCW.

Rantung juga mengingatkan dengan UU Nomor 4 Tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2020, Tentang Pertambangan. 

"Salah satu prasyarat dari aktivitas eksplorasi tambang adalah pembebasan lahan jika lokasi IUP nya terletak pada lahan milik warga," katanya.

Celakanya lagi, lahan yang diduga dicaplok oleh Management perusahan PT HWR adalah lahan yang tidak pernah di bebaskan oleh pihak manapun, termasuk oleh pihak PT Newmont Minahasa Raya, namun bagi PT HWR mereka memiliki dokumen resmi sebagaimana yang diperlihatkan pada MTCW.

"Hal ini adalah bentuk arogansi dari pihak pengelola management perusahan PT HWR di Ratatotok," sesal Oding Rantung.

Pihaknya juga meminta pihak Kementerian ESDM sebagai pemegang otoritas dalam mengeluarkan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) dalam melakukan penyelidikan sesuai kewenangan yang di amanatkan UU,dan sekiranya terdapat indikasi penyalahgunaan fungsi dan legalitas PT HWR,maka MTCW mendesak agar IUP PT HWR dapat di evaluasi dan jika memungkinkan dicabut oleh Kementerian Energi dan SDM.

Mitra,Sulutnews.com - Anggota DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) Artly Kountur, S.Sos menyebut pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) penuh perjuangan.

"Pembahasan kali ini penuh Dinamika,Romantika dan Fenomena tetapi akhirnya bisa diatasi dengan baik oleh TAPD Pemkab Mitra," Ungkap Artly Kountur legislator Moncong Putih.

Babul sapaan Artly Kountur, dikesempatan tersebut juga dipercayakan untuk menyampaikan sikap politik empat fraksi di DPRD Mitra lewat pendapat akhir fraksi yang secara aklamasi menerima dan menyetujui Ranperda P-APBD Untuk ditetapkan sebagai Perda Mitra.

Sementara ketua DPRD Mitra, Marty Mareyke Ole, mengucapkan terima kasih kepada empat fraksi yang telah menyampaikan sikap politik lewat pendapat akhir fraksi sehingga Ranperda P-APBD bisa ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Minahasa Tenggara.

 

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Desa Liwutung Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa (Dandes).

Dibawah kepemimpinan Hukum Tua Altje Lombok, kali ini pemdes liwutung menyerap Dandes lewat Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai kriteria.

" Tentunya sudah menjadi tugas kami pemerintah untuk terus mensukseskan setiap program yang ada baik dari Pusat maupun Daerah kali ini lewat penyaluran BLT Dandes," ungkap Hukum Tua Lombok.

Lombok bahkan mengatakan, Dirinya beserta Jajaran terus berupaya dengan segenap kemampuan untuk terus memajukan Desa Liwutung di setiap sektor yang ada.

" Tentunya kerjasama juga dari masyarakat sangat kami perlukan untuk terus memajukan desa tercinta," ucapnya.

Dirinya bahkan mengatakan, untuk proses penyaluran selain dilaksanakan di BPU Desa juga pemerintah Desa Dor To Dor melakukan penyaluran bagi masyarakat penerima yang tidak bisa hadir langsung dikarenakan sakit.

" Ini bukti nyata perhatian pemerintah bagi masyarakat, kiranya bantuan kali ini bisa di manfaatkan sebaik mungkin untuk penunjang ekonomi keluarga," pungkas Lombok

 

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali mengusulkan revitalisasi sejumlah pasar di kementrian perdagangan.

Kali ini angin segar didapatkan Pemkab Mitra dengan turunnya Tim Kementrian Perdagangan melakukan monitoring serta pengecekan terkait usulan yang diberikan pemkab Mitra lewat Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Mitra.

" Kedatangan Tim kementrian kali ini untuk melihat lebih dekat terkait usulan revitalisasi yang kami sampaikan, apa layak untuk di revitalisasi atau bagaimana," terang Kepala DKUKMPP Mitra Franky Wowor, S.Sos usai mendampingi Tim kementrian melakukan pemantauan langsung di 2 pasar yang diusulkan yakni sebagian Pasar Ratahan dan Pasar Touluaan

Lebih lanjut Wowor mengatakan, pada Intinya optimis usulan revitalisasi pasar kali ini akan mendapat persetujuan dari pihak kementrian perdagangan.

" Tentunya dengan di Revitalisasi nantinya pergerakan ekonomi di kabupaten Mitra akan semakin meningkat dan salah satunya dengan revitalisasi Pasar dan itu yang menjadi penguatan kami bagi Tim yang berkunjung," pungkas Wowor.

 

Turut serta dalam pendampingan kali ini Sekretaris DKUKMPP Mitra Jeiny Pandelaki, Direktur Umum PD Pasar Mitra Johanes Munaiseche Serta jajaran DKUKMPP Mitra dan jajaran PD Pasar Mitra.