Sulutnews

Sulutnews

Tomohon, Sulutnews.com - Pada hari Senin tanggal 6 Agustus bertempat di SMA Negeri 1 Tomohon sekitar 60 orang guru yang dipilih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Workshop Panas Bumi Sebagai Muatan Lokal Untuk Siswa SLTA. Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang tanggap akan potensi sumber daya alam daerah.

Seperti kita ketahui bahwa Sulawesi Utara merupakan Provinsi yang paling banyak menggunakan panas bumi sebagai sumber energi bersih dan terbarukan dalam menopang kebutuhan listriknya. Alam pegunungan volkanik Sulawesi Utara yang ditandai dengan banyaknya manifestasi panas bumi, serta adanya proses pemanfaatan sumber energi ini untuk pembangkit listrik dan untuk pemanfaatan langsung, seharusnya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda.

Kegiatan ini telah diawali pada tahun 2015 dengan pengenalan tentang energi panas bumi untuk para guru, dilanjutkan dengan penyususnan bahan ajar dan buku panduan oleh tim UGM. Kemudian pada tahun 2016 dilakukan penjaringan masukan dari para guru tentang silabus, isi dan bobot materi, serta proses pembelajaran.  Pada workshop kali ini telah diserahkan buku ajar untuk siswa dan slide panduan mengajar untuk para guru. Dalam arahannya Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tomohon dan Minahasa Melinda Mamesakh, S.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Gadjah Mada atas kepeduliannya terhadap pendidikan tingkat lanjutan atas di Sulawesi Utara.

Kepala SMA Negeri 1 Tomohon Dra. Meytha J. Tambengin, M.M., menyampaikan kegembiraannya menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini dan memacu semangat para peserta workshop agar mampu melakukan pengajaran panas bumi di tengah keragaman kesiapan yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah.

Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi UGM yang juga merupakan ketua tim penyusun buku mulok panas bumi, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang akan memberikan pembekalan panas bumi pada siswa tingkat SLTA. Pri Utami, peneliti panas bumi yang telah lama berbakti di bumi Nyiur Melambai ini juga  memotivasi para guru untuk kreatif dalam menyampaikan pengajarannya, dengan banyak mengambil contoh-contoh yang ada alam Sulawesi Utara. Sekolah-sekolah juga disarankan untuk melakukan kunjungan-kunjungan langsung di lapangan dengan bekerjasama dengan para praktisi industri panas bumi serta operator lokasi-lokasi pariwisata di daerah ini.

Tim peneliti panas bumi yang turut hadir sebagai nara sumber yaitu Dr. Khasani dan Dr. Indra Perdana memaparkan bahwa teknologi informasi yang kian maju dan mudah diakses oleh guru dan siswa juga harus dimanfaatkan dalam mencari bahan-bahan pengetahuan kepanasbumian dan ilmu-ilmu yang terkait. Sementara itu para guru dan Kepala Sekolah yang hadir mengharapkan agar Pemerintah Provinsi segera memberikan petunjuk pelaksanaan pengajaran muatan lokal panas bumi dan memberikan fasilitasi pendalaman materi bagi para guru. Para guru mengharapkan adanya pelatihan-pelatihan lanjutan oleh UGM dan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk memantapkan pelaksanaan mulok panas bumi ini.

Pada akhir workshop mulok dipaparkan presentasi oleh Dr. Khasani tentang Universitas Gadjah Mada serta skema-skema penerimaan mahasiswa baru di UGM yang semuanya bersifat transparan. Diharapkan agar ke depan banyak putra-putri asal Sulawesi Utara dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas tertua di Indonesia yang kini juga telah dinobatkan menjadi salah satu universitas papan atas dunia. Motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi juga telah disampaikan oleh mahasiswa UGM kepada sekolah-sekolah yang mereka ajak bermitra dalam pelaksanaan kegiatan KKN bertema panas bumi di wilayah Tomohon dan Minahasa yang telah berlangsung sejak tahun 2015.(/Merson Simbolon)

 

Tomohon, Sulutnews.com - Konfrensi pers dalam kesiapan mengamankan dan  mensukseskan pelaksanaan festival flower diadakan di puncak rurukan, senin 30 juni 2018.

Kapolres AKBP I ketut agus kusmayadi mengatakan bahwa dalam   kegiatan simulasi mencoba jalur jalur real rute yang akan di pakai dan mengukur waktu serta ancaman dan  kemungkinan hambatan yang ada dalam simulasi yang ada masih dapat dilihat kabel beberapa panjang, dan yang masih panjang juga  dimana dalam mengukur waktu masih lama dan penggunaan jalan semesti perlu adanya konsentrasi kegiatan pengamanan dalam penggunaan jalan di tiap titik - titik pos yang harus di tutup rencana di tanggal 8 itu menutup 127 titik persimpangan mulai dari pengendalian arus mulai dari 33 titik yang sudah dirapatkn dengan satpol pp dan dinas perhubungan dan lalu lintas dan untuk pengamanan sendiri sebelum dilaksanakan sudah dapat melakukan beberpa oprasi kepolisian yang sudah ditingkatkan baik dalam pelaksanaan kegiatan.

Dan dari ketua panitia meminta agar ada pengamanan level internasional karna kegiatan ini adalah kegiatan internasional flower festival jadi harus standar pengamanan extra karena banyak tamu - tamu negara yang akan hadir oleh karena itu sudah berkoordinasi dengan bapak kapolda beserta ketua umum dan walikota yang juga sudah sempat ke bapak gubernur untuk backup pemaparan  kesiapan.ujar kapolres".

Sabaran polda akan membackup kita sekitar dua SSK kemudian juga dari brimob dan abdi negara untuk clearing dan pengosongan pengecekan untuk tempat panggung  utama nanti kita dapat backround dari minahasa perlu adanya pengamanan yang maksimal agar tidak ada yang terjadi dan mulai sekramg  kita bekoirdinasi dengan jajaran kota jelang kegiatan ini.

Kita juga mulai siap termasuk pengamanan - pengamanan dari beberapa titik yang bisa memungkinkan terjadinya gangguan memang sudah ada kesiapan dari beberapa kelurahan yang sudah siap untuk membuat taman -taman bunga itu juga perlu disiapkan mulai sekaramg dan juga  mulai gabung dengan TNI juga dari linmas pol pp agar bisa saling bahu-membahu dimana dalam bersama - sama mengamankan pergelaran Tomohon internasional flower festifal."tutup kapolres

Berharap agar dukungan dari masyarakat agar bisa bekerja sama.

Konfrensi Pers dihadiri Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak, Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly A Sompotan, Kapolres Kota Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, Ketua Panitia TIFF 2018, Coreta L Kapoyos, Dirut TVRI Nasional, Helmy Yahya dan Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, Ir Harold V Lolowang MSc Mth.(/Prise)

 

Salatiga, Sulutnews.com-Komunitas motor Rx King(Bang Kinger’s Indonesia) dan Komunitas mobil Kijang(TKCI) bersinergi dalam TMMD karena kebetulan sama-sama mau membantu TNI dan masyarakat dalam waktu yang sama,Minggu (29/07/2018).

Pasukan anti pilu terucap dadakan dari seorang anggota Club motor Rx king,Eko Wahyudi untuk menggabungkan dua komunitas antara Rx King dan Kijang yang kebetulan diberi tugas oleh Peltu Pamujianto menuju RTLH bapak Nikam dusun Karang Dawung.Mereka sepakat memberi nama Pasukan anti pilu karena memberi motivasi dan semangat kuat untuk membantu program TMMD sepenuhnya tanpa kata pilu tapi sebaliknya dengan penuh keikhlasan.

Ketua Komunitas mobil Kijang, bapak Usman sangat senang bisa kolaborasi dengan Komunitas Rx King karena sama-sama ingin datang dengan semangat untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

Dalam program TMMD banyak sekali kisah yang membuat hati banyak orang semakin menyatu dari berbagai element masyarakat yang ikut membantu pekerjaan pada berbagai program TMMD Reg 102 di desa Bonomerto.(/Narto)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon mengadakan kegiatan In House Training Penetapan Indikator Program/Kegiatan bertempat di Casabaio Paradise Resort Likupang, Jumat (27-29/7).

Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan  membuka kegiatan secara resmi dan  mengapresiasi Bapelitbangda Kota Tomohon yang telah sukses dalam  melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

Menjadi harapan juga dari Sas agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia, sehingga dapat diterapkan nantinya.

Sas sebagai narasumber dan  memberikan materi berjudul hubungan indikator kinerja dokumen perencanaan dengan indikator kinerja utama dan dilaksanakannya juga penyematan tanda peserta secara simbolis sebagai tanda kegiatan telah dibuka secara resmi.

Walikota Tomohon JFE juga hadir dalam acara penutupan tepatnya hari ke-2, sebelum menutup kegiatan ini secara resmi, Eman memberikan materi terkait hubungan dokumen perencanaan dengan laporan kinerja pemerintah daerah.

“Saya ingin mengajak kepada para peserta kegiatan untuk memanfaatkan pelaksanaan kegiatan ini sebagai momentum peningkatan kualitas pribadi yang selanjutnya tentu dapat meningkatkan kinerjanya di bidang/dinas masing-masing" tutur Walikota Tomohon.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon Ir Ervinz D H Liuw MSi, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan para peserta dari dinas/badan terkait.(/Prise)

SALATIGA, Sulutnews.com-Bukan mengamuk ataupun marah, Serka Saswito menjebol dinding mushola Al Amin adalah untuk menyesuaikan desain kusen pintu utama bangunan mushola,

Desain kusen pintu dan jendela mushola Al Amin, dibagian atasnya berbentuk setengah lingkaran. Kondisi inilah yang membuat sebagian dinding mushola dijebol untuk memberi ruang kusen yang baru.Dengan menggunakan palu dan betel, Serka Saswito dengan tenang dan pasti mulai membentuk garis setengah lingkara untuk mempermudah penjebolan dinding Mushola.

Kegiatan di musholla Al Amin semakin hari semakin nampak hasilnya karena Satgas yang mengerjakannya selalu bekerjasama dengan baik dan saling menutup kekurangan antara yang satu dengan yang lainnya.(/Narto)

PDIP Siapkan Wongkar ke DPRD Sulut

MANADo, Sulut News - Keputusan  Ivone Debby Bentelu mundur sebagai Anggota DPRD Sulut, langsung ditindak lanjuti dengan proses Penggantian Antar Waktu (PAW). Terkait hal tersebut Kepala Sekertariat DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu, mengatakan untuk proses PAW sudah berproses.

"Surat pengunduran diri telah diajukan oleh Partai pengusung dan sudah berproses sesuai mekanisme," jelas Mononutu. Juga kata dia, sebagaimana proses PAW yang selama ini dilakukan, pihak Sekertariat tidak pernah menahan, dan semua dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku." Semua yang menjadi tupoksi DPRD, telah berproses, jadi tinggal menunggu hasilnya, soal kapan dilaksanakan pelantikan tergantung surat keputusan." ungkap Mononitu.

Sementara itu, terkait pengunduran diri Ivone D Bentelu sebagai Anghota DPRD Sulut PDIP telah menyampaikan surat ke Sekertariat DPRD, yang menyatakan jika yang bersanfkutan sudah keluar dari keoengurusan PDIP," Sudah surat permohonan PAW sudah disampaikan, dan telah dicantumkan nama penggantinya,"  jelas Mononitu.

Untuk diketahui, proses PAW kepada Dr Ivone Debby Bentelu, MKes, diajukan oleh PDIP, karena yang bersangkutan telah menyatakan berhenti dari kepengurusan partai dan mundur sebagai Anggota DPRD Sulut, sehingga atas dasar tersebut DPD PDIP telah melayangkan surat ke DPRD untuk proses PAW.

Yang nantinya akan menggantikan Bentelu, telah diajukan nama Audy Blly Wongkar yang memperoleh siara terbanyak ke Empat dibawah Ivone Bentelu untuk daerah pemilihan Sangihe, Sitaro dan Talaud.(/Josh Tinungki)

Minsel, Sulutnews.com - Pengajuan daftar bakal calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Minahasa Selatan dinyatakan sah dan diterima oleh KPU Minsel, Senin (16/7/2018).

"Jadi sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta tahapan pendaftaran dan hasil penelitian berkas bakal calon Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Partai PDIP, maka Komisi Pemilihan Umum secara sah menerima berkas bakal calon Anggota DPRD Partai Demokrat Indonesia Perjuangan Minahasa Selatan." ujar Pangemanan.

Karena menurutnya dokumen yang memuat syarat pencalonan dan syarat calon sebagaimana telah diatur di dalam UU nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta PKPU 20 Tahun 2018. Juga diatur bahwa partai politik wajib memenuhi keterwakilan perempuan, termasuk penempatannya, dimana bakal caleg perempuan harus ditempatkan di tiap dua bakal caleg laki-laki.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Kabupaten Minahasa Selatan Steven Lumowa mengatakan partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah selesai melakukan pendaftaran bakal calon legislatif untuk pemilihan tahun 2019.

"Kami yakin, kami menjual kader-kader terbaik untuk duduk sebagai anggota legislatif. Karena semua sudah sesuai dengan mekanisme dan mendapat dukungan dari masyarakat. Dan misi kami adalah membangun dan mensejahterahkan rakyat Kabupaten Minahasa Selatan," ujar Lumowa.

Ia menambahkan, PDIP Minahasa Selatan optimis bisa meraih 12 kursi dalam pemilihan legislatif di pemilihan umum tahun 2019 memdatang. (*Fw)

Minsel, Sulutnews.com - Hasil penelitian dan keapsaan dokumen bakal calon Anggota DPRD Partai Demokrat dengan jumlah 5 dapil yang diserahkan langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Minsel Royke Kaloh, Selasa (17/7/2018) resmi diterima KPU Minsel.

Ketua KPU Minsel Fanley Pangemanan megatakan sesuai dengan hasil penelitian berkas bakal calon Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Partai Demokrat dinyatakan sah dan diterima.

"Jadi dari hasil penelitian bakal calon anggota DPRD Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Selatan, sudah sesuai aturan dan mekanisme dan kami KPU sebagai penyelengara secara sah menerima bakal calon legislatif yang diusung oleh Partai Demokrat Minsel," ujar Pangemanan.

Sementara itu Ketua DPC Demokrat Minsel Royke Kaloh dalam konfrensi pers mengatakan, para bakal calon legislatif adalah kader terbaik yang sudah diseleksi sebelumnya. Untuk itu kami sangat optimis bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik dalam proses pemilihan sebentar.

"Semua sudah sesuai proses dalam seleksi bakal calon legislatif dari partai Demokrat Minsel. Mereka yang terpilih adalah kader terbaik partai Demokrat Minsel untuk pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang. Dan tentunya untuk target kursi, kami hanya berharap 8 kursi." pungkas Kaloh.(/FW)

DPRD Sulut Himbau Dinas Terkait Tak Persulit Kelompok Tani Manado, Sulutnews.com - Potensi lahan yang didukung oleh profesi petani dilingkup organisasi gereja khususnya komisi PKB GMIM, memiliki prospek baik untuk diberdayakan. Terkait hal tersebut Anggota Komisi 2 DPRD Sulut Ferdinand Mangumbahang berharap, dinas Pertanian dapat memberdayakan potensi tersebut dengan memfasilitasi kelompok pertanian dengan memberikan pendampingan. Menurutnya program bantuan yang ada sebaiknya diberdayakan lewat kelompok tani Pria Kaum Bapa. "Agar tepat sasaran, maka penyaluran bantuan sebaiknya diberikan kepada kelompok tani yang bernaung dibawah organisasi gereja, dan ini pasti berhasil sebab sudah banyak contoh yang mampu mengembngkan pertanian lewat kelompok yang bernaung dibawah organisasi gereja," kata Mangumbahang. Juga kata politisi Gerindra ini, luncuran program bantuan pemerintah pusat yang dikhususkan bagi bidang pertanian dapat menjadi solusi bagi peningkatan pendapatan masyarakat untuk itu dharapkan penyalurannya tidak dipersulit." Bantuan bagi kelompok tani sangat dibutuhkan, guna membangun ekonomi rakyat, dan itu sinkron dengan tujuan nawacita presiden Jokowi yang membangun dari desa," kata Mangumbahang. Dalam kaitan program bantuan bagi kelompok pertanian, komisi 2 DPRD Sulut mendorong agar dinas terkait dapat menyalurkannya kepada kelompok tani yang benar-benar membutuhkan. (/josh tinungki)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon Jimmy F Eman, SE, Ak. menghadiri dialog Pemerintah Kota Tomohon bersama perangkat kelurahan dan linmas se Kota Tomohon bertempat di Aula Anugerah Hall, Rabu (4/7).

Walikota  mengatakan bahwa dalam rangka persiapan Tomohon International Flower Festival 2018, maka dimintakan kepada seluruh perangkat kelurahan dan linmas se-Kota Tomohon untuk mendukung semua kegiatan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan TIFF 2018.

"Dimana  harus menjadi tuan rumah yang baik dalan penyelenggaraan TIFF 2018, karena akan banyak tamu wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang nantinya akan berkunjung di Kota Tomohon" ujar Eman.

Dengan adanya Dialog ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan piagam kepada lulusan peserta diklat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Palembang yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon dan juga penyerahan insentif perangkat kelurahan dan linmas.

Turut hadir, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tomohon Dra. O D S Mandagi, Kasat PolPP AKBP Nico Pangemanan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon  Masna J M Pioh, SSos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Dr. Juliana D Karwur, MKes MSi, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon Drs. Gerardus E Mogi, Kabag Pemerintahan Setda Kota Tomohon Ronald J F Kalesaran, SE, Kebag Umum Setda Kota Tomohon Christo Kalumata, SSTP, Camat Tomohon Timur Josias F Makalew SPt, Camat Tomohon Tengah Sjerly Bororing SP MM SIP dan para perangkat kelurahan dan linmas se Kota Tomohon.(/Prise)