Ratahan, Sulutnews.com - KPU Mitra intens menggelar sosialisasi ke warga untuk mengajak warga pada 27 Juni 2018 mendatang ke TPS, memilih calon pemimpinnya 5 tahun ke depan.

Mulai dari pusat Kota Ratahan,  Mitra,  KPU yang langsung dipimpin Ketua Drs Ascke Benu MSi,  menyisir sampai di pinggiran atau paling sudut Mitra,  seperti di Desa Kalait, Bunag, Lowatag,  Tambelang dan Banga, Kecamatan Touluaan Selatan.

Selain itu,  sampai diwilayah pesisir,  seperti di wilayah Tatengesan,  Pusomaen dan sampai di Ratatotok juga didatangi KPU.

Benu Sendiri, saat bersua dengan harian ini, menyebut, upaya yang dilakukan pihaknya, semata-mata untuk menjadikan Pilkada Mitra menjadi sangat demokratis.

"Target kita seluruh warga yang punya hak untuk memilih,  dan telah terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)  dapat memilih. Kami ingin tingkat partisipasi warga sangat tinggi," ujarnya.

Ketua KPU dua periode yang sukses menaikkan tingkat partisipasi Pilgub 2015 lalu hingga menembus 89 persen, mengharapkan, semua warga yang sudah terdata di DPT untuk tak menyia-nyiakan hak berdemokrasi.

"Satu suara kita warga Mitra,  akan menentukan nasib daerah kita.  Maka, mari kita siapkan diri,  dan 27 juni datang memilih sesuai hati nurani kita," ajak Benu, putra Ratahan yang juga dikenal sebagai akademis ternama di Fisip Unsrat Manado ini.

Pantauan harian ini,  Komisioner KPU Mitra lainnya,  seperti Drs Johnly Pangemanan MSi,  Pdt Fanny Wurangian MTh, Fivie Helti Massie SE,  dan Drs Irfan Rabuka MPd,  juga sangat sibuk dengan komitmen bersama untuk mengajak warga memilih. 

Para penyelenggara pesra demokrasi ini semuanya didampingi staf turun lapangan dari pagi hingga malam hari.(/Reagen Pantow)

Ratahan,  Sulutnews.com-Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mitra sangat hebat dan patut diacungi jempol.

Mengapa?  Karena Disdukcapil tetap akan membuka pelayanan secara normal meski instansi pemerintah libur pada 11-22 Juni,  karena lebaran Idul Fitri.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas David Lalandos AP MM. Menurutnya, pihaknya akan melayani masyarakat dalam semua urusan administrasi kebutuhan rakyat.

"Jadi Senin pekan depan,  kami tetap buka kantor secara normal. Artinya, warga tetap bisa melakukan pengurusan dokumen administrasi," tegas Lalandos.

Alumnus terbaik Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPD) ini, menjelaskan,  apa yang dilakukan pihaknya,  sebagai bukti komitmen pelayanan bagi warga.

"Tekad kami adalah,  kebutuhan rakyat terpenuhi. Apalagi sekarang kan banyak keluarga yang akan menyekolahkan anaknya ke jenjang berikutnya, maka pasti butuh dokumen-dokumen.  Maka inilah yang membuat kami tetap memilih membuka pelayanan," terang Lalandos.

Lebih lanjut,  Mantan Kabag TUP, Setdakab Mitra, menambahkan,  pelayanan ini juga sebagaimana edaran KemenPAN-RB,  dimana isntansi pemerintah yang menangani pelayanan publik,  harus tetap membuka kantor.

"Kebetulan sudah ada juga edaran Menteri,  ditambah memang kami juga bertekad melayani warga dengan baik, maka pelayanan akan terus berlangsung,  meski sebetulnya kantor pemerintah laib libur.  Untuk itu kepada warga yang masih ada dokumen yang perlu urus, kami siap melayani," pungkas Lalandos.  (Reagen Pantow)

Ratahan,  Sulutnews.com-James Sumendap SH, selaku Bupati Mitra yang sedang menjalani cuti kampanye,  menyebut, perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali disabet pada kali ke tiga ini, adalah hasil kerja keras bersama.

Hal itu disampaikan JS, sapaan akrabnya,  saat mengirimkan rillisnya pada media tadi siang.

"Selamat untuk kita semua. Karena kerja keras kita, mulai dari jajaran pemkab, DPRD, hukum tua, lurah dan perangkat, serta BPD, menjadi nyata atas prestasi yang kita raih ini," tulis Sumendap.

Lanjut bupati yang kembali bertarung memperebutkan top eksekutif Mitra periode ke dua 2018-2023 pada kontestasi Pilkada serentak 27 Juni mendatang,  menambahkan,  melalui kepemimpinannya selama 5 tahun yang akan lewat ini,  capaian demi capaian terus dialami.

"Selama kurang dari 5 tahun dengan predikat Tidak Wajar (TW), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan akhirnya kita meraih WTP 3 kali berturut-turut, ini bukti kebersamaan dan kerja keras kita yang kuat," ucap JS.

Dia pun menyebut, orang yang telah menghianati, menghina dan memfitnah dirinya,  akan menjadi penonton nanti.

"Saat kita menjadi pemenang nanti,  mereka itu akan menjadi penonton. Merdeka. Pejuang pemikir,  pemikir pejuang," tutup JS dalam pesan singkatnya.

Sekedar diketahui,  tepatnya Senin, (4/5) kemarin, Mitra mendapatkan Opini WTP dari lembaga yang berkompeten melakukan pemeriksaan keuangan negara,  yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  RI perwakilan Sulut, di Kantor BPK di Manado oleh Kepala BPK Sulut Tangga M Purna pada Plt Bupati Mitra Ronald Kandoli bersama Ketua DPRD Drs Tavif Watuseke.

Opini WTP ini lahir, berdasarkan Laporan Keuangam Pemerintah Daerah (LKPD), Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun Anggaran 2017.

Opini WTP, adalah sebuah predikit yang diberikan pada daerah dan instansi pemerintah atas sistem pengelolaan keuangan dan aset yang baik.

Acara yang langsung dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE ini,  juga turut disaksikan pejabat teras Mitra,  seperti Sekda Drs Robby Ngongoloy ME MSi,  Kepala Inspektorat Robert Rogahang SE,  serta Kepala BKD Mecky Tumimomor SE MSi. (Reagen Pantow)

Ratahan, Sulutnews.com – “LUAR BIASA” Itulah kalimat yang tepat diberikan pada sistem pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).  Mengapa? Karena, kembali lagi Pemkab Mitra dibawah kendali Bupati James Sumendap SH,  menorehkan sistem pemerintahan yang baik.

Dimana tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Mitra selang tahun 2017 mendapatkan penghargaan predikat Baik (B) dalam Laporan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2017 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Penghargaan ini pun,  langsung diserahkan MenPAN-RB Abnan Abnur kepada Bupati James Sumendap SH di Jogjakarta, Selasa, (13/02) kemarin.

Hasil ini juga merupakan kado manis bagi jajaran Pemerintahan Kabupaten Mitra, termasuk bagi Bupati James Sumendap di tahun terakhir kepemimpinan.

Keberhasilan ini tak lepas dari komitmen Pemkab Mitra pada percepatan implementasi reformasi birokrasi, memberi perhatian terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang profesional hingga pencapaian progran kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Bupati dalam kesempatan tersebut mengatakan, hasil kali ini dengan predikat B, menunjukkan perbaikan dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan CC.

“Ini adalah bagian dari kedisiplinan hingga kerja keras dan dukungan semua jajaran Pemkab Mitra, termasuk dukungan masyarakat hingga stakeholder dan wajib untuk kita syukuri. Saya persembahkan ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mitra,” ujar Sumendap.

Ia pun berharap, hasil ini akan menjadi pelecut semangat bagi jajarannya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan dan memaksimalkan pelayanan publik.

“Kita tidak akan berpuas. Tapi ini momentum bagi kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Tata kelola pemerintahan yang baik, dampaknya juga bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, memberikan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi.

“Saya berterima kasih kepada bupati, walikota, dan sekretaris daerah yang telah fokus dan lebih serius lagi dalam memberikan perhatian guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi hasil,” ujarnya.

Lanjut dikatakan Abnur, saat ini efisiensi dalam birokrasi juga menjadi salah satu kriteria. Hal tersebut hanya dapat terjadi apabila akuntabilitas dapat diwujudkan oleh birokrasi itu sendiri.

“Akuntabilitas yang berorientasi pada hasil atau kinerja hanya akan tercapai apabila birokrasi dapat menerapkan manajemen berbasis kinerja dengan baik atau SAKIP,” jelasnya.(Advetorial)

Mitra, Sulutnews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk terus meningkatkan fasilitas publik di semua pelosok daerah, sungguh sangat luar biasa. Tekad untuk menjadikan Mitra semakin sejahrera terus ditunjukkan Pemkab Mitra dibawah pimpinan Bupati James Sumendap SH.

Lihat saja,  secara beruntun ecara dalam beberapa hari terakhir ini, fasilitas publik berupa sejumlah puskesmas diresmikan guna memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Yang terbaru, Sumrndap meresmikan Resting Area di kawasan puncak Gunung Potong, Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, pada, Kamis (8/2) kemarin.

Bangunan ini menjadi ikon baru destinasi wisata, dan kini sebagai salah satu Resting Area termegah ditambah berada di kawasan hutan pinus dengan pemandangan menakjubkan.

   

“Ini sebetulnya bukan hanya sekedar resting area. Sebab dibangun melebih bangunan resting area. Tapi tak masalah untuk sebutannya. Ini ibarat resting area bintang lima,” ujar bupati dalam sambutannya disambut tepuk tangan para tamu undangan yang hadir.

Meski begitu, Sumendap sendiri mengaku belum puas dengan hasil ini. Dia mengatakan ini baru 60 persen dari hasil yang diharapkan. Pasalnya, masih akan dilanjutkan dengan penataan halaman hingga pembangunan tangga raksasa.

“Kawasan ini tidak saja indah, tapi juga memiliki nilai historis sebab kawasan Gunung Potong adalah lokasi pertahanan di zaman perang Permesta. Jadi, sangat potensial dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu,” terang Sumendap.

Dalam kesempatan tersebut bulati juga mengajak sejumlah tamu undangan diantaranya Forkompimda untuk menikmati keindahan alam dari lantai dua resting area.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mitra Drs Desten Katiandago, mengungkapkan, bangunan resting area yang dibangun dengan anggaran Rp1,6 miliar atas prakarsa Bupati James Sumendap, dipersembahkan untuk warga Mitra.

   

"Lokasi ini kami bangun untuk bisa dimanfaatkan saat warga Mitra sudah lelah melakukan perjalanan,  ataupun warga luar Mitra yang akan melewati jalur ini,  untuk bisa beristirahat sejenak. Tetapi juga resting area ini akan memberikan informasi soal Mitra," ucap Katiandagho.

Dia menambahkan,  ini bagian komitmen bupati untuk menopang pariwisata di Mitra.

"Pak bupati meminta ini dilakukan secara bertahap sampai nantinya lokasi ini tertata dengan baik," jelasnya, sembari mengatakan kegiatan ini juga ikut ditandatangani prasasti sejumlah sarana pariwisata berupa rest room Pantai Lakban dan kios cendra mata.

PERESMIAN RESTING AREA KAWASAN GUNUNG POTONG, DESA PANGU, KECAMATAN RATAHAN: PAGU 1,6 MILIAR

Peresmian 12 Bangunan PKM

Rehabilitasi Bangunan:

  1. Rehabilitasi Puskesmas Touluaan, DAK 2016 Rp511.003.000
  2. Rehabilitasi Puskesmas Molompar Tombatu, DAK 2016 Rp505.900.000
  3. Rehabilitasi UPT Instalasi Farmasi, DAK 2016 Rp411.164.000

Pembangunan Rumah Dinas Dokter Puskesmas:

  1. Pusomaen, DAU 2016 Rp412.500.000
  2. Basaan, DAU 2016 Rp416.500.000
  3. Molompar Belang, DAU 2016 Rp416.656.000
  4. Tambelang, DAU 2016 Rp416.000.000
  5. Touluaan, DAU 2016 Rp417.021.000

Pembangunan Puskesmas:

  1. Ratahan Timur, DAK 2016 Rp1.463.379.000
  2. Ratahan, DAU 2017 Rp2.500.000.000
  3. Tombatu, DAU 2017 Rp1.000.000.000
  4. Ratatotok, DAK 2017 Rp878.000.000

(advetorial)

 

Ratahan, Sulutnews.com - KOMITMEN Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) lewat kepemimpinan Bupati James Sumendap SH untuk menghadirkan berbagai fasilitas publik yang memadai bagi masyarakat sepertinya tak pernah berhenti.

Langkah untuk menjadikan warga Mitra sehat dan sejahtera,  terus dipacu Pemkab Mitra.

Lihat saja,  pembangunan pasar Belang yang selama ini menjadi harapan warga. Dulunya sangat sembrawut dan tak memunkingkan,  kini menjadi megah dan nyaman.

Kini pasar yang diberi nama Pasar Rakyat Belang diresmikan oleh Bupati Mitra James Sumendap SH.


 
 

Pasar Belang yang sekira sudah puluhan tahun ditempati ini,  kini tampil dengan sangat representatif atau sangat layak untuk dihuni oleh warga pedagang sejak Senin, (5/2/2018).

Hadirnya dua bangunan ini sekaligus menjawab kerinduan masyarakat untuk menikmati fasilitas yang layak. Bahkan dinilai sebagai maha karya memasuki akhir periode pertama selama kepemimpinan empat tahun terakhir.

Di waktu yang sama,  bupati juga meresmikan Puskesmas Belang.  Puskesmas ini juga terbilang sudah representatif. Dan menjadi harapan warga dalam pelayanan kesehatan.

“Saya ingin masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan secara mudah dan gratis. Semua warga tanpa terkecuali harus menikmati ini,” kata bupati, sembari ikut membagikan Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) secara simbolis bagi warga.

Sumendap berharap,  bangunan pasar yang terletak strategis dipusat Kecamatan Belang, dan berdiri kokoh dapat menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

"Bangunan ini akan menjadi ikon Kecamatan Belang, setelah sebelumnya di Ratahan juga ada Pasar Rakyat Plaza Ratahan yang sudah terlebih dahulu dibangun.

Selain itu,  bangunan pasar rakyat ini hadir untuk menjawab kerinduan masyarakat terkait keberadaan pasar yang nyaman bersih. Tidak tanggung-tanggung kita bangun lengkap dengan bangunannya yang megah. Pasar ini nantinya akan menopang perekonomian masyarakat. inilah wujud dari komitmen saya bagi masyarakat,” ujar Sumendap.

Pasar Rakyat di Kecamatan Belang ini dibangun dengan gelontoran anggaran Rp9,8 miliar, dengan dua lantai ditambah fasilitas 33 kios hingga pasar basah pada bagian belakang yang tertata rapi.

Sekedar diketahui,  bagi para pedagang yang nantinya akan menempati pasar Rakyat Belang ini,  pemerintah menggratiskan retribusi selama 6 bulan kedepan. (Advetorial).

 

Ratahan, Sulutnews.com - Partai politik pengusung Pasangan Calon (Paslon)  Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, SH dan Drs.Jesaya Jocke Legi (JS-JL) sepertinya tak ingin jagoan yang mereka usung hanya menang tipis,  apalagi kalah dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Namun,  rupanya,  parpol pendukung tetap komit bekerja ekstra demi kemenangan besar JS-JL pada pesta demokrasi 27 Juni,  2018 mendatang.

Hal itu terlihat, saat beberapa petinggi parpol pendukung datang memberikan support pada JS,  di kediamannya di Lamet Village, Rabu (23/5), kemarin.

Terlihat beberapa petinggi sangat akrab menyatu di pusat informasi dan pemenangan JS-JL di Perkebunan Lamet.

Pantauan wartawan sulutnews.com, mereka saling memberikan gagasan dan ide yang dititipkan buat JS,  demi menuntun rakyat Mitra 5 tahun mendatang,  hingga sang aktor politik bisa memberikan dan mempertahankan kesejahteraan rakyat.

Sebut saja Ivon Adam Heidy Tumbelaka yang dikenal petinggi DPC PDIP Mitra,  Lady Pontonuwu Bendahara Partai Gerindra, Jackson Mokat dari Partai Hanura, Fitje Montolalu Sekretaris Partai Gerindra, Lily Raco Ketua Partai Hanura dan Sukardi Mokoginta dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Bukan hanya setia mendampingi JS pada kemarin hari yang kebetulan menggelar acara besar bersama seluruh pelayan se-Mitra, namun Ivon Cs ini dikabarkan aktif melakukan sosialisasi pada JS-JL,  diwilayah mereka masing-masing setiap hari.

Ivon sendiri saat bersua dengan harian ini,  menyatakan,  akan siap memenangkan JS-JL dengan kemenangan besar.

"Komitmen kami, yakni akan bekerja sekeras-kerasnya untuk kemenangan JS-JL. Tapi saya optimis dengan apa yang sudah dilakukan Pak JS, maka warga Mitra akan menjatuhkan pilihannya ke JS-JL. Karena memang banyak hal yang sudah dikerjakan oleh Pak James,  yang kini telah dinikmati rakyat Mitra," papar calon kuat DPRD Mitra dari Moncong Putih, Dapil I, Ratahan,  Pasan dan Ratahan Timur.

Meski merasa optimis memenangkan JS,  Mantan Calon DPRD Mitra 2014-2019 yang nyaris duduk sebagai wakil rakyat ini tetap tampil merendah.

Dia pun tetap meminta kepada tim JS-JL untuk tetap terus mensosialisasikan program kerja paslon dengan aksi simpatik.

"Mari kita menjabarkan program JS-JL dengan sebaik-baiknya,  dan mari kita tidak terpancing dengan pihak-pihak lain. Sebab kemenangan kita sudah didepan mata,  karena rakyat Mitra sudah cerdas menentukan pilihannya pada paslon yang sudah berbuat untuk Mitra," ajak Adam.

Wanita murah senyum dan dikenal pengusaha muda ini,  yang didampingi Lady,  Heydi dan Fitje, menambahkan, tim JS selalu tampil dengan mengandalkan iman untuk proses Pilkada ini.

"Karena kami berusaha memenangkan JS dengan semangat persaudaraan, penuh tekat juang yang tinggi berlamaskan iman dan kasih," pungkas Ivon,  yang diaminkan para wanita enrgik dan hebat lainnya.

Diakhir percakapan,  Ivon Cs mengajak seluruh rakyat Mitra untuk menyalurkan hak suara pada 27 Juni 2018, sebagai bukti tanggungjawab kita sebagai warga negara yang baik.  (Reagen Pantow)