Mitra,Sulutnews.com - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Minahasa Tenggara (Mitra) diduga mengotak atik kelompok penerima bantuan.

Pasalnya kelompok yang sudah sempat dihubungi sebagai penerima bantuan, harus gigit jari ketika mengetahui sudah diganti dengan kelompok lain.

Lebih parahnya lagi, DKP Mitra lebih memprioritaskan kelompok Hukum Tua yang ada sebagai penerima dan hal tersebut bahkan berlaku hampir keseluruhan.

" Ini yang sangat disayangkan, kenapa harus diganti dengan kelompok hukum tua, apa dinas sengaja membrentokan masyarakat dengan Hukum Tua," ungkap Salah satu calon penerima yang telah diganti kelompoknya .

Hasil penelusuran media ini lewat SK penerima bantuan bahkan di salah satu kecamatan seluruh penerima merupakan hukum tua.

Menanggapi hal ini, Kasim Malolonto salah satu pemerhati pemerintahan meminta agar bupati Mitra menelusuri akan program bantuan yang ada di DKP Mitra.

" Jika Ini benar tentu mencoreng kepemimpinan pak Bupati, Inspektorat harus Turun, kalau perlu kadisnya di evaluasi," pungkas Malolonto.

Sementara itu, kepala DKP Mitra, Aneke Sumendap ketika diminta tanggapan terkait bantuan kali ini mengatakan dirinya belum lama memegang jabatan di DKP dan akan mencoba menelusuri.

" kita cek dahulu dengan memanggil bidang yang terkait, " ungkapnya

Terkait penerima bantuan, Aneke Sumendap menjawab semua sesuai SK Penerima.

 

Mitra,Sulutnews.com - Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) Koramil 1302-12/Belang Sertu Edy Syafatoni memberikan materi wawasan kebangsaan kepada anak-anak Pramuka  di Desa Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Rabu (19/01/2022) Pukul 10.00 wita.

Dalam kesempatan tersebut Sertu Edy terpantau ada  sekitar 20 ( Duapuluh ) anggota Pramuka  yang dibekali materi, "salah satunya materi untuk bertahan hidup di dalam belantara liar atau lebih dikenal dengan sebutan Survival dimana di ketahui bersama bahwa NKRI adalah salah satu Negara yang mempunyai hutan belantara dan pegunungan yang terbilang tidak sedikit.

Dikatakan Sertu Edy melalui kegiatan kepramukaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air yang tertanam dengan baik di dalam diri masing-masing pemuda, serta dapat meminimalisir kenakalan remaja yang akhir-akhir ini banyak terjadi.

"Ini sudah menjadi tugas kita semua untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada para pemuda yang notabene mereka sebagai generasi penerus bangsa, baik hanya dengan sekedar memberikan contoh dalam sikap perilaku  keseharian kita, atau melalui pendidikan Formal di sekolah-sekolah pungkas Sertu Edy Syafatoni.

Terpisah Komandan Koramil ( Danramil ) 1302-12/Belang Letnan Dua ( Letda ) Inf Jantje M Wulur kepada sulutnews.com menuturkan,  " Tak dapat di pungkiri bahwa ada kekhawatiran kita terhadap nasib generasi penerus di zaman sekarang, itu dikarenakan dengan adanya situasi yang serba digital seperti sekarang ini ada kecendrungan di kalangan para pemuda untuk tidak memperdulikan sekitar sehingga terkesan acuh tak acuh, tuturnya.

Dijelaskan Letda Jantje, Situasi yang demikian ini harus segera kita Netralisir lagi, diperlukan kerjasama yang berkesinambungan untuk menyiapkan generasi penerus menjadi generasi yang  tangguh  dan mencintai Tanah Airnya sendiri,

"Seperti kepramukaan tersebut dimana kita sebagai aparat kewilayahan yang selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk sama-sama menanamkan jiwa Patriotisme di kalangan para pelajar, " kuncinya. (Adrian)

Mitra,Sulutnews.com - Menambah akan semangat dari Aparatur Sipil Negara (ASN),di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)dalam bekerja, awal tahun 2022 dihadiahi dengan tiga sistem terintegrasi yakni Sistem e-Kinerja, e-Absensi dan e-Tunjangan Kerja. yang dilaunching Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra David Lalandos, senin (3/1/2022).

Launching tiga sistem kali ini yang digabungkan dalam satu Aplikasi menurut sekda David Lalandos, wajib dijalankan mulai saat ini dan diberikan waktu untuk melakukan orientasi. "Sistem ini adalah salah satu upaya Pemkab Mitra untuk mempermudah ASN Mitra dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” beber Lalandos.

Sekda bahkan menambahkan, dengan adanya aplikasi kali ini akan mempermudah ASN yang ada, salah satu contoh adanya sistem e-Absensi, maka seluruh ASN Mitra dapat dengan mudah melakukan chek in untuk mengisi kinerjannya.

" Walaupun sudah menggunakan teknologi, penerapan ketiga sistem ini akan selalu dievaluasi agar selalu diperbaharui serta dikembangkan, sehingga semuannya lebih maksimal,” pungkasnya.

Mitra,Sulutnews.com - Kondisi Jembatan pantai lakban yang sempat viral karena rusak , langsung ditindaklanjut oleh instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) dan Dinas Pariwisata(Dispar) Mitra dengan turun meninjau lokasi, selasa (4/1/2022).

Kepala DPUPR Mitra, Rommy Ole ketika dihubungi sulutnews.com mengatakan, timnya setelah berkoordinasi dengan dinas pariwisata telah turun ke lokasi jembatan.

" Iya tim sudah turun, untuk mengecek kondisi jembatan dan melihat apa yang akan di kerjakan terlebih dahulu," ungkap Ole.

Sementara itu kadis Pariwisata Mitra Johana Untu, saat dihubungi Media ini mengaku, dirinya turun langsung bersama tim selain melakukan pengecekan akan kondisi dilapangan juga melakukan rapat bersama pemerintah setempat.

" Telah diputuskan tadi di rapat, akan ada kerjabakti bersama dengan pemerintah desa dan BPD seluruh kecamatan Ratatotok dilokasi, " ucap Untu.

Mitra,Sulutnews.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Tonny Hendrik Lasut (THL) mempertanyakan Komitmen Pemerintah Kabupaten Mitra terlebih Sekretaris Daerah (Sekda) David Lalandos,(3/1/22).

Hal ini dipicu dari belum diperbaikinya jembatan yang ada dilokasi wisata pantai lakban kecamatan Ratatotok yang juga salah satu ikon kabupaten Mitra. THL bahkan menyebutkan, sebelumnya rapat pembahasan anggaran APBD tahun 2022 antara pihak Badan Anggaran dan TAPD Mitra sempat dipertanyakan terkait penganggaran lakban.

" Waktu pembahasan saya pertanyakan secara langsung kenapa tidak ditata di apbd 2022 dan pak sekda menyampaiakn memang tidak di tata dan nanti ada kebijakan anggaran dan kebijakan itu pembuatan jembatan sementara dan dilaksanakan paling lambat bulan desember 2021, oleh sebab itu saya sebagai wakil ketua banggar mempertanyakan janji sekda," ungkap Lasut .

Sementara Sekda Mitra David Lalandos saat dikonfirmasi lewat pesan WA dan upaya telepon belum memberikan jawaban hingga berita ini di publish.

Mitra,Sulutnews.com – Perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terhadap pelaku usaha terus di perlihatkan, kali ini dibuktikan dengan di realisasikan bantuan bagi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil yang secara simbolis diserahkan Bupati Mitra James Sumendap, Senin (20/12/2021) di Sporth Hall Pemkab Mitra.

Penyerahan bantuan yang dianggarkan lewat APBD Mitra sebesar 1.213.498.000 diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Silfia Eva Makaenas yang menyampaikan pemberian bantuan kali ini  berdasarkan usulan yang masuk dan sudah melalui tahapan verifikasi dan mempunyai maksud dan tujuan dalam rangka pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid 19 .

“ Bantuan kali ini bertujuan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga serta pemberdayaan masyarakat dimasa pandemi, dengan bantuan kali ini diharapkan mambu membantu mengembangkan usaha secara tangguh dan mandiri,” ungkap Makaenas yang juga mengatakan dengan bantuan kali ini bisa meningkatkan pemasukan dan struktur perekonomian Mitra berjalan dengan baik.

Sementara Bupati James Sumendap dalam arahan kepada Penerima bantuan mengatakan agar bantuan yang didapat dipergunakan sesuai peruntukan dan jangan disalahgunakan dan tentu ada konsekuensi Hukum jika kedapatan.

“ januari inspektorat periksa, bantuan jangan dijual, saya tau kalian orang beriman jangan jadi dosa, sayangi diri kita,kalau ada yang kedapatan disalah gunakana saya proses hukum” tegas Bupati.

Bupati bahkan menegaskan kepada Pihak Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan untuk Segera menyalurkan Bantuan kepada seluruh pelaku Usaha sesuai dengan jadwal yang telah diatur.

Mitra,Sulutnews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan salah satu srikandi Minahasa Tenggara (Mitra) kali ini Dra Johana Untu,MM berhasil meraih penghargaan Women Of The Year 2021 oleh  Lembaga International Human Resources Development Program (IHRDP).

Penghargaan kali ini diterima Untu yang tak lain Kadis Pertanian Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara karena dinilai Berprestasi dan terbaik di bidangnya sehingga di sematkan penghargaan dari IHRDP Award 2021.

“ tentunya penghargaan kali ini berkat kerja keras serta menjalankan setiap tugas dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan dalam hal ini Bupati James Sumendap dan wakil Bupati Joke Legi,” ungkap untu.

Untu juga mengatakan, penghargaan kali ini juga dipersembahkan kepada seluruh petani yang ada di Mitra yang selalu bahu membantu dan saling menopang kinerja dari Dinas Pertanian Mitra.

“ penghargaan kali ini tentu buah hasil kerja keras serta kerjasama yang baik dari jajaran Dinas Pertanian dan Petani Mitra, “ terangnya.

Mitra,Sulutnews.com – Pemerintah Desa Liwutung Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus berupa memantapkan dan memajukan Desa tercinta, kali ini lewat Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Penetapan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2022. Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU), 19/08/2021.

Dihadiri Berbagai Unsur yang ada di desa Liwutung, berbagai Usulan hasil galian di masyarakat menjadi pembahasan dalam Musdes yang dihadiri langsung Hukum Tua Meiny Lombok.

“ tentunya usulan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti dengan melihat mana yang menjadi prioritas disinkronkan dengan Program Pemerintah kabupaten dan Pusat,” ungkap Hukum Tua Meiny Lombok.

Lombok juga  menjelaskan bahwa dalam penetapan RKPDes sudah disepakati dalam Musdes, ada beberapa Bidang yang menjadi program Prioritas dari Pemerintah Desa Liwutung.Untuk itu Kumtua yang didampingi Ketua BPD menegaskan akan mensukseskan program pemerintah  pusat dan daerah."Sudah merupakan komitmen kami Desa Liwutung untuk mensukseskan semua program Pemerintah dari pusat dan daerah, yang tentunya akan memberikan dampak positif dalam ekonomi rakyat, dan kami juga akan selalu mengawal untuk Desa Liwutung yang maju dan sejahtera,"Pungkas Lombok. (advetorial)

Mitra,Sulutnews.com – Pemerintah Desa Liwutung Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus mengoptimalkan penyerapan Dana Desa tahun 2021.

Di bawah kepemimimpinan Plt Hukum Tua Meiny Lombok, Pemdes Liwutung terus bersinergi memajukan Desa tercinta, bukan hanya infrastrukur yang diperhatikan tapi bidang kesehatan juga menjadi perhatian .

Kali ini dimasa gencar-gencarnya program Vaksinasi, desa lIwutung bekerja sama dengan Puskesmas Towuntu Timur juga melaksanakan Posyando dari tingkatan Balita Hingga Lansia.

“ selain vaksinasi dan Posyandu, juga di rangkaikan dengan penyerahan sembako kepada keluarga difabel dan pembagian tangki semprot di tiap Jaga,” terang Hukum Tua Meiny Lombok.

Lebih lanjut Lombok mengatakan, pembangunan infrastrukur lewat Dana Desa tetap dijalankan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

“ kami terus berusaha, setiap program Dandes yang ditetapkan akan terlakasana dan dukungan seluruh masyarakat tentunya akan membawa desa Liwutung semakin maju,” pungkasnya. (Advetorial).

Mitra,Sulutnews.com – Pemanfaatan Dandes tidak selalu berfokus di Infrastrukur dalam desa, Hal ini yang menjadi perhatian Pemerintah Desa Towuntu Kecamatan Pasan dengan memaksimalkan penyerapan dengan Perkerasan jalan perkebunan di Hulu Mongawo.

Hukum Tua Desa Towuntu Fredy Kawahe mengatakan, dianggarkannya perkerasan jalan perkebunan lewat Anggaran Dana Desa sebesar Rp.251,481,250, tentu sudah melalui tahap perencanaan serta penggalian aspirasi dari masyarakat.

“ masyarakat Towuntu Sebagian besar petani, hal ini tentu sangat membantu petani dalam mengakses perkebunan sudah semakin mudah,” ungkap Kawahe, 6 November 2021.

Lebih lanjut di katakana kawahe, tentunya dengan adanya perkerasan jalan ini, Roda perekonomian Petani terlebih masyarakat Towuntu akan semakin meningkat perputaranya.

“ kalau biasanya akses sudah rusak parah, sekarang lebih mudah karena sudah ada perkerasan jalan ,” pungkas Kawahe. (Advetorial)