Minut

Minut (57)

Minut, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menjadi Dirigen saat 15.000 siswa dan Guru- guru menyanyikan lagu Indonesia Raya pada acara puncak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Sulut di Aula SMA Guru Lombok di Desa Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa (Minut) Rabu (18/5). Ini sangat bersejarah karena langsung masuk Rekor MURI yang diserahkan kepada Gubernur dari perwakilan pemberi rekor MURI.

Acara Hardiknas dilakukan dengan tatap muka langsung dan  daring di 15 Kabupaten dan Kota dengan peserta sekitar 15.000 siswa dan guru guru. Baik SMA maupun SMK dan Sederajat di 15 Kabupaten dan Kota.

Bersamaan dengan acara tersebut Gubernur juga didaulat menjadi Guru dan mengajar mata pelajaran Penguatan Pancasila. Dalam mengajar sekitar satu jam Gubernur secara panjang lebar menjelaskan tetang sejarah Pancasila dan bagaimana kita mengamalkan dalam kehidupan setiap hari termasuk para siswa dan dunia pendidikan.

Dalam acara tersebut para siswa sangat antusias ikut baik secara daring dan luring atau tatap muka langsung.

Gubernur mengatakan bangga karena diacara Hardiknas tahun  berjalan baik dan ada pameran. Kedepan pendidikan harus terus ditingkatkan. Pemda Sulut terus membangun sarana dan prasarana pendidikan. Kadis Pendidikan Nasional Sulut dr Greace L  Punuh MKs mengatakan Hardiknas tahun ini sudah dilakukan rangkaian acara sejak  beberapa waktu lalu lewat upacara Bendera di sekolah sekolah dan Kantor Diknas dan Pemda.Dan ada banyak acara lomba dan lainnya.

Untuk dipuncsk Hadiknas tahun ini ada juga pameran hasil karia dari sekolah sekolah dan pencatatan rekor Muri Gubernur menjadi Dirigen saat 15.000 siswa menyanyikan  lagu Indonesia Raya.

Usai acara Gubernur menininjau stan pameran dikompleks SMA Guru Lombok. Hadir dalam acara tersebut pejabat Pemprov Sulut Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati  Lutulong SH MH dan Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM. Sementara Bupati dan Walikota lainnya lewat daring. (Fanny)

Minut,Sulutnews.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Sulut berkunjung ke rumah duka atas meninggalnya Ayah tercinta dari istri Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Minut Herman Aras,  Kamis (28/09), bertempat dirumah duka Desa Sawangan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Ucapan turut berdukacita dari Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Sulut Paulus Pangau, ST, yang diwakili oleh Pengurus DPW Alamanda Lianfong Nay, SE. Didampingi oleh Rudy Pangalila yang disampaikan langsung kepada keluarga yang berduka.

"Kami atas nama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Sulut mewakili Ketua DPW Sulut Bapak Paulus Pangau, ST, mengucapkan turut berdukacita atas Meninggalnya Bapak Yan Kusler ayah terkasih dari Istri Tercinta Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Minahasa Utara, kiranya Keluarga yang berduka diberikan kekuatan dan Penghiburan dari Tuhan yang maha kuasa," ujar Alamanda.

Alamanda juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga yang berduka atas ketidak hadiran Ketua DPW Paulus Pangau dikarenakan berada di luar daerah.

"Kami sampaikan bahwa Ketua DPW Provinsi Sulut Bapak Paulus Pangau saat ini tidak sempat hadir, karena beliau saat ini sedang berada di luar daerah," ujarnya.

Ibadah Penguburan di pimpin oleh Pdt. Adolof Wenas Sth. MTH. Dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara Ibu Olivia Mantiri bersama suami hukum desa sawangan bpk Stenri Wangke, SH. Dan para pelayat.                    

Penulis: ARP

Bitung,Sulutnews.com – Tim Opsnal Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan 1 dari 4 pelaku pencurian sapi dan baterai ekskavator, pada Senin (4/4/2022) pagi, di wilayah Kalawat, Minut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Satu pelaku yang diamankan yaitu pria berinisial BM (46), warga Minut. Sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Rabu (6/4) pagi, di Mapolda.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, diduga komplotan pencuri tersebut sudah beberapa kali beraksi di sekitar wilayah Minut.

“Para pelaku beraksi pada malam hari dengan sasaran hewan ternak sapi dan baterai alat berat ekskavator. Dan saat beraksi komplotan ini menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut hasil curian,” jelasnya.

Dalam penangkapan pagi itu petugas turut mengamankan beberapa barang bukti yaitu, 7 buah baterai ekskavator, tali pengikat sapi, dan 1 ekor sapi yang sudah disembelih serta diperjualbelikan di pasar tradisional.

“Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Minut untuk diproses lanjut. Dan kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku, TKP maupun barang bukti lainnya,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Minut,Sulutnews.com – Polsek Maesa menyelidiki kebakaran ruang loker operator IPAL PT Sinar Pure Foods di Madidir, Bitung. Api membakar ruangan tersebut pada Kamis (31/3/2022) malam.

Terkait peristiwa ini, Kasi Humas Polres Bitung Ipda Iwan Setiyabudi, di konfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Ruang loker berada di dekat tempat sampah dan limbah kaleng bekas dan karton bekas,” ujarnya.

Sementara di bagian loker yang terbakar terdapat loker bekas, kaleng besar bekas dan dijadikan sebagai tempat ganti pakaian oleh operator.

“Operator segera menghubungi security perusahan begitu melihat kobaran api lalu dilaporkan ke Dinas Damkar,” ungkap Ipda Iwan.

Pihak Dinas Damkar kemudian menurunkan tiga unit mobil ke lokasi untuk melakukan pemadaman. “Polsek Maesa masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kebakaran,” pungkas Ipda Iwan. (ARP)

Minut,Sulutnews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno didampingi beberapa Pejabat Utama dan Kapolres Minahasa Utara (Minut), meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Balai Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut, pada Senin (21/3/2022) siang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari akselerasi vaksinasi serentak se-Indonesia yang turut ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, disalah satu titik yakni di Pendopo Bupati Brebes, Jawa Tengah.

Pada peninjauan tersebut, Wakapolri juga memantau pelaksanaan vaksinasi di jajaran melalui video conference, serta berdialog interaktif dengan beberapa Kapolda.

Irjen Pol Mulyatno mengatakan, secara umum capaian vaksinasi untuk dewasa di wilayah Sulut sudah mencapai 87 persen lebih.

“Sedangkan untuk lansia dan anak-anak baru mencapai sekitar 68 persen. Jadi masih harus terus dipercepat dengan berbagai strategi,” ujarnya, sesaat usai mengikuti video conference dan meninjau vaksinasi.

Lanjut Irjen Pol Mulyatno, Polda Sulut dan jajaran terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan semua pihak yakni Forkopimda, TNI, Dinas Kesehatan maupun relawan serta elemen masyarakat lainnya untuk melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19.

“Kami Polda Sulut dan jajaran bersama seluruh stakeholders terkait akan terus melaksanakan akselerasi vaksinasi, agar masyarakat semakin memiliki kekebalan kelompok yang lebih kuat,” terangnya.

Ditanya tentang kendala yang dihadapi dalam akselerasi vaksinasi, Irjen Pol Mulyatno menjelaskan, tidak ditemui kendala berarti.

“Kendala berarti tidak ada. Hanya kadang-kadang faktor cuaca di musim penghujan ini, terutama di daerah kepulauan. Tetapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan vaksinasi, tetap kita laksanakan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Mulyatno kembali mengimbau masyarakat bagi yang belum mengikuti vaksinasi atau belum lengkap dosisnya agar segera melaksanakan vaksin.

“Kami semua siap membantu. Kemudian selain vaksinasi, masyarakat juga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan di manapun berada. Karena protokol kesehatan ini juga sangat penting sekali dalam melindungi kesehatan kita,” pungkas Irjen Pol Mulyatno.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat Pemkab Minut di antaranya, Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, juga Camat Kalawat serta Kepala Desa Maumbi. (Adrian)

Minut, Sulutnews.com – Sebuah langkah menegakkan gerakan Revolusi Mental dilaksanakan tanpa neko neko oleh Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda SE,atas kritikan dugaan Pungli finger print di Dinas Pendidikan Minut, Kadis Disdik Olfie Kalengkongan, dicopot dari jabatannya.Senin (14/3/2022).

Pencopotan Kadis Pendidikan Minut yg dinilai para stakeholder setempat sebagai pejabat yg sering menimbulkan kegaduhan. Sejak JG resmi dilantik Bupati Minut, pejabat OK ini membuat kebijakan kebijakan yg menimbulkan kegaduhan, kontroversi dan isu tidak pantas sebagai pejabat yang menangani pendidikan.

Sekretaris NCW (Nusantara Corruption Watch) SULUT, Raymond Wowor yang berdomisili di Minut memberi apresiasi yg tinggi kpd Bupati JG yang mulai berani membenahi jajaran kepala OPD nya. Diyakininya, JG pasti' akan lebih berani dan tegas membenahi serta menata pemerintahan Minut. Bupati orangnya terbuka menerima masukan dan siap menerima koreksi.

Wowor yang juga dikenal sebagai wartawan senior  dan dipercayakan posisi Sekretaris Dewan Kehormatan PWI SULUT itu, dalam waktu dekat akan mengajak teman teman pengamat sosial politik dan pemerintahan Minut agar turun gunung untuk mengawal pemerintahan JG-KWL .

Mengenai calon Kadisdik yang definitif, sebaiknya diseleksi lewat Fit Proper Test agar dihindari pejabat titipan keluarga, ring satu, tim sukses maupun partai politik. Raymond Wowor mengingatkan, Dinas Pendidikan adalah OPD yang terbesar jumlah ASN nya yang bertanggung jawab atas kemajuan pendidikan dan akhlak ribuan anak didik SD-SMP yang tersebar sampai ke desa-desa se Kabupaten Minahasa Utara.

Untuk Pengganti sementara  , Bupati Joune Ganda percayakan kepada Sekretaris Diknas Petra Enoch sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diknas Minut

Pjb Sekda Minut Revino Dondokambey, menyerahkan surat Plt kepada Enoch,disaksikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten (BKPSDM) Minut, Stevy Watupongoh.

Rivino Dondokambey berharap kepada Pejabat Plt yang baru dipercayakan supaya dapat bekerja dengan baik.(/Jemmy)

Minut, Sulutnews.com - Babinsa Koramil 05/Wori, Kodim 1309/Manado Sertu Sri Ratno yang didampingi oleh Hukum Tua Desa Kima Bajo Bapak Syahrin Baba, S.E. membagikan sembako kepada warganya yang tidak mampu yang terdampak Covid-19 dan sedang melaksanakan Isolasi Mandiri di rumahnya , Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (03/03/2022)

Sertu Ratno menyampaikan bahwa pemberian sembako ini memang tidak seberapa nilainya, namun harapannya bisa bermanfaat untuk meringankan beban warganya.

"Pemberian bantuan sembako ini, jangan dilihat dari jumlahnya akan tetapi kepedulian kita kepada masyarakat untuk saling membantu, semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi warga yang menerima," tutur Sertu Ratno.

Kiranya pembagian sembako ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak di tengah pandemi Covid-19 ini. Diakui, nilai sembako yang dibagikan bila dinominalkan memang tak seberapa. Namun, itu adalah bentuk kepedulian TNI khususnya kami sebagai babinsa di desa ini kepada masyarakat, sesuai arahan pimpinan kami bahwa Babinsa harus bisa membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya yang disampaikan oleh Bapak Dandim kepada Babinsa yang ada di wilayah Koramil 05/Wori" ujarnya.

Sertu Ratno juga berpesan, agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kurangi aktivitas yang tidak terlalu penting di luar rumah, selalu jaga jarak, dan apabila keluar rumah diwajibkan memakai masker,” pungkasnya. (Adrian)

Manado,sulutnews.com - Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sulut mendapati sejumlah bahan kimia berbahaya yang disimpan di dalam gudang sebuah perusahaan di Watutumou III, Minahasa Utara (Minut), pada Kamis (03/02/2022), sekitar pukul 17.00 WITA.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast di konfirmasi  sulutnews.com membenarkan hal tersebut.

Dijelaskan Kabid Humas petugas awalnya melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana di bidang perdagangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 UU RI Nomor 7 Tahun 2014," ujarnya, Kamis malam, di Manado.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, petugas kemudian melakukan pemeriksaan di gudang milik perusahaan tersebut.

"Petugas menemukan sejumlah bahan kimia berbahaya. Terdiri dari, 174 kaleng Sianida, 10 karung Jin Chan, 20 karung Caustic Soda Flakes, 19 jerigen Corrosive, serta 19 jerigen Hydrogen Peroxide," jelasnya.

Saat pemeriksaan itu, sambung Kombes Pol Jules Abraham Abast, pemilik usaha tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen izin perdagangan terkait bahan-bahan kimia berbahaya tersebut.

Petugas Ditreskrimsus Polda Sulut kemudian menutup sementara gudang milik perusahaan tersebut, dengan memasang garis polisi.

"Selanjutnya Ditreskrimsus akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulut, terkait aktivitas perusahaan tersebut yang diduga memperdagangkan bahan-bahan kimia berbahaya," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Miinut,Sulutnews.com - Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan terduga pelaku penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dihubungi Sabtu (29/1/2022) sore, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast  kepada sulutnews.com membenarkan hal tersebut.

"Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Jumat, 28 Januari 2022 sekitar pukul 19.45 Wita, di Desa Kokoleh II Jaga II Kecamatan Likupang Selatan. Penganiayaan dilakukan oleh terduga pelaku lelaki TT (34) warga Tatelu, terhadap korban Felix Toreh (57) warga Desa Kokoleh Dua," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Lebih lanjut diterangkan, penganiayaan tersebut sebelumnya berawal dari informasi yang didapat terduga pelaku, bahwa iparnya telah dipukul oleh korban.

Mendengar informasi tersebut terduga pelaku langsung mendatangi rumah korban. Setiba di rumah korban, terduga pelaku melihat ada sejumlah orang yang berada di dalam rumah. Sebagian orang langsung melarikan diri dan seorang anak laki laki bersama korban keluar rumah mendekati terduga pelaku.

Kemudian terduga pelaku langsung memukul anak laki laki tersebut. Melihat hal tersebut, korban langsung lari ke dapur mengambil sebuah parang dan langsung menyerang terduga pelaku, namun serangan tersebut bisa ditangkis terduga pelaku yang mengakibatkan luka sobek di tangan kanannya. Sesaat kemudian terduga pelaku langsung menikam korban sebanyak tiga kali dengan pisau miliknya, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Lelaki TT diamankan saat sedang berada di Desa Paslaten, pada hari Sabtu (29/1/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti sudah berada di Mako Polres Minut untuk diproses hukum lebih lanjut," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Minut,Sulutnews.com – Tim Opsnal Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan residivis spesialis pencurian barang elektronik (curanik) yang beraksi di rumah warga Kampung Ambong Jaga I, Likupang Timur, pada Kamis (16/12/2021) dini hari.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dikonfirmasi oleh sulutnews.com membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya seorang pria berinisial JG (49), warga Wineru Jaga III, Likupang Timur, Minut. Ditangkap di wilayah Likupang Timur, pada Selasa (25/01/2022), sekitar pukul 17.00 WITA,” ujarnya, Rabu pagi, di Mapolda Sulut.

Terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan korban di Polsek Likupang, empat hari usai kejadian. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.

Modusnya, lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, pelaku masuk rumah korban dengan cara merusak pintu dapur kemudian mematikan lampu.

“Pelaku lalu mencuri tiga buah handphone berbagai merek, satu buah jam tangan, serta uang tunai Rp400 ribu,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Identitas pelaku awalnya belum diketahui. Namun setelah dilakukan penyelidikan mendalam terkait banyaknya kasus pencurian di wilayah Minut, Tim Opsnal pun berhasil mengantongi identitas pelaku, kemudian menangkapnya.

Sementara itu hasil interogasi awal, pelaku mengaku juga telah mencuri di tiga rumah warga Kampung Ambong, beberapa waktu lalu.

“Dalam pengembangan awal, tim turut mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, 9 buah handphone berbagai merek, 1 buah gergaji mesin, 1 buah mesin penggiling kelapa, 4 buah tabung LPG ukuran 3 kg, serta 1 bilah pisau pemotong buah enau,” rinci Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ditambahkan Kombes Pol Jules Abraham Abast, pelaku pada 2018 silam pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Bitung atas kasus serupa.

“Pelaku beserta sejumlah barang bukti tersebut sudah diserahkan dan diamankan di Polsek Likupang untuk diperiksa. Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)