Minsel, SulutNews.com -- Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengadakan Vaksinasi Keliling di wilayah pemukiman warga pesisir pantai, tepatnya di Kelurahan Bitung, Amurang, dengan sasaran warga nelayan, pada Kamis (28/10/2021).

Upaya ini gencar dilaksanakan Polres Minsel bersama jajaran Pemkab Minsel dengan terus mendorong upaya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum, guna mencapai target herd immunity atau kekebalan massal serta untuk terus menekan angka sebaran Covid-19.

Vaksinasi Keliling dipantau langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP S. Norman Sitindaon, SIK, Kadis Kesehatan Minsel dr. Erwin Schouten, Kabag Ops Polres Minsel Kompol Rahmad Lantemona, Kasat Pol Airud Iptu Stenly Sarempa, serta personel Urkes dan Sat Polairud Polres Minsel.

Sebanyak ratusan warga nelayan terlihat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi massal Covid-19 ini.

"Untuk masyarakat yang belum, mari bersama kita sukseskan program pemerintah mengikuti vaksinasi Covid-19, guna mencapai herd immunity juga sebagai upaya kita bersama menekan angka sebaran Covid-19 khususnya di wilayah Minsel ini. Tetap disiplin patuhi protokol kesehatan," ungkap Kapolres.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dilaksanakan secara virtual melalui kanal Fanpage Facebook Palakat Minsel.

Ini dilakukan dengan mengacu ke aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Covid-19, dimana Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, sangat serius dalam penanganan pengendalian penyebaran Covid-19 dari awal sejak beliau dilantik.

Di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2021 ini, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati (Wabup) Pdt. Petra Yani Rembang mempersembahkan Beasiswa Minsel Perubahan.

Para Pemuda Pemudi yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan seakan mendapatkan berkat, dimana sehari sebelumnya (27/10) hasil seleksi dan verifikasi Beasiswa Minsel Perubahan diumumkan di kanal Fanpage Facebook Palakat Minsel.

Penetapan tersebut tertuang dalam surat keputusan Bupati Minahasa Selatan nomor 636 Tahun 2021 tentang penerima beasiswa Minsel Perubahan Tahun 2021.

Untuk melihat hasilnya dapat dilakukan dengan mengklik/undah link dibawah ini:

https://drive.google.com/.../1ATIpfHU7NsZ-XYlAHREqZcfu...

Beasiswa Minsel Perubahan yang juga masuk dalam program-program unggulan Franky Wongkar dan Petra Rembang saat kampanye. Program ini melengkapi program lainnya seperti Dana Duka dan Insentif Hamba Tuhan.

Program ini sebagai bentuk komitmen Bupati dan Wakil Bupati untuk mensuport dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Bagian Kesra, Setdakab Minahasa selatan, dengan tetap memperhatikan Prokes Pencegahan Covid-19 dan menunjukan surat/Sertifikat Vaksin.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) di Aula Waleta, Kantor Bupati Minsel, pada Senin (25/10/2021).

Rakor kali ini membahas tentang percepatan Program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH menyoroti angka vaksinasi di Kabupaten Minsel yang masih di bawah 50 persen. Disinyalir akibat kurangnya kesadaran masyarakat.

"Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Minsel yaitu masih kurangnya partisipasi serta kesadaran masyarakat, hal ini menjadi perhatian kita bersama," ungkap Bupati Minsel.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK menyatakan apresiasi kepada jajaran Pemkab Minsel dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19, serta mengimbau kepada seluruh Camat, Kapolsek, Lurah, Hukum Tua untuk terus gencar pro aktif mengajak masyarakat mengikuti program vaksinasi.

"Para Kapolsek, pemerintah kecamatan, hingga seluruh pemerintah desa dan kelurahan bahkan kepala lingkungan, kita sama-sama terus gencar sosialisasikan, datakan, berikan edukasi, ajak masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi agar segera mendatangi Gerai Vaksinasi, Puskesmas. Sukseskan program pemerintah kaitan dengan vaksinasi massal guna mencapai herd immunity serta menekan angka sebaran Covid-19 khususnya di wilayah Minsel ini," ujar Kapolres.

Usai Rakor, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesanggupan untuk memfasilitasi, mengawasi, dan menyelesaikan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di wilayah masing-masing kecamatan oleh para Camat se-Kabupaten Minsel.

Rakor dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Minsel Steven Lumowa, Sekdakab Minsel Denny Kaawoan, Asisten 1 Pemkab Minsel Frangky Tangkere, Kabag Ops Polres Minsel Kompol Rahmad Lantemona, Kasat Intelkam Polres Minsel AKP Jose Trisko, Kajari Minsel yang diwakili Kasie Intelijen Aldi Hermon, SH., MH, Dandim 1302 Minahasa yang diwakili Danramil 14/Amurang Capt. (Inf) Ramli Hamanja, Kaban Kesbangpol Minsel, Kadis Kesehatan Minsel, para Camat, para Kepala Puskesmas serta Kapolsek jajaran Polres Minsel.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH bersama Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang menghadiri Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kelurahan Ranoyapo Kecamatan Amurang, pada Selasa (26/10/2021).

Acara yang digagas Remaja Masjid Al Maghfirah Ranoyapo ini untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad dalam Kalender Islam atau Hijriyah.

Tampaknya juga hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Minsel di acara ini, Camat Amurang Rommy Rumagit S.Sos dan Lurah Ranoyapo Ferdis Mononimbar.

Bupati Franky Wongkar menghimbau agar masyarakat tetap waspada jangan lengah.

"Saya mengajak kiranya dalam memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW ini dapat memberikan makna seperti nilai spiritual, sosial dan kesatuan, sebagaimana teladan yang ditunjukan oleh Nabi Muhamad SAW," kata Bupati Minsel.

Tak lupa dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar mengajak masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan (Prokes) dan menghimbau pemerintah yang ada untuk lebih giat lagi dalam mensosialisasikan Program Vaksinasi C19.

"Vaksinasi baik untuk yang lanjut usia, usia produktif dan bagi siswa usia 12 - 17 tahun, agar Herd Immunity dapat tercipta di Minahasa Selatan," ujar Bupati Franky Wongkar di akhir sambutannya.

Terlihat Antusias para umat Muslim yang ada di Kelurahan Ranoyapo atas kehadiran bapak Bupati bersama rombongan, yang turut bersama dalam perayaan Hari besar umat Muslim.

Meskipun besarnya antusias warga namun tetap terus memperhatikan penerapan Prokes ketat.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Pemerintah daerah berusaha meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan memaksimalkan pemasukan pajak dan retribusi daerah.

Perlu strategi jitu berupa inovasi dan kerja kreatif di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ketika melakukan pemungutan pajak, untuk menggugah kesadaran wajib pajak dan retribusi maupun memberikan kemudahan serta mendekatkan akses pembayaran pajak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Minsel melalui Kabid Pajak dan Retribusi, Hardy Sangkoy, ST, MSi saat dijumpai wartawan SulutNews.com, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

"Citra pajak di masyarakat Minsel menurun drastis. Masyarakat beranggapan kalau uang yang ditagih akan masuk ke kantong pribadi petugas pajak," ungkap Sangkoy.

Menurutnya, langkah yang diambil saat ini adalah petugas pajak harus membangun kembali citra mereka, agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

BESARAN PAJAK DAERAH

Untuk tahun 2021, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Minsel menganjurkan kepada para pelaku usaha untuk langsung melakukan transfer uang pajak ke kas daerah.

Caranya, setelah diserahkan penetapan pajak oleh petugas, para pelaku usaha langsung transfer ke kas daerah. Setelah ada bukti transfer, baru pihaknya menyerahkan surat setoran pajak daerah (SSPD).

Langkah ini mendapatkan apresiasi dari para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Minsel.

Stenly Tumbel, warga Desa Tewasen ketika dihubungi wartawan SulutNews.com membenarkan kalau ada petugas pajak dari Pemkab Minsel datang melakukan penagihan pajak ke kios dan warung serta sejumlah tempat usaha yang ada di desanya.

"Besarannya bervariasi mulai dari 50 - 75 ribu, tergantung besar kecilnya usaha. Ada pelaku usaha yang membayar, namun ada juga yang sangsi adanya penagihan pajak ini. Namun langkah ini sudah baik dan jelas penagihannya," jelas Stenly.

Informasi ini dibenarkan Kabid Hardy Sangkoy kalau saat ini sementara dilakukan penagihan pajak reklame. Penagihan terhadap para pelaku usaha ini, sudah dilakukan di Kecamatan Amurang, Amurang Timur, Amurang Barat, Tumpaan, Tareran, Suluun Tareran, Tenga, Sinonsayang, Ranoyapo, Tompaso Baru, Maesaan dan Mondoinding.

"Jadi yang belum tinggal Kecamatan Tatapaan, Motoling, Motoling Timur, Motoling Barat dan Kumelembuai," ujar Sangkoy.

Dirinya menjelaskan, untuk besaran dana penagihan itu sesuai peraturan Bupati Minahasa Selatan Nomor 31 Tahun 2015 tentang Tatacara Pemungutan Pajak Daerah, dimana tarif pajaknya sesuai jenis usaha:

1.PT, 500.000-1.000.000

2. CV, 300.000-500.000

3. UD, 200.000-500.000

4. Mini Market, 300.000

5. Supermarket, 750.000-1.000.000

6. Warung/Kios, 50.000-75.000

7. Salon Kecantikan, Pangkas Rambut dan sejenisnya, 150.000-200.000

8. Pabrik, 750.000-1.000.000

9. Industri, 200.000-1.000.000

10. Gudang, 250.000-500.000

11. Tower Satelit, 750.000-1.000.000

12. Penampung, 200.000-300.000

13. Gilingan, 100.000-150.000

14. Koperasi, 300.000

15. Praktek Dokter, 300.000

16. Usaha lainnya sesuai ketentuan 150.000-1.000.000

Bahkan untuk usaha perbankan yang ada di Minsel, seperti Bank Sulut, BRI, BNI, Mandiri dan lainnya juga dilakukan penagihan pajak daerah.

UJI PETIK PAJAK RUMAH MAKAN

Beberapa pemilik rumah makan di seputaran Amurang dan Tumpaan sempat mempertanyakan keberadaan beberapa petugas pajak yang berada di tempat usaha mereka beberapa waktu lalu.

Para petugas pajak ini langsung melakukan penagihan pajak daerah usai konsumen makan. Oleh beberapa pelaku usaha rumah makan menganggap hal itu sangat mengganggu.

Kabid Pajak dan Retribusi Minsel Hardy Sangkoy menjelaskan bahwa untuk usaha rumah makan, beberapa waktu lalu sempat dilakukan uji petik.

"Kami menempatkan petugas pajak di beberapa rumah makan, namun saat ini sudah tidak ada. Ini untuk melihat seberapa besar pajak yang masuk dari usaha rumah makan, bahkan dimasa Pandemi," jelas Sangkoy.

"Besaran pajaknya adalah 10 persen dari harga makanan dan akan ditambahkan di nota yang dibayar oleh konsumen," katanya.

PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN PAJAK 

Untuk pajak di usaha atau perusahaan yang tutup akibat Pandemi Covid-19, seperti di ex PT. Cocoprima dan lainnya, karena usahanya tutup maka dilakukan penundaan penagihan pajak.

Kabid Hardy Sangkoy mengakui kalau di lapangan juga sempat ditemui ada usaha toko yang dimiliki perangkat desa mereka tidak mau membayar pajak saat dilakukan penagihan. Dan pihaknya berusaha untuk memberikan penjelasan.

Saat ini ada beberapa usaha di Kabupaten Minahasa Selatan yang masih luput dari penarikan pajak daerah seperti usaha rumah walet dan beberapa usaha lainnya.

"Kedepannya, kami akan melakukan pendataan kembali jumlah usaha yang ada di Kabupaten Minsel, agar pemasukan daerah dari pajak dan retribusi akan maksimal," ungkap Sangkoy.

Ia pun menginformasikan, di tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Minsel melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah memiliki target awal pemasukan dari pajak reklame sebesar 325 juta dan setelah di rasionalisasi tinggal menjadi 324.700.000. 

"Jadi karena Pandemi, kami mengajukan rasionalisasi karena banyaknya keluhan dari masyarakat, sehingga ada pengurangan target sebesar 300 ribu," pungkasnya.

Untuk diketahui, informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com, untuk keseluruhan target pendapatan dari pajak di Kabupaten Minsel adalah sebesar 8,7 Milyar lebih.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Kepala Bidang Fasilitasi, Hubungan Kelembagaan dan Politik, Semuel Tandaju, pada Kamis (21/10/2021) di ruang kerjanya mengatakan kalau masih ada 1 (satu) partai politik (Parpol) yang belum mencairkan dana bantuan untuk partai politik (Banpol) di Tahun 2021.

Dana Banpol Tahun 2021 Kabupaten Minsel sudah mulai dicairkan usai diterimanya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) oleh Bupati Franky Donny Wongkar SH, bulan Juni lalu.

LHP BPK tersebut terkait penerimaan dan pengeluaran dana bantuan partai politik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.

"Sudah ada 5 (lima) Parpol di DPRD Minsel yang telah mencairkan dana Banpol, yakni Partai Golkar, PDIP, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Perindo," ungkap Tandaju.

"Sedangkan PAN belum melakukan pencairan karena masih akan melengkapi berkas," katanya.

Namun ia memastikan kalau saat ini PAN Minsel sudah melakukan pengurusan pencairan dana Banpol dan sementara berproses.

Sementara itu, Ketua PAN Minsel, Abdul Salman Katili saat dihubungi wartawan SulutNews.com memberikan penjelasan singkat.

"Untuk dana Banpol PAN memang belum diurus. Namun dalam waktu dekat akan segera kami lakukan pencairan dana ini," ujar Katili.

Untuk diketahui pemberian dana Banpol Tahun 2021 berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik Yang Memperoleh Kursi di DPRD Minsel dan ditandatangani oleh mantan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu.

Berikut besaran keuangan yang diterima oleh Parpol di Minsel berdasarkan jumlah suara dikali Rp. 5.688,- di Tahun 2021:

1. Partai Golkar, 44.824 suara, 10 kursi, Rp. 254.958.912

2. Partai PDIP, 39.722 suara, 10 kursi, Rp. 225.938.736

3. Partai Nasdem, 16.736 suara, 4 kursi, Rp. 95.194.368

4. Partai Demokrat, 18.624 suara, 3 kursi, Rp. 105.933.312

5. Partai Persatuan Indonesia, 8.847 suara, 2 kursi, Rp. 50.321.736

6. PAN, 5.745 suara, 1 kursi, Rp. 32.677.560

Total anggaran untuk 134.496 suara adalah Rp. 765.024.624

(Tamura)

Minsel, SulutNews.con -- Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Utara (Sulut), melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Rabu (20/10/2021).

Kegiatan dalam bentuk pemberian paket bantuan sosial bahan pokok (Bapok) ini adalah untuk meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat Pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Minsel.

Ada 3 (tiga) lokasi di Kecamatan Tumpaan yang menjadi sasaran pemberian bantuan kali ini, yaitu Desa Matani Satu, Desa Tumpaan Satu dan Desa Tumpaan. Sebanyak 100 paket pun disebar ke sejumlah keluarga miskin yang telah didata sebelumnya.

Mewakili Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE., penyerahan paket bantuan sosial secara simbolis dilakukan oleh Kabag Ops Binda Sulut, Kolonel Inf. Andi Anshar.

Sejumlah pejabat daerah tampak hadir dalam kegiatan ini, diantaranya Bupati Minsel yang diwakili oleh Asisten Satu Drs. Franky Tangkere dan Kadis Kominfo Roy Mandey serta Wakapolres Minsel Kompol Eddy Saputra.

Kabag Ops Binda Sulut, Kolonel Inf. Andi Anshar, kepada awak media mengatakan melalui gerakan berbagi, Binda Sulut membantu masyarakat ekonomi bawah yang terdampak secara sosial ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sangat membutuhkan," jelasnya.

Ibu Janda Karya Madkasan, masyarakat Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan merasa bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara yang telah berbagi kepada kami disaat kami sangat membutuhkan bantuan," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Asisten Satu Pemkab Minsel Drs. Franky Tangkere mengucapkan terima kasih atas sinergitas dan bantuan dari gerakan berbagi Binda Sulut yang telah membantu masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan.

"Mewakili Bupati Minsel, Franky Wongkar dan masyarakat Minahasa Selatan mengucapkan terima kasih atas sinergitas dan bantuan dari gerakan berbagi Binda Sulut yang telah membantu masyarakat terdampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan," ucap Tangkere.

Dari informasi yang diperoleh kegiatan pembagian Bapok Binda Sulut akan tetap dilakukan sampai Pandemi Covid-19 ini berakhir, sebagai bentuk menopang pemerintah dalam meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

(Tamura)

Minsel,sulutnews.com- Satreskrim Polres Minahasa Selatan (Minsel) Resmi menahan tersangka kasus cabul, MMT (49), warga Desa Motoling Jaga IV, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minsel. "Hal tersebut dikatakan oleh Kasatreskrim Polres Minsel, AKP Rio Gumara. 

"Kami telah selesai melakukan pemeriksaan tindak pidana cabul terhadap anak yakni lelaki berinisial MMT, dan pada petang hari ini yang bersangkutan resmi ditahan," ujarnya, Jumat (15/10/2021) petang.

Kasus cabul ini terjadi pada bulan September 2021, di ruang guru di salah satu SMA di Motoling. 

"Oknum guru tersebut memegang payudara siswi di sekolah setempat.

Aksi tak terpuji tersangka kemudian sempat difoto oleh seorang anak lain dan viral di media sosial, hingga mengundang perhatian warganet serta pihak pemerintah setempat.

"Dasar penyidikan tindak pidana cabul yaitu Polisi Nomor: LP/B/54/X/2021/SPKT/Res Minsel/Polda Sulut, tanggal 11 Oktober 2021 dan SP.Sidik/127/X/2021/Reskrim, tanggal 11 Oktober 2021 ," terang AKP Rio Gumara.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Minsel telah memeriksa enam orang saksi serta telah melakukan gelar perkara dan menetapkan MMT sebagai tersangka.

Terhadap penetapan pasal persangkaan yakni pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Untuk ancaman hukuman sesuai pasal yang dipersangkakan yaitu, pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Kepala satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) AKP Rio Gumara, SIK, di ruang kerjanya pada Jumat (15/10/2021) memberikan penjelasan bahwa telah melakukan penahanan terhadap tersangka M (49).

Penahanan tersangka M dilakukan pihak kepolisian karena dari hasil pemeriksaan Polisi diketahui melakukan tindak pidana cabul terhadap anak pada Bulan September 2021, di ruang guru di salah satu sekolah menengah di Minsel.

Aksi tak terpuji tersangka kemudian sempat di foto oleh seorang siswi dan ramai di media sosial ini mengundang perhatian warganet hingga pihak pemerintah setempat.

"Dasar penyidikan tindak pidana cabul yaitu Laporan Polisi nomor LP/B/54/X/2021/SPKT/Res Minsel/Polda Sulut, tanggal 11 Oktober 2021 dan SP.Sidik/127/X/2021/Reskrim, tanggal 11 Oktober 2021," terang AKP Rio Gumara.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Minsel telah memeriksa 6 (enam) orang saksi serta telah melakukan gelar perkara dan menetapkan lelaki M selaku tersangka.

Terhadap tersangka M ditetapkan pasal persangkaan yakni pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang RI no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Untuk ancaman hukuman sesuai pasal yang dipersangkakan yaitu pidana penjara paling singkat 5 (Lima) tahun dan paling lama 15 (Lima belas) tahun dan denda paling banyak 5 miliar rupiah," tambah Kasat Reskrim.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Rio Joseph ,sukses merintis usaha yang diberi nama D'Teras Cofee Amurang. Berawal dari kemauan, pria kelahiran Amurang 11 Maret 1977 yang juga suka masuk rumah kopi ini, berhasil mendirikan usahanya sendiri.

Bersama istrinya Inggrid Assa, ia mendirikan D'Teras Coffee Amurang sejak 9 September tahun 2015 di depan rumah mereka yang strategis di kompleks Terminal Amurang, Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Kesuksesan membangun usahanya diceritakan pria yang memiliki 4 anak ini kepada wartawan SulutNews.com, Senin (11/10/2021).

"Saya suka masuk rumah kopi. Waktu itu sempat saya berucap suatu saat nanti akan membangun rumah kopi dan akan diberi nama D'Teras. Ucapan itu ternyata adalah doa dan ide itupun akhirnya terwujud seperti yang ada sekarang," kenang Ko Rio, sapaan akrabnya.

Ia pun bercerita kalau D'Teras Coffee Amurang awalnya dibangun dengan konstruksi bambu, sebelum akhirnya direnovasi dengan mengusung konsep rumahan tanpa meninggalkan modernitas dan menjadi rumah kopi pertama yang menggunakan Wi-fi di Kabupaten Minahasa Selatan.

"Yang kami sajikan di sini merupakan racikan menu spesial andalan keluarga, ini resep pribadi. Untuk menu andalan yang banyak digemari pengunjung adalah Kopi Itam, Kopi Susu, Jus Alpukat, Jus Cappucino dan Es Kopi Susu, " katanya.

Tak hanya masyarakat umum, sejumlah pejabat pun diakuinya pernah berkunjung di D'Teras Coffee Amurang.

"Mantan Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu pernah datang di tempat ini, bahkan ibu pernah membawa tamu-tamunya dari luar daerah dan luar negeri untuk minum kopi di tempat ini," ujar Ko Rio.

"Kapolres-Kapolres Minsel juga pernah berkunjung di sini. Juga pernah anggota DPD RI Stevanus Liow datang di sini," tambahnya.

Saat ini, D'Teras Coffee Amurang telah menjadi tempat pegawai Bank, ASN, Wartawan juga sejumlah anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dan masyarakat umum berkumpul sekedar untuk bercengkrama ataupun berbagi informasi. Bahkan ada juga yang memanfaatkan tempat ini untuk mengasah kemampuan mereka bermain catur.

Di masa Pandemi ini, strategi pemasaran khusus pun ditawarkan D'Teras Coffee Amurang untuk kembali menarik minat pengunjung.

"Kami menawarkan kepada pengunjung paket promo 'Beli 2 Gratis 1'. Jadi semua pengunjung dapat membeli menu apa saja 2 item dan akan kami berikan gratis 1 item. Ini akan membantu pengunjung di saat Pandemi untuk datang ke rumah kopi," pungkasnya.

Ia pun berharap kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan agar dapat memperhatikan rumah kopi yang bagus dan bisa bantu dijual keunikannya.

(Tamura)