Minsel, Sulutnews.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan Budi Hartono S.H., M.Hum telah melaksanakan Penghentian Penuntutuan berdasarkan Restorative Justice (RJ) terhadap tersangka JOSUA DUMAT Alias DEDE, yang melakukan tindak pidana Penganiayaan sebagaimana telah diatur dalam Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana bertempat di ruang Kerja kejaksaan Negeri Minsel, Selasa (26/042022).

Perkara Restorative Justice tersebut, telah dilakukan Ekspose Perkara oleh Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Agnes Triyanti, S.H., M.H, Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Edi Birton, S.H., M.H, Asisten Tindak Pidana Umum Jeffry Maukar, S.H., M.H, Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kepala Seksi Oharda Cherdjariah, S.H., M.H, Kasi Kamnegtibum dan TPUL, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono, S.H., M.Hum didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Wiwin B. Tui, S.H, Kasubsi Penuntutan Erika, S.H selaku Penuntut Umum serta Jaksa Fungsional Andika Awoah, S.H. secara virtual.

Keputusan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restorative Justice diberikan karena adanya perdamaian yang dilakukan pada hari Senin 18 April 2022 dimana pihak Korban ANDRIAN BATAHA memaafkan perbuatan dan kesalahan tersangka dengan ikhlas dan lapang dada.

Korban dalam hal ini juga masih ada hubungan keluarga dengan pihak tersangka. Tersangka meminta maaf atas kesalahan dan perilaku yang tidak pantas dan tidak layak kepada korban. Maka berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice dimana di dalam UU Kejaksaan RI Nomor 11 Tahun 2021 telah diatur secara tegas mengenai kewenangan Kejaksaan dalam mediasi penal sebagai landasan restorative justice.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono S.H., M.Hum mengatakan bahwa Kejaksaan RI tidak menolerir perbuatan jahat tetapi ada treatment yang lebih arif dan adil dalam proses penegakan hukum.

"Semua perkara yang diajukan untuk diselesaikan dengan restorative justice telah terpenuhi unsur pidananya. Kejaksaan menggunakan hak opportunitas untuk tidak mengajukan penuntutan melalui pengadilan namun menggunakan instrumen mediasi penal retorative justice dalam mengedepankan penegakkan hukum yang bermanfaat, sehingga perkara pidana atas nama tersangka JOSUA DUMAT alias DEDE dinyatakan ditutup demi hukum dan tidak dilanjutkan ke tahap persidangan," Ujarnya.

Lanjut Hartono mengatakan bahwa Hasil Ekspose tersebut, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Agnes Triyanti, S.H., M.H atas nama Jaksa Agung dan JAM Pidum memberikan persetujuan untuk dilakukan Restorative Justice dan selanjutnya akan dilakukan Penghentian Penuntutan oleh Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan.

"Dimana Perkara Tindak Pidana tersebut dapat ditutup demi hukum dan dihentikan penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative Justice karena telah memenuhi syarat untuk dilakukan Restorative Justice," jelasnya.

Dan Selanjutnya Direktur Oharda pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum memerintahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif sesuai Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAM Pidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif sebagai perwujudan kepastian hukum.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com - Ketua Komisi IX DPR-RI, Felly Estelita Runtuwene, memberikan sosialisasi tentang pencegahan Stunting kepada masyarakat di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), Senin (25/4/2022).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Promosi dan KIE program percepatan Stunting di wilayah khusus tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022 oleh BKKBN, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurut Felly masyarakat saat ini haus akan informasi soal bagaimana tumbuh kembang anak,

"Kita melihat bagaimana antusias masyarakat dalam menerima informasi tentang persoalan dan penanggulangan masalah Stunting. Mereka mau mendengarkan bahkan mencatat materi yang disampaikan. 

Ini tinggal bagaimana cara kita menyampaikan pada masyarakat soal apa yang akan kita sampaikan sehingga masyarakat dapat menerima undangan kita pada setiap kegiatan yang dilaksanakan," ujar Felly.

Selain memaparkam materi terkait pencegahan dan penanggulangan masalah Stunting, Felly juga memberikan quis kepada peserta dengan hadiah menarik seperi, setrika, rice cooker, handphone dan sepeda bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.

Dalam  kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat serta turut diamankan oleh pihak aparat kepolisian dan TNI.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH, Pimpin Rapat Evaluasi Permasalahan Pelaksanaan APBDes tahun anggaran 2021 Dan Percepatan Penyaluran Dana Desa Dan BLT tahun Anggaran 2022.

Dalam rapat evaluasi tersebut dilaksanakan di ruang rapat Bupati Minahasa Selatan pada hari Selasa, (26/04/2022).

Turut hadir dalam rapat Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang, Inspektorat, Dinas PMD, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten dan Hukum Tua perwakilan / yang terundang.

(Sel)

Minsel, Sulutnews. com --- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH, melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, bertempat di ruang rapat bupati minsel, Senin (25/04/2022).

Dalam Pelantikan dan Sumpah/Janji Jabatan kali ini juga untuk tugas tambahan Kepala Sekolah.

Turut hadir mendampingi Bupati Minahasa Selatan pada pelantikan tersebut Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, Sekretaris Daerah Kab. Minsel Denny P. Kaawoan, SE., M.Si., Kaban BKPSDM Kab. Minsel Sonny Makaenas, AP., SIP., M.Si, bersama Jajaran.

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Bupati Franky Donny Wongkar, SH bersama Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang mengikuti secara Virtual kegiatan Acara Puncak Peringatan ke XXVI Hari Otonomi Daerah Tahun 2022, bertempat di ruang rapat lantai dua pemkab minsel, Senin (25/04/2022).

Acara tersebut berlangsung secara hybrid yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) dan diikuti oleh seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Pada peringatan Hari Otda, Ditjen Otda Kemendagri mengambil tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah Kita Wujudkan ASN yang proaktif dan berakhlak dengan membangun sinergi pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro saat menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, secara filosofis tujuan dilaksanakannya Otonomi Daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan, sebagian urusan Pemerintahan yaitu urusan Pemerintahan konkuren, sejatinya untuk memastikan Daerah mencapai kemandirian fiscal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan launching Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SI LPPD) Versi 1.1 dan Konsultasi Virtual (Kovi) Otda.

Turut hadir Jajaran Pemerintah Kabupaten Minsel, Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK., Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Ircham Effendy diwakili oleh Danramil 1302-14/Amurang Kapt. (Inf.) Ramli Hamanja, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono, SH, M.Hum., yang diwakili oleh Kasie Intelejen Aldy S. Hermon, SH, MH.

(Sel)

Minsel, Sulutnuws.com ---  Prestasi membanggakan yang diraih Tinni Marta Runtunuwu asal desa Karimbow Talikuran, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, pada peringatan Hari Kartini.

Dimana Tinni Marta Runtunuwu baru saja menerima penghargaan sebagai perempuan berprestasi di bidang sosial budaya utusan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, dan dampingi langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH pada kegiatan yang di gelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, pada Kamis (21/04/2022).

Dimana Tinni menerima penghargaan karena pernah menjadi Pendamping PNPM Generasi Sehat Cerdas di Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2012-2018.

Saat media menemui di rumahnya, Tinni mengatakan bahwa penghargaan itu adalah pemberian dari Tuhan dan mensyukurinya sebagai kasih Tuhan.

"Penghargaan itu sungguh luar biasa bagi pribadi dan keluarga saya. Pekerjaan yang saya lakukan saat itu, memang berkaitan dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," kata Tinni.

Sebagai Fasilitator di Kepulauan Sangihe, Tinni  bertugas memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ketika akan melahirkan sebaiknya ditangani oleh tenaga kesehatan.

"Kami di sana banyak memfasilitasi kegiatan Posyandu, memotivasi ibu dan anak agar datang ke Posyandu dan juga berupaya mengurangi Stunting di Kabupaten Sangihe. Juga di bidang Pendidikan, kami berusaha mengurangi anak putus sekolah," ujar Tinni.

Selain bertugas di Kecamatan Tabukan Tengah, Tinni mengaku sempat memberikan pelayanan sampai ke Kepulauan Marore di perbatasan Indonesia-Philipina.

Sementara, Camat Motoling Timur, Syultje Mamarimbing merasa bangga ada warganya berhasil meraih penghargaan diperingatan Hari Kartini Tahun 2022.

"Dirinya pantas menerima penghargaan, karena sempat melayani di perbatasan. Ini menjadi motivasi bagi masyarakat lain, karena walaupun ada di daerah lain, warga Minsel mampu memberikan pelayanan yang baik dan berprestasi," ujar Syultje.

(Sel)

Minsel, Sulutnuws.com - Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH hadir di upacara peringatan Hari Kartini ke-144 tahun 2022, serta dirangkaikan dengan penerimaan penghargaan Perempuan Berjasa atau Berprestasi, digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (21/4/2022).

Upacara peringatan Hari Kartini 2022  dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mewakili Gubernur Sulut Olly dondokambey.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan, sudah dinobatkan 15 perempuan dari 15 kabupaten/kota yang mendapat penghargaan sebagai perempuan yang berprestasi di dunia pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup dan sosial budaya.

Steven mengharapkan, ibu-ibu yang hari ini menerima penghargaan agar terus mendorong, memajukan dan melanjutkan tindakan baik yang sebagaimana telah dilakukan.

“Semoga kedepannya Provinsi Sulut menjadi provinsi yang layak anak dan ibu, untuk itu mari kita berikhtiar dan tekad bersama untuk mewujudkannya,” ucapnya.

Usai mengikuti upacara peringatan Hari Kartini, Bupati FDW juga turut menyaksikan penyerahan penghargaan kepada perempuan berprestasi dari Minahasa Selatan Ibu Tinni Runtunuwu atas Prestasinya di bidang sosial budaya. (Sel)

Minsel, Sulutnews.com - Majelis hakim dalam sidang Putusan Perkara Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kota Manado Menolak gugatan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang diajukan oleh 41 orang mantan pekerja di CV Sakura Mart, pada hari Kamis (21/04/2022) bertempat di Kawasan Pengadilan Terpadu, Jl. Adipura Raya Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Pembacaan putusan Perkara nomor: 02/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Mnd oleh Majelis Hakim isinya menolak setiap gugatan dari para penggugat karena kurang pihak.

Menurut Majelis Hakim seharusnya CV Clayton Sukses Abadi harus ditarik dalam perkara tersebut dengan alasan para penggugat masih menerima gaji bulan Maret sementara hubungan kerja dengan CV Sakura Mart sudah berakhir sampai 28 Februari 2022.

Disampaikan juga kalau seharusnya pihak pengadilan turun lapangan untuk memastikan kalau yang ada disana itu CV Sakura Mart atau CV Clayton Sukses Abadi, tapi karena tidak ada dana hal tersebut tidak dilakukan.

Selain menolak seluruh tuntutan dari para penggugat. Mereka juga dibebankan biaya perkara sebesar  Rp.1.580.000,-.

Di Sela-sela selesai proses persidangan Kuasa Hukum Ady Bawaeda SH. MH.Li mengatakan pada media bahwa Proses pembacaan butusan yang telah di bacakan oleh majelis Hakim, kami selaku kuasa Hukum dari pada penggugat 41 orang eks kariawan CV sakura Mart merasa keberatan pertimbangan hukum yang di sampaikan majelis Hakim yang baru di bacakan, dimana gugatan kami kurang pihak, karena harus di ikut sertakan CV Clayton Sukses Abadi.

"Ini tidak sesuai dengan fakta persidangan, dimana majelis hakim telah keliru mempertimbangkan fakta persidangan, apabila mengganggap kami harus di haruskan menarik pihak CV Clayton Sukses Abadi, karana fakta di lapangan dan bukti yang kami ajukan bawah para rekan-rekan ini 41 orang eks kariawan CV Sakura Mart, itu adalah pekerja dari CV Sakura Mart, jadi tidak ada kewajiban Hukum untuk menarik CV Clayton Sukses Abadi dalam perkara ini," Ucapnya deng nada kecawa.

Lanjut Ady mengatakan bahwa dirinya bersama dengan penggugat 41 orang eks kariawan CV. Sakura Mart akan melanjutkan Proses hukum kelanjutan ke kasasi.

"Dan untuk sementara kami akan menunggu secara administratif salinan putusan yang akan kami mintakan kepada pihak pengadilan," Pungkasnya.

Di tempat yang sama juga selaku kuasa Hukum Glendy Lumingkewas SH. MH mengatakan kami akan berupaya tetap memperjuangkan hak-hak dari pada teman 41 orang eks kariawan CV Sakura Mart dan kami akan menganalisa lagi butusan yang sudah di bacakan oleh majelis hakim..

"Untuk itu kami meminta dukungan dari teman 41 orang eks kariawan CV Sakura Mart untuk dapat melanjutkan proses hukum ini sampai ke kasasi," Katanya.

Salah satu eks kariawan CV Sakura Mart Sinyo Pantow Winokan yang juga selaku Kordinator mengatakan bahwa dirinya bersama-sama dengan teman-teman yang telah mengikuti persidangan sangat Kacewa, karena dimana tergugat dalam sidang kedua kali tidak pernah mengahadirkan saksi.

"Waktu lalu juga ada sidang Lapangan menurut hakim akan turun di CV Sakura Mart mengecek langsung apa itu benar bukan lagi di kelola oleh CV Sakura Mart, dan kami para penggugat sangat setuju juga segala sesuatu kami sudah siapkan, tetapi yang menolak saat itu yaitu kuasa Hukum dari pada tergugat, dan itu menjadi tanda besar bagi kami, " katanya dengan nada penyesalan.

Karena dimana sempat di singgung oleh Majelis Hakim pada hal yang membatalkan kegiatan itu adalah pihak tergugat ini sesuatu yang kontra diksi. Dimana kami antusias melaksanakan kegiatan itu dan berusaha membuktikan sementara para tergugat tidak mampu membuktikan. (Sel)

Minsel, Sulutnuws.com - Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Pdt. Petra Yani Rembang Terima Kunjungan Kerja dari DPRD Kota Salatiga di Kabupaten Minahasa Selatan, bertempat di Ruang Kerja wabup, Rabu (20/04/2022).

Dalam kunjungan kerja ini turut di hadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, Dance Ishak Palit, M.Si. bersama rombongan yang ada.

Maksud dan tujuan kunjungan kerja ini untuk membicarakan sinergitas Eksekutif dan Legislatif dalam upaya pemulihan ekonomi di masa Pandemi COVID-19.

Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang mengapresiasi Kunjungan DPRD Kota Salatiga, tak lupa juga Wabup Petra Rembang Menjelaskan terkait gambaran secara umum Kabupaten Minahasa Selatan, Potensi yang ada, dan Terkait penanganan Covid 19 sejak awal Pandemi.

Di akhir pertemuan Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang memperkenalkan kepada rombongan Minuman kearifan lokal Minahasa Selatan yaitu Captikus serta sejarah singkatnya.  (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH yang di wakili oleh Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang, M.Th hadiri dan melaksanakan panen perdana perbenihan kentang hasil dari program Upland bertempat di Desa Palelon , Kecamatan Modoinding, kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (20/4/2022).

Dalam Kegiatan ini turut di hadiri oleh Direktorat jendral  prasarana  Sarana Emir kartarajasa, Dinas pertanian provinsi Sulawesi utara Yang diwakili oleh Kabid PSP Bernts  Runtuwene, Kadis pertanian Minsel Franki Pasla, Camat Modoinding ,Kapolsek Modoinding, Dekan Fakultas pertanian Unsrat Manado, dan 35 Kelompok tani penerima manfaat Upland  tahun 2021 dikecamatan Modoinding.

Wabup PYR mengatakan Upland merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi, yang dimulai dari pengembangan on-farm sampai off-farm. ( (Hulu ke hilir) Program ini bertujuan untuk mengubah lahan yang sebelumnya tak terurus dan tak ditunjang dengan infrastruktur memadai, menjadi sebuah kawasan terpadu.

Pemerintah mengapresiasi  Upland merupakan program yang menunjukkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani di daerah. Adapun program  merupakan pilot project program Upland gagasan Ditjen PSP Kementan dan Pemkab Minsel.

"Melalui Upland kita membuat suatu kawasan terpadu, di mana kawasan itu berkelanjutan, melakukan satu budidaya dengan komunitas tertentu, pertanian diorganisir dan kita memberikan dukungan penuh pembiayaan di tahun pertama, Program Upland dikabupaten Minahasa Selatan," terang Wabup.

Sementara itu, Project Manager Unit Program Upland,  implementasi Upland di Kabupaten Minsel sudah berjalan baik dan dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain.

"Kabupaten Minsel implementasi (Upland)-nya dari dulu dari mulai desain itu dari mulai visinya sudah jelas, kemudian pada saat implementasi dinas sudah dapat membuktikan bahwa pelaksanaannya baik, dan memang bisa menjadi contoh untuk kabupaten lain," Ucap Wabup.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Minsel Franki Pasla  mengatakan program Upland yang sudah menghasilka Ditahun  pertama. Sebanyak 35 Angota kelompok Tani degan menghasilkan 20 ton / Hektare. Jenis kentang  granola L, dapat menjadi motivasi bagi para petani, Namun output dari kegiatan ini harus jelas dan simultan.

"Dengan adanya program ini, kami berharap ke depan Kabupaten Minsel dapat menjadi salah satu produsen benih kentang di Indonesia dan program ini memiliki daya tarik tersendiri untuk petani. Mengingat program ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan bagi para petani di Kabupaten Minsel.," Pungkasnya.

(Sel)