Amurang, Sulutnews.com - Peristiwa Pengerusakan  rumah warga didesa tonde dua, jaga VI Kecamatan Motoling Barat yang sempat Viral di media online maupun media sosial (Facebook) yang terjadi pekan lalu Selasa (21/06/2022). Media Sulutnews.com bersama dengan beberapa Media turun menggali informasi di Polsek Motoling.

Saat di temui media Kapolsek Motoling melalui Kanit Intel Ipda Maxie Sariowan menjelaskan bahwa kejadian saat itu sekira pukul 10:30 waktu setempat dan sempat direkam oleh oknum yang ada dilokasi tersebut dan ada sejumlah saksi lainnya.

"Dalam kejadian ini pihak polsek masuk tahap penyelidikan dengan mengumpulkan data-data dan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, sejauh penyelidikan bahwa kasus perusakan rumah ini adalah terkait kepemilikan tanah tersebut alias (Budel-milik bersama) sehingga terjadi pengerusakan antara keluarga saja, diketahui tanah tersebut adalah milik dari orang tua mereka Keluarga Sual-Timporok,"ujar Sariowan.

Sariowan menegaskan untuk kasus ini terkait persoalan kepemilikan lahan dan adapun hal-hal lainnya itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Yang pasti rencana minggu ini akan gelar pekara di Polres Minsel dari situ akan ditingkatkan penyidikan dan akan ada penetapan tersangka, adapun pelapor kejadian ini perempuan Selfi Tombuku, sedangkan terlapor laki-laki Frengki Sual alias Kengki, serta 3 orang saksi diantaranya, Irma Sual, Jon Sual, dan Stenly Ondang, intinya kasus persoalan ini adalah kepemilikan lahan adapun dikatakan hal-ha lainnya pihak kami sementara dalam penyelidikan dan lokasi sekarang sudah kami lingkar dengan batas polisi (policeline),"ujar Sariowan.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com -- Wakil Bupati Minahasa selatan (Minsel) Pdt. Petra Yani Rembang mengikuti Pembukaan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan dan Pemantauan Kerugian Negara, Kerugian Daerah Semester I Tahun 2022.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, melalui Zoom Meeting, bertempat diruang rapat Wakil Bupati Minsel, Senin (27/06/2022).

Dalam Kegiatan tersebut diadakan Sesuai ketentuan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Minahasa Selatan,Ibu. Glady Nova Lynda Kawatu, SH, M.Si., Inspektur Daerah Kabupaten Minsel Hendra Pandenuwu, SE beserta jajaran.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com -- Pasca Bencana pantai Amurang Pemerintah kabupaten Minahasa selatan (Minsel) terus berupaya melakukan penanganan terkait masalah bencana saat ini. Demikian juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berupaya.

Dimana untuk mendeteksi gempa bumi dan tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang 3 alat sistem peringatan dini tsunami Dan Gempa Bumi di Lokasi bencana Pantai Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

Pernyataan tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tori Joseph SH,MH , saat di temui media, Sabtu (25/06/2022) Malam, mengatakan pemasangan alat tersebut cukup penting, dimana BMKG memasang shelter gempa bumi yang memiliki sensor seismograf untuk mengukur getaran pada permukaan bumi.

“Peralatan terpasang untuk memberikan informasi gerakan ,gempa bumi dan tsunami serta menunjang sistem peringatan Dini, "jelasnya.

Lanjut kaban katakan, Untuk sementara Kabupaten Minahasa Selatan sendiri memiliki lshelter gempa bumi dengan rincian 3 shelter, 3 tempat yang terinstal sensor seismograf, terdapat Dua alat sementara, yang berlokasi di dua lokasi yaitu, Dipantai Amurang lokasi Bencana, dan Satu berlokasi di belakang Kantor Bupati Minahasa Selatan, dan alat yang terpasang memberikan tanda bahaya bila terjadi Gerakan Bumi ( Gempa Bumi ).

Selain ketika terjadi gempa, sehingga langkah penanganan terhadap informasi bencana yang diberikan akan semakin cepat, dan informasi untuk sementara masih lewat BNPB Sambil menunggu Beberapa Alat Yang akan datang Dari Jakarta mudah mudahan setelah tanggap Darurat,” Tutupnya.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Kejadian Bencana Alam Yang terjadi Di Kelurahan Bitung dan Kelurahan Uwuran satu, kecamatan amurang pada Rabu 15 Juni 2022 membuat masyarakat yang terdampak bencana harus tinggal di tempat pengungsian yang disediakan oleh Pemerintah daerah.

Adapun beberapa fasilitas disediakan oleh Pemerintah Daerah salah satunya Fasilitas Kesehatan , terdapat tenaga kesehatan yang disiagakan oleh Dinas Kesehatan di Pos Pengungsian Balai Pertemuan Umum Kelurahan Lewet dan Pos Pengungsian Aula Gereja Syaloom Kelurahan Uwuran Dua, selain Tim Medis dari Dinas Kesehatan yang disiagakan 1X24jam secara bergantian terdapat juga Tim Medis dari Rumah Sakit GMIM Kalooran.

Dari data Pengungsi yang didapat Melalui BPBD Minahasa Selatan terdapat 3 orang ibu hamil yang terdata dan telah mendapat Penanganan kesehatan khusus ibu hamil diposko pengungsian.

Dan pemberian makanan tambahan ibu hamil, pemberian obat2an tambah darah untuk ibu hamil, pemeberian susu ibu hamil, Pemeriksaan kesehatan rutin ibu hamil & observasi ketat, Pemeriksaan dalam (USG) untuk ibu hamil dan ada juga Evakuasi ibu hamil ke klinik bersalin yg disediakan pemkab Minsel di klinik bersalin Rini yang berlokasi di Kelurahan Uwuran Dua.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com ---Semenjak terjadinya bencana alam di jalan Boulevart Amurang yang mengakibatkan beberapa rumah menjadi korban dalam bencana tersebut, membuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melakukan berbagai upaya dalam melaksanakan penggalangan bantuan kepada korban yang terkena dampak.

Salah satu upaya pemerintah untuk membantu korban yang terkena dampak yaitu dengan membuka donasi untuk korban yang terdampak bencana.

Dimana donasi sebagai aksi kemanusiaan melalui pos komando penanganan darurat bencana abrasi pantai Minsel, yang nantinya akan diberikan kepada korban yang terdampak.

Kadis Kominfo Roy Mandey kepada media mengatakan, Pos komando penanganan darurat bencana abrasi pantai di Amurang membuka donasi untuk korban yang terdampak bencana, kantong donasi untuk korban bencana alam abrasi pantai yang pengelolaannya dipastikan tepat sasaran dan transparan.

“Bantuan donasi akan ditampung melalui nomor rekening Bank SulutGo : 01202111562022 atas nama Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Abrasi Pantai Minsel,” Ucap Kadis Kominfo Roy Mandey, Selasa (21/06/2022).

Dia mengharapkan pembukaan rekening donasi memudahkan bagi masyarakat, swasta, bersama ASN di Kabupaten Minsel, yang akan memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam abrasi pantai Amurang.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Semenjak terjadinya bencana alam di jalan Boulevart Amurang yang mengakibatkan beberapa rumah menjadi korban dalam bencana tersebut, bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak mulai instansi pemerintah, swasta sampai pribadi.

PT Sumber Energi Jaya (SEJ) Tokin Karimbow, turut serta membantu untuk warga yang terdampak bencana alam di pantai Amurang.

Bantuan tersebut diantarkan langsung kepada para korban yang mengungsi di posko pengungsian yang bertempat di Balai Pertemuan Kelurahan Lewet, pada Senin (20/06/2022).

Gaga gali selaku pejabat sementara kepala teknik tambang yang turut didampingi oleh beberapa karyawan Dilfan tombokan dan Alex gomies mengatakan, sebagai rasa kepedulian bersama PT Sumber Energi Jaya (SEJ) memberikan peralatan tidur bagi korban.

Bantuan yang di berikan berupa, Kasur bisa 1x2 meter berjumlah (25 buah), Kasur busa 1.6x2 meter (25 buah), bantal tidur (50 buah), Selimut (50 buah), Sprei Set 1x2 meter (25 buah), dan Sprei set 1.6x2 Meter (25 buah), katanya.

Ia pun berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga korban bencana di Teluk Amurang, ujarnya.

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Pengurus Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minsel (LLI) memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga terdampak bencana di pesisir pantai Amurang, sekaligus meninjau secara langsung kondisi warga di Posko pengungsian yang bertempat di Aula GMIM Sentrum Amurang kelurahan Uwuran Dua, Senin (20/06/2022).

Bantuan berupa makanan siap saji diserahkan langsung oleh Ketua Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minahasa Selatan Claudio Marsianus Lumowa, Meldy Frans, Adolof Mamoto, dan bersama dengan pengurus langsung di berikan kepada para korban yang mengungsi di posko pengungsian.

Ketua Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minsel Claudio Marsianus Lumowa saat di temui media mengatakan, Saya bersama pengurus LEGIO LUMINIS INDONESIA (LLI) berbagi kasih bersama saudara saudara kita yang lagi kena bencana alam.

"Kami turut prihatin atas bencana abrasi pantai yang terjadi di Amurang ini. Bantuan ini sebagai bentuk simpati dan empati kami kepada warga terdampak bencana,"ucap Ketua LLI Minsel.

Ia pun berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga korban bencana, tutupnya.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.Com - Bupati Franky Donny Wongkar SH, bersama Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang S.Th di dampingi Sekretaris Daerah Glady Kawatu juga bersama unsur FORKOPIMDA Minahasa Selatan, melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian sementara dalam bentuk Barrak berjumlah 120 Bilik, bertempat di Perkebunan Padang (Wilayah Kepolisian Kelurahan Bitung), Pada Senin (20/06/2022).

Kegiatan diawali dengan ibadah kemudian di lanjutkan dengan kegiatan peletakan batu pertama, langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar.

Saat ditemui media Bupati Minsel Franky Donny Wongkar menyampaikan, pembangunan hunian sementara ini dilakukan karena melihat serta mencermati kondisi korban bencana di dua lokasi (Posko) pengungsian harus mendapat tempat tinggal layak.

Lanjut Bupati FDW, pembangunan barrak penampungan sementara bagi korban bencana, untuk kenyamanan dan keamanan mereka, dimana mereka tidak lagi tinggal di tempat penampungan posko darurat dengan kondisi yang tidak layak bagi kesehatan mereka, sehingga Bupati FDW dengan gerakan cepat, tepat dan sesuai prosedur menyiapkan lokasi dan tempat tinggal yang layak bagi para pengungsi korban bencana untuk di huni sementara waktu sambil menunggu Pemerintah Daerah menyiapkan lokasi permanen untuk mereka tinggal.

Sementara itu untuk tenaga kerja dalam pembangunan tempat hunian ini dikerjakan secara swadaya dari pihak TNI, POLRI, Kejaksaan, THL, serta Pemerintah Desa sekitar.

“Memang RAB yang disampaikan oleh Kadis PU setelah melakukan pembuatan gambar itu diajukan sebesar Rp 3,5 miliar tapi saya tekan sampai 1 sekian miliar. Karena ini harus disesuaikan dengan kondisi keuangan kita yang ada di Minsel. Mudah-mudahan ini ada bantuan-bantuan juga dari pihak lain dalam rangka pembangunan hunian sementara ini,” ucap Bupati FDW.

Untuk anggaran pembangunan, kata Bupati, diplot sebesar Rp1,5 miliar dari usulan RAB sebesar Rp3.5 Miliar mengingat kondisi keuangan yang saat ini sedang tidak memadai.

"Kami rencana membangun 120 bilik untuk para pengungsi, dan nantinya kami pakai target satu minggu harus selesai,” tutup Bupati FDW didampingi Wabub PYR.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Minsel, Camat Amurang, Unsur TNI/Polri, Toko Agama, Forkopimda, Masyarakat dan Insan Pers.

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama dengan Fraksi memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga terdampak bencana sekaligus meninjau lokasi bencana abrasi di pesisir pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (18/06/2022).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Stefanus Lumowa mengatakan PDI Perjuangan bersama teman fraksi Minsel, dan pengurus bakan juga kader-kader yang rela gotong royong membantu meringankan keluarga-keluarga yang kena bencana bahkan yang terdampak saat ini.

"Kami PDI Perjuangan Peduli, dan tetap kedepannya akan tetap memperjuangkan keluarga-keluarga yang kena bencana bahkan yang terdampak saat ini, " Ucap Lumowa.

Ditempat yang sama juga Boy Tumiwa selaku Anggota DPRD Sulut dapil Minsel-Mitra mengatakan bahwa ini semua tergerak dari hati kami semua untuk peduli.

"Spontan torang ba kumpul, apa yang torang boleh bantu itu torang bantu, ucapnya.

Lanjut Tumiwa, Fraksi Propinsi mau kabupaten akan memperjuangkan apa yang kita bisa bantu kepada masyarakat yang terdampak dari pencana yang terjadi saat ini.

Adapun bantuan yang di berikan Beras 5 karung (250 kg), Telur 13 Baki, 20 dus Air Mineral, Supermi 10 Karton, Minyak Kelapa 3 liter, biskuit 16 dus, sabun boom 1 karton, pembalut 15 gantung, kopi kapal Api 10 kotak, Mama Lemon 8 bungkus (200 mil), sabun give 36 bungkus, handuk besar 2 Lusin, sarung 30, Pempers 5 bungkus, Malkis 8 gantong, Kata Lumowa.

Terpantau oleh media penyerahan bantuan turut di hadiri oleh beberapa Anggota DPRD Minsel Elsie Rosie Sumual, Jerry Pangkey, Meyfy Merci Karuh, SH, Rommy D. Pondaag, SH, MH, Franky Jirro Lelengboto, ST bersama fraksi, pengurus, dan kader-kader PDI Perjuangan.

 

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com ---  Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dibawah Pimpinan Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang bersama FORKOPIMDA Minahasa Selatan dibantu segenap Jajaran Pemerintahan terus berupaya dalam Penanganan Darurat Bencana Alam Pantai Amurang yang melanda Wilayah Kelurahan Bitung dan Wilayah Kelurahan Uwuran Satu.

Adapun salah satu langkah cepat yang diambil Pemerintah yaitu Koordinasi, Komunikasi dan Kunjungan di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI oleh Bupati Franky dalam rangka menyampaikan Permohonan Bantuan atas Bencana Alam yang terjadi di Pantai Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

Kunjungan/Lobby yang dilakukan Bupati membuahkan hasil positif, dimana pada tanggal 17 Juni 2022 Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M., bersama Tim dari BMKG RI dan Kemenko PMK RI hadir meninjau langsung lokasi terjadinya Bencana Alam Pantai Amurang sekaligus memberikan Bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) sebesar 500 juta rupiah dan Bantuan Logisitik kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yang diterima Bupati Franky Donny Wongkar, S.H.

Sehubungan dengan itu, berbagai upaya Penanganan Darurat Bencana Alam di Pantai Amurang terus dilakukan guna pelayanan yang baik kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang terdampak dari musibah ini, dimana pada tanggal 18 Juni 2022 Bupati Franky Donny Wongkar, S.H. dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Alam Pantai Amurang.

Kemudian dilanjutkan dengan agenda lainnya berupa Peninjauan Hunian (Barrak) sementara bagi para pengungsi yang berlokasi di Wilayah Kelurahan Bitung (Kompleks Jalan menuju Desa Kilometer 3), peninjauan Posko pengungsian yang berada di Kelurahan Uwuran Dua.

Serta Bupati dan Wakil Bupati bersama Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Sandra Rondonuwu, S.Th., S.H., melakukan peninjauan langsung Lokasi terjadinya Bencana Alam sekaligus memberikan sosialisasi kepada para masyarakat yang masih berada di Lokasi Bencana (zona) untuk segera mengungsi guna menghindari terjadinya Bencana susulan.

 (Sel)