Minsel, SulutNews.com -- Penundaan pembelajaran tatap muka diberlakukan pada sekolah-sekolah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Informasi ini diperoleh wartawan SulutNews.com, pada Selasa (13/7/2021) dari Kepala Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Minsel, Fietber Raco di kantornya.

"Penundaan pembelajaran tatap muka itu mengacu pada surat edaran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey nomor 440/2/4150 yang ditujukan ke Bupati/Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terkait antisipasi peningkatan kasus Covid-19", ungkap Fietber Raco.

"Untuk menunjang surat edaran Gubernur Sulut, pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga Minsel telah mengeluarkan surat edaran nomor 094/650/DPPO/MS/VII/2021 tentang pelaksanaan awal kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2021/2022 ditengah kewaspadaan dan respon penularan Covid-19", tambahnya.

Menurut Fietber Raco, surat yang ditandatangani dirinya tertanggal 9 Juli 2021 ini, tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan respon penularan Covid-19 dalam pelaksanaan awal kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2021/2022 di tingkat satuan Pendidikan se-Kabupaten Minahasa Selatan.

Ada 4 poin penting dalam surat edaran ini, yakni:

1. Bahwa pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar yang disebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk selang waktu tanggal 12-17 Juli 2021 dilakukan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau dalam jaringan (Daring) karena untuk antisipasi ancaman penularan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Selatan.

2. Bahwa pihak sekolah dapat melakukan program pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru maupun pengenalan program sekolah untuk siswa yang naik kelas dapat dilakukan mulai tanggal 12-17 Juli 2021 dengan persyaratan sistem shift atau bergantian sehingga kehadiran siswa diminimalkan sampai 30 persen kehadiran siswa persesi.

3. Bahwa pelaksanaan PTMT untuk Tahun Ajaran 2021/2022 dapat dilakukan dengan memenuhi persyaratan minimal 90 persen Guru sudah divaksinasi dan para siswa harus difasilitasi pihak sekolah untuk bekerja sama dengan pihak Puskesmas setempat untuk divaksinasi.

4. Bahwa pelaksanaan PTMT untuk Tahun Ajaran 2021/2022 akan dilaksanakan sambil menunggu petunjuk selanjutnya.

"Surat edaran ini juga sudah saya laporkan kepada Bupati Minsel Franky D. Wongkar SH, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Rembang dan Sekdakab Minsel Denny Kaawoan", jelas Kadis Raco.

Kadis Pendidikan Minsel menyampaikan kalau surat edaran ini akan dievaluasi kembali diakhir tanggal berlaku dan akan kami perpanjangan sesuai dengan hasil evaluasi.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) lewat Dinas Sosial, siap menyalurkan 11.644 paket bantuan bahan pokok (Bapok) kepada masyarakat Minsel.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minsel Sofie Sumampow melalui Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial, Arco B. Poli, SE menyampaikan hal ini, saat dijumpai wartawan SulutNews.com, pada Senin (12/7/2021) di ruang kerjanya.

"Saat ini masih dilakukan sortir penerima, karena katanya ada yang terdaftar tapi sebagai perangkat desa. Jadi daftar penerima ada yang dikembalikan ke Hukum Tua untuk dilakukan perbaikan", terang Poli.

Dijelaskannya, untuk saat ini data penerima diambil dari desa. "Tahun depan sudah tidak akan gunakan data dari desa, tapi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang sementara dimutakhirkan", jelas Poli.

"Direncanakan penetapan DTKS Minsel akan dilakukan pada bulan Oktober, sehingga datanya bisa digunakan di tahun depan", jelasnya.

Sementara itu, dari informasi terpercaya yang diterima wartawan SulutNews.com, bantuan paket Bapok ini bernilai 1,9 M dengan sumber dana APBD Tahun 2021.

Barang bantuan yang akan diterima masyarakat nantinya berupa 3 buah Mentega, 2 kg Tepung, 1 kg Gula, 1 kaleng Susu dan 5 kg Beras.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, M.M., mengadakan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan (Minsel) dalam kegiatan peninjauan Gerai Vaksinasi Presisi di Aula Teguh Bersinar, Amurang, pada Jumat siang (9/7/2021).

Kehadiran Kapolda Sulut bersama rombongan disambut langsung jajaran Forkopimda Minsel diantaranya Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK, Kajari Minsel I Wayan Eka Miartha, SH,MH dan perwira penghubung Kodim 1302 Minahasa Mayor Inf. Yus Ratag serta para pejabat utama Polres Minsel.

Kedatangan Kapolda Sulut dan rombongan di Minsel adalah untuk memastikan program vaksinasi tetap terlaksana dengan baik dan lancar dalam upaya mengatasi Pandemi Covid-19, selain itu juga untuk mengecek penerapan protokol kesehatan di lokasi vaksinasi.

"Vaksin ini kita lakukan setiap hari, mulai dari Propinsi kemudian juga ke Kabupaten/Kota, total ada 19 Gerai Vaksin Presisi di Sulut,” ungkap Kapolda Sulut saat diwawancarai sejumlah wartawan.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, M.M., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang antusias dan semangat dalam mensukseskan program pemerintah kaitan dengan Vaksinasi Covid-19 ini.

"Apresiasi untuk masyarakat yang antusias, semangat, tanpa perlu kita kejar-kejar; di sini masyarakat kita himbau, mereka mau untuk divaksin. Mereka langsung datang untuk mendaftar mengikuti vaksinasi Covid-19 ini,” ujar Kapolda.

Turut bersama rombongan Kapolda Sulut dalam kegiatan kunjungan ini yaitu Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Jules Abraham Abast, SIK., Dir Bimas Polda Sulut Kombes Pol. Dumadi, SSTMK, Kabid Dokkes Polda Sulut Kombes Pol. dr. Freddy Worang, MARS dan Korspripim Polda Sulut Kompol Ronny Barli Ibrahim, S.P ,S.I.K.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Sejumlah mantan Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diberhentikan, belum menerima gaji mereka selama bekerja di awal tahun 2021.

Seorang mantan THL di Dinas Dukcapil Minsel membenarkan informasi ini.

"Gaji kami belum diberikan padahal kami ada kerja. Saya berharap pihak Dinas Dukcapil Minsel dapat segera membantu merealisasikan gaji kami. Selama ini kami selalu bekerja, kalian lihat sendiri kan kalau kami ada bekerja", katanya.

Di kesempatan terpisah, Kepala Dinas Dukcapil Minsel, Corneles Mononimbar, yang ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (1/7/2021) menyampaikan bahwa untuk anggarannya sudah dimasukkan ke Keuangan.

"Terkait gaji para THL ini, dari bulan Mei sudah saya usulkan. Terkait masalah ini sudah ada laporan sampai ke Dirjen. Memang para THL tidak menyalahkan diri saya, tapi kalau mereka sudah lapor ke atas, pasti akan dilihat siapa yang bertanggung jawab", ujarnya.

Saat ditanya adanya THL yang merangkap jabatan sebagai perangkat desa di kantor yang dipimpinnya, Kadis pun langsung mengecek ke pegawai lainnya untuk menanyakan status THL tersebut.

"Dia sudah tidak masuk disini. Cuma di awal mereka ada keluar nama, cuma mereka sadar sendiri", jelasnya.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Sungai Tongop yang berada di Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali menarik perhatian terkait masalah limbah.

Ini setelah viralnya video yang beredar di Facebook pada Senin (28/6) terkait tercemarnya air sungai Tongop oleh limbah yang diduga berasal dari PT. Sasa Inti Minsel, yang berada di Desa Radey.

Informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com mendapati bahwa pencemaran limbah dari pabrik pengolahan Kelapa ini telah beberapa kali tersandung masalah serupa.

Hamid, Kepala Jaga III Desa Molinow kepada wartawan pada Selasa (29/4) menyampaikan kemarin sungai berbuih dan banyak ikan mati.

"Kemarin hari di Sungai Tongop, masyarakat banyak yang melihat dan mengambil ikan yang sudah mati. Tapi saya belum tahu apakah dikonsumsi oleh masyarakat atau tidak", ujar Hamid.

Upaya penelusuran pun kembali dilakukan wartawan dengan mendatangi masyarakat yang berada di pinggir sungai Tongop dan bertemu dengan Ebung Pandawa.

"Kemarin ada sekitar 50 ekor yang saya ambil dari Sungai Tongop. Kami duga ikan-ikan ini mati karena limbah", tutur Pandawa.

"Ikannya kami konsumsi setelah dibersihkan di air yang mengalir dan mengeluarkan isi perutnya", tambahnya.

Pihak perusahaan saat dihubungi enggan untuk bertemu dan memberikan pernyataan.

"Salah seorang karyawan di PT. Sasa Inti Minsel yang dihubungi lewat pesan WhatsApp menyampaikan bahwa keinginan wartawan sudah disampaikan ke pihak pimpinan", kata salah seorang karyawan yang dihubungi lewat pesan WhatsApp.

Tapi hingga sore ditunggu, akhirnya pihak perusahaan membalas di pesan WhatsApp bahwa sudah ditangani langsung.

Upaya konfirmasi pun kami lanjutkan dengan menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minsel Roy Sumangkut yang akhirnya bersedia memberikan informasi pada Rabu (30/6/2021) lewat telepon.

"Saya baru mengetahui masalah pencemaran lingkungan tadi dari teman wartawan yang memperlihatkan videonya kepada saya. Kemudian saya mengutus Kabid LB3 Stenly Sungkudon, S.Hut dan Kabid P3KLH Ferry Pangala ST untuk ke lokasi", ungkap Sumangkut.

Dirinya mengaku bahwa pihak DLH sudah agak terlambat, karena kejadiannya hari Senin dan kami baru turun lapangan di hari Rabu.

"Kami pun telah menghubungi pihak perusahaan dan mereka mengaku tidak mungkin melakukan hal seperti itu", terangnya.

Dirinya berjanji akan menurunkan lagi tim untuk mengecek situasi di lokasi pengolahan limbah PT. Sasa Inti Minsel.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com - Dalam rangka mendukung pelaksanaan program nasional 1 juta vaksin setiap harinya. Maka Kodim 1302/Minahasa Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menggelar serbuan vaksinasi Covid -19 yang dilaksanakan di Kelurahan Rumoong Bawah Kecamatan Kabupaten Amurang, Selasa (29/06/2021

Diketahui, kegiatan ini digelar bertujuan untuk Herd Imunity sebagai kekebalan imun kelompok atau kekebalan imun masyarakat. 

Dari pantauan, serbuan vaksinasi tersebut melibatkan Tenaga Vaksinator dari Kesdam XIII/Merdeka, Detasemen Kesehatan Wilayah, Puskesmas, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kelurahan Rumoong bawah.

Sedangkan untuk Target Vaksin/Harian 250 Dosis, jumlah masyarakat yang terdaftar  234 Orang, jumlah masyarakat yang di vaksin/pencapaian target 205 Dosis dan jumlah yang tidak di vaksin  29 orang

Pada kegiatan  vaksinasi tersebut Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Andi Herbeth Sinaga melihat langsung dan menyampaikan beberapa hal,  saat  melaksanakan peninjauan dan pengecekan pelaksanaan vaksinasi nasional tersebut, dirinya ingin memastikan bahwa kegiatan tersebut dapat  berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu  juga ia menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid -19 di wilayah Kodim 1302/Minahasa berjumlah : 200 Vial (2.000 Dosis), dukungan  vaksin tersebut yaitu dalam rangka mendukung  program Nasional 1 juta vaksin setiap harinya dengan tujuan Herd Imunity sebagai kekebalan imun kelompok atau kekebalan imun masyarakat.

Dandim juga menambahkan bahwa "Saya tidak bosan bosan  mengingatkan baik kepada personel TNI jajaran Kodim 1302/Minahasa beserta keluarganya,  maupun warga masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, termasuk siapapun yang sudah divaksin mari sama-sama saling menjaga, saling mengingatkan dan tetap  melindungi diri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah.

Tentunya ini untuk kepentingan bersama agar pandemi Covid – 19 segera berakhir hingga dan kita bisa kembali pada kehidupan normal seperti sebelumnya, serta  perekonomian pun kembali lebih baik lagi khususnya di Sulawesi Utara secara umumnya di Indonesia, Pungkasnya (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengadakan kegiatan bakti sosial donor darah, pada Senin (28/6/2021), dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-75.

Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan oleh urusan kesehatan Polres Minsel bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Bakti Sosial donor darah ini sebagai aksi kemanusiaan personel jajaran Polres Minsel khususnya menyambut Hari Bhayangkara ke-75 pada tanggal 1 Juli nanti," ungkap Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK.

Kapolres Minsel mengharapkan aksi donor darah ini dapat membantu warga yang membutuhkan serta membawa berkah bagi segenap masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

"Melalui kegiatan bakti sosial donor darah ini diharapkan dapat membantu warga serta membawa kebaikan bagi kita semua, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Polri, menjadi berkah bagi segenap masyarakat apalagi ini masih di tengah pandemi Covid-19," pungkas Kapolres.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Jajaran Polsek Amurang menggelar bakti sosial kepada Purnawirawan Polri, Warakawuri hingga warga kurang mampu terdampak Pandemi Covid-19.

Giat yang dipimpin oleh Kapolsek Amurang IPTU. Bayu Damara, dilaksanakan pada Jumat (25/6/2021), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021.

"Kegiatan bakti sosial ini dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-75, kami lakukan bakti sosial dengan memberikan sembako kepada masyarakat," ujar Bayu.

Polsek Amurang juga memberikan bantuan sembako di Panti Asuhan Permuti dan melakukan penanaman pohon mangrove di pantai Kapitu dan Pantai Mobongo.

"Untuk penanaman pohon mangrove ini, adalah bagian dari kegiatan Polres Minsel yang berpusat di Wilayah Pantai Tumpaan," tambah bayu.

Kapolsek Amurang pun menginformasikan bahwa kegiatan puncak dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke -75, Polres Minsel rencananya akan menggelar vaksin massal di Aula Teguh Bersinar Amurang.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Kejadian bencana alam angin puting beliung terjadi di Desa Tumaluntung Satu dan Desa Tumaluntung Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Kamis (24/6) kemarin, sekitar pukul 16.30 Wita.

Informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com dari Tagana Center Kabupaten Minahasa Selatan mendapati bahwa akibat bencana tersebut ratusan rumah mengalami rusak berat dan ringan.

"Bersyukur dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa", ujar Hemsi Pieters, Ketua Tagana Minsel, yang dihubungi lewat telepon.

"Dampak akibat bencana angin puting beliung di Desa Tumaluntung Satu sebanyak 65 unit rumah rusak dan di Desa Tumaluntung sebanyak 46 unit rumah rusak", terangnya.

Menurutnya, ada 392 jiwa yang terdampak di kedua desa ini.

"Ada juga bangunan Gereja dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terkena dampak akibat kejadian tadi malam", ujar Pieters.

Saat ini para korban bencana angin puting beliung di Desa Tumaluntung Satu dan Desa Tumaluntung mengungsi di keluarga dan kerabat mereka.

"Kebutuhan mendesak warga yang tertimpa bencana adalah tenda, air bersih, matras, selimut, makanan dan perlengkapan bayi, terpal serta kebutuhan dasar untuk makan", jelasnya.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Puluhan rumah di Desa Tumaluntung Raya, Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diterjang angin puting beliung.

Dari informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com dari warga setempat, Jenry Mandey, pada Kamis (24/6/2021) membenarkan adanya kejadian itu.

"Kejadiannya sekitar pukul 4 lewat sore tadi", ungkap Mandey, lewat telepon.

Ia pun menginformasikan bahwa sejumlah rumah warga tampak porak-poranda.

"Umumnya atap rumah yang rusak diterjang angin puting beliung. Saya perkirakan kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah, mengingat banyaknya rumah warga yang terkena dampak", tambahnya.

Di kesempatan terpisah, upaya konfirmasi wartawan lewat Hukum Tua Desa Tumaluntung Satu, Yenny Laode sampai berita ini diturunkan belum membuahkan hasil.

"Minta maaf ya, bapak Wakil Bupati sudah mau pulang. Nanti ya telepon lagi", ujarnya lewat telepon.

(TamuraWatung)