Minsel, SulutNews.com -- 2 (dua) kejadian kebakaran besar sempat mengguncang warga masyarakat yang berada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada tahun 2021 ini.

Ya, kebakaran gedung sekolah di Kecamatan Motoling dan bangunan pasar dan rumah penduduk di Kecamatan Tompaso Baru masih membekas.

Hal inilah yang menarik perhatian wartawan SulutNews.com untuk menelusuri keberadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Minsel.

Saat berkunjung ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-pp dan Damkar) Kabupaten Minsel, pada Kamis (15/9/2021), terlihat 2 kendaraan Damkar berwarna merah terparkir.

Mariano Kani, Sekretaris Satpol-pp dan Damkar Minsel yang ditemui wartawan SulutNews.com, bersedia untuk memberikan informasi.

"Mobil Damkar Minsel ada 3 unit, yang 1 sudah rusak berat (besi tua) dan sudah tidak bisa digunakan lagi. Sedangkan 2 unit masih bisa digunakan tapi rusak dan harus diperbaiki", ungkap Kani, mengawali pembicaraan siang kemarin.

Dijelaskannya, kedua mobil yang ada di Kantor rusak. Yang 1 rusak TPO (Pompa Take Off) dimana kekuatan semprotnya dari mesin. Sedangkan mobil 1 lagi yang menggunakan pompa portabel rusak pada mobilnya seperti plat kopling, bocor rem dan harus diperbaiki secara menyeluruh.

"Untuk perbaikan ke-2 kendaraan Damkar ini sudah sejak lama diusulkan, tapi selalu ketika dibahas di DPRD Minsel, ternyata yang menjadi skala prioritas adalah gaji THL", terang Kani.

"Saat ini sudah ada pengusulan, mudah-mudahan ada 1, entah di APBD Perubahan atau tahun depan. Karena tahun ini kan banyak refocusing anggaran", katanya.

Menurutnya, pihak Satpolpp dan Damkar Minsel telah membuat kajian dan memberikan masukan kalau boleh bukan "Fire Truck" seperti yang ada saat ini, tapi "Fire Jeep" yang diadakan.

"Fire Jeep dimana mesinnya Hilux atau Triton, itu khusus 600 L. Fire Jeep itu kalau ada kebakaran rumah akan cepat ke lokasi dibandingkan Fire Truck. Ini berdasarkan pertimbangan, dimana letak Geografis Minsel yang ada di ketinggian", terang Kani, menjelaskan kebutuhan Damkar Minsel saat ini.

"Juga ada bak yang dibangun di sejumlah titik untuk memudahkan kendaraan mendekati lokasi kebakaran, namun semua tergantung ketersediaan anggaran", ujarnya.

Di kesempatan terpisah beberapa waktu lalu dalam rapat paripurna DPRD Minsel, Robby Sangkoy (anggota DPRD Minsel dari Partai Golkar) sempat mengusulkan agar pengadaan mobil Damkar bisa menjadi skala prioritas.

"Fraksi Partai Golkar mengusulkan untuk 2022 pengadaan kendaraan pemadam kebakaran, minimal 2 unit. Karena setau kami mobil pemadam kebakaran yang efektif tinggal 1, jadi kenapa tidak kalau kita bisa anggarkan 2 unit", ungkap Sangkoy dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Minsel waktu itu.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews. com -- Bupati Franky Donny Wongkar, SH., dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, meninjau kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan Polres Minahasa Selatan (Minsel), di Balai Desa Ongkaw Satu, Kecamatan Sinonsayang, pada Rabu (15/9/2021).

Dari informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com, peninjauan Vaksinasi yang dilaksanakan Bupati dan Wabup dalam rangka Bakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri Transformasi menuju Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.

Tak hanya itu saja, peninjauan Vaksinasi serentak tersebut, juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket susu khusus untuk ibu hamil dan Balita Stunting, 1 unit kursi roda dan 1 buah tongkat untuk Lansia.

Giat ini juga dirangkaikan dengan penyerahan 5 unit mobil Ambulance, 3 unit bagi RSUD Teep dan 2 untuk Satgas Covid-19.

Hadir dan mendampingi dalam kegiatan Vaksinasi di Balai Desa Ongkaw Satu yakni, Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, SIK., Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Herbeth Andi Amino Sinaga SIP., Kabag Ops. Polres Minsel Kompol Rahmad Lantemona, Kapolsek Sinonsayang Jes Muaja S.Sos., Danramil 1302-15/Tenga Pelda Helfrits Larumunde, Kadis Kesehatan dr. Erwin Schouten, Kaban Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Drs. B.V.J Lumingkewas, dan Camat Sinonsayang Manuel M. Salem S.Pd.

(***/TamuraWatung)

Minsel,sulutnews.com - Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Polres Minahasa Selatan (Minsel) membubarkan kerumunan anak muda di kawasan Boulevard Amurang, pada pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (11/09/2021) malam.

Patroli rutin yang digelar Tim UPRC Satuan Sabhara Polres Minsel ini merupakan salah satu bentuk upaya preemtif dan preventif atau pencegahan terhadap segala bentuk potensi gangguan kamtibmas.

 “Sasaran utama patroli yaitu kerumunan warga serta penyakit masyarakat seperti miras, knalpot bising, sajam, kejahatan jalanan juga pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Dantim UPRC Polres Minsel, Aiptu Herry Torar.

Dalam pelaksanaan patroli KRYD malam minggu ini, Tim UPRC Polres Minsel juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada warga yang ditemukan melanggar protokol kesehatan.

Aiptu Torar menerangkan, pembinaan yang diberikan berupa teguran lisan serta sanksi sosial seperti menyanyikan lagu nasional juga pembinaan fisik yakni push up kepada anak muda pelanggar prokes.

“Diharapkan warga semakin meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan pentingnya kepatuhan prokes dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19,” pungkas Aiptu Torar. (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang kembali melakukan penyegaran di dalam pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dari informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com, setidaknya ada 5 staf khusus Bupati, 36 pejabat struktural eselon III dan IV, 2 pelaksana tugas (Plt) serta 19 Pejabat Hukum Tua yang dilantik Bupati Minsel di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel, Jumat (10/9/2021).

36 pejabat struktural itu terdiri dari 6 Camat, 3 Lurah, 12 Kepala Bidang (Kabid), 3 Kepala Sub Bagian (Kasubag), 6 Kepala Sub Bidang (Kasubid), 1 Sekretaris Kelurahan, 2 Kepala Seksi (Kasie), dan 3 Kepala Puskesmas.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar menyampaikan kalau saat Kabupaten Minahasa Selatan membutuhkan aparatur yang mampu melaksanakan tanggung jawab, mampu bersinergi dan mampu menjabarkan setiap program dalam mewujudkan visi dan misi Minsel yang Maju, Berkepribadian, dan Sejahtera.

"Laksanakanlah kepercayaan yang diberikan untuk melayani masyarakat. Jauhi tindakan yang namanya Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme", ungkap Bupati Minsel.

Tampak hadir Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Rembang, Sekretaris Daerah Denny P. Kaawoan, SE., M.Si., Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus Lumowa, SE., para Asisten, Kadis Komunikasi dan Informatika Roy Mandey, SH., Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hendrik Lumapow, SH., dan Kaban Badan Kepegawaian dan Diklat Dr. Ferdinand R. Tiwa.

(TamuraWatung)

Manado, SulutNews.com -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Konferensi II, pada 9-10 September 2021 serta diikuti anggota muda dan anggota biasa.

Konferensi dilaksanakan dalam 3 tahap. Dihari pertama (9/9) lewat zoom dilaksanakan tahap I pertanggungjawaban pengurus PWI Minsel periode 2018-2021 dan tahap II pembahasan tata tertib (Tatip).

Namun saat melaksanakan tahap III untuk pemilihan Ketua PWI Minsel di Kantor PWI Sulawesi Utara (Sulut), ternyata jumlah anggota yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak kuorum.

"Saat ini, kita akan melakukan pemilihan Ketua, tapi berdasarkan aturan dan ketentuan dalam PD/PRT itu harus kuorum. Pada hari ini dari total DPT yang sudah ditetapkan oleh PWI Pusat ada 18 orang tapi yang hadir ini hanya 3 orang dan 1 mandat", ujar Jemmy Senduk, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulut sebagai salah satu pimpinan sidang.

"Dengan demikian berdasarkan aturan dan ketentuan PWI mengharuskan kita untuk menunda", katanya.

Ketua PWI Sulut Drs. Voucke Lontaan pun selaku salah seorang pimpinan sidang menjelaskan bahwa untuk kuorum dari 18 DPT harusnya hadir minimal 12 orang.

"Memang di PD/PRT PWI penundaan selambat-lambatnya 45 hari, tapi bisa aja penundaannya 1 atau 2 minggu untuk dilaksanakan", terang Lontaan.

Penundaan pun akhirnya ditetapkan pada hari Selasa (14/9/2021) mendatang dan langsung ditetapkan oleh pimpinan sidang.

Hadir dalam Konferensi II PWI Minsel, Ketua PWI Sulut, Ketua Bidang Organisasi PWI Sulut dan Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon dan beberapa pengurus PWI Sulut.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan musyawarah kecamatan di Kecamatan Tumpaan, pada Rabu (8/9/2021).

Musyawarah kali ini, dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Minsel dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS atau yang akrab disapa MEP, sekaligus membuka kegiatan.

Saat menyampaikan sambutannya, MEP mengatakan bahwa diselenggarakan musyawarah kecamatan ini dalam rangka penyegaran kepengurusan Partai Golkar di Minahasa Selatan.

"Saya mengharapkan yang betul-betul mencintai Partai Golkar, yang betul-betul ingin membesarkan Partai, orang-orang inilah yang akan kita berikan kesempatan pada kepengurusan yang ada di kecamatan", ungkap MEP.

Ia pun mengingatkan, setelah melaksanakan musyawarah kecamatan untuk segera melaksanakan musyawarah desa.

"Kita sudah diberikan tenggang waktu untuk musyawarah kecamatan pada 13 September harus sudah selesai dan pengurus desa setelah melaksanakan musyawarah daerah 13 Oktober. Ini kita pacu karena Partai Golkar memiliki tujuan yang jelas kedepannya", ujar istri James Kojongian, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Dari hasil rembuk, ada 9 dari 10 pimpinan desa Partai Golkar di Kecamatan Tumpaan yang kompak kembali menunjuk Djen Lamia (anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan) sebagai Ketua Partai Golkar Kecamatan Tumpaan. Sedangkan 1 pimpinan desa tidak hadir karena sakit.

Dalam sambutannya, Djen Lamia mengucapkan terimakasih karena dipercaya oleh ketua-ketua desa di Kecamatan Tumpaan.

"Tentu saya mengharapkan dukungan dari ketua-ketua desa, yang akan menjadi kekuatan kita. Marilah kita bersama-sama, sehingga apa yang diharapkan pimpinan kita dapat dijalankan sampai ke desa-desa", ujar Djen Lamia.

Tampak hadir juga Jack Singal anggota DPRD Minsel dari Dapil II, serta sejumlah pengurus Partai Golkar di Kabupaten Minsel.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS didampingi Bendahara Partai Golkar Minsel Olfiane Timbuleng (OKT) dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Minsel Rommy Poli serta Ketua Kecamatan Donny Sumual, membawa bantuan untuk korban kebakaran di Pasar Tompaso Baru.

Kedatangan mereka pada Selasa (7/9/2021) adalah sebagai bentuk kepedulian Partai Golkar atas bencana kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Pada saat ini saya membawa bantuan pribadi dari kami yang ada di Partai Golkar. Ada bantuan dari saya (MEP), ada bantuan dari ibu CEP (Christiany Eugenia Paruntu/mantan Bupati Minsel/Ketua DPD I Golkar Sulawesi Utara) bahkan anggota Dewan di Dapil sini juga turut memberikan bantuan", ujar ibu Micha (sapaan akrab Ketua DPD II Partai Golkar).

"Tentu harapan kami, jangan dilihat dari jumlah bantuan yang kami diberikan, tapi biarlah bantuan ini diterima dengan melihat ketulusan hati kami yang ingin membantu masyarakat", katanya.

Karena, menurut istri dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara James Arthur Kojongian, apapun yang terjadi, yang kita lewati selama ini, dirinya yakin dan percaya kalau dilakukan dengan tulus ikhlas mau membantu sesama, maka semua yang dicita-citakan dan impikan nanti Tuhan akan buka jalan.

"Amin", disambut semua warga yang ada di lokasi kebakaran Pasar Tompaso Baru.

Usai membawa bantuan, Micha, OKT, Rommy dan Don memborong jualan para penjual dan langsung bahan tersebut dibagikan ke masyarakat yang berada di lokasi Pasar Tompaso Baru.

Masyarakat yang terkena dampak dari kebakaran di Pasar Tompaso Baru berterima kasih atas bantuan ini.

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kami menghargai kepedulian dan semangat berbagi dari ibu CEP, ibu MEP dan Partai Golkar. Tuhan kiranya memberkati", ungkap Denny Lanes, warga Tompaso Baru.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com - Lagi - lagi sijago merah beraksi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). kali ini Musibah kebakaran terjadi di kompleks Pasar Tompasobaru, Desa Pinaesaan Jaga 2, Kecamatan Tompasobaru, (4/9) sekitar pukul 17.30 WITA.

Amukan ‘si jago merah’ petang itu mengakibatkan sekitar 13 rumah dan kios milik warga ludes terbakar.

Keterangan salah satu saksi, awalnya melihat asap hitam tebal yang tinggi dari dapur rumah milik keluarga Matialo-Mume.

Saksi bersama teman-temannya langsung berlari menuju ke tempat kejadian untuk memberikan pertolongan namun tidak mampu memadamkan api disebabkan kobaran api sudah mulai membesar bahkan sudah merembet ke rumah tetangga lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

“Menerima laporan masyarakat, kami bersama personel piket segera mendatangi lokasi kejadian, membantu warga memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadaanya, membantu proses evakuasi, mengamankan TKP, serta mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Tompasobaru Iptu Jefry Mailensun kepada media ini.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, menerangkan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan upaya penyelidikan terkait peristiwa kebakaran ini.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kami telah mengarahkan Unit Identifikasi Satuan Reskrim bersama Satuan Intelkam Polres Minsel berkolaborasi dengan personel Polsek Tompasobaru untuk melakukan upaya investigasi akan kasus ini,” terang Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada, memperhatikan keamanan rumah saat hendak keluar.

“Saat akan keluar rumah, pastikan tempat tinggal kita aman. Perhatikan kompor gas, listrik, alat-alat elektronik, kunci pintu dan jendela,” pungkas Kapolres. (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH, meninjau lokasi kebakaran di Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Baru, pada Minggu (5/9/2021).

Dalam peninjauan di lokasi kejadian kebakaran Pasar Central Tompaso Baru tersebut, secara simbolis Bupati juga memberikan bantuan kepada keluarga atau korban yang terdampak.

Terkonfirmasi, kebakaran yang terjadi Sabtu (4/9/2021), menghanguskan 19 bangunan diantaranya 13 rumah dan 6 Gudang Pasar.

Hadir dan mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus D.N. Lumowa, SE., Kasat Pol-PP Henri Palit, SH., Camat Tompaso Baru Djemy D. Loa, Kapolsek Tompaso Baru Iptu. Jefry Mailensun, Danramil Tompaso Baru yang diwakili Serma Metsi Wongkar, dan Hukum Tua Pinaesaan Linda Kambey S.Kep., Ns.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH., mengikuti kegiatan Penanaman Perdana Korporasi Benih Jagung Hibrida Varietas JH-37, pada Kamis (2/9/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Matani, Kecamatan Tumpaan tersebut, dirangkaikan pula dengan penyerahan Kartu Tani dan Cultifator (Peralatan Pertanian Modern) oleh Bupati Franky Wongkar kepada Kelompok Tani (KT) Cita Waya Esa Motoling, KT Telewalanda Satu Kawangkoan Bawah, dan KT Mandiri Modoinding.

Juga dilakukan penyerahan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada KT Tolu Jaya berupa Power Thresher, KT Waraney Tompaso Baru Dua berupa Power Thresher Multiguna, dan KT Ranokulo Rumoong Atas Dua berupa Corn Sheller Mobile.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Frangky Pasla, SE., M.Si., usai kegiatan menyampaikan semangat dalam satu tekad untuk terus membangun dunia Pertanian.

"Semangat hari ini bersama Bapak Bupati Franky Donny Wongkar dalam acara penanaman perdana perbanyakan Benih Jagung JH-37 di Kabupaten Minahasa Selatan", ungkap Pasla.

"Jagung JH-37 adalah hasil karya anak bangsa di Balai Penelitian Serealia Balitbangtan Kementan yang ada di Maros", katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai Penelitian Penanaman Serealia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. Muhammad Azrai, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih, Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulawesi Utara diwakili Koordinator Pengawas Benih Tanaman Kabupaten Minsel Merry Tambelu, SP, Staf Khusus bidang Pertanian Imanuel Tapang, Camat Tumpaan Terry Lolowang, SE., dan Komisaris CV. Karya Tunas Sejahtera Michael C. Soukotta.

(TamuraWatung)