Minsel, SulutNews.com -- Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan musyawarah kecamatan di Kecamatan Tumpaan, pada Rabu (8/9/2021).

Musyawarah kali ini, dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Minsel dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS atau yang akrab disapa MEP, sekaligus membuka kegiatan.

Saat menyampaikan sambutannya, MEP mengatakan bahwa diselenggarakan musyawarah kecamatan ini dalam rangka penyegaran kepengurusan Partai Golkar di Minahasa Selatan.

"Saya mengharapkan yang betul-betul mencintai Partai Golkar, yang betul-betul ingin membesarkan Partai, orang-orang inilah yang akan kita berikan kesempatan pada kepengurusan yang ada di kecamatan", ungkap MEP.

Ia pun mengingatkan, setelah melaksanakan musyawarah kecamatan untuk segera melaksanakan musyawarah desa.

"Kita sudah diberikan tenggang waktu untuk musyawarah kecamatan pada 13 September harus sudah selesai dan pengurus desa setelah melaksanakan musyawarah daerah 13 Oktober. Ini kita pacu karena Partai Golkar memiliki tujuan yang jelas kedepannya", ujar istri James Kojongian, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Dari hasil rembuk, ada 9 dari 10 pimpinan desa Partai Golkar di Kecamatan Tumpaan yang kompak kembali menunjuk Djen Lamia (anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan) sebagai Ketua Partai Golkar Kecamatan Tumpaan. Sedangkan 1 pimpinan desa tidak hadir karena sakit.

Dalam sambutannya, Djen Lamia mengucapkan terimakasih karena dipercaya oleh ketua-ketua desa di Kecamatan Tumpaan.

"Tentu saya mengharapkan dukungan dari ketua-ketua desa, yang akan menjadi kekuatan kita. Marilah kita bersama-sama, sehingga apa yang diharapkan pimpinan kita dapat dijalankan sampai ke desa-desa", ujar Djen Lamia.

Tampak hadir juga Jack Singal anggota DPRD Minsel dari Dapil II, serta sejumlah pengurus Partai Golkar di Kabupaten Minsel.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS didampingi Bendahara Partai Golkar Minsel Olfiane Timbuleng (OKT) dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Minsel Rommy Poli serta Ketua Kecamatan Donny Sumual, membawa bantuan untuk korban kebakaran di Pasar Tompaso Baru.

Kedatangan mereka pada Selasa (7/9/2021) adalah sebagai bentuk kepedulian Partai Golkar atas bencana kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Pada saat ini saya membawa bantuan pribadi dari kami yang ada di Partai Golkar. Ada bantuan dari saya (MEP), ada bantuan dari ibu CEP (Christiany Eugenia Paruntu/mantan Bupati Minsel/Ketua DPD I Golkar Sulawesi Utara) bahkan anggota Dewan di Dapil sini juga turut memberikan bantuan", ujar ibu Micha (sapaan akrab Ketua DPD II Partai Golkar).

"Tentu harapan kami, jangan dilihat dari jumlah bantuan yang kami diberikan, tapi biarlah bantuan ini diterima dengan melihat ketulusan hati kami yang ingin membantu masyarakat", katanya.

Karena, menurut istri dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara James Arthur Kojongian, apapun yang terjadi, yang kita lewati selama ini, dirinya yakin dan percaya kalau dilakukan dengan tulus ikhlas mau membantu sesama, maka semua yang dicita-citakan dan impikan nanti Tuhan akan buka jalan.

"Amin", disambut semua warga yang ada di lokasi kebakaran Pasar Tompaso Baru.

Usai membawa bantuan, Micha, OKT, Rommy dan Don memborong jualan para penjual dan langsung bahan tersebut dibagikan ke masyarakat yang berada di lokasi Pasar Tompaso Baru.

Masyarakat yang terkena dampak dari kebakaran di Pasar Tompaso Baru berterima kasih atas bantuan ini.

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kami menghargai kepedulian dan semangat berbagi dari ibu CEP, ibu MEP dan Partai Golkar. Tuhan kiranya memberkati", ungkap Denny Lanes, warga Tompaso Baru.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com - Lagi - lagi sijago merah beraksi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). kali ini Musibah kebakaran terjadi di kompleks Pasar Tompasobaru, Desa Pinaesaan Jaga 2, Kecamatan Tompasobaru, (4/9) sekitar pukul 17.30 WITA.

Amukan ‘si jago merah’ petang itu mengakibatkan sekitar 13 rumah dan kios milik warga ludes terbakar.

Keterangan salah satu saksi, awalnya melihat asap hitam tebal yang tinggi dari dapur rumah milik keluarga Matialo-Mume.

Saksi bersama teman-temannya langsung berlari menuju ke tempat kejadian untuk memberikan pertolongan namun tidak mampu memadamkan api disebabkan kobaran api sudah mulai membesar bahkan sudah merembet ke rumah tetangga lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

“Menerima laporan masyarakat, kami bersama personel piket segera mendatangi lokasi kejadian, membantu warga memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadaanya, membantu proses evakuasi, mengamankan TKP, serta mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Tompasobaru Iptu Jefry Mailensun kepada media ini.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, menerangkan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan upaya penyelidikan terkait peristiwa kebakaran ini.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kami telah mengarahkan Unit Identifikasi Satuan Reskrim bersama Satuan Intelkam Polres Minsel berkolaborasi dengan personel Polsek Tompasobaru untuk melakukan upaya investigasi akan kasus ini,” terang Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada, memperhatikan keamanan rumah saat hendak keluar.

“Saat akan keluar rumah, pastikan tempat tinggal kita aman. Perhatikan kompor gas, listrik, alat-alat elektronik, kunci pintu dan jendela,” pungkas Kapolres. (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH, meninjau lokasi kebakaran di Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Baru, pada Minggu (5/9/2021).

Dalam peninjauan di lokasi kejadian kebakaran Pasar Central Tompaso Baru tersebut, secara simbolis Bupati juga memberikan bantuan kepada keluarga atau korban yang terdampak.

Terkonfirmasi, kebakaran yang terjadi Sabtu (4/9/2021), menghanguskan 19 bangunan diantaranya 13 rumah dan 6 Gudang Pasar.

Hadir dan mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus D.N. Lumowa, SE., Kasat Pol-PP Henri Palit, SH., Camat Tompaso Baru Djemy D. Loa, Kapolsek Tompaso Baru Iptu. Jefry Mailensun, Danramil Tompaso Baru yang diwakili Serma Metsi Wongkar, dan Hukum Tua Pinaesaan Linda Kambey S.Kep., Ns.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH., mengikuti kegiatan Penanaman Perdana Korporasi Benih Jagung Hibrida Varietas JH-37, pada Kamis (2/9/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Matani, Kecamatan Tumpaan tersebut, dirangkaikan pula dengan penyerahan Kartu Tani dan Cultifator (Peralatan Pertanian Modern) oleh Bupati Franky Wongkar kepada Kelompok Tani (KT) Cita Waya Esa Motoling, KT Telewalanda Satu Kawangkoan Bawah, dan KT Mandiri Modoinding.

Juga dilakukan penyerahan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada KT Tolu Jaya berupa Power Thresher, KT Waraney Tompaso Baru Dua berupa Power Thresher Multiguna, dan KT Ranokulo Rumoong Atas Dua berupa Corn Sheller Mobile.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Frangky Pasla, SE., M.Si., usai kegiatan menyampaikan semangat dalam satu tekad untuk terus membangun dunia Pertanian.

"Semangat hari ini bersama Bapak Bupati Franky Donny Wongkar dalam acara penanaman perdana perbanyakan Benih Jagung JH-37 di Kabupaten Minahasa Selatan", ungkap Pasla.

"Jagung JH-37 adalah hasil karya anak bangsa di Balai Penelitian Serealia Balitbangtan Kementan yang ada di Maros", katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai Penelitian Penanaman Serealia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. Muhammad Azrai, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih, Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulawesi Utara diwakili Koordinator Pengawas Benih Tanaman Kabupaten Minsel Merry Tambelu, SP, Staf Khusus bidang Pertanian Imanuel Tapang, Camat Tumpaan Terry Lolowang, SE., dan Komisaris CV. Karya Tunas Sejahtera Michael C. Soukotta.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Bertempat di Aula lantai 4 Kantor Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Bupati Franky Donny Wongkar SH melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Pelantikan pada Selasa (31/8/2021) ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com, ada 7 pejabat yang dilantik oleh Bupati Minsel, terdiri dari 5 (lima) pejabat eselon III dan 2 (dua) pejabat eselon IV.

Dalam sambutannya, Bupati Minsel mengharapkan, pejabat yang baru dilantik dapat melakukan tugas dan tanggung jawab dengan profesional, disertai dedikasi dan loyalitas yang tinggi.

"Sebagai abdi negara dan pelayan publik, berikanlah pelayanan terbaik, bekerjalah secara profesional dan bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” pinta Bupati Minsel.

Bupati juga mengimbau agar terus meningkatkan disiplin prokes dan gencar mensosialisasikan gerakan 6 M.

"Pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi Dinas Kesehatan di setiap bidang kerja, agar dapat menekan angka kasus Covid-19 di Minsel,’ pungkas FDW (sapaan akrab Bupati Minsel).

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Rembang, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan, SE, M.Si, para Asisten juga Kepala BKD Minsel.

Adapun pejabat yang dilantik: 

- Ir. Diana Najoan, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). 

- Irne Maryanti Suryanto, SP, Kabid Prasarana dan Sarana, di Dinas Pertanian dan Peternakan.

- Edwin Tampi, SE, Kabid Pemberdayaan dan Pembangunan Desa, di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). 

- Handri Paulus Pelealu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawas Kebangsaan (Wasbang), di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). 

- dr. Tonny Rawis, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), di Dinkes Minsel. 

- Iwan Rondonuwu, ST, Kepala Seksi (Kasie) Penataan Desa dan Kelembagaan (PDK), di Dinas PMD. 

- Yulike Lumintang, SE, Kepala Sub Bagian (Kasubag), di Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minsel.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Gerai Vaksinasi Polres Minahasa Selatan (Minsel) terus didatangi oleh ratusan warga setiap harinya.

Kedatangan masyarakat ini adalah untuk mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19, baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua.

Sebagaimana terpantau pada Selasa pagi (31/8/2021), Gerai Vaksinasi Polres Minsel kembali melaksanakan pelayanan suntikan Vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum, kelompok lanjut usia (lansia), dewasa serta anak di atas usia 12 tahun.

“Kegiatan pelayanan suntikan vaksin Covid-19 ini dilaksanakan oleh Urkes Polres Minsel bersama Dinas Kesehatan Pemkab Minsel. Sasaran vaksinasi yaitu masyarakat umum kelompok lansia, dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas. Gerai Vaksinasi Polres Minsel buka pagi hari Senin hingga Jumat, disesuaikan dengan ketersediaan vaksin,” ujar Paur Kes Polres Minsel Ipda I Kadek Arnaya, Amd.Kep.

Dari data yang ada hingga siang ini sudah lebih dari 100 anak sekolah yang menerima suntikan Vaksin Covid-19 di Gerai Vaksinasi Polres Minsel.

"Ratusan anak sekolah menengah dari wilayah Kecamatan Tumpaan dan Amurang yang berusia 12 tahun ke atas, telah menerima suntikan Vaksin Covid-19. Tentunya, pelayanan vaksinasi ini wajib prosedural mulai dari tahap pendaftaran membawa KTP, KK, mengikuti proses screening tim medis, yang dinyatakan memenuhi syarat langsung dilakukan penyuntikan vaksin, kemudian observasi dan pendataan,” tambah Paur Kes Polres Minsel.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK yang memantau langsung kegiatan vaksinasi menyatakan apresiasi kepada anak-anak usia 12 tahun ke atas yang telah mendatangi Gerai Vaksinasi Polres Minsel untuk menerima suntikan Vaksin Covid-19.

“Untuk masyarakat umum, baik yang berusia dewasa maupun anak 12 tahun ke atas; yang belum divaksin, mari datangi Gerai Vaksinasi Covid-19. Bersama kita peduli menuju Herd Immunity, agar situasi pandemi ini segera cepat berlalu,” ungkap Kapolres.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH mulai melakukan penyegaran pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minsel.

Penyegaran pejabat Pemkab Minsel dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel, pada Jumat (27/8/2021) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang.

Dalam sambutannya, Bupati hasil pilihan rakyat Minsel dalam Pilkada Desember 2020 ini, berharap pejabat yang diganti menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya.

"Agar kiranya para pejabat dapat membuat masyarakat bahagia, menjadikan masyarakat sejahtera", kata Bupati Minsel.

"Laksanakan pelayanan publik secara profesional dan bersih dari kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN)", ujarnya.

FDW (sapaan akrab Bupati Minsel) mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja keras, mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak.

"Agar semua berjalan baik, mari kita satukan kelebihan masing-masing, agar menjadi kelebihan bersama dimana saja kalian ditempatkan", ungkap Bupati Franky Wongkar.

Untuk diketahui, ada 83 pejabat di lingkungan Pemkab Minsel yang dilantik kali ini.

(TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Tren naiknya kasus Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjadi perhatian serius dari Bupati Franky Donny Wongkar, SH.

Buktinya, saat memberikan sambutan di Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (26/8/2021) di Gedung Wale Cita Waya Esa (Waleta), Bupati Wongkar dengan tegas menyoroti kinerja seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Kepala Dinas dan Kepala Badan) dalam menghentikan penularan atau penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan.

“Dari akumulasi kasus positif Covid-19, kemarin sesuai dengan hasil laporan Dinas Kesehatan Minsel bahwa data Covid-19 awalnya ada di 1022 kasus dan sekarang sudah 1078. Dan ketambahan kasus terbesar 63 yaitu kasus positif PCR dan positif antigen. Kasus aktif berjumlah 239,” beber mantan Wakil Bupati Minsel Periode 2016-2021 ini.

Hal ini lanjut suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye Sumual, bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan secara khusus Dinas Kesehatan Minahasa Selatan harus meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) termasuk didalamnya penerapan 6 M mulai dari memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan yang sehat serta istirahat yang cukup dan yang terakhir menjauhi kerumunan.

"Kasus Covid-19 yang bertambah ini, mengingatkan kita secara khusus Dinkes untuk meningkatkan lagi Prokes. Penerapan 6 M harus dilakukan di lingkungan kita beraktivitas, lingkungan keluarga, di setiap masing-masing SKPD ataupun dimana kita melakukan aktivitas yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, agar supaya pencegahan dan penerapan benar-benar efektif dan mendapat hasil guna yang baik untuk untuk menekan penularan Covid-19 demi kesejahteraan rakyat Minahasa Selatan,” tegas Wongkar dihadapan 28 peserta Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang, MTh, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan, SE, MSi, Panitia Seleksi DR. W. Kumendong, MA, DR. Palapa, DR Jhony Tarore, MSi bersama beberapa staf khusus Bupati Minsel Denny Kaligis, SH, Drs.FJ Winerungan, MSi, Benny Bela, STh, Ir.Andry H. Umboh, MSi.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Ada yang menarik di balik sambutan Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH pada kegiatan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (26/08) di Gedung Waleta Kantor Bupati Minsel.

Apa itu ?

Menurut pengakuan Bupati ke-3 hasil Pilihan Rakyat Minsel ini, bahwa ada pejabat yang tidak bisa membedakan apa itu Visi dan apa itu Misi.

"Ada pejabat yang memberikan sambutan bahwa sesuai dengan Visi yang tertulis disitu, Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berbudaya dan sehat. Itukan kalimat Misi bukan Visi,” kata Bupati Wongkar.

Dirinya pun menyodorkan pertanyaan kepada Kadis Dikpora Minsel DR. Fietber Raco.

"Kadis Dikpora apa itu Visi Kabupaten Minsel ?,” katanya.

Raco-pun langsung menjawab Minsel Maju, Berkepribadian dan Sejahtera dengan benar dan mendapat pujian dari Bupati Franky Wongkar.

"Nah ini baru mantap,” puji FDW (sapaan akrab Bupati Minsel).

Wongkar Kembali mengingatkan agar para pejabat di Minsel yang melakukan uji kompetensi ini harus mampu membedakan mana kalimat Visi dan mana kalimat Misi.

"Hal-hal inilah yang menjadi dasar dan hal-hal inilah yang diingat dan dilakukan serta diimplementasikan oleh ibu/ bapak saat menempati jabatan nanti. Oleh karena itu, saya berharap bapak/ibu bisa mengikuti uji kompetensi sesuai tahapan yang ada,” tegasnya lagi.

(***/TamuraWatung)