Minsel, SulutNews.com -- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar pertemuan dan dialog bersama masyarakat yang berada di Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan, pada Jumat (07/01/2022) di Balai Pertemuan Umum Desa Tompaso Baru Dua, Kecamatan Tompaso Baru.

Dipimpin oleh Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky D. Wongkar, SH dan Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang, pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Forkopimda Minsel pada Rabu (05/01) lalu di Ruang Rapat Bupati Minsel. Dimana salah satu poin bahasan yakni mengatasi konflik yang terjadi di Kecamatan Tompaso Baru.

Pertemuan terkait adanya kejadian perkelahian antar kelompok (Tarpok) di Tompaso Baru ini juga dihadiri unsur Forkopimda Minsel, diantaranya Kapolres Minsel, AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Ircham Effendy, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono, SH., M.Hum.

Dalam dialog tersebut, Bupati menghimbau kepada setiap warga masyarakat agar dapat lebih memahami setiap perannya masing-masing dalam menjaga keamanan, persatuan, kesatuan dan ketertiban umum, demi masa depan daerah yang lebih baik.

"Sangat disesali perkelahian antar kelompok tersebut. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," tegas Bupati Franky Wongkar.

"Seharusnya setiap orang, baik kelompok atau individu untuk saling menghargai antara satu dengan yang lain. Jangan menimbulkan polemik, tetap saling bertoleransi, karena torang samua basudara, torang samua ciptaan Tuhan," katanya.

Bupati juga menghimbau dan mengharapkan keterlibatan serta peran aktif para tokoh-tokoh Agama, para pemerintah setempat, baik itu para Camat dan Hukum Tua untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih terhadap aspek keamanan dan ketertiban wilayah tempat tinggal masing-masing.

"Stop jo baku beking masalah, mari torang jaga dan pelihara tu kedamaian, sama-sama torang baku topang kong baku kerjasama beking bagus tu daerah, demi torang pe anak cucu kelak, demi kebaikan dan kemajuan daerah torang, dan demi masa depan torang samua," tutup Bupati Franky Wongkar, dengan dialek Manado.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. B.V.J. Lumingkewas, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan; Frangky T. Tangkere, SP., M.Si., Kaban Kesbangpol Samuel Setho Slaat, ST., Kasat Pol-PP & Kebakaran Henri Palit, SH.

Hadir juga Pdt. Reinly Mussu, S.Th, selaku Ketua BKSAUA Kecamatan Tompaso Baru, Camat Maesaan, Jelly Nelwan, S.Pt., Camat Tompaso Baru, Veldy Denny Keintjem, SH., Kapolsek Tompaso Baru dan Maesaan, Iptu. Jefry Mailensun, Danramil Tompaso Baru dan Maesaan, Letda Inf. Adri Kandowangko, serta para Hukum Tua, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Untuk diketahui, perselisihan yang berujung perkelahian antar kelompok di Tompaso Baru ini melibatkan warga Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sofie Sumampow memimpin pertemuan bersama para pimpinan dan pendamping Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) di Kabupaten Minsel.

Pertemuan yang bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, pada Kamis (7/1/2022) dimaksudkan untuk melakukan koordinasi terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos) Lansia, serta berusaha menyelesaikan berbagai permasalahan yang terkuak di awal tahun 2022.

Sofie Sumampow dihadapan para pimpinan LKS-LU Minsel mengaku bersyukur di Minsel untuk tahun 2021 ada masuk dana 3 M lebih untuk Lansia, yang diperuntukkan bagi 21 LKS-LU.

"Ingat LKS-LU adalah perpanjangan tangan dari pemerintah untuk mensejahterakan Lansia. Berharap LKS-LU di Minsel dapat menjadi contoh buat daerah lain di Sulut bahkan di Indonesia.," ungkap Sumampow.

"Pak Bupati berharap bantuan yang sudah diusahakan ini, selain pengurus yang harus bertanggung jawab adalah Hukum Tua dan Camat, karena pembentukannya juga sepengetahuan mereka. Sehingga saat pencairan dan ada masalah maka akan ada yang dapat diminta pertanggungjawaban," katanya.

Ia pun mengajak para pengurus LKS-LU di Minsel untuk dapat membawa Minsel lebih maju, berkepribadian dan sejahtera dengan mempersiapkan pertanggungjawaban.

"Saya meminta administrasi dan pertanggungjawaban harus dilakukan secara terbuka. Harus ada berita acara penyaluran dan kami akan lakukan monitoring terkait penyaluran," pesannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lansia Diane Lande mengingatkan permintaan Dinsos Provinsi Sulut, apabila ada penerima manfaat yang dananya belum masuk agar dapat segera memberitahukan.

"Juga pertanggungjawaban dapat segera dibuat. Juga bagi LKS-LU yang sudah menyalurkan harus disertai dengan foto dan nota-nota pembelanjaan," pungkasnya.

(Tamura)

Minsel,Sulutnews.com - Kerja keras Tim Resmob Polres Minahasa Selatan dalam pengejaran tersangka kasus yang terjadi di Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, akhirnya menuai hasil.

“Tersangka berinisial MO alias Marko berusia 20 tahun, warga Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, memiliki wilayah Kota Bitung oleh Tim Resmob yang berkomunikasi dengan Polsek Maesa pada Selasa tanggal 4 2022 pukul 01.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa, saat dikonfirmasi pada Rabu (05/01/2022).

Kasus dugaan ini terjadi pada Jumat, 12 Maret 2021, yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban bernama Christian Sanggelorang (26), warga Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minsel.

awalnya korban bersama teman-temannya datang di Desa Maliku untuk menghadiri acara ulang tahun. Saat d ijalan pulang dihadang oleh tersangka dan dianiaya dengan cara dipukuli menggunakan tangan.

Kasus ini selanjutnya dilaporkan dilaporkan dengan laporan polisi nomor LP/76/III/2021/SPKT/Res Minsel/Polda Sulut, tanggal 12 Maret 2021. Tersangka pun diundang untuk dimintai keterangan, namun hingga pada tahap penyidikan, tersangka tidak hadir.

“ Dia (Tersangka.red)  tidak kooperatif, mulai tahap penyelidikan diundang tidak datang. Sampai pada tahap penyidikan namun tidak dipanggil. Sehingga kami melakukan upaya paksa dengan melakukan pengejaran dan penangkapan,” tambah Iptu Lesly. Saat ini tersangka lelaki MO (Marko) telah di Polres Minsel untuk melakukan tindakan kejahatan yang terjadi. “Pasal yang dipersangkakan yaitu 351 KUHPidana ayat (1), ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun 8 bulan atau denda Rp. 4.500,” pungkas Kasat Reskrim. (Adrian)

Minsel, SulutNews.com -- Sejumlah warga lanjut usia (Lansia) di Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di penghujung tahun 2021 melakukan pencairan dana bantuan sosial (Bansos) Lansia.

Dana Bansos Lansia yang pencairannya bervariasi ini, disalurkan kepada anggota kelompok Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Sapa Lalum Desa Lelema.

Informasi yang diterima wartawan SulutNews.com beberapa waktu lalu mendapati bahwa proses pencairan, ada di 2 Bank, yakni BRI dan Mandiri. Nilainya pun mulai 1,6 juta, 1,7 juta dan yang paling banyak kabarnya berkisar di angka 2,3 juta.

Ketua LKS Sapa Lalum Desa Lelema, Deice Walukow-Moga yang dijumpai wartawan di kediamannya menjelaskan kalau yang diusulkan awalnya ada 158 orang, tapi yang lolos baru 58 orang penerima.

"Untuk daftar penerima langsung dari Minaula Kendari, dimana 23 orang di Bank Mandiri, sedangkan 35 orang di BRI. Pencairannya bervariasi, ada 2,035 juta 1,8 juta, 1,7 juta dan 1,6 juta," terangnya.

Dirinya memastikan kalau penyaluran di LKS-LU Sapa Lalum Desa Lelema akan dilakukan dalam bentuk barang.

"Uang yang ditarik dari masing-masing anggota kami kumpulkan untuk nantinya dibelanjakan barang, berupa bahan sembako, lemari, alat dengar, kasur dan lain-lain," kata Deice.

"Di bulan Desember, kami sudah membagikan beras dan telur. Sedangkan bahan lainnya akan dibagi dalam waktu dekat sesuai dengan rencana pembelanjaan yang sudah disusun kelompok dan sesuai permintaan anggota," tambahnya.

Ia menjelaskan, perjalanan panjang pembentukan kelompok LKS-LU Sapa Lalum sudah dimulai dari bulan Maret dan ada beberapa biaya yang diupayakan pengurus seperti biaya transportasi dan Notaris untuk pembuatan akte, pembuatan SIUP, Nomor Daftar dan Surat Domisili.

Di kesempatan terpisah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Selatan, Sofie Sumampow yang ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Selasa (4/1/2022) membenarkan ada sejumlah kelompok LKS-LU di Minsel yang mendapatkan bantuan dana bansos.

"Ada 21 dari 23 LKS-LU yang ada di Kabupaten Minsel yang menerima dana bansos yang disalurkan Kementerian Sosial lewat Loka Lansia Minaula Kendari," tukas Sumampow.

Dirinya pun berpesan agar penyaluran bahan bantuan dilakukan dengan sebaik-baiknya dan transparan kepada anggota.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH, memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minsel, di ruang rapat Bupati, pada Rabu (5/1/2022).

Informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com dari rilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Minsel menjelaskan bahwa rapat perdana Forkopimda Minsel di Tahun 2022 tersebut berkosentrasi pada beberapa hal.

Diantaranya, Forkopimda mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat serta stabilitas daerah bagi kelancaran pembangunan daerah. Juga mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan stabilitas daerah.

Hadir dalam rapat ini, Kapolres Minsel AKBP. C. Bambang Harleyanto, SIK., mewakili Pimpinan DPRD Minsel Stefanus D.N. Lumowa, SE, mewakili Dandim 1302/Minahasa, yakni kepala staf distrik militer/kodim (Kasdim) May. Inf. Vino Satria Onibala.

Hadir juga Kajari Minsel Budi Hartono, SH., M.Hum, Ketua Pengadilan Negeri Amurang Royke Harold Inkiriwang, SH., Sekretaris Daerah Minsel Denny P. Kaawoan, SE., M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minsel Drs. Benny. V. J. Lumingkewas dan Kaban Kesbangpol Minsel Samuel Slat, ST.

(***/Tamura)

Minsel,Sulutnews.com -  Para personel Polres Minahasa Selatan (Minsel) khususnya pemegang senjata api (senpi) diapelkan pada Selasa (04/01/2022) pagi, untuk diperiksa.

Pemeriksaan senpi dilakukan langsung Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto didampingi Wakapolres Kompol Eddy Saputra, serta sejumlah Pejabat Utama Polres Minsel.

“Ini kegiatan rutin dalam rangka pengawasan, kontrol, penertiban administrasi serta pengecekan kondisi senpi personel Polres Minsel,” ungkap Kapolres.

Objek yang diperiksa yakni Kartu Tanda Anggota (KTA), kartu senpi, kartu psikologi, surat perintah, serta kondisi senpi dan amunisi.

Kapolres menegaskan, hindari pelanggaran apalagi penyalahgunaan senjata api, fatal akibatnya.

“Pahami betul-betul aturan prosedural, SOP, perundang-undangan, Perkap yang berkaitan dengan tatacara penggunaan senpi. Jangan main-main tembak,” tegasnya.

Senpi, lanjut Kapolres, merupakan alat taktis, fasilitas negara untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat serta penegakan hukum.

“Senpi ini bukan mainan, hati-hati dalam penggunaannya. Dijaga, dirawat, pastikan selalu dalam kondisi bersih dan siap digunakan,” tandas Kapolres. (Adrian)

 

Minsel,Sulutnews.com – Unit PPA Satreskrim Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengungkap kasus prostitusi online melalui aplikasi MiChat yang beroperasi di sekitar Amurang.

Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan seorang tersangka perempuan, Bunga (nama disamarkan), 18 tahun, warga Kabupaten Minahasa Tenggara.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa, mengatakan, pihaknya juga telah menahan tersangka.

 “TKP-nya disalah satu penginapan yang ada di Amurang, di mana tersangka menggunakan aplikasi medsos menjajakan dirinya untuk jasa prostitusi, bertransaksi dengan pelanggan,” ujarnya, selasa (04/01/2022).

Lanjut Iptu Lesly, bisnis prostitusi online ini telah dilakukan tersangka sejak beberapa bulan terakhir.

“Bersama tersangka, kami turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan ribu rupiah, alat kontrasepsi, dan handphone,” pungkas Iptu Lesly. (Adrian)

Minsel,Sulutnews.com – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Boyong Pante, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Minggu (02/01/2022), sekitar pukul 21.40 WITA.

Melibatkan dua mobil yakni, Daihatsu Xenia nomor polisi DB 1290 CG dan Toyota Avanza DB 1057 KI.

Daihatsu Xenia dikemudian Charles Tundu (26), warga Kelurahan Lirang, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung, sedangkan Toyota Avanza dikemudikan Noldi Johan Powa (49), warga Kelurahan Kotabangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.

Kronologis kejadian berawal saat kendaraan Daihatsu Xenia melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Kotamobagu menuju Manado, mengalami pecah ban belakang sebelah kanan. Tempat kendaraan pun oleng dan bertabrakan dengan Toyota Avanza yang bergerak dari arah berlawanan.

Akibat lakalantas ini, pengemudi kendaraan Toyota Avanza, Noldi Johan Powa, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Kalooran Amurang.

Sementara untuk pengemudi kendaraan Daihatsu Xenia, Charles Tundu, mengalami luka berat.

Adapun para penumpang dalam kedua kendaraan tersebut mengalami luka-luka.

Korban luka ringan yakni Yunike Tulalo (50), Malisa Pajow (18), Kanjelo Powa (18), Yosepus Ocen Tundu (18) dirawat di RS Kalooran Amurang, sedangkan luka berat yaitu Rayno Powa (25) ke RSUP Prof. Kandou Malalayang , Manado. Sedangkan untuk kerugian material diperkirakan Rp.30 juta.

Kasatlantas Polres Minsel AKP Hadi Siswanto, membenarkan adanya lakalantas tersebut.

Personel piket Unit Lakalantas langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan serta membuktikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan," singkatnya. (Adrian)

Minsel,Sulutnews.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP C. Bambang Harleyanto memimpin apel perdana di tahun 2022, Senin (03/01) pagi.

Apel jam pimpinan tersebut diikuti Wakapolres Kompol Eddy Saputra bersama para Pejabat Utama, perwakilan Polsek dan personel jajaran.

Membuka arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, di mana masih memberikan kekuatan dan kesehatan serta kesempatan berkarya di tahun yang baru.

“Puji dan syukur patut kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas perkenanannya kita masih diberikan nafas kehidupan, kesehatan dan kekuatan untuk kembali berkarya, bekerja di tahun yang baru ini,” ungkapnya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi serta kinerja personel jajaran dalam pelaksanaan Operasi Lilin Samrat, mengawal dan mengamankan perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Disampaikan terima kasih kepada rekan-rekan personel yang telah bekerja keras mengawal dan mengamankan perayaan Natal serta Tahun Baru pada Operasi Lilin Samrat, sehingga bisa berjalan lancar, kondusif, tidak ada kejadian menonjol,” ujar Kapolres.

Di tahun yang baru ini, Kapolres mengingatkan personel untuk tetap semangat, meningkatkan kualitas kinerja, bekerja ikhlas serta jangan menyakiti hati masyarakat, juga tidak anti kritik.

“Tetap semangat, terus tingkatkan kualitas kinerja, bekerja ikhlas layani masyarakat dan ingat jangan pernah sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Jangan anti kritik, kita membutuhkan kritik sebagai evaluasi perbaikan ke depan,” tambah Kapolres.

Kapolres Minsel juga menyoroti pemakaian gampol (seragam kepolisian) harus sesuai dengan peraturan yang berlaku serta mengatensi penggunaan media sosial agar tidak merugikan instansi kepolisian maupun diri sendiri. (Adrian)

Minsel,Sulutnews.com – Operasi Lilin Samrat 2021 dalam rangka pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, telah selesai dilaksanakan.

Secara umum, acara Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan (Minsel) berjalan aman, lancar dan kondusif, serta tidak ada kejadian menonjol yang berdampak pada perbaikan kamtibmas nasional.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah kita terpantau berjalan aman, lancar dan kondusif. Untuk itu disampaikan terima kasih kepada personel yang telah bekerja keras, melaksanakan penjagaan, pengamanan rumah ibadah, pengaturan lalu lintas serta upaya edukasi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes),” ujar Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, saat apel jam pimpinan, Senin ( 03/01/2022).

Kepada masyarakat seluruh, Kapolres Minsel mengimbau untuk terus mematuhi prokes pencegahan Covid-19. “Jangan kendor, tetap patuhi prokes. Covid-19 masih ada, jangan menganggap enteng. Untuk yang belum vaksin, segera datangi gerai-gerai vaksinasi dan Puskesmas untuk menerima vaksin Covid-19,” pungkas Kapolres mengimbau. (Adrian)