Minsel, Sulutnews.com --- Pengadilan Negeri Amurang  menggelar sidang lokasi atau Pemeriksaan Setempat (PS) berada di lokasi perkebunan bukit Sasayaban kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang, atas kasus perdata dengan Pengugat Jolli A. Ganap dan Markus Ganap dan pihak tergugat Sonny Sumual CS, Pada Rabu (10/8/2022).

Pemeriksaan Setempat berlangsung dilokasi sengketa dipimpin langsung oleh Hakim ketua Ariyas Dedy SH yang juga sebagai Ketua Pengadilan Negeri Amurang.

Saat di temui media Ketua P.N Amurang Ariyas mengatakan kalau sidang tersebut bertujuan untuk memastikan objek sengketa itu memang ada.

"Kami dari Pengadilan Negeri Amurang, Majelis hakim, untuk perkara gugatan no 65 tahun 2022 melakukan Pemeriksaan Setempat terhadap objek perkara di perkebunan Sasayaban.

Ini dilakukan untuk memastikan bahwa objek sengketa itu memang ada,"ujar Ariyas.

Dia menegaskan pada kesempatan tersebut selain melihat batas-batas di objek sengketa, juga memberikan kesempatan yg sama pada kedua pihak.

"Kedua pihak dapat menjelaskan mengenai objek sengketa dan perbedaan -perbedaan mengenai objek sengketa yang dimaksud.

Hal-hal yang lain diluar objek sengketa itu bukan menjadi bagian dari pemeriksaan hari ini termasuk latar belakang, cerita, bukti atau saksi maupun hal yang lain yang terkadang akan disampaikan oleh para pihak,"jelas Ariyas.

Dia juga menyampaikan bahwa tujuan yang lain dari pemeriksaan setempat agar diketahui masyarakat disekitar lokasi perkebunan tersebut kalau objek tersebut sedang dalam sengketa yang sedang ditangani pihak PN Amurang.

Pada sidang lokasi tersebut baik pihak penggugat yang didampingi kuasa hukum maupun pihak tergugat bersama kuasa hukum menunjukan batas-batas lokasi dan dan memberikan keterangan yang berbeda.

Saat ditanyakan Hakim Ketua soal tepatnya lokasi objek sengketa, pihak penggugat mengatakan kalau lokasi sengketa bertempat di Sasayaban Ranocual Kelurahan Buyungon.

Sedangkan pihak tergugat mengatakan kalau lokasi sengketa yang dimaksud bertempat di perkebunan Sasayaban yang adalah tanah negara.

Novri Lomboan SH didampingi Yesaya Lengkong SH (Lius) selaku pengacara atau kuasa hukum Sonny Sumual (SS) mengatakan berdasarkan bukti yang mereka miliki perkebunan Ranocual bukan berada di wilayah Buyungon.

"Kami punya bukti yang menunjukan kalau lokasi Ranocual bukan berada di wilayah Buyungon,"kata Novri.

Selain itu, dia juga mengatakan pada sidang lokasi tersebut digelar ada tiga orang penggarap yang tidak dimasukan sebagai tergugat.

"Selain Sonny Cs masih ada 3 penggarap lagi yang tidak masuk sebagai pihak tergugat. Jadi secara teknis perkara tersebut tidak dapat diterima atau dinyatakan Niet Ontvankelijke (NO),"Pungkas Novri.  (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Bupati Franky Donny Wongkar, SH bersama Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang menghadiri kegiatan Penanaman Perdana Benih kentang dalam rangka Kegiatan The Development Of Integrated farming System In Upland Areas ( UPLAND) Tahun 2022 dirangkaikan dengan Pencanangan Kampung Sayor, Desa Sinisir, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis, 04 Agustus 2022.

Dalam Sambutannya Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menyampaikan bahwa Kegiatan UPLAND dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam rangka untuk meningkatkan Produktivitas Pertanian.

"kiranya para petani akan mendapatkan pendapatan yang nantinya akan meningkatkan Perekonomian bagi para petani penerima manfaat, dengan kegiatan ini para Penerima Manfaat Kiranya mengerjakannya secara bersama - bersama jangan secara sendiri-sendiri artinya kelembagaan harus kuat,"Ucap Bupati FDW.

Masyarkat Modoinding sejak dulu sudah lama mengenal terkait Teknik budidaya kentang namun melalui program ini diharapkan  kita sama sama untuk belajar agar pengembangan budibaya kentang di kecamatan modoinding ada peningkatan oleh karenanya Pemkab Minsel harapkan adanya komunikasi yang baik antara Penyuluh dan Petani sehingga mendapatkan hasil yang baik dari kegiatan ini.

Dan terkait Pencanangan Kampung Sayor di Kecamatan Modoinding Pemkab Minsel Akan mencanangkan Kampung Sayor, Kampung Rica, Kampung Seho, Kampung Buah, Kampung Milu yang akan disesuaikan dengan Karakteristik dengan Potensi yang ada di tiap kecamatan , dan untuk Pencanangan Perdana dari  5 Kampung tersebut yakni Kampung Sayor yang berada di Kecamatan Modoinding.

Dalam Acara tersebut dberikan bantuan Hand Sprayer Kepada Kelompok Tani Tetap Jaya, Kelompok Tani Kita Bisa, Kelompok Tani Permata, Kelompok Tani Panji Yosua Berkarya, Kelompok Tani Kaampit Waya. dan bantuan cultivator kepada Kelompok Tani Masawonganta, juga diserahkan bantuan Benih yang diberikan kepada Kelompok Tani Tabita, Kelompok Tani Paar Mayang, Kelompok Tani Serasi Mandiri, Kelompok Tani Kanaan New, Kelompok Tani F Potato, Kelompok Tani lolombulan, Kelompok Tani Perjuangan, Kelompok Tani Kabar Jaya, Kelompok Tani Karyata, Kelompok Tani Donata.

Turut Hadir pada Kegiatan tersebut Unsur FORKOPIMDA Minahasa Selatan., Ir. Christian Kaparang, M.Si Selaku Kepala Seksi Lahan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara., Kepala Dinas Pertanian Kaupaten Minahasa Selatan Feybie Pusung, S.Pt, M.Si., Staf Khusus Bupati Minahasa Selatan Bidang Ketenagakerjaan Bpk. Danny Wuisan., Camat Modoinding Patrio M. Tandaju, SE, bersama Unsur FORKOPIMCA Kecamatan Modoinding dan Para Hukum Tua serta Perangkat Desa Se - Kecamatan Modoinding.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Memberikan Pelayanan Publik yang prima adalah tanggung jawab instansi Pemerintah termasuk didalamnya Pengadilan Negeri Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Untuk dapat memberikan Pelayanan Publik yang prima, seluruh jajaran di Pengadilan Negeri Amurang dimulai dari pimpinan ke bawah sampai dengan staf dan honorer bekerja sama bahu membahu melakukan pembenahan di segala bidang.

Dengan dikomandani oleh Ketua Pengadilan Ariyas dedy, S.H bersama dengan Wakil ketua Pengadilan Anthonie S. Mona, S.H, pelan tapi pasti Pengadilan Negeri Amurang semakin terlihat lebih baik. Selain bangunan dan lingkungan kantor yang terlihat lebih bersih dan asri, dari sisi pelayanan pun ditingkatkan diantaranya pemberian pelayanan “One Day Service”, adanya Petugas Informasi yang selalu stand by memberikan informasi kepada para pencari keadilan, ruang tunggu yang nyaman dan bebas rokok, nampak pula berbagai banner alur perkara untuk memberikan informasi mengenai alur perkara.

Selain itu juga pantawan media pelayanan pengadilan memudahkan pendaftaran bagi calon hukum Tua yang sedang mengurus Surat Keterangan Tentang Tidak Pernah Dipidana yang menjadi salah satu persyaratan seluruh Bakal Calon hukum tua.

"Pelayanan pengadilan Negeri Amurang Cukup puas, dan disini juga sudah tersedia minuman seperti kopi dan air putih, petugasnya sangat baik dan ramah," Ujap Max j Lomboan salah satu calon hukum Tua.

Ditempat yang sama juga Reyders Pinatik calon Hukum Tua malola satu mengatakan Pelayanan pengadilan Negeri Amurang saat ini sudah semakin maju, lingkungan kantor yang terlihat lebih bersih dan asri, dan ruang tunggu yang nyaman pula, ujarnya.

Wakil ketua Pengadilan Negeri Amurang Anthonie S. Mona, S.H, saat di temui media mengatakan pengadilan Amurang saat ini berupaya memberikan rasa kepuasan bagi para pencari keadilan.

Dimana kami membuka pelayanan akses informasi, adanya Petugas Informasi yang selalu stand by memberikan informasi kepada para pencari keadilan, ruang tunggu yang nyaman dan bebas rokok.

"inilah bentuk pelayanan kami, Resepsi anti korupsi kami utamakan dan untuk mempermudah kami juga sudah menyediakan kertas, foto copy, dan pelayanan teh, kopi bagi para tamu," Ucap Mona.

(Sel)

Amurang,Sulutnews.com - Pengadilan Negeri Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan mengelar kembali kasus Nomor Perkara 65/pdt.G/2022/PN Amr dalam agenda bukti surat tambahan, Pengugat dan tergugat, diketahui nama pengugat Jolli A. Ganap dan Markus Ganap, sedangkan pihak tergugat Sonny Sumual CS. Rabu (03/08/2022) Siang.

Dalam persidangan dipimpin para majelis hakim yang terhormat diantaranya Hakim Ketua Ariyas Dedy SH yang didampinggi dua Hakim anggota Marthina U.S Hutajulu SH dan Dessy Balaati SH dan seorang panitra penganti Donny Audy Rumengan SH.

Hakim ketua setelah membuka persidangan dan membacakan agenda saat ini lanjut meminta kepada masing-masing kuasa hukum atau pengacara dari pengungat dan tergugat untuk berdiri untuk menyerahkan dokument atau berkas bukti tambahan dimeja persidangan yang disaksikan oleh para majelis hakim dan panitra, juga disaksikan oleh para pengunjung sidang didalamnya kehadiran si pengugat dan tergugat, pasalnya kasus perkara perdata ini awalnya dibuka secara umum.

Salah satu percakapan dalam sidang terbuka secara umum ini oleh majelis hakim dengan masing-masing kuasa hukum bahwa akan ada sidang lanjutan pekan depan yaitu dengan agendakan sidang lokasi.

"Kita sepakat dan sudah siap untuk rencana sidang lokasi direncanakan hari rabu tanggal 10pekan depan sekira pukul 11 siang waktu setempat," ujar N. Novri Lomboan SH selaku pengacara atau kuasa hukum Sonny Sumual (SS).

Lanjut dikatakannya, bahwa ada salah satu bukti berkas kejangalan yang diserahkan ke majelis hakim dari pihak kuasa hukum pengugat.

"Saat kami selaku kuasa hukum dimintakan maju ke meja sidang oleh hakim ketua untuk menyerahkan bukti tambahan, kami melihat ada kejangalan disalah satu berkas dari pihak pengungat melalui kuasa hukumnya, yaitu surat keterangan jual beli tahun 1929 disitu ada tanda tanggan dari pemerintah tetapi tidak ada tertulis nama pejabat pemerintah terkait saat itu, selain itu surat tersebut tidak dibubuhi cap pemerintah atau setidaknya surat tersebut ada matrai yang menunjukan kekuatan hukum, itu tidak ada, selain itu di tahun 1929 belum terbentuk aparat pemerintahan hukum tua ataukah pemerintah setempat, oleh sebab itu lahan tersebut tidak kuat sebagai bukti bahwa adalah tanah pasini, selain itu didalam surat tersebut menyatakan bahwa lahan yang berlokasi di Ranoncoal, sedangkan lahan saat ini berlokasi di Sasayaban," ucap Nofri senada dengan Yesaya Lengkong SH (Lius -red) juga kuasa hukum dari SS.

Kami lebih dari yakin ada dugaan bahwa terbitnya sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN Minsel yang dimiliki pengungat adalah surat-surat dalam pengurus sebelum terbit sertifikat sarat dengan rekayasa.

"Tidak ada tanah negara yang bisa diperjual belikan hanya saja bisa digarap atau dikelolah sebagai tanah garapan, adapun ketika lahan tersebut jika dialihkan status menjadi hak milik yang didasari terbit sertifikat nantinya itupun harus ada dasar tahapan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku, ingat tanah yang saat ini dipersidangkan adalah tanah negara bukan tanah pasini, karena kami ada bukti selain klien kami adalah pengarap dari tahun 1998 yang kuat didasari surat dari pemerintah setempat, juga dikuatkan dari surat HGU nomor 5 menyatakan bahwa tanah tersebut adalah tanah negara,"tandas Nofri.

Sementara itu Sonny Sumual sebagai pengarap lahan tersebut jikalau suatu saat nanti pemerintah kabupaten Minsel akan menggunakan lahan tersebut untuk kepentingan pemerintah maka dirinya siap menfasilitasi.

"Ingat bencana alam yang terjadi di pantai Amurang yang belum lama ini, kan rencana awal dilokasi lahan ini yang saya garap pemerintah rencananya akan digunakan hunian tetap bagi para korban bencana, dan dikuatkan oleh kepala BPN Minsel yang datang langsung saat itu dilokasi tersebut bahwa itu lahan adalah tanah negara, oleh sebab itu adapun pemerintah nantinya mengunakan lahan tersebut untuk kepentingan umum saya siap menfasilitasinya,"ungkap Sumual.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com - Wakil Bupati Minahasa Selatan Petra Yanni Rembang, M. Th hadiri Sosialisasi program pemberdayaan masyarakat dan inisiatif tanggap bencana desa Kapitu, yang di laksanakan di desa kapitu, kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan,  Selasa (26/07/2022).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan didalamnya Bupati dan Wakil Bupati mengapresiasi kegiatan Sosialisasi program pemberdayaan masyarakat dan inisiatif tanggap bencana desa Kapitu.

"Pemkab minsel sangat berterimakasih kepada PT. Cargill dan LSM Menengkel telah melakukan hal yang sangat penting pada kegiatan sosialisasi saat ini," Ucap Wabup.

Upaya-upaya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat terus di lakukan namun banyak program yang akan di lakukan tahun depan. Oleh karena itu apa yang dapat di kerjakan hari ini jangan di tunda esok hari, karena esok hari ada kesusahannya sendiri, contohnya bencana yang terjadi di pantai Amurang yang tidak kita sangkar-sangka.

Ketua LSM perkumpulan Manengkel Solidaritas Erlando Tumangken saat di temui media mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen dari PT Cargill Indonesia yang sejak tahun 2018-2020 kita sudah menjadi mitra bersama dan telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi terumbu karang.

"Kami berterimakasih kepada PT. Cargill karena Pada tahun 2022 ini telah menetujui apa yang menjadi program pemberdayaan masyarakat," Ucap Tumangken.

Di tempat yang sama juga mewakili Pimpinan cargill Imelda Tandako mengatakan bahwa program konservasi terumbu karang di desa kapitu ini merupakan bentuk nyata dari peran aktif Cargill dalam melestarikan lingkungan di tempat kami beroperasi.

"Cargill juga berkomitmen untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di desa kapitu dengan membantu membuat roadmap atau peta jalan pengembangan wisata desa kapitu hingga tahun 2027," Ujar Imelda.

Keberhasilan program ini hanya dapat diwujudkan dengan dukungan semua pemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten minsel, karena PT Cargill mempunyai visi yaitu untuk Menutrisi dunia dengan cara yang aman bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa dan kabupaten minsel, kami juga tak lupa berterima kasih atas dukungan dari semua pihak selama ini yang telah membantu kami PT. Cargill di setiap kegiatan yang ada" Ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Amurang Barat, Pejabat Hukum Tua desa Kapitu, perangkat desa, Masyarakat, tokoh-tokoh Agama, dan masyarakat.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Jelang HUT RI ke-77, Pemerintah Desa Tewasen bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut dan kelompok Genesis Pataneyan menggelar Turnamen Volly Ball Tewasen Cup tahun 2022.

Pertandingan Bola Voli Tewasen Cup berlangsung di Desa Tewasen, KecamatanAmurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan.

Saat di temui media selaku Ketua dari kelompok Genesis Pataneyan Jecky Agonta S.pd, mengatakan bahwa  pelaksana kegiatan Trunamen di buat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT RI) Ke-77 Tahun, Yang di sponsori oleh Bawaslu Sulawesi Utara bersama Genesis Pataneyan, dimana Genesis Pataneyan adalah masyarakat desa towasen yang berada di luar desa towasen.

"Kegiatan ini di ikuti oleh 12 tim yang ada, 10 Tim dari Minahasa Selatan dan 2 Tim dari Minahasa tenggara, kegiatan Pembukaan hari ini, Sabtu (23/07/2022) dan nantinya berakhir sampai 17 Agustus, karena lapangan saat ini di laksanakan di oddor, Ujarnya.

Dan untuk Kategori usia Umum bebas, tetapi ada aturan-aturan yang berlaku dalam pertandingan ini. Di tanya keterlibatan Bawaslu ia mengatakan bahwa keterlibatan Bawaslu dalam Kegiatan ini karena desa towasen adalah salah satu desa pengawasan dari Bawaslu.

Di tempat terpisah juga Penjabat Hukum Tua Desa Tewasen, Meyti Pulingkareng menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu Sulut dalam hal ini, Ketua Kenly Poluan dan Komunitas Genesis Patanean dan kami pemerintah mendukung penuh kegiatan ini.

"Kami juga sebagai pemerintahan mendukung penuh sportifitas di desa tewasen khusus olahraga, dimana juga pemuda-pemuda yang ada di desa tewasen sangat membantu kegiatan turnamen voli Ball saat ini, ucap Pejabat Hukum tua desa towasen.

Selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Fiber Raco, mewakili Bupati Minsel Franky Donny Wongkar juga mengatakan bahwa dalam kegiatan saat ini kita harus lihat dahulu yang pertama partisipasi masyarakat di bidang olahraga.

"antusias dari masyarakat desa Tewasen dalam pelaksanaan kegiatan olahraga voli Ball ini sangat luar biasa, dan saya berharap nantinya desa ini menjadi desa modern untuk pengembangan olahraga di desa ini, Ucap Kadis Raco.

Bendahara PBVSI Minsel, Elvira Waroka juga mengatakan bahwa terkait pertandingan bola voli ini, adalah salah satu inisiasi dari komunitas Genesis Pataneyan bersama Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Karena desa Towasen sudah di canangkan sebagai desa kampung pengawasan oleh Bawaslu.

Oleh karena itu menindak lanjuti dari kegiatan pengawasan partisipatif di desa towasen saat ini maka kami sangat-sangat mensuport kegiatan olahraga pada malam hari ini, karena nilai-nilai sportifitas, integritas yang di laksanakan oleh komunitas ginesis pertanian dalam pentuk towasen Cap saat ini merupakan nilai-nilai juga yang di junjung oleh Bawaslu dalam pengawasan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah.

"Untuk itu kami mengharapkan kiranya apa yang sudah di inisiasi oleh desa towasen ini, dalam bentuk towasen Cap serta penanaman pohon, bisa juga di inisiasi oleh 7 desa pengawasan yang tersebar di seluruh provinsi Sulawesi Utara, yang di harapkan nantinya itu bisa berdampak memberikan kesadaran hukum kepada masyarakat memberikan pengetahuan terkait pentingnya pengawasan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, karena patut kita sadari bersama bahwa kegiatan pemilihan umum itu bukan hanya tugas Bawaslu, dan KPU saja tetapi itu tugas seluruh stakeholder," tegasnya.

Kami sangat mengapresiasi kegiatan pada malam ini, junjung tinggi sportifitas, bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu kita tengakan keadilan pemilu, pungkas Waroka.

Hadir dalam acara pembukaan Turnamen Volly Ball Tewasen Cup” 2022, Kapolres Ketua Umum PBVSI (Kapolres) Minsel AKBP. Bambang Cahyanto, SIK, yang di wakili oleh Kabag Ops Kompol. Rahmad Lantemona, Bendahara PBVSI Minsel, Elvira Waroka, Komisioner Bawaslu Sulut, Pengurus Komunitas Genesis Patanean bersama anggota, Camat Amurang Barat Drs. Hanny Kondoj, Penjabat Hukum Desa Tewasen Meyti Pulingkareng SE, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, BPD dan undangan lainnya.

 (Sel)

Amurang, Sulutnews.com - Kakanwil Hukum dan HAM Sulut Haris Sukamto SH.MH, menyerahkan 20 jenis bantuan makanan minuman dan keperluan mandi cuci kakus (MCK) serta alat masak dan lainnya untuk 112 Kepala Keluarga ( KK) warga korban bencana alam Abrasi pantai di Amurang Kabupaten Minsel, Sabtu (23/7).

Captiion : Bupati Minsel Frangky Wongkar SH saat meninjau pemukiman sementara untuk 112 warga korban bencana

Penyerahan dilakukan di posko kawasan pemukinan sementara di Desa Uwuran Dua Kecamatan Amurang Kabupaten Minsel. Bantuan diterima posko bidang bencana disaksikan oleh Bupati Minsel Frangky Wongkar SH dan staf.

Sementara Kakanwil didampingi Kepala Imigrasi Manado M Akmal dan  puluhan staf Kanwil Hukum dan HAM yang datang kelokasi dari Manado mengunakan sepeda motor termasuk Kakanwil Hukum dan HAM serta pejabat lainnya.

Foto Kepala Imigrasi M Akmal ( tengah) bersama rombongan Kanwil Hukum dan HAM

Kepedulian

Kakanwil Haris Sukamto disela sela pemberian bantuan kepada Sulutnews.com mengatakan penyerahan bantuan ini berkaitan dengan rangkaian acara Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77 Kementrian Hukum dan HAM 2022. Bantuan  ini juga karena rasa kepedulian jajaran kami untuk warga korban bencana" Jadi kami saling membantu sesama termasuk di Amurang  Kabupaten Minsel yang ditimpa bencana" kata Kakanwil Haris Sukamto yang turut didampingi Kepala Imigrasi Manado M Akmal dan Kalapas Amurang Bpk  Fence.

Dikatakan Sukamto jenis bantuan itu ada 20 jenis bantuan yang kami berikan sesuai kebutuhan para warga korban bencana. Memang  bantuan ini kami berikan sesuai kebutuhan warga.

Haris Sukamto menjelaskan 20 jenis bantuan yang diberikan antara lain  kebutuhan makan seperti 1.867 kg beras, 247 liter minyak goreng, 326 kg gula pa sir,  167 karton mie instan,  296 dos air mineral, 252 Pcs detergen, 316 Pcs sabun mandi, 9  Pcs wajan, 9 Pcs Dandang, 58 baki telur ayam, susu kental manis 50 kaleng, ikan kaleng isi delapan 20 pack, sabun cuci piring 66 Pcs, pasta gigi 66 Pcs, sampooh sachet 66 rancang, wadah air 9 Pcs,  sendok makan 11 lusin, serok pengorengan 7 Pcs, es Krim  500 Pcs dan plastik besar jumbo 23 Pcs. Menurut Sukamto semua jenis bantuan itu sangat dibutuhkan" Karena itu kami langsung bawa karena rasa peduli sesama warga terutama yang terkena bencana, kata Kakanwil yang saat kembali tetap mengunakan motor bersama puluhan staf.

Foto 112 penginapan sementara warga terkena bencana di Amurang Kabupaten Minsel

112 Tempat Tingal

Bupati Minsel Frangky Wongkar SH kepada Sulutnews.com usai penyerahan bantuan mengatakan banga atas bantuan dari Kananwil Hukum dan HAM Sulut." Atas nama Pemkab Minsel dan warga korban bencana menyampaikan terima kasih" kata Bupati Minsel.

Bersamaan dengan itu Bupati Misel juga sudah menyerahkan sekitar 112 tempat tingal sementara kepada warga korban. Kepada Sulutnews.com. Sejumlah warga senang karena Kakanwil Hukum dan HAM memberikan bantuan" Saya senang karena kami memang butuh makan dan minum dan keperluan mandi cuci kakus (MCK)." Kata salah satu Ibu namun engan menyebutkan namanya. Menurut warga korban bencana mereka kemungkinan lama tingal dilokasi pemukiman sementara sekitar 6 bulan .Karena menungu rumah baru selesai dibangun di Desa Romoong Amurang yang akan menjadi tempat tingal selamanya." Kami puas selama ini karena bantuan makan dan minum terus dilakukan" kata warga yang lain namun engan menyebutkan namanya.

Hadir dalam penyerahan 112 peginapan sementara yakni Wakil Bupati Minsel Pdt Petra Rembang, Sekda Minsel Gledy Kawatu SH MSi , Kepala Badan Bencana Sulut Drs Joy Oroh, Kadis PUPR Sulut Alex Watimena,  Kapolresta Minsel AKBP Bambang  dan jajaran Forkopinda Minsel dan Kadis Pendidikan Minsel Arthur Tumipa SE dan pejabat terkait. (/Fanny)

Minsel,Sulutnews.com - Pembangunan hunian sementara (huntara bagi korban bencana alam Abrasi pantai Amurang Kabupaten Minsel, Provinsi Sulawesi Utara hampir dipastikan selesai, nampak para Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) Jajaran Kodim 1302/Minahasa bersama masyarakat sampai saat ini masih terus berpacu dalam mempercepat pembangunan hunian tersebut, hal ini dapat terlihat pada Kamis (21-07-2022) pukul 08.00 wita.

Kegiatan yang dipimpin oleh Komandan Komando Rayon Militer ( Danramil ) 1302-14/Amurang Kapten Inf Ramli Hamanja tersebut kini telah mencapai 97%, hal ini manandakan bahwa pembangunan hunian tersebut sebentar lagi akan segera selesai dan dapat dipergunakan atau dihuni oleh para pengungsi yang sampai saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Diketahui kegiatan pembangunan difokuskan di blok yang terakhir yaitu penyelesaian pembuatan MCK dan selanjutnya sesuai rencana besok hari akan dilaksanakan pengecatan dan pembersihan lokasi hunian.

Sementara itu Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy melalui Danramil 14/Amurang Kapten Inf Ramli Hamanja terus memberikan dorongan semangat kepada para Babinsa yang terlibat dalam pekerjaan tersebut, “Pekerjaan kita untuk membangun hunian sementara bagi para Korban bencana alam Abrasi pantai sebentar lagi akan selesai, saya berharap kalian tetap semangat dalam menyelesaikan sisa pekerjaan yang ada, sehingga hunian ini sudah bisa digunakan, “Ujar Kapten Inf Ramli Hamanja.

Penulis: ARP

Minsel, Sulutnews.com --- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) H. ANWAR ABUBAKAR, S.Ag., M.Pd bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulut Hj. Rismayanti Anwar dan rombongan mengunjungi posko bantuan dalam rangka memberikan bantuan untuk warga terdampak bencana abrasi pantai di Amurang, kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (22/07/2022).

Kedatangan Kepala Kanwil Agama Provinsi Sulut di dampingi langsung oleh kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan Archilaus Egeten bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Hetty LapianLapian, rombongan diterimah langsung Kepala BPBD Minsel Torry Joseph SH. MH dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Minsel, Merry Joudy.

"Pada hari ini kami dari Keluarga Besar kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara berkunjung di kabupaten Minahasa Selatan ini tepatnya di titik dimana saudara saudara kita ada yang terdampak dari terjadinya bencana abrasi," Ujar Anwar.

Dan tentu kita berharap kedatangan kami ini yang juga di sertai dengan bantuan, Mudah-mudahan dapat bermanfaat Paling tidak bisa meringankan beban bagi Saudara-Saudara kita yang terdampak di kabupaten Minahasa Selatan.

"Kami juga tak lupa mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Minahasa Selatan dan Wakil Bupati Minahasa Selatan bersama denga Sekda serta jajaran, yang sangat-sangat peduli dengan situasi dan kondisi saudara-saudara kita yang terdampak korban Abrasi ini," Ucapnya.

Iya pun berharap mudah-mudahan kedepan situasi menjadi lebih baik lagi, Tuhan Kira Memberkati Kita Semua, Pungkasnya.

Bantuan di berikan berupa, Beras 50 kg 12 karung, loyang 8 lusin, bantal 70 buah, ember 8 lusin, pakaian dalam 2 kantong, sabun mandi 12 dos, sampo 2 dos, pepsodent 1 karton, mama lemon 6 dos, panci 4 lusin, susu bear brand 5 dos, kam sarung 5 buah, wajan 26 buah, alat mandi dan snack 30 paket.

Terpatau oleh media Sulutnews.com Selesai memberikan bantuan, rombongan kemudian melanjutkan memantau langsung tempat terjadinya bencana abrasi pantai, di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com - Sat Reskrim Polres Minsel mengamankan 2 (dua) tersangka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, berinisial RK alias Riski (23) dan RA alias Rafles (22), keduanya warga Desa Torout, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa, SH, MKn; pada kegiatan konferensi pers, Selasa (19/07/2022).

"TKP di Wisma Lordes Desa Lindangan Kec. Tompasobaru dan lokasi pekuburan Desa Tompasobaru Satu. Korban lelaki TYT warga Kec. Motoling Barat dan lelaki IL warga Kec. Tompasobaru," terang Kasat Reskrim.

Dasar laporan polisi nomor LP/B/38/VI/2022/SPKT/Polres-Minsel/Polda-Sulut/Sek-Tpsb, tanggal 3 Juni 2022 dan LP/B/47/VII/2022/SPKT/Polres-Minsel/Polda-Sulut/Sek-Tpsb, tanggal 10 Juli 2022.

"Dari laporan polisi tersebut, kami melakukan pengembangan, penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para tersangka," ujar Kasat Reskrim.

Sat Reskrim Polres Minsel kemudian melakukan pencarian barang bukti kejahatan para tersangka dan berhasil menemukan serta mengamankan 6 (enam) unit sepeda motor berbagai merk, ditemukan di sejumlah desa wilayah Kab. Minsel dan Kab. Minut.

Motif para tersangka yakni melakukan pengancaman terhadap korban, merusak kabel untuk menghidupkan sepeda motor serta unsur ingin memiliki sepeda motor korban, dijual dan memperoleh keuntungan.

Para tersangka dikenai pasal 365 Sub 363 ayat 2 Sub 362 KUHPidana, ancaman hukuman maksimal 12 (dua belas) tahun penjara. "Kedua tersangka saat ini telah resmi ditahan. Untuk kasus ini masih terus dilakukan penyelidikan akan adanya kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka," pungkas Iptu Lesly.

(Sel)