Minsel, Sulutnews.com - Operasi Kepolisian Terpusat ‘Zebra Samrat-2018’ yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 resmi berakhir. Dalam pelaksanaannya, jajaran Polres Minahasa Selatan berhasil membukukan sebanyak 1.131 tilang serta 227 teguran.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas AKP Roy Saruan, S.Sos, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (13/11/2018). “Ops Zebra 2018 yang kita laksanakan selama 14 hari, total ada 1.131 lembar tilang dan 227 teguran,” ungkap AKP Roy.

Dari keseluruhan jumlah tilang dan teguran tersebut terdata barang bukti sebanyak 402 kendaraan bermotor diamankan Satuan Lalulintas Polres Minahasa Selatan terdiri atas 270 unit kendaraan roda dua, 127 kendaraan roda empat dan 5 unit kendaraan roda enam.

Ditambahkan Kasat Lantas bahwa pihaknya akan terus melaksanakan upaya penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran lalulintas meskipun Ops Zebra telah berakhir. Sangat diharapkan dengan adanya operasi Zebra ini, masyarakat akan mematuhi dan sadar tentang berlalulintas dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kedepannya kita tetap melaksanakan kegiatan razia dalam bentuk operasi rutin dalam rangka penindakan segala bentuk pelanggaran lalulintas. Agar benar-benar masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan, sadar akan segala bentuk aturan dalam berlalulitas serta peduli akan keselamatan diri orang disekitar kita,” tambah AKP Roy Saruan.

Ditemui terpisah, Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengharapkan dengan adanya optimalisasi penindakan terhadap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meminimalisir angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan.

“Kita berharap dengan adanya upaya penegakan dan penindakan hukum terhadap setiap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mampu menekan angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel,” ungkap AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Masyarakat Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang mendesak pemerintah dan dinas terkait untuk dapat membubarkan pangkalan taxi gelap yang tepatnya ada disamping kompleks rumah sakit tua.

Pasalnya pangkalan tersebut sangat menggangu aktivitas warga dan pengguna jalan, karena tepat didirikan ditrotoar dan parkir dibadan jalan.

Salah seorang warga Kelurahan Uwuran Satu mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan atau dinas terkait harus bertidak, menertipkan pangkalan tersebut karena dianggap menggangu warga sekitar

"Kami pengguna jalan dan manyarakat Kelurahan Uwuran Satu sangat terganggu. Bayangkan saja, saat berjalan ditrotoar sudah ditutupi dengan pangkalan taxi gelap tersebut. Bukan hanya itu, seluruh kendaran di parkir dibadan jalan." ujar warga berisial JK. Senin (12/11/2018).

Sama hal dikatakan Warga Uwuran Satu berisial (YI), bahwa pangkalan tersebut, banyak kali terjadi kemacetan akibat kendaran yang sudah diparkir dibadan jalan, bahkan diduga dijadikan tempat minum minuman keras.

"Namanya trotoar tidak seharus didirikan pangkalan Taxi Gelap. Dimana setahun yang lalu pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah melakukan penertipan masyarakat yang mengunakan trotoar sebagai tempat usaha. Kan tidak adil jika sekarang malah pemerintah membiarkan pangkalan taxi gelap berdiri, apalagi tidak mengantongi ijin." Jelas YI.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang Ajas Wenas ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa dirinya sudah menegur untuk tidak mendirikan pangkalan taxi gelap ditempat tersebut.

"Beberapa hari yang lalu saya sudah menegur untuk tidak mendirikan pangkalan Taxi gelap ditempat tersebut. Paling tidak harus pindah ditempat lain, karena sarat dengan macet dan menggangu aktivitas warga." ujar Wenas.

Lanjut Wenas, ia juga telah menyampaikan bahwa, harus berkoordinasi dengan pihak dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Selatan. Karena memang mekanismenya harus melalui dinas Perhubungan.

"Saya telah menyampaikan harus berkoordinasi dengan dinas Perhubungan. Namun menurut mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Akan tetapi jika terjadi permasalahan dan keluhan warga, maka saya akan berkoordinasi dengan penegak Perda untuk membubarkan pangkalan tersebut." pungkas Wenas.(/fw)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, yang juga merupakan Bendahara Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menghadiri Rapat Pemantapan Peran Koordinator Regional dan Koordinator Wilayah APKASI seluruh Indonesia di Grand Ballroom The Trans Resort Bali. Jumat (9/11/18).

Pada kesempatan itu, Christiany Eugenia Paruntu menyampaikan laporan, profil keuangan APKASI, dimana salah satu sumber pendapatan adalah iuran para anggota APKASI.

Dihadapan para Kordinator Regional dan Wilayah Bupati Tetty Paruntu menghimbau agar para bupati dan anggota untuk selalu berperan aktif dalam program-program APKASI, agar kedepan apa yang diharapkan itu bisa tercapai.

Mengingat strategisnya peran Kordinator APKASI di nilai penting dalam bidang pemerintahan di Indonesia, dimana banyaknya kegiatan yang dijalankan APKASI sepanjang tahun, akan menjadi penyegaran dan pembenahan secara komprehensif, termasuk di dalamnya Prosentase Iuran APKASI Tahun 2018, kata Bupati Tetty Paruntu.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Henri Palit menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan peran Kordinator Regional. "Dengan beragamnya dinamika pembangunan nasional yang tercermin di setiap kabupaten di seluruh Indonesia, seperti di teguhkan APKSI untuk lebih memantapkan fungsi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah pusat." imbuh Palit.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Peristiwa pencurian terjadi di rumah makan ‘Ave Maria’ milik Ibu Anci Daloma, yang terletak di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Kamis dinihari (08/11/2018), sekira pkl. 01.00 wita.

Tak ayal, uang tunai jutaan rupiah yang disimpan di laci meja kasir, lenyap digasak maling. Kasus ini pun segera ditangani oleh piket SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polsek Amurang dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya dirangkaikan juga dengan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

“Sejumlah barang bukti yang ada di tempat kejadian telah kami lakukan proses identifikasi, diantaranya pisau dapur dan balok kayu yang diduga digunakan dalam aksi pencurian ini. Kami juga telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar tempat kejadian,” ungkap Kapolsek.

Proses identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian meruncing pada seorang warga yang diduga kuat sebagai pelaku aksi pencurian ini. “Kami mengamankan seorang tersangka berinisial BM alias Boni, 17 tahun, warga Kelurahan Ranomea,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek bahwa pemilik rumah makan telah mengikhlaskan uang-uang kecil yang hilang, namun meminta tersangka untuk mengganti uang gereja yang diketahui mencapai lima jutaan rupiah. “Pihak korban yakni pemilik rumah makan telah ikhlas akan uang-uang kecil yang diambil tersangka; namun meminta agar tersangka mengembalikan uang sejumlah lima jutaan rupiah, karena uang tersebut milik Gereja” tutup Kapolsek.(Ferrowaney).

Minsel, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menerima kunjungan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/11/2018) di lantai empat kantor bupati.

Dalam kunjungan tersebut rombongan KPK disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Denny Kaawoan yang didampingi oleh Assisten James Tombokan bersama Kepala Inspektorat Adrie Keintjem.

Muhammad Indra, anggota KPK bagian Koordinator Monitoring wilayah Sulawesi Utara mengatakan, sesuai dengan surat yang diterima Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bahwa tujuan KPK berkunjung adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi rencana aksi pemberantasan Korupsi terintegrasi.

“Kunjungan kami di Minsel, sebelumnya sudah ada pemberitahuan kepada pemerintah Kabupaten Minsel yaitu dalam rangka memonitoring kinerja instansi. Agar nantinya, boleh dilakukan pembenahan sesuai dengan mekanisme. Namun jika ada instansi yang tidak menindaklanjuti, maka harus berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, bahwa yang menjadi prioritas dalam monitoring dan evaluasi kali ini adalah bagian pelayanan publik yang merupakan ujung tombak, dihampir seluruh bagian pemerintahan.

“Semua pelayanan publik merupakan sektor yang paling utama dalam pemerintahan. Baiknya pemerintahan tersebut tergantung dari pelayanan publik. Namun sektor inilah yang paling rawan terjadi penyelewengan,” terang Muhammad Indra.

Ditambahkannya, sektor yang dikategorikan rawan penyelewengan berupa perencanaan barang dan jasa, sektor perizinan dan bagian kependudukan dan catatan sipil. Itu semua rawan gratifikasi.

"Dari hasil monitoring ini, ada beberapa memang yang harus diperbaiki, agar kedepan  benar-benar bisa lebih baik, sesuai harapan masyarakat, mengutamakan pelayanan yang sehat, bebas dari korupsi." imbuhnya.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, bersama jajaran pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, menghadiri HUT Desa Pakuweru Kecamatan Tenga yang ke-157 tahun1861-2018, Senin (5/11/2018).

Acara berlangsung dengan Paripurna Desa oleh Kepala Desa dan BPD, serta pembacaan Sejarah Desa Pakuweru, dilanjutkan dengan Ibadah yang di pimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt. Hein Arina.

Dalam kegiatan tersebut juga, di rangkaikan dengan syukuran 100 Tahun Ibu Neli Betsy Amelia Erungan, yang merupakan orang tertua di Desa Pakuweru. Bupati Tetty Paruntu, dengan penuh kasih memberikan memberikan ciuman manis serta penghargaan dan penyematan berupa PENITI EMAS.

"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah dan masyarakat Desa Pakuweru yang boleh merayakan HUT ke-157. Semoga momen yang berbahagia ini, lebih dewasa dalam menyikapi kehidupan bermasyarakat dan selalu menunjang program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur serta pembangunan disegala bidang." ujar Bupati Minsel.

Lebih lanjut, Bupati Tetty Paruntu kagum dengan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Desa Pakuweru, dimana boleh dinyatakan lewat pelaksanaan HUT ke-100 Tahun orang tertua di desa tersebut.

"Kagum dan patut dicontoi. Keharmonisan dan saling menghormati terus di terapkan dalam bermasyarakat. Semoga ini akan dilanjutkan, sehingga keutuhan masyarakat Desa Pakuweru tetap terjaga. Banyak selamat Oma Neli Betsy Amelia Erungan yang terus diberkati Tuhan, hingga boleh menapaki usia 100 tahun. Dan semoga ini menjadi ungkapan syukur, kepada Tuhan atas Rahmatnya." pungkasnya sambil menambahkan, sekali lagi saya pribadi bersama jajaran pemerintah Kabupaten Minsel mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Desa Pakuweru ke 157 tahun. (/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Sebanyak 101 personil gabungan Satuan, Fungsi dan Polsek jajaran Polres Minahasa Selatan dilibatkan dalam kegiatan pengamanan acara perayaan hari ulang tahun ke-12 kelompok fungsional lansia (lanjut usia) se-Sinode GMIM yang dilaksanakan di Gedung Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Amurang, Sabtu (03/11/2018).

Hajatan akbar yang dikuti oleh ribuan peserta kelompok lanjut usia dari berbagai jemaat GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) diselenggarakan dalam bentuk kegiatan ibadah syukur yang dipimpin oleh Badan Pekerja Sinode GMIM.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang turut serta menghadiri ibadah perayaan HUT Lansia Sinode GMIM, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan kegiatan pengamanan konsep terbuka, mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif dengan dukungan fungsi Intelijen.

“Konsep pengamanannya terbuka berupa pergelaran personil berseragam dengan mengedepankan fungsi lalulintas mengingat kegiatan ini dikuti oleh ribuan peserta yang memiliki potensi kerawanan terjadinya kemacetan lalulintas. Konsep pengamanan terbuka ini dilaksanakan secara humanis, mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif dengan dukungan kegiatan intelijen,” ungkap AKBP Winardi.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Minsel Kompol Jacky Lapian, S.Sos, menambahkan bahwa rekayasa lalulintas akan diberlakukan disejumlah titik yang berada di seputaran area Kantor Bupati Minsel selang kegiatan perayaan berlangsung.

“Rekayasa lalulintas akan diadakan di seputaran area Kantor Bupati Minsel, berupa pengalihan arus, perubahan arah arus masuk maupun keluar, serta pemberlakuan jalur prioritas kendaraan bermotor. Upaya reka lantas ini dalam rangka meminimalisir potensi terjadinya kemacetan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi lalulintas selang perayaan HUT Lansia berlangsung,” ujar Kompol Jacky.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu menghadiri Ibadah Syukur HUT ke-12 tahun Kelompok Fungsional Lansia se-GMIM Tahun 2018 di gedung Waleta kantor bupati Minahasa Selatan, Sabtu (3/11/18).

Acara ibadah dipimpin langsung oleh Badan Pekerja Majelis Jemaat Sinode GMIM yakni Pdt. Hein Arina, dan pelaksanaan perjamuan kudus.

Dalam sambutannya Bupati Christiany Eugenia Paruntu menyampaikan penghargaan yang tulus kepada BPMJ Sinode GMIM teristimewa kelompok fungsional lansia Sinode GMIM yang sudah memberikan kepercayaan kepada Minahasa Selatan sebagai tuan rumah penyelenggara acara akbar dan religius ini.

Ia mengungkapkan, bahwa Lansia adalah teladan bagi kita semua, dimana walaupun diusia dini, masih mampu tampil memberikan kontribusi dan berkarya bagi kemulian nama Tuhan.

"Figur lansia mempunyai segudang pengalaman dalam melalui pahit, manisnya kehidupan. Untuk itu, keberadaan lansia perlu mendapat perhatian dari kita semua. Merekalah teladan kita, dan karena para lansialah, keberhasilan dan pembangunan boleh dicapai. Oleh karena itu, saya mengapresiasi serta berterima kasih atas dedikasi serta pelayanan yang boleh diberikan, bagi masyarakat, daerah dan gereja." ujar Bupati Tetty.

Dimomen HUT ke-12 tahun Kelompok Fungsional Lansia ini, kiranya akan membawa kita pada pemahaman, bahwa peran lansia tidak dapat dipandang sebelah mata, namun justru mempunyai peran penting, dalam menjaga keharmonisan, pengingat kerukunan serta pembawa kedamaian dalam keluarga, gereja dan masyarakat.

"Jadi lansia mempunyai peran penting dalam kehidupan kita bersama, untuk itu ketika kita saling melengkapi dalam kasih, sebagaimana firman Tuhan, maka dasar yang kokoh bagi pertumbuhan iman dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, masayarakat dan bangsa." pungkas Tetty Paruntu.(/FerroWaney)

Minsel, Sulutnews.com - Anggota piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Amurang mengamankan pasangan bukan suami istri yakni lelaki ML (Molli), 44 tahun, warga Kecamatan Tatapaan; dan perempuan KW (Kartini), 35 tahun, warga Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan.

Pasangan yang disinyalir menjalin hubungan gelap ini diamankan Polisi di salah satu rumah kos-kosan yang ada di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Senin (22/10/2018).

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa para tersangka diamankan atas laporan suami KW (Kartini) yang memergoki langsung jalinan asmara terlarang ini.

“Dilaporkan oleh suami dari perempuan KW alias Kartini, yang memergoki langsung jalinan cinta istrinya dengan lelaki ML alias Molli,” ungkap Kapolsek. Informasi yang dirangkum menyebutkan bahwa jalinan cinta terlarang yang dilakoni oleh pasangan yang masing-masing sudah memiliki suami dan istri ini, telah berlangsung selama satu tahun.

“Sudah satu tahun menjalin hubungan gelap; saat ini kedua tersangka sudah diamankan untuk proses hukum selanjutnya,” tutup Kapolsek. (/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minahasa Selatan mengamankan 4 (Empat) pelaku tindak pidana judi togel, SD (Stin), 59 tahun; VT (Verna), 30 tahun; dan DR (Diane), 45 tahun serta YR (Yafet), 44 Tahun. Keempat tersangka diamankan pada Senin malam (22/10/2018), di wilayah Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Arie Prakoso, SIK, mengatakan bahwa para pelaku judi togel ini diamankan saat tertangkap tangan sedang melakukan transaksi togel di dua lokasi yang berbeda di rumahnya masing-masing.

“Dua  orang pelaku masing-masing VT dan SD di tangkap di Desa Molinow , kemudian dari hasil pengembangan tim Resmob selanjutnya melakukan penangkapan terhadap DR dan YR di Desa Tenga; keempatnya merupakan warga Kecamatan Tenga, Minahasa Selatan,” ungkap AKP Arie.

Dari hasil penangkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti berupa kertas rekapan judi togel ,2 (dua) buah Handphone Merk Samsung Galaxy, serta uang tunai dengan jumlah Rp. 507.000.

Diharapkan dengan adanya tindakan penegakan hukum berupa upaya penangkapan ini akan membawa efek jera bagi setiap pelaku judi togel yang masih secara sembunyi-sembunyi melakukan aktifitasnya di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan.

“Kami tetap berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk judi togel yang ada di wilayah hukum Polres Minsel, karena ini sudah merupakan perintah langsung dari pimpinan Polri,’’ jelas perwira yang dikenal sangat dekat dengan insan pers ini.(/ferrowaney)