Mayoritas Masyarakat Inginkan MEP-VT Pimpin Minsel

Written by  Jul 27, 2020

Minsel, SulutNews.com -- Masyarakat berharap pasangan calon (Paslon) dari Partai Golkar, dr. Michaela Elsiana Paruntu MARS dan Ventje Tuela S.Sos yang akrab disapa MEP-VT bisa meneruskan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), baik dari segi Pertanian, Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Fraksi Golkar Kabupaten Minsel Rommy Poli yang adalah salah seorang tokoh masyarakat di Minsela, saat dihubungi SulutNews.com, pada Senin (27/7/2020).

Poli, mengatakan jika sejumlah program pembangunan di Kabupaten Minsel yang telah dilakukan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE hanya bisa dilanjutkan pasangan MEP-VT.

"Dimasa pemerintahan Bupati Tetty Paruntu (sapaan akrab Bupati Minsel), telah meletakkan landasan pembangunan. Masih banyak yang harus dilakukan agar kita mempunyai pijakan yang kuat untuk melompat lebih tinggi lagi," ungkap Poli.

"Atas dasar itulah wajar apabila mayoritas masyarakat Minsel menghendaki MEP-VT untuk melanjutkan kepemimpinan Bupati sebelumnya. MEP-VT harus menuntaskan pekerjaan besar yang diperlukan Kabupaten Minsel ini untuk mempercepat pembangunannya," katanya.

Beberapa waktu lalu, Michaela Paruntu kepada wartawan SulutNews.com mengatakan bahwa dirinya dan pak Ventje Tuela siap melanjutkan pembangunan di Minsel.

"Dengan dipercayakan menjadi Paslon dari Partai Golkar, tentu saja kami siap melanjutkan program pembangunan yang landasannya sudah dibangun oleh ibu Bupati Tetty Paruntu," tutur Michaela Paruntu.

"Untuk itu saya mohon doa dan dukungan masyarakat agar kami bisa memimpin Kabupaten Minsel. Bersama MEP-VT mari kita ciptakan Kabupaten Minsel yang maju, makmur dan mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, dengan memiliki 10 kursi di DPRD Minsel, Partai Golkar bisa mengusung calon sendiri di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minsel tahun 2020.

"Namun kami tetap membuka diri jika ada Partai lain yang ingin bergabung. Dengan bersama, saya yakin apa yang kita cita-citakan sangatlah mungkin terwujud," pungkas Michaela Paruntu.

(TamuraWatung)