Mochammad Afifuddin: Hak Suara Pasien Corona Masih Ada

Written by  Jul 25, 2020

Minsel, SulutNews.com -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendapatkan kunjungan dari anggota Bawaslu Republik Indonesia (RI) Divisi Pengawasan dan Sosialisasi, Mochammad Afifuddin, S.Th.I., M.Si dan rombongan.

Kedatangannya di Kantor Bawaslu Minsel pada Sabtu (25/7/2020) didampingi oleh Ketua Bawaslu Sulawesi Utara (Sulut) Herwyn J.H. Malonda bersama anggota Bawaslu Sulut Kenly M. Poluan, Awaluddin Umbola dan Mustarin Humagi.

Pimpinan Bawaslu Minsel Eva Keintjem, Aji Mamosey, Franny Sengkey dan staf Sekretariat serta sejumlah Panwascam menyambut kedatangan para pimpinan Bawaslu dan dimanfaatkan untuk bertatap muka serta menyampaikan sejumlah kendala saat melakukan pengawasan di lapangan.

Usai melakukan pertemuan, Mochammad Afifuddin kepada wartawan menyampaikan bahwa kedatangannya bertujuan untuk memberikan penguatan terutama kepada teman-teman yang sementara mengawasi proses Coklit.

"Menginventarisasi sejumlah persoalan, yang akan kita komunikasikan terkait temuan-temuan di lapangan. Tadi juga saya memberikan penguatan kepada jajaran di Kabupaten/Kota terutama yang melaksanakan pemilihan Gubernur (Pilgub) karena Pilkada sudah semakin dekat dan tahapan sudah berjalan," ujar Afifuddin.

Dikesempatan ini, Afifuddin mengatakan bahwa pada intinya Bawaslu tahu jalur bagaimana melakukan pengawasan sehingga bisa melindungi hak pilih.

"Bawaslu akan memastikan bahwa semua orang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Tahapan ini sangatlah penting, sehingga tidak akan muncul lagi daftar pemilih yang ditolak atau masih dalam tahap perbaikan karena masih banyak data yang belum masuk," katanya.

Sedangkan untuk pasien positif Corona yang sedang dirawat, dirinya memastikan bahwa hak suara mereka tetap masih ada. Namun tinggal mekanisme pemilihannya yang akan di atur oleh KPU.

"Haknya belum hilang sebagai pemilih, tinggal teknis yang akan diatur oleh KPU. Ini kan kejadian luar biasa, jadi langkahnya pun akan luar biasa, cuma belum diketahui kepastiannya seperti apa," pungkas Afifuddin.

(TamuraWatung)