1302_xbanner_minsel.jpg
1302_xbanner_bawaslu.jpg
banner_maret.jpg
Pengamat Politik Sulut, Josef Kairupan Pengamat Politik Sulut, Josef Kairupan

KPU Tunda 3 Tahapan Pilkada, Josef Kairupan: Itu Keputusan Tepat!

Written by  Mar 22, 2020

Minsel, Sulutnews.com -- Konsekuensi dari Pandemi Covid-19 adalah "Social Distancing", sebagai upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai virus. Bukan cuma di Indonesia, beberapa negara maju juga harus berjibaku menangani masalah virus ini.

Salah satu akibatnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara resmi telah mengeluarkan surat keputusan menunda 3 (tiga) tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam surat keputusan KPU RI yang ditandatangani Ketua Arief Budiman secara detil menyebutkan 3 fase tahapan Pilkada yang ditunda yakni pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan dan pelaksanaan coklit.

Kepada wartawan Sulutnews.com, pada Minggu (22/3/2020) pengamat politik Sulawesi Utara (Sulut), Josef Kairupan memberikan apresiasinya atas tindakan KPU ini.

"Saya rasa satu keputusan yang tepat jika KPU terpaksa harus menunda ketiga tahapan Pilkada tersebut. Jika dihitung-hitung, hal tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan dan sinergitas pencegahan pandemi virus, dan juga langkah efisien".

"Karena jika tetap dilaksanakan ketiga tahapan tersebut bisa mengakibatkan kerugian lebih besar lagi, bukan tidak mungkin Komisioner, PPS dan PPDP terpapar Covid-19, sehingga hasil kerjanya tidak efektif," terangnya.

Disisi lain menurut Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini, penundaan ketiga tahapan ini tidak signifikan mempengaruhi tahapan-tahapan Pilkada serentak tahun 2020.

"Yang penting pandemi virus ini segera berakhir, oleh karena itu perlu kesadaran yang ikhlas dan setulus hati dari setiap element masyarakat untuk mencegah dan memutus penularan virus ini, untuk tetap mentaati himbauan pemerintah agar tetap berada di rumah, dan menjauhi kumpulan masa, apabila tidak, bukan tidak mungkin pandemi ini akan berkepanjangan dan tentunya akan mempengaruhi pelaksanaan Pilkada serentak," tambahnya.

Dirinya pun berharap untuk terhindar dari infeksi Covid-19, agar masyarakat tetap berdoa, gunakan hikmat dan akal budi yang Tuhan sudah berikan.

(TamuraWatung)