Warga Resah, Abu Pembakaran Batubara PLTU Amurang di Nilai Cemari Lingkungan

Written by  Ferro Waney Oct 02, 2019

Minsel, Sulutnews.com - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Amurang Kabupaten Minahasa Selatan mendapat sorotan dan protes dari Warga sekitar. Pasalnya abu pembakaran batu bara dinilai mencemari lingkungan.

Kepada media ini, seorang warga yang tinggal disekitar PLTU Amurang mengaku bahwa benar abu pembakaran yang ada di PLTU Amurang tersebut telah menggangu aktifitas mereka, bahkan imbasnya kesehatan mereka sering terganggu.

"Memang dari pihak PLTU sudah melakukan kunjungan kepada kami warga disini, namun tidak respon apa-apa. Kami bermohon ada perhatian dari pihak PLTU, karena memang sudah ada warga terganggu kesehatannya, baik itu orang desawa dan anak-anak" jelasnya melalui via telepon. Rabu, (2/10/19).

Iapun menjelaskan, kedatangan pihak PLTU Amurang, akibat dirinya telah melakukan postingan di media sosial facebook aktifitas PLTU Amurang yaitu foto abu pembakaran batu bara yang memang dinilai mencemari lingkungan sekitar.

"Jadi kunjungan pihak PLTU Amurang, hanya karena ada keluhan warga sekitar lewat potingan dimedia sosial. Dan mereka meminta kami agar menghapus potingan tersebut, dengan janji akan melakukan pemeriksaan kesehatan, bagi warga sekitar." pungkasnya.

Ia menambahkan, bahwa sudah hampir dua tahun tinggal di sekitar PLTU Amurang, tidak ada kontribusi apapun yang diberikan pihak PLTU kepada kami. Hanya saja menurut warga lain mereka hanya mendapatkan barang berupa sembako. (ferrowaney)