Pengerusakan Rumah di Tonde Dua Yang Sempat Viral, Begini Pernyataan Sekcam Motoling Barat

Written by  Marsel Tiow Jun 28, 2022

Minsel, Sulutnews.com -- Peristiwa Pengerusakan  rumah warga didesa tonde dua, jaga VI Kecamatan Motoling Barat yang sempat Viral di media online maupun media sosial (Facebook) yang terjadi pekan lalu Selasa (21/06/2022). Media Sulutnews.com bersama dengan beberapa Media turun mencari informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekretaris Kecamatan Motoling Barat Joli Bela saat ditemui dilokasi kejadian menyebut bahwa persoalan ini sudah ditanggani oleh pihak berwajib.

"Saat ini wilayah desa kondusif tidak ada tindakan anarkis dalam kejadian ini, dan proses hukumnya dari pihak polsek yang menanggani, kita tinggal dengar saja apa hasil dari pemeriksaan pihak aparat nantinya,"tandas Joli Bela.

Ditanya soal budaya, joli menyampaikan bahwa sepengetahuan dari warga kalau rumah ini jarang ditinggal hanya saja kalau ada acara mereka berkumpul oleh sekelompok tertentu.

"Sejauh ini soal rumah ini dijadikan tempat pertemuan oleh kelompok tertentu terkaitan itu pengamatan pemerintah setempat mereka melakukan pelestarian budaya, kalau pertemuan mereka atau ritual biasanya pada saat bulan purnama, dan awal kegiatan mereka merupakan sanggar budaya  mereka namakan Tumondo.

Lanjut disampaikannya, rata-rata warga disini penganut beragama Nasrani jadi terusik dengan keberadaan pertemuan mereka.

"Memang dari keluarga Sual-Timporok tidak semua setuju dengan kegiatan ini, apalagi warga disini semuanya mayoritas Nasrani, jadi persoalan ini dilatar belakangi soal sengketa tanah ini, dan secara tegas kami menelusuri kegiatan mereka ternyata organisasi ilegal alias belum terdaftar baik dari kesbangpol,"tegas bela.

Dari pantauan langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh media ini, lokasi sudah di police line oleh pihak berwajib, selain itu ada bendera merah putih, bendera bercorak merah berlogo nama kegiatan mereka dan sejumlah kain merah untuk ritual serta blangangtanah yang berserakan dan sejumlah kelapa biji serta poster atau gambar berlogo dan bertuliskan bahasa "Siow Poso Lalang Rondor MalesungMalesung".

 (Sel)