Foto : Tujuh Pelaku yang ditetapkan Tersangka oleh Polres Minsel. Foto : Tujuh Pelaku yang ditetapkan Tersangka oleh Polres Minsel.

Polres Minsel Tahan Tujuh Tersangka Kasus Penikaman di Mopolo Esa

Written by  Adrianus RP Jul 28, 2021

Minsel,Sulutnews.com – Satreskrim Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengungkap kasus pengeroyokan dalam penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Hardy Lumuko (41), warga Mopolo Jaga I, Ranoyapo. Dalam pengembangan kasus ini, Satreskrim menetapkan tujuh tersangka yang terlibat langsung dalam aksi tersebut.

Kepada media ini, Kasatreskrim Polres Minsel AKP Rio Gumara, mengatakan, ia telah melakukan penahanan terhadap tujuh tersangka. “Masing-masing berinisial MS (20), RR (17), FS (18), VM (17), OL (23), NN (20), dan SN (22). Ketujuh tersangka merupakan warga Desa Tompasobaru Satu, Kecamatan Tompasobaru,” terangnya.

Kasus tersebut, lanjut AKP Rio, terjadi di Jalan Raya Desa Mopolo Esa, Kecamatan Ranoyapo, pada Jumat (24/07/2021), sekitar pukul 22.30 WITA. “Saat itu para tersangka terang yang berboncengan menggunakan enam unit sepeda motor, pulang dari acara pesta perkawinan di Desa Powalutan menuju Desa Tompasobaru Satu,”nya.

Saat melintas di Jalan Raya Desa Mopolo Esa, sepeda motor para tersangka berpapasan dengan sebuah sepeda motor lain yang dinaiki tiga orang. Diduga terjadi ketersinggungan akibat ucapan makian, kemudian berlanjut pengeroyokan dan penempatan penikaman yang kematian korban.

Untuk para tersangka dijerat pasal 170 ayat (2) ke 3 Sub 351 ayat (3) Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” tandas AKP Rio.

Sementara itu Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, meminta warga untuk tetap tenang, menahan diri serta menyerahkan penyelesaian kasus ini pada pihak kepolisian.

“Para tersangka kami amankan dan resmi ditahan. Untuk masyarakat, kami mengajak bersama-sama menjaga menjaga kamtibmas, menjaga ketenangan, menahan diri, serta mempercayakan penanganan kasus ini pada pihak kepolisian,” pungkas Kapolres.  (Adrian)