Ganti 16 Perangkat Desa Sinisir, Penjabat Hukum Tua Diminta Pahami Aturan

Written by  Mar 24, 2021

Minsel, SulutNews.com --- Adanya pergantian perangkat desa di beberapa tempat, santer terdengar usai dilakukan pergantian Penjabat Hukum Tua beberapa waktu lalu di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pun demikian di Desa Sinisir Kecamatan Mondoinding, terdengar informasi setidaknya ada 16 perangkat desa yang sudah diganti oleh Penjabat Hukum Tua yang baru diangkat dan menerima surat keputusan (SK) pada tanggal 12 Maret 2021 lalu.

Informasi ini pun ditelusuri wartawan dengan berkunjung langsung ke Desa Sinisir, pada Rabu (24/3/2021).

Wartawan pun berhasil bertemu dengan beberapa perangkat desa Sinisir tersebut.

Kepada wartawan mereka mengaku sudah tidak lagi difungsikan oleh Penjabat Hukum Tua Desa Sinisir yang baru usai dilakukan serah terima jabatan.

"Kami mendengar kabar bahwa Penjabat Hukum Tua yang baru sudah melakukan pergantian perangkat desa. Tapi kami menganggap itu, mungkin kabar angin saja", ungkap Fatly Muaya, mewakili teman-teman perangkat desa lainnya.

"Kami sendiri kaget saat mendengar sudah ada perangkat desa yang baru. Padahal kan seharusnya harus ada pemberitahuan dan ada proses yang harus dilewati", katanya.

Ia mengatakan, jelasnya terkait adanya perangkat desa yang baru terlihat saat kegiatan evaluasi perkembangan desa beberapa hari lalu dan akhirnya mereka pun mengetahui sudah ada perangkat desa yang baru.

Hal ini lalu dikonfirmasi wartawan, dengan menemui Penjabat Hukum Tua Desa Sinisir, Ronny Wongkar di kediamannya.

"Memang ada, tapi saya belum terbitkan SK, itu masih dalam proses. Belum ada keputusan resmi. Setidaknya ada 14", jelas Hukum Tua, saat menanggapi pertanyaan wartawan.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan disarankan untuk berkoordinasi langsung dengan Dinas PMD.

"Memang setelah saya bertugas, saya telah mengangkat perangkat desa yang baru namun saya belum terbitkan SK", akunya lagi.

Ia pun akhirnya mengakui bahwa hak-hak perangkat desa yang lama belum ada pengalihan ke perangkat desa yang baru diangkat olehnya.

"Sebentar pun saya jalan, bisa saja menghubungi mereka untuk meminta aktif lagi", ujarnya.

Di kesempatan terpisah, Camat Mondoinding Harits Lokas saat dihubungi lewat telepon mengaku untuk memberhentikan perangkat desa itu ada prosesnya.

"Pemberhentian perangkat desa harus sudah dilakukan dahulu baru nanti ada proses penjaringan dan penyaringan oleh tim yang dibuat oleh Hukum Tua dengan surat keputusan. Jadi harus ikut prosedur", jelas Camat Mondoinding.

Saat konsultasi Penjabat Hukum Tua ke Kecamatan setelah ada pergantian, Camat Mondoinding telah menjelaskan agar bisa mengikuti mekanisme dan sesuai dengan aturan.

"Sampai saat ini, saya belum mengeluarkan rekomendasi untuk adanya pengangkatan perangkat desa yang baru di Desa Sinisir", pungkasnya.

(TamuraWatung)