Minsel, Sulutnews.com --- Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang hadir pada Pelantikan Mabiran dan Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Motoling. Acara Pelantikan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Motoling Satu pada Kamis, 29 Juni 2022

Gerakan pramuka merupakan gerakan pendidikan nonformal yang mengutamakan nilai nilai pembentukan watak, kepribadian dan pekerti kaum muda sebagai kader bangsa di masa kini dan di masa yang akan datang dalam rangka menjamin kelangsungan hidup masyarakat, bangsa dan negara kita.

Pendidikan kepramukaan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang mengambil peran dalam upaya pembangunan kaum muda melalui pendidikan di luar sekolah dan di luar lingkungan keluarga.


Dalam Sambutannya Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Minahasa Selatan menyampaikan apresiasi apresiasi atas konsistensi dan perjuangan kakak kakak pembina di jajaran kwartir cabang gerakan pramuka minahasa selatan.

Yang telah memberikan dukungan nyata dalam berbagai upaya penanggulangan bencana di kawasan pesisir amurang serta berbagai upaya pembentukan karakter dan kepribadian kaum muda minahasa selatan.

Wabup juga berpesan kepada kakak-kakak pembina gerakan pramuka, teristimewa mabiran dan kwartir ranting pramuka kecamatan motoling, agar mendukung gerakan pramuka dapat semakin memantapkan perannya dalam pembangunan karakter atau character building generasi muda untuk melahirkan barisan pemimpin bangsa indonesia yang sesuai dengan satya dan darma pramuka.

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com -- Peristiwa Pengerusakan  rumah warga didesa tonde dua, jaga VI Kecamatan Motoling Barat yang sempat Viral di media online maupun media sosial (Facebook) yang terjadi pekan lalu Selasa (21/06/2022). Media Sulutnews.com bersama dengan beberapa Media turun mencari informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekretaris Kecamatan Motoling Barat Joli Bela saat ditemui dilokasi kejadian menyebut bahwa persoalan ini sudah ditanggani oleh pihak berwajib.

"Saat ini wilayah desa kondusif tidak ada tindakan anarkis dalam kejadian ini, dan proses hukumnya dari pihak polsek yang menanggani, kita tinggal dengar saja apa hasil dari pemeriksaan pihak aparat nantinya,"tandas Joli Bela.

Ditanya soal budaya, joli menyampaikan bahwa sepengetahuan dari warga kalau rumah ini jarang ditinggal hanya saja kalau ada acara mereka berkumpul oleh sekelompok tertentu.

"Sejauh ini soal rumah ini dijadikan tempat pertemuan oleh kelompok tertentu terkaitan itu pengamatan pemerintah setempat mereka melakukan pelestarian budaya, kalau pertemuan mereka atau ritual biasanya pada saat bulan purnama, dan awal kegiatan mereka merupakan sanggar budaya  mereka namakan Tumondo.

Lanjut disampaikannya, rata-rata warga disini penganut beragama Nasrani jadi terusik dengan keberadaan pertemuan mereka.

"Memang dari keluarga Sual-Timporok tidak semua setuju dengan kegiatan ini, apalagi warga disini semuanya mayoritas Nasrani, jadi persoalan ini dilatar belakangi soal sengketa tanah ini, dan secara tegas kami menelusuri kegiatan mereka ternyata organisasi ilegal alias belum terdaftar baik dari kesbangpol,"tegas bela.

Dari pantauan langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh media ini, lokasi sudah di police line oleh pihak berwajib, selain itu ada bendera merah putih, bendera bercorak merah berlogo nama kegiatan mereka dan sejumlah kain merah untuk ritual serta blangangtanah yang berserakan dan sejumlah kelapa biji serta poster atau gambar berlogo dan bertuliskan bahasa "Siow Poso Lalang Rondor MalesungMalesung".

 (Sel)

Amurang, Sulutnews.com - Peristiwa Pengerusakan  rumah warga didesa tonde dua, jaga VI Kecamatan Motoling Barat yang sempat Viral di media online maupun media sosial (Facebook) yang terjadi pekan lalu Selasa (21/06/2022). Media Sulutnews.com bersama dengan beberapa Media turun menggali informasi di Polsek Motoling.

Saat di temui media Kapolsek Motoling melalui Kanit Intel Ipda Maxie Sariowan menjelaskan bahwa kejadian saat itu sekira pukul 10:30 waktu setempat dan sempat direkam oleh oknum yang ada dilokasi tersebut dan ada sejumlah saksi lainnya.

"Dalam kejadian ini pihak polsek masuk tahap penyelidikan dengan mengumpulkan data-data dan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, sejauh penyelidikan bahwa kasus perusakan rumah ini adalah terkait kepemilikan tanah tersebut alias (Budel-milik bersama) sehingga terjadi pengerusakan antara keluarga saja, diketahui tanah tersebut adalah milik dari orang tua mereka Keluarga Sual-Timporok,"ujar Sariowan.

Sariowan menegaskan untuk kasus ini terkait persoalan kepemilikan lahan dan adapun hal-hal lainnya itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Yang pasti rencana minggu ini akan gelar pekara di Polres Minsel dari situ akan ditingkatkan penyidikan dan akan ada penetapan tersangka, adapun pelapor kejadian ini perempuan Selfi Tombuku, sedangkan terlapor laki-laki Frengki Sual alias Kengki, serta 3 orang saksi diantaranya, Irma Sual, Jon Sual, dan Stenly Ondang, intinya kasus persoalan ini adalah kepemilikan lahan adapun dikatakan hal-ha lainnya pihak kami sementara dalam penyelidikan dan lokasi sekarang sudah kami lingkar dengan batas polisi (policeline),"ujar Sariowan.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com -- Wakil Bupati Minahasa selatan (Minsel) Pdt. Petra Yani Rembang mengikuti Pembukaan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan dan Pemantauan Kerugian Negara, Kerugian Daerah Semester I Tahun 2022.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, melalui Zoom Meeting, bertempat diruang rapat Wakil Bupati Minsel, Senin (27/06/2022).

Dalam Kegiatan tersebut diadakan Sesuai ketentuan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Minahasa Selatan,Ibu. Glady Nova Lynda Kawatu, SH, M.Si., Inspektur Daerah Kabupaten Minsel Hendra Pandenuwu, SE beserta jajaran.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com -- Pasca Bencana pantai Amurang Pemerintah kabupaten Minahasa selatan (Minsel) terus berupaya melakukan penanganan terkait masalah bencana saat ini. Demikian juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berupaya.

Dimana untuk mendeteksi gempa bumi dan tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang 3 alat sistem peringatan dini tsunami Dan Gempa Bumi di Lokasi bencana Pantai Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

Pernyataan tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tori Joseph SH,MH , saat di temui media, Sabtu (25/06/2022) Malam, mengatakan pemasangan alat tersebut cukup penting, dimana BMKG memasang shelter gempa bumi yang memiliki sensor seismograf untuk mengukur getaran pada permukaan bumi.

“Peralatan terpasang untuk memberikan informasi gerakan ,gempa bumi dan tsunami serta menunjang sistem peringatan Dini, "jelasnya.

Lanjut kaban katakan, Untuk sementara Kabupaten Minahasa Selatan sendiri memiliki lshelter gempa bumi dengan rincian 3 shelter, 3 tempat yang terinstal sensor seismograf, terdapat Dua alat sementara, yang berlokasi di dua lokasi yaitu, Dipantai Amurang lokasi Bencana, dan Satu berlokasi di belakang Kantor Bupati Minahasa Selatan, dan alat yang terpasang memberikan tanda bahaya bila terjadi Gerakan Bumi ( Gempa Bumi ).

Selain ketika terjadi gempa, sehingga langkah penanganan terhadap informasi bencana yang diberikan akan semakin cepat, dan informasi untuk sementara masih lewat BNPB Sambil menunggu Beberapa Alat Yang akan datang Dari Jakarta mudah mudahan setelah tanggap Darurat,” Tutupnya.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Kejadian Bencana Alam Yang terjadi Di Kelurahan Bitung dan Kelurahan Uwuran satu, kecamatan amurang pada Rabu 15 Juni 2022 membuat masyarakat yang terdampak bencana harus tinggal di tempat pengungsian yang disediakan oleh Pemerintah daerah.

Adapun beberapa fasilitas disediakan oleh Pemerintah Daerah salah satunya Fasilitas Kesehatan , terdapat tenaga kesehatan yang disiagakan oleh Dinas Kesehatan di Pos Pengungsian Balai Pertemuan Umum Kelurahan Lewet dan Pos Pengungsian Aula Gereja Syaloom Kelurahan Uwuran Dua, selain Tim Medis dari Dinas Kesehatan yang disiagakan 1X24jam secara bergantian terdapat juga Tim Medis dari Rumah Sakit GMIM Kalooran.

Dari data Pengungsi yang didapat Melalui BPBD Minahasa Selatan terdapat 3 orang ibu hamil yang terdata dan telah mendapat Penanganan kesehatan khusus ibu hamil diposko pengungsian.

Dan pemberian makanan tambahan ibu hamil, pemberian obat2an tambah darah untuk ibu hamil, pemeberian susu ibu hamil, Pemeriksaan kesehatan rutin ibu hamil & observasi ketat, Pemeriksaan dalam (USG) untuk ibu hamil dan ada juga Evakuasi ibu hamil ke klinik bersalin yg disediakan pemkab Minsel di klinik bersalin Rini yang berlokasi di Kelurahan Uwuran Dua.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com ---Semenjak terjadinya bencana alam di jalan Boulevart Amurang yang mengakibatkan beberapa rumah menjadi korban dalam bencana tersebut, membuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melakukan berbagai upaya dalam melaksanakan penggalangan bantuan kepada korban yang terkena dampak.

Salah satu upaya pemerintah untuk membantu korban yang terkena dampak yaitu dengan membuka donasi untuk korban yang terdampak bencana.

Dimana donasi sebagai aksi kemanusiaan melalui pos komando penanganan darurat bencana abrasi pantai Minsel, yang nantinya akan diberikan kepada korban yang terdampak.

Kadis Kominfo Roy Mandey kepada media mengatakan, Pos komando penanganan darurat bencana abrasi pantai di Amurang membuka donasi untuk korban yang terdampak bencana, kantong donasi untuk korban bencana alam abrasi pantai yang pengelolaannya dipastikan tepat sasaran dan transparan.

“Bantuan donasi akan ditampung melalui nomor rekening Bank SulutGo : 01202111562022 atas nama Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Abrasi Pantai Minsel,” Ucap Kadis Kominfo Roy Mandey, Selasa (21/06/2022).

Dia mengharapkan pembukaan rekening donasi memudahkan bagi masyarakat, swasta, bersama ASN di Kabupaten Minsel, yang akan memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam abrasi pantai Amurang.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Semenjak terjadinya bencana alam di jalan Boulevart Amurang yang mengakibatkan beberapa rumah menjadi korban dalam bencana tersebut, bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak mulai instansi pemerintah, swasta sampai pribadi.

PT Sumber Energi Jaya (SEJ) Tokin Karimbow, turut serta membantu untuk warga yang terdampak bencana alam di pantai Amurang.

Bantuan tersebut diantarkan langsung kepada para korban yang mengungsi di posko pengungsian yang bertempat di Balai Pertemuan Kelurahan Lewet, pada Senin (20/06/2022).

Gaga gali selaku pejabat sementara kepala teknik tambang yang turut didampingi oleh beberapa karyawan Dilfan tombokan dan Alex gomies mengatakan, sebagai rasa kepedulian bersama PT Sumber Energi Jaya (SEJ) memberikan peralatan tidur bagi korban.

Bantuan yang di berikan berupa, Kasur bisa 1x2 meter berjumlah (25 buah), Kasur busa 1.6x2 meter (25 buah), bantal tidur (50 buah), Selimut (50 buah), Sprei Set 1x2 meter (25 buah), dan Sprei set 1.6x2 Meter (25 buah), katanya.

Ia pun berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga korban bencana di Teluk Amurang, ujarnya.

(Sel)

Minsel, Sulutnews.com --- Pengurus Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minsel (LLI) memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga terdampak bencana di pesisir pantai Amurang, sekaligus meninjau secara langsung kondisi warga di Posko pengungsian yang bertempat di Aula GMIM Sentrum Amurang kelurahan Uwuran Dua, Senin (20/06/2022).

Bantuan berupa makanan siap saji diserahkan langsung oleh Ketua Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minahasa Selatan Claudio Marsianus Lumowa, Meldy Frans, Adolof Mamoto, dan bersama dengan pengurus langsung di berikan kepada para korban yang mengungsi di posko pengungsian.

Ketua Legio Luminis Indonesia Kabupaten Minsel Claudio Marsianus Lumowa saat di temui media mengatakan, Saya bersama pengurus LEGIO LUMINIS INDONESIA (LLI) berbagi kasih bersama saudara saudara kita yang lagi kena bencana alam.

"Kami turut prihatin atas bencana abrasi pantai yang terjadi di Amurang ini. Bantuan ini sebagai bentuk simpati dan empati kami kepada warga terdampak bencana,"ucap Ketua LLI Minsel.

Ia pun berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga korban bencana, tutupnya.

 (Sel)

Minsel, Sulutnews.Com - Bupati Franky Donny Wongkar SH, bersama Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang S.Th di dampingi Sekretaris Daerah Glady Kawatu juga bersama unsur FORKOPIMDA Minahasa Selatan, melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian sementara dalam bentuk Barrak berjumlah 120 Bilik, bertempat di Perkebunan Padang (Wilayah Kepolisian Kelurahan Bitung), Pada Senin (20/06/2022).

Kegiatan diawali dengan ibadah kemudian di lanjutkan dengan kegiatan peletakan batu pertama, langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar.

Saat ditemui media Bupati Minsel Franky Donny Wongkar menyampaikan, pembangunan hunian sementara ini dilakukan karena melihat serta mencermati kondisi korban bencana di dua lokasi (Posko) pengungsian harus mendapat tempat tinggal layak.

Lanjut Bupati FDW, pembangunan barrak penampungan sementara bagi korban bencana, untuk kenyamanan dan keamanan mereka, dimana mereka tidak lagi tinggal di tempat penampungan posko darurat dengan kondisi yang tidak layak bagi kesehatan mereka, sehingga Bupati FDW dengan gerakan cepat, tepat dan sesuai prosedur menyiapkan lokasi dan tempat tinggal yang layak bagi para pengungsi korban bencana untuk di huni sementara waktu sambil menunggu Pemerintah Daerah menyiapkan lokasi permanen untuk mereka tinggal.

Sementara itu untuk tenaga kerja dalam pembangunan tempat hunian ini dikerjakan secara swadaya dari pihak TNI, POLRI, Kejaksaan, THL, serta Pemerintah Desa sekitar.

“Memang RAB yang disampaikan oleh Kadis PU setelah melakukan pembuatan gambar itu diajukan sebesar Rp 3,5 miliar tapi saya tekan sampai 1 sekian miliar. Karena ini harus disesuaikan dengan kondisi keuangan kita yang ada di Minsel. Mudah-mudahan ini ada bantuan-bantuan juga dari pihak lain dalam rangka pembangunan hunian sementara ini,” ucap Bupati FDW.

Untuk anggaran pembangunan, kata Bupati, diplot sebesar Rp1,5 miliar dari usulan RAB sebesar Rp3.5 Miliar mengingat kondisi keuangan yang saat ini sedang tidak memadai.

"Kami rencana membangun 120 bilik untuk para pengungsi, dan nantinya kami pakai target satu minggu harus selesai,” tutup Bupati FDW didampingi Wabub PYR.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Minsel, Camat Amurang, Unsur TNI/Polri, Toko Agama, Forkopimda, Masyarakat dan Insan Pers.

(Sel)