Ivansa Tetap Mensyukuri Kekalahan Perjuangan Belum Berakhir

Written by  Prise Jun 27, 2018

Tomohon,Sulutnews.com-Ratusan pendukung Paslon Ivansa-CNR ketika Ivansa menyampaikan sikap politik atas hasil quick count Pilkada Minahasa, Rabu (27/6/2018) mulai sekitar pukul 15.40 Wita di Kinali.

Quick Count Pilkada Minahasa 2018 menempatkan pasangan calon Ir Roy Roring MSi dan Robby Dondokambey SSi (RR-RD) menang telak atas paslon Ivan Sarundajang dan Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR).

Menariknya, Ivansa tak menolak hasil perhitungan cepat yang tengah berlangsung itu. Bahkan, anak sulung Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) ini mengakui kekalahan paslon nomor urut 1 tersebut.

“Saudara-saudara sekalian, hasil quick count yang sementara berlangsung saat ini, menempatkan Ivan-Careig hanya memperoleh sekitar 30 persen lebih, sedangkan bapak Roy Roring dan bapak Robby Dondokambey sekitar 70 persen," ujar ivansa"

“Tapi saya mengucapkan terima kasih dan kita harus bersyukur karena ini adalah kemenangan demokrasi saudara sekalian karena tak terpengaruh dengan intimidasi dan money politics,” "ujar ivansa"dan disertai sambutan tepuk tangan ratusan pendukung dan simpatisan.

Didampingi isteri juga Jasinta Paat dan ibundanya, Deetje Sarundajang Tambuwun Laoh, Ivansa juga mengatakan bahwa perjuangan demokrasi belum berakhir sampai KPU menetapkan paslon pemenang Pilkada Minahasa.

“Kami akan berjuang ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena kita sudah memiliki berbagai bukti pelanggaran Pemilu,” ujar ivan

 yang ikut didampingi Ketua dan Sekretaris Pemenangan Ivansa-CNR, Eroll Mingkid SH dan Drs Viktor Rompas, MSi.

Erick Mingkid, yang juga dikenal sebagai pengacara ini, menjelaskan mekanisme yang akan ditempuh dalam melakukan gugatan pidana di MK. “Kita sudah punya banyak bukti, tapi saya mohon apabila dari saudara-saudara memiliki bukti lagi tolong dimasukkan dan akan kami kaji dan genalisir, Mana yang akan mempengaruhi hasil dan TSM (Terstruktur, Sistimatis dan Masif,” jelas ivan

Sementara itu, Ibu Deetje menghimbau para pendukung dan simpatisan Ivansa-CNR untuk tidak meladeni upaya pendukung calon lain yang kemungkinan menjelek-jelekkan paslon Ivansa-CNR.

“Kalau ada yang coba bagara, bilang jo ini kemenangan rakyat Minahasa. Jangan terpancing,” imbuhnya. Seperti ramai beredar di sosial media, praktik politik uang santer dilancarkan pendukung RR-RD. Bahkan, PNS rajin turun mempengaruhi sikap pemilih dengan memberikan berbagai imbalan.

Selain para pejabat Pemprov Sulawesi Utara dan Pemkab Minahasa, dana desa dan alokas dana desa (DD dan ADD) ditengarai digunakan untuk menggalang dukungan.(/Prise)

Last modified on Wednesday, 27 June 2018 23:59