Sulutnews

Sulutnews

Rembang, Sulutnews.com - Satu bulan sudah TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 berlansung di Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang. Untuk acara Upacara pun dilaksanakan dilapangan  Kemadu Sulang, pada Selasa (13/11) mendatang.

Sehari sebelum pelaksanaan upacara para Satgas TMMD Reg 103 inipun berpamitan pada warga. Pagi itu Sertu Kuwat sujoko telah berkemas lengkap dengan rangsel di punggungnya lantas berpamitan pada Ibu sumi (70) yang selama ini akrap dengannya. Dengan perasaan haru sumi mengatakan" saya benar - benar merasa kehilangan, besok pasti rumah emak jadi sepi lagi " ujarnya.

Dengan rasa berat hati juga Sertu kuwat sujoko berjabat tangan seakan berat untuk meninggalkan warga desa yang lama telah bersatu. Tanpa terasa Ibu sumi terharu dan meneteskan air mata kesedihan. Namun dengan itu semua warga Desa Pasedan merasa senang karena  jalanya kini menjadi bagus dan dapat di lalui.(0720_Syaiful)

Jakarta, Sulutnews.com - Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) menggelar rapat kerja (Raker) tahunan pelayanan Pelayanan Kategorial Laki-Laki dan pengesahan rancangan program kerja 2019 dilaksanakan di GMIST Baith Allah, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat(26/10/2018).

"Raker juga guna mempererat tali persaudaraan antar pimpinan dan anggota jemaat, sekaligus lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat,kepada Tuhan" ungkap Steven Setiabudi Musa, Ketua Panitia Raker Pelka Laki-laki GMIST 2018. "Kita tentu berharap semua jemaat GMIST memiliki kekuatan dan ketahanan spiritual yang tangguh, dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bertanah air," papar Steven, yang juga anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu.

Raker Pelka Laki-laki GMIST diikuti sekitar 130 peserta yang sebagian besar berasal dari Sangihe dan Siau Tagulandang Biaro. Peserta raker kemudian mengikuti dua simposium. Pada simposium pertama, mereka mendengarkan paparan dari Bupati Kepulauan Sangihe yang juga Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST, Jabes E.Gaghana, SE, ME.

Materi yang dibawakan Bupati Kepulauan Sangihe pada simposiium pertama ini bertema. "Potensi, peluang dan tantangan masyarakat di wilayah perbatasan sebagai bagian integral wilayah NKRI."

Wakil dari Bupati Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro tampil pada simposium kedua, yang membawakan materi "Peningkatan dan pengembangan kelembagaan umat dalam kerja sama kemitraan untuk mendorong peluang usaha masyarakat."

Bupati Sangihe Jabes E.Gaghana, SE, ME yang juga Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST, menyebut bahwa raker seperti ini sangat bermanfaat untuk lebih mengembangkan komunikasi yang efektif antara jemaat dengan pemerintah. "Sehingga kita dapat bersinergi membahas dan memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi dalam berbagai aspek pelayanan untuk dicari solusi yang terbaik," papar Jabes E.Gaghana, SE, ME.

Dia juga berharap raker Pelka Laki-laki GMIST mampu merumuskan program-program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan spiritual warga jemaat, dan pada akhirnya juga mampu bersinergi dengan program pemerintah daerah

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Utut Adianto juga mengemukakan pentingnya warga jemaat GMIST bersinergi dengan program-program pemerintah daerahnya, termasuk dalam bagaimana warga dapat memanfaatkan secara maksimal potensi dan kekayaaan alam daerahnya masing-masing. "Saya tahu kalau Sangihe Talaud dan sekitarnya itu potensinya luar biasa," demikian antara lain dikemukakan Wakil Ketua DPR Utut Adianto yang pada kesempatan itu didampingi politisi dari PDIP seperti Charles Honoris dan Marinus Gea.

Cyprus A.Tatale dari GMSIT mengakui besarnya potensi Sangihe dan Sitaro, terutama dari sektor laut. Potensi perikanan di Sangihe merupakan ladang emas bagi masyarakat. Ironisnya, kekayaan laut Sangihe dan Sitaro itu selama ini justru diekploitasi oleh pihak yang tidak semestinya. "Kekayaan laut di sana dikeruk oleh pihak-pihaki yang tidak bertanggung-jawab, terutama nelayan-nelayan asal Filipina," kata Cyprus, sembari menyebutkan besarnya kerugian yang ditanggung pemerintah akibat ilegal-fishing di sana.

"Jadi, warga sesungguhnya sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. Tentu banyak caranya, misalnya dengan meningkatkan akses dari tol laut yang diharapkan bisa segera mencapai kesana," papar politisi Partai Golkar itu.

Cyprus juga menyebutkan, Sangihe dan Sitaro juga terkenal dengan potensi sumber daya alamnya yang luar biasa. "Buah pala terbaikl berasal dana sana," katanya. Namun, petani pala di sana tetap kurang mendapatkan penghasilan yang layak.(**)

 

Jakarta –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), bekerjasama dengan PT Gajah Tunggal sukses menggelar Ujian Kompetensi  Wartawan (UKW) ke 35.

UKW kali ini diikuti oleh 38 peserta dari wartawan media massa nasioanl baik, cetak, elektronik maupun online, meliputi tingkat Utama, Madya, dan Muda. Acara ini dihelat di Hotel Merlynn Park Hotel Jakarta pada 26-27 Oktober 2018.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Gajah Tunggal Tbk, Sugeng Rahardjo, menuturkan wartawan merupakan corong informasi yang punya integritas dan independesi tinggi terhadap pembangunan Indonesia. Oleh karenanya, kami dari Gajah Tunggal senantiasa memberikan support atas kemajuan-kemajuan wartawan. Salah satunya dengan adanya kerjasama dalam UKW ini bersama PWI. “Lewat tulisannya wartawan ikut serta berkontribusi dalam membangun bangsa. Makanya kami senantiasa memberikan dukungan lebih agar wartawan di Indonesia mempunya kompetensi dan kualitas yang mumpuni,” tutur Sugeng, saat menghadiri acara penutupan UKW ke-35, di Hotel Merlynn Park Jakarta, Sabtu (27/10).
UKW ini, tambah Sugeng,  merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas seorang wartawan, agar mampu mengemban tugas mulia dalam mengemas suatu berita sehingga menjadi informasi yang sehat untuk membangun bangsa dan negara.

Di tempat yang sama, Firdaus Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat menyampaikan
“Di era digital, berita hoax tengah menggerogoti persatuan dan kesatuan bangsa. Disinilah peran wartawan sebagai filter agar berita hoax bisa diredam,” ujar Firdaus yang juga kini menjabat Sekretaris Jenderal, Serikat Media Siber Indonesis (SMSI) pusat ini.

Selain itu, firdaus juga menyampaikan terimakasih atas kontribusi dan supporting PT Gajah Tunggal atas terselenggaranya UKW ke 35 ini. “Dukungan dari Gajah Tunggal sangat berarti atas terselengaranya UKW 35 ini. Makanya saya mewakili teman-teman dari PWI maupun semua yang mengikuti Ujian ini sangat berterimakasih pada Gajah Tunggal,” katanya.

Adapun tim penguji dalam UKW ke 35 PWI Jaya ini diantaranya ; Firdaus, Hendri CH Bangun, Marah Sakti Siregar, Sayid Iskandarsyah, Rita Sri Hastuti, Katharina M. Kaupoly.(*)

Rembang, Sulutnews.com - Satuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan laut yang di kenal dengan julukan “Hantu Laut” yang tidak diragukan lagi saat melaksanakan tugas negara seperti tugas - tugas militer dan juga tugas kemanusiaan. Sabtu (27/10)

Dalam rangka menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) reguler ke -103 di Desa Pasedan keterlibatan TNI-AL yang tergabung dalam Satgas TMMD reguler ke -103 Sangat membanggakan, pasukan elit ini dalam kesehariannya bersama warga masyarakat saling membantu dan bergotong royong saling guyup rukun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan harapan target bisa diselesaikan.

Dibawah pimpinan Serka Lis Supeno dengan sepuluh anggota dengan sigap dan kompak bersama anggota satgas TMMD reguler ke -103 yang lain bekerja sama dengan warga masyarakat setempat untuk melaksanakan pembuatan pembangunan fisik dan pembangunan non fisik.

Tergabungnya dalam kegiatan program TMMD reguler ke -103 termasuk anggota dari batalyon infanteri ( Yonif )410/Alugoro dan Korp Zeni Angkatan Darat dari Kodam IV/Diponegoro saling kompak dalam melaksanakan tugas di lapangan. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Penjual sayur keliling merasakan manfaat dengan adanya pembangunan jalan dari program TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 Kodim 0720/Rembang yang menghubungkan jalan Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, Jum’at (25/10).

Kopda Paryudi di sela-sela kesibukannya di Satgas TMMD Reguler dengan sengaja menghampiri keramaian ibu-ibu yang sedang memilih belanjaannya di tempat Ibu Wiyatun, Kopda Paryudi bertanya  kepada Wiyatun,” Bu lagi banyak yang belanja ya..? Ibu Wiyatun menjawab,” iya pak ini lagi ramai banyak ibu-ibu belanja, sambil menghitung belanjaan warga, ibu-ibu yang membeli. Kopda Puryadi saat itu juga ikut membeli, belanjaan Sayur.

Ibu Wiyatun mengatakan,”jalan yang dulunya rusak, berlumpur apabila hujan, sempit dan susah di lewati kendaraan sekarang sudah bagus dan lebar. Berjualan sayur keliling dulu goyang kanan-kiri sampai pernah hampir jatuh, sekarang jalan sudah halus, dan enak kalau buat keliling berjualan,”ungkapnya.  “Saya merasa lega dan senan  atas kinerja jerih payah Satgas TNI dan warga dalam membangun Desa kami, berkat TMMD Reguler ini infrastruktur desa menjadi bagus, saya yakin ke depan Desa Pasedan akan semakin ramai dan warga akan merasakan banyak manfaatnya,”ucapnya. (0720_Syaiful)

Rembang, Sulutnews.com - Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto,S.sos. dampingi Waaster Kodam IV/Diponegoro Letkol Inf Budi Rahmawan dan Serka Yan Setiadi kunjungi lokasi TMMD Kodim 0720/Rembang, di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, jumat (26/10/2018).

Kedatangan tim Wasev TMMD Reg 103 (Pengawas dan Observasi) dari Kodam tersebut bertujuan untuk mengecek sejauh mana perkembangan pembangunan TMMD selama 12 hari. Letkol Inf Budi Rahmawan mengatakan, pengecekan yang dilakukan tersebut meliputi Administrasi, Sasaran fisik maupun non fisik. “Untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan benar-benar dilaksanakan dan dikerjakan dengan benar.” Tuturnya.

Letkol Budi Rahmawan menambahakn, tim tidak hanya mengecek administrasi di Makodim saja, tapi juga mengecek secara nyata di lokasi TMMD. Kegiatan pengecekan didampingi juga Pasiter Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Wardiyana dan Kades Pasedan Bapak Kusman. (0720_Syaiful)

Bengkulu, Sulutnews.com - Pemimpin Redaksi Media Online Garudadaily.com Doni Supardi melaporkan Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi ke Polda Bengkulu, Senin (22/10/2018). Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 Tentang Pers.

"Laporan hari ini kita sampaikan ke Polda Bengkulu atas dugaan tindak pidana yang diatur dalam undang-undang pers," kata Doni Supardi, yang juga menjabat Wakil Ketua SMSI Provinsi Bengkulu, di Polda Bengkulu.

Doni menambahkan, laporan ke penegak hukum dilakukan karena upaya penyelesaian yang dilakukan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu dengan meminta Baidari Citra Dewi meminta maaf kepada insan pers tidak diindahkan oleh yang bersangkutan.

Sebelumnya, terjadi kisruh antara wartawan Garudadaily.com dengan Baidari Citra Dewi terkait pemberitaan tentang rencana pinjaman dana Pemerintah Kota Bengkulu ke BUMN PT SMI. Atas pemberitaan Garudadaily.com, Baidari protes dan diduga mengancam wartawan sekaligus Pemimpin Redaksi Garudadaily.com.

SMSI Bengkulu sebagai organisasi serikat media siber mendesak Baidari agar meminta maaf secara terbuka, sebab tindakan Baidari dinilai tidak mencerminkan etika sebagai pimpinan DPRD. SMSI memberi tenggat waktu satu minggu kepada Baidari untuk menyatakan permintaan maaf, namun hingga batas waktu yang ditentukan, Baidari tak juga menyampaikan permohonan maaf.

"Atas tidak responnya pimpinan dewan kota, saya melaporkan ke penegak hukum," imbuh Doni.

Sementara Divisi Humas SMSI Bengkulu Riki Susanto mengatakan, SMSI tetap akan mengawal dan memberikan pendampingan terhadap proses sengketa dan laporan antara Garudadaily.com dan Baidari Citra Dewi yang juga Ketua DPRD Kota Bengkulu.

"SMSI tetap akan mengawal sengketa keduanya, kita memberikan advokasi dengan memberikan bantuan hukum dari penasihat hukum SMSI Bengkulu, dua penasihat hukum SMSI akan diperbantukan mengadvokasi Garudadaily.com, sebab ini masalah menyangkut pers," kata Riki.(/SMSI)

Tomohon,Sulutnews.com-Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menghadiri dan menutup kegiatan Pembinaan, Pengawasan dan Penghargaan Koperasi Berprestasi di Kota Tomohon, juga sekaligus melantik Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kota Tomohon yang dilaksanakan di Rog’s Café Tomohon, Kamis 11/10.

Usai melantik Dekopinda Kota Tomohon masa bakti 2018-2023 hasil Musyawarah Daerah yang sebelumnya telah dilaksanakan, Walikota JFE menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan terbukanya pasar global saat ini maka tidak dapat disangkal lagi hal ini menimbulkan persaingan usaha yang sangat ketat dan kompetitif, ada 3 aspek yang menjadi persyaratan yang harus diperhatikan oleh para pelaku Koperasi yaitu, 1. Aspek Kelembagaan Koperasi harus sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, 2. Aspek Usaha dimana ini berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota, 3. Aspek Permodalan yang terdiri dari Modal Sendiri dan Modal Pinjaman.

Disela kesempatan pula walikota eman  mengingatkan akan tantangan koperasi untuk berprestasi diperhadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pasar global, maka diperlukan inovasi di segala bidang untuk itu perlu dilakukan Inovasi Produk, Inovasi Pemasaran dan Inovasi Manajemen, dengan kemajuan teknologi saat ini maka koperasi harus berani menawarkan produknya baik secara langsung maupun secara online.

Walikota mengapresiasi Koperasi Berprestasi tingkat Kota Tomohon dalam rangka memotivasi koperasi yang ada dengan mengalokasikan dana untuk perkembangan dan kemajuan koperasi di Kota Tomohon serta menyerahkan Sertifikat untuk Koperasi Berprestasi.

Hadir dalam kegitan tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky J.L. Wenur, MAP, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infantri Jubert Nixon Purnama, STh, Wakil Ketua Dekopinwil Sulut Heart Runtuwene, MSi, Kepala Dinas Koperasi UKM Daerah Kota Tomohon Jane Mendur, SE, Ketua Dekopinda terpilih Ir. Josias Makalew serta Jajaran Pengurus Dekopinda lainnya.(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Materi kamtibmas dalam kegiatan  sosialisasi penyelenggaraan pemerintahan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa bertempat di Balai Pertemuan Umum desa kolongan atas kecamatan sonder kabupaten minahasa dalam wilayah hukum polres tomohon, Selasa (9/10/2018).

Dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa tidak lepas dari situasi keamanan dan ketertiban. “Jika masyarakat sudah mampu menciptakan sekaligus menjaga situasi keamanan lingkungan masing-masing, maka pemberdayaan dan pembangunan desa akan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

 "marilah kita seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk bergandengan tangan untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang kondusif, terutama bersama memerangi minuman keras dan judi di setiap lingkungan, kedua barang tersebut sangat mengganggu keamanan dan ketertiban yang ada.ucap joice"

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Waka polres tomohon Kompol Joyce MI Wowor, Kajari Tondano di wakili oleh Kasi intel Supryanto Sihombing SH.MH, Camat Sonder Drs. Rouldy Mewoh, Hukum tua desa kolongan atas Ram makagiansar, Hukum tua desa kolongan atas satu Wendy Pongoh, Hukum tua desa kolongan atas dua Hengky Nayoan serta perangkat desa dan masyarakat desa kolongan atas raya.(/Prise)

Minsel, Sulutnews.com - Menjadi suatu prestasi yang besar bagi Kabupaten Minahasa Selatan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, dimana Desa Maliku Kecamatan Amurang Timur adalah satu bukti dan contoh, pembuatan lapangan dengan menggunakan tenaga manusia.

Menurut Hukum Tua Desa Maliku Kecamatan Amurang Timur Ferry Pieters Pandey mengatakan, bahwa pembuatan lapangan sepak bola merupakan impian dari seluruh masyarakat Desa Maliku. Untuk itu masyarakat bersepakat melalui dana desa tahap dua, akan membuat lapangan sepak bola, karena dari sejak Desa ini berdiri tidak ada lapangan sepak bola.

"Ini merupakan aspirasi dan kerinduan masyarakat untuk mempunyai fasilitas olahraga lapangan sepak bola. Untuk itu dengan semangat, dengan kesepakatan, lewat dana desa, maka kami anggarkan pembuatan lapangan sepak bola tersebut." ujar Pandey, Sabtu (22/9/18).

Lanjutnya, inipun tak lepas dari dukungan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar. Serta upaya pemerintah pusat melalui dana Desa, melakukan pengembangan pembangunan di seluruh wilayah Republik Indonesia.

"Ini juga menjadi komitmen masyarakat Desa Maliku, dimana dengan adanya fasilitas olahraga ini, akan memotifasi para generasi muda untuk bangkit menunjukan prestasi khususnya pencinta sepak bola. Juga diharapkan generasi muda di Desa Maliku dapat melahirkan prestasi yang dapat mengharumkan nama Desa serta Kabupaten Minahasa Selatan." pungkasnya.

Ia menambahkan sangat mustahil memang lapangan sepak bola ini bisa diwujudkan. Namun semangat dan kegigihan masyarakat Desa Maliku untuk mewujudkannya sudah dibuktikan, karena hampir kurung waktu 3 bulan, penyelesaian lapangan sepak bola tersebut hampir rampung.

"Sangat mustahil ini bisa diwujudkan. Dengan tenaga kurang lebih 70 orang yang adalah masyarakat Desa Maliku, sampai saat ini, sudah hampir rampung, tinggal menunggu tim teknis saja. Puji Tuhan dengan semangat dan doa lapangan sepak bola masuk tahap finising." imbuh Pandey.(/Ferrowaney)