Sulutnews

Sulutnews

Tomohon,Sulutnews.com-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc. menghadiri kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Tomohon Tahun 2018 yang dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon.Kamis 20 /9/2018.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon mengatakan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 diselenggarakan dengan memperhatikan suara anak Indonesia khususnya dari perwakilan suara anak Indonesia melalui forum anak nasional.

Diharapkan momen peringatan anak nasional Kota Tomohon tahun 2018 ini dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan anak serta pemerintah pusat dan daerah akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Tema Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 adalah GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., dalam laporannya mengatakan bahwa manfaat dari peringatan hari anak nasional kota Tomohon ini yaitu untuk mendorong dan memotivasi semua stakeholders dalam memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada anak di Kota Tomohon.

Terkait  dengan hari anak nasional di tahun 2018 yang baru selasai di laksanakan telah memberi  makna yang besar dengan adanya kegiatan ini di laksanakan di aula terbuka agar dapat dilihat langsung oleh publik dan dapat juga di saksikan  orang tua untuk melihat bakat dan kreativitas anak - anak mereka,karena juga dengan kegiatan hari anak nasional ini tidak hanya  sebagai acara ceremonial melainkan dapat meningkatkan minat dan bakat dan di hari ceremonial ini yang juga  telah diawali beberapa kegiatan-kegiatan minggu yang lalu  dan hari ini merupakan  puncak dengan mempringati hari anak nasional yang sudah melibatkan dari paud sampai tingkat SMP karena dapat memahami semua hari anak nasional hari milik kita semua.

Anak juga adalah bagian milik kita,karena dalam segala keterbatasan tentunya menjadi sebuah bagian yang kurang lebih dari 25 rb yang hadir ,yang ada di kota tomohon yang diwakili oleh ribuan anak di anugarah hall,

Dan hari anak nasional ini menjadi bagian anak yang sangat penting merupakan progam prioriti dari dinas pendidikan dari tahun ke tahun karna  paud juga yang hadir didalam kegiatan ini adalah 60% anak di usia dini  dan maka anak paud adalah sebuah pilar utama untuk membangun dan menumbuh kembangkan,membina mereka agar menjadi anak yang mempunyai bakat dan kreativitas,agar minat bakat mereka dapat dikembangkan.Anak juga bisa memberi arti dalam kecerdasan minat bakat mereka."tutup karwur".

Pada kegiatan ini Bunda Paud Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP. mengukuhkan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se- Kota Tomohon dan memasangkan selempang Bunda Paud kepada masing-masing Bunda Paud yang dikukuhkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Paud Kota Tomohon selaku Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, MAP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR. Juliana D. Karwur, M.Kes. M.Si., Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Tomohon Ibu Joice Worotikan, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Anak-anak Paud serta Siswa-Siswi TK, SD dan SMP se- Kota Tomohon.(/Prise)

Manado, SulutNews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (14/8/2018) menggelar Rapat Paripurna terkait enam agenda, yakni, penutupan masa persidangan kedua tahun 2018, penyampaian hasil laporan kinerja alat kelengkapan DPRD, pembukaan masa sidang ketiga  tahun 2018, penyampaian laporan pelaksanaan reses II tahun 2018, penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018  dan Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.

Paripruna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, didampingi pimpinan DPRD Sult, Stevanus Vreeke Runtu, Wenny Lumentut dan Marthen Manoppo juga turut dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama SKPD dan Anggota DPRD Sulut lainnya, Forkopimda dan tamu udangan.

Dalam penyampaian hasil reses kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dimana Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw berharap kiranya hasil reses yang di serap seluruh anggota DPRD Sulut bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

Hasil reses agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov Sulut, bisa dianggarkan pada APBD Perubahan 2018, APBD Induk 2019, juga pada APBD di Kabupaten/Kota, juga melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey bisa diperjuangkan pada APBN 2019,” pungkas Angouw.(*Advetorial)

Jakarta, Sulutnews.com – Wartawan senior Aat Surya Safaat mengapresiasi bakal calon Presiden Prabowo Subianto yang telah menunjuk mantan Panglima TNI Djoko Santoso untuk memimpin Tim Pemenangan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno pada Pilpres 2019.

“Sepanjang yang saya amati, Djoko Santoso adalah jenderal yang sangat berdedikasi, mempunya kemampuan lobi yang mumpuni, dan bisa diterima di semua kalangan, tetapi dia dikenal tetap rendah hati dan tidak suka menonjolkan diri,” katanya di Jakarta, Rabu.

Penulis buku “Djoko Santoso Bukan Jenderal Kancil” itu mengemukakan keterangan tersebut menanggapi penunjukan Djoko Santoso sebagai ketua Tim Pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019 sebagaimana dikemukakan Prabowo pada ulang tahun Djoko Santoso pekan lalu.

Aat lebih lanjut mengemukakan, Djoko Santoso adalah sosok yang bisa berfikir jernih dan tajam untuk berbagai urusan, mulai dari strategi tempur, manajemen pengelolaan massa, reformasi TNI, penciptaan perdamaian, sampai mendorong kembali gerakan Keluarga Berencana (KB) Nasional.

“Djoko Santoso juga berpegang pada adagium jawa ‘Sepi ing pamrih rame ing gawe’, alias karya nyata yang diutamakannya ketimbang berwacana sampai berbusa-busa di depan media untuk kepentingan pencitraan,” kata mantan Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA yang juga pernah menjadi Kepala Biro ANTARA di New York itu.

Menurut Aat, Djoko Santoso sendiri berulangkali menyatakan ingin memberikan kontribusi nyata dalam membayar hutang sejarahnya sebagai rakyat yang meniti karier militer mulai dari bawah hingga menduduki posisi tertinggi di TNI, yakni sebagai Panglima TNI.

Ia juga menjelaskan, Djoko Santoso adalah tokoh yang mampu meredam konflik di Ambon pada 2002. Sebelumnya banyak kalangan berpendapat, konflik berdarah-darah yang bernuansa SARA dan sangat mengerikan itu akan selesai dalam 50 tahun.

Dua Pangdam XVI/Pattimura sebelumnya gagal meredam konflik tersebut. Tetapi ketika Djoko Santoso menjadi Pangdam Pattimura, konflik Ambon dapat diselesaikan dalam enam bulan. Para tokoh agama di Ambon, apakah Kristen, Katolik atau Islam mengakui prestasi gemilang putera Solo kelahiran 8 September 1952 itu. 

Sebelumnya, saat menjadi Danrem 072/Pamungkas di Yogya pada 1998, Djoko Santoso juga berhasil menjadikan demo sejuta massa untuk menjatuhkan Soeharto berjalan aman dan damai, bahkan tak satupun kaca retak, sementara Jakarta, Makassar, bahkan Solo saat itu bergolak, rusuh, dan mencekam.

Tentang Djoko Santoso, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siraj beberapa kali mengatakan, Djoko Santoso adalah jenderal yang bersih dari pelanggaran HAM dan korupsi. Dia juga adalah tokoh di balik reformasi TNI. Dia juga bisa tegas terhadap Malaysia, bahkan terhadap Amerika, saat menjabat sebagai Panglima TNI.(/*SMSI)

Tomohon,Sulutnews.com-Asisten Kesejahteraan Rakyat Drs ODS Mandagi membuka Kejuaraan bola voli antar Kelurahan se-Kota Tomohon dan antar Club se-Kabupaten/Kota tahun 2018, di Lapangan Anugerah Hall Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon pada hari Minggu (02/09/18).

Salah satu dari kegiatan ini adalah rangkaian dalam rangka perayaan HUT ke-70 Jemaat Maranatha Paslaten dan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) Kota Tomohon.

Pada acara pembukaan ini akan bertanding untuk puteri : Kelurahan Kolongan Vs Kelurahan Kakaskasen Satu dan Kelurahan Paslaten Satu Vs Kelurahan Kakaskasen Tiga, selanjutnya untuk Putera : Kelurahan Kakaskasen Satu Vs Kelurahan Tondangow dan Kelurahan Kakaskasen Dua Vs Kelurahan Tinoor Dua.

Mandagi membuka Kejuaraan bola voli antar Kelurahan se-Kota Tomohon dan antar Club se-Kabupaten/Kota tahun 2018 yang ditandai dengan pemukulan bola voli pertama.

Asisten Kesra mengharapkan agar lewat kegiatan ini akan semakin mempererat persatuan dan kesatuan yang saat ini telah terjalin serta menumbuhkembangkan potensi-potensi yang ada di Kota Tomohon, khususnya dalam bidang olahraga bola voli.

Kegiatan ini juga mendukung program Pemerintah yaitu lewat Instruksi Presiden RI Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), serta Gerakan “Ayo Olahraga” yang diluncurkan oleh Kemeterian Pemuda dan Olahraga RI.

Asisten Kesra, mengatakan Pemerintah Kota Tomohon mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta, jadikanlah pertandingan ini sebagai ajang menunjukan prestasi dengan tetap menjunjung sportifitas yang tinggi serta Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk ikut menyaksikan secara langsung dan mendukung Tim Kelurahan yang bertanding dalam perlombaan ini.(/Prise)

Minsel, Sulutnews.com - Memeriahkan hari ulang tahun ke-70 Polisi Wanita (Polwan), Polres Minahasa Selatan mengadakan kegiatan olahraga bersama jajaran Forkopimda, CJS (Crime Justice System) dan segenap wartawan media biro Minahasa Selatan, Jumat (24/08/2018).

Rangkaian kegiatan olahraga bersama dimulai sejak pagi hari, diawali dengan sepeda santai oleh seluruh pejabat utama Polres Minsel dan Forkopimda, melintasi rute sepanjang kurang lebih 20 km, start dari halaman Polres Minsel ke arah Tumpaan, menuju ke kawasan Boulevard Amurang berputar di Tugu I’m Amurang dan kembali finish di halaman utama Polres Minsel.

Olahraga bersama kemudian dilanjutkan dengan pertandingan futsal dangdut antara tim Polres Minsel vs Forkopimda/Pemkab Minsel, tarik tambang, lomba lari karung,  dan lomba makan kerupuk diakhiri dengan senam tobelo.

Dalam sambutannya, Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan jajarannya atas kemeriahan kegiatan olahraga bersama dalam rangka HUT Polwan ke-70, yang puncak acaranya pada tanggal 1 September nanti.

“Apresiasi dan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan olahraga bersama dalam rangka HUT Polwan ke-70 yang berlangsung meriah, dengan dihadiri oleh seluruh pucuk pimpinan Forkopimda Minsel. Acara seperti ini kiranya dapat terus dilaksanakan dalam upaya memupuk sinergitas antar jajaran lembaga negara, instansi dan pemerintah daerah serta wartawan khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan,” ungkap Kapolres.

Tampak hadir dalam kegiatan olahraga bersama ini, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar, Sekdakab Minsel Danny Rindengan, Kajari Minsel I Wayan Eka Miartha, Ketua PN Amurang Romel Tampubolon, Dandim 1302 Minahasa Letkol (Inf) Juberth Nixon Purnama, Perwira Penghubung Mayor (Inf.) Jemmy Lotulung dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemkab Minsel.(/FW)

Tomohon,Sulutnews.com - RML atau yang kita kenal Ramoy Markus Luntungan siap bertarung dan Optimis di Pemilihan DPD RI Sulut 2019 bisa memperoleh satu kursi dari empat jatah kursi Senator Sulut. Ketika diwawancarai wartawan, Selasa (21/8/2018) dikobong cafe Lansot Tomohon.

Target RML sebagai balon nantinya Ingin memajukan daerah maupun otonimi daerah baik pembangunan yang menyangkut APBN yang boleh perjuangkan sebagai orang birokrat yang tau pemerintahan bagaimana soal dana- dana APBN itu bisa berjuang dan turun ke daerah - daerah meminta apresiasi atau meminta dukungan.

Untuk target dalam pencapaian suara RML yang pernah tugas di Tomohon sebagai pemerintah Sekretaris daerah minahasa yang termasuk kota Tomohon, Yang pada waktu itu RML pernah berjuang di tim DPOD juga.

Menjadi harapan RML di kota Tomohon ketika terpilih menjadi caleg DPD RI,menjadi visi misi secara nasional paling tidak ada reses  turun kedaerah untuk meminta masukan yang boleh di bawa untuk golkan dan juga sebagai contoh kota pariwisata yang bisa di tambah perkembangan -perkembangan infrastruktur ketika diputuskan Walikota dan DPRD yang juga ada sinergitas yang hanya sebagai membantu kota yang sedang maju, seperti kota pendidikan.

Prioritas RML untuk Sulut yang menjadi prioritas yaitu Gubernur dan DPR yang sejalan.Dan menjadi prioritas bagi kita yang mengenal daerah pertama yaitu selain soal visi dan misi nasional,misi daerah dan ekonomi kerakyatan,yang paling utama juga menjaga harga kopra yang sekarang ini semakin menganjlok dinaikan supaya ekonomi rakyat meningkat,cengkih,dan kebutuhan lainnya sembilan bahan pokok itu yang utama pertama yang harus didengungkan ditingkat nasional ketika terjadi hal-hal menurun,"jelas RML

Ini sudah menjadi sinergitas untuk pemerintah Sulut dimana sebagai perwakilan daerah,dan membawa apresiasi daerah  Sulut, misalnya seperti otonomi daerah baik pemekaran seperti bolmong raya,pemekaran nusa utara,pemekaran minahasa barat,kota langoan,pemekaran minahasa barat,pemekaran minahasa tengah,kota tahuna dll,Otonomi daerah yang sangat penting.Ketika sekwilda dimana waktu itu telah di mekarkan di beberapa kabupaten yang merupakan sebuah keuntuntungan karena dana-dana APBN itu turun,Infratuktur juga akan bisa disentuh yang termasuk pertanian dan perikanan dan lain sebagainya itu untuk sulut dan

15 kabupaten kota yang harus dikembangkan untuk sisi otonomi daerah sebagai visi misi dengan sarana prasarana dan juga SDM yang bersama- sama harus membangun dan itu juga menjadi tugas DPD RI dan DPR RI yang mempunyai fungsi nasional yang juga membawa asprisiasi daerah sinergitas dengan para kepala daerah baik propinsi maupun 15 kabupaten kota.

Untuk target "Puji Tuhan kalau suara memegang 15 kabupaten kota yang mempunyai basis di minahasa selatan,MinUt,bitung,Minahasa,dan Tomohon,dan saya juga mempunyai kouta 4 dan tidak bisa untuk target-target melainkan mempunyai keyakinan bisa duduk satu suara meyakini RML sudah ada di keempat kuota itu,dengan tidak meliahat lainnya siapa yang tentunya berjuang untuk mendapat satu suara di keempat kuota itu.Yang ada diminahasa raya yang khususny juga punya massa di nusa utara dan di bolmong raya karena sudah pernah mencalonkan gubernur yang setidaknya sudah mengenal dan yang tinggal mengulang lagi ketika pernah mencapai suara dari bolmong utara dan bolmong raya dengan bisa mencapai 255 suara, oleh karna itu dengan save untuk suara kalau sudah 100 sudah menjadi kekuatan."ungkap RML"

Menjadi pandangan untuk Bakal calon DPD RI ingin banyak berkomen tentang daerah banyak berbuat untuk daerah yang boleh dibantu dan di fasilitasi sarana prasaran untuk ekonomi rakyat."tutup RML".(/Prise)

Tomohon, Sulutnews.com - Pada hari Senin tanggal 6 Agustus bertempat di SMA Negeri 1 Tomohon sekitar 60 orang guru yang dipilih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Workshop Panas Bumi Sebagai Muatan Lokal Untuk Siswa SLTA. Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang tanggap akan potensi sumber daya alam daerah.

Seperti kita ketahui bahwa Sulawesi Utara merupakan Provinsi yang paling banyak menggunakan panas bumi sebagai sumber energi bersih dan terbarukan dalam menopang kebutuhan listriknya. Alam pegunungan volkanik Sulawesi Utara yang ditandai dengan banyaknya manifestasi panas bumi, serta adanya proses pemanfaatan sumber energi ini untuk pembangkit listrik dan untuk pemanfaatan langsung, seharusnya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda.

Kegiatan ini telah diawali pada tahun 2015 dengan pengenalan tentang energi panas bumi untuk para guru, dilanjutkan dengan penyususnan bahan ajar dan buku panduan oleh tim UGM. Kemudian pada tahun 2016 dilakukan penjaringan masukan dari para guru tentang silabus, isi dan bobot materi, serta proses pembelajaran.  Pada workshop kali ini telah diserahkan buku ajar untuk siswa dan slide panduan mengajar untuk para guru. Dalam arahannya Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tomohon dan Minahasa Melinda Mamesakh, S.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Gadjah Mada atas kepeduliannya terhadap pendidikan tingkat lanjutan atas di Sulawesi Utara.

Kepala SMA Negeri 1 Tomohon Dra. Meytha J. Tambengin, M.M., menyampaikan kegembiraannya menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini dan memacu semangat para peserta workshop agar mampu melakukan pengajaran panas bumi di tengah keragaman kesiapan yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah.

Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi UGM yang juga merupakan ketua tim penyusun buku mulok panas bumi, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang akan memberikan pembekalan panas bumi pada siswa tingkat SLTA. Pri Utami, peneliti panas bumi yang telah lama berbakti di bumi Nyiur Melambai ini juga  memotivasi para guru untuk kreatif dalam menyampaikan pengajarannya, dengan banyak mengambil contoh-contoh yang ada alam Sulawesi Utara. Sekolah-sekolah juga disarankan untuk melakukan kunjungan-kunjungan langsung di lapangan dengan bekerjasama dengan para praktisi industri panas bumi serta operator lokasi-lokasi pariwisata di daerah ini.

Tim peneliti panas bumi yang turut hadir sebagai nara sumber yaitu Dr. Khasani dan Dr. Indra Perdana memaparkan bahwa teknologi informasi yang kian maju dan mudah diakses oleh guru dan siswa juga harus dimanfaatkan dalam mencari bahan-bahan pengetahuan kepanasbumian dan ilmu-ilmu yang terkait. Sementara itu para guru dan Kepala Sekolah yang hadir mengharapkan agar Pemerintah Provinsi segera memberikan petunjuk pelaksanaan pengajaran muatan lokal panas bumi dan memberikan fasilitasi pendalaman materi bagi para guru. Para guru mengharapkan adanya pelatihan-pelatihan lanjutan oleh UGM dan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk memantapkan pelaksanaan mulok panas bumi ini.

Pada akhir workshop mulok dipaparkan presentasi oleh Dr. Khasani tentang Universitas Gadjah Mada serta skema-skema penerimaan mahasiswa baru di UGM yang semuanya bersifat transparan. Diharapkan agar ke depan banyak putra-putri asal Sulawesi Utara dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas tertua di Indonesia yang kini juga telah dinobatkan menjadi salah satu universitas papan atas dunia. Motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi juga telah disampaikan oleh mahasiswa UGM kepada sekolah-sekolah yang mereka ajak bermitra dalam pelaksanaan kegiatan KKN bertema panas bumi di wilayah Tomohon dan Minahasa yang telah berlangsung sejak tahun 2015.(/Merson Simbolon)

 

Tomohon, Sulutnews.com - Konfrensi pers dalam kesiapan mengamankan dan  mensukseskan pelaksanaan festival flower diadakan di puncak rurukan, senin 30 juni 2018.

Kapolres AKBP I ketut agus kusmayadi mengatakan bahwa dalam   kegiatan simulasi mencoba jalur jalur real rute yang akan di pakai dan mengukur waktu serta ancaman dan  kemungkinan hambatan yang ada dalam simulasi yang ada masih dapat dilihat kabel beberapa panjang, dan yang masih panjang juga  dimana dalam mengukur waktu masih lama dan penggunaan jalan semesti perlu adanya konsentrasi kegiatan pengamanan dalam penggunaan jalan di tiap titik - titik pos yang harus di tutup rencana di tanggal 8 itu menutup 127 titik persimpangan mulai dari pengendalian arus mulai dari 33 titik yang sudah dirapatkn dengan satpol pp dan dinas perhubungan dan lalu lintas dan untuk pengamanan sendiri sebelum dilaksanakan sudah dapat melakukan beberpa oprasi kepolisian yang sudah ditingkatkan baik dalam pelaksanaan kegiatan.

Dan dari ketua panitia meminta agar ada pengamanan level internasional karna kegiatan ini adalah kegiatan internasional flower festival jadi harus standar pengamanan extra karena banyak tamu - tamu negara yang akan hadir oleh karena itu sudah berkoordinasi dengan bapak kapolda beserta ketua umum dan walikota yang juga sudah sempat ke bapak gubernur untuk backup pemaparan  kesiapan.ujar kapolres".

Sabaran polda akan membackup kita sekitar dua SSK kemudian juga dari brimob dan abdi negara untuk clearing dan pengosongan pengecekan untuk tempat panggung  utama nanti kita dapat backround dari minahasa perlu adanya pengamanan yang maksimal agar tidak ada yang terjadi dan mulai sekramg  kita bekoirdinasi dengan jajaran kota jelang kegiatan ini.

Kita juga mulai siap termasuk pengamanan - pengamanan dari beberapa titik yang bisa memungkinkan terjadinya gangguan memang sudah ada kesiapan dari beberapa kelurahan yang sudah siap untuk membuat taman -taman bunga itu juga perlu disiapkan mulai sekaramg dan juga  mulai gabung dengan TNI juga dari linmas pol pp agar bisa saling bahu-membahu dimana dalam bersama - sama mengamankan pergelaran Tomohon internasional flower festifal."tutup kapolres

Berharap agar dukungan dari masyarakat agar bisa bekerja sama.

Konfrensi Pers dihadiri Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak, Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly A Sompotan, Kapolres Kota Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, Ketua Panitia TIFF 2018, Coreta L Kapoyos, Dirut TVRI Nasional, Helmy Yahya dan Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, Ir Harold V Lolowang MSc Mth.(/Prise)

 

Salatiga, Sulutnews.com-Komunitas motor Rx King(Bang Kinger’s Indonesia) dan Komunitas mobil Kijang(TKCI) bersinergi dalam TMMD karena kebetulan sama-sama mau membantu TNI dan masyarakat dalam waktu yang sama,Minggu (29/07/2018).

Pasukan anti pilu terucap dadakan dari seorang anggota Club motor Rx king,Eko Wahyudi untuk menggabungkan dua komunitas antara Rx King dan Kijang yang kebetulan diberi tugas oleh Peltu Pamujianto menuju RTLH bapak Nikam dusun Karang Dawung.Mereka sepakat memberi nama Pasukan anti pilu karena memberi motivasi dan semangat kuat untuk membantu program TMMD sepenuhnya tanpa kata pilu tapi sebaliknya dengan penuh keikhlasan.

Ketua Komunitas mobil Kijang, bapak Usman sangat senang bisa kolaborasi dengan Komunitas Rx King karena sama-sama ingin datang dengan semangat untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

Dalam program TMMD banyak sekali kisah yang membuat hati banyak orang semakin menyatu dari berbagai element masyarakat yang ikut membantu pekerjaan pada berbagai program TMMD Reg 102 di desa Bonomerto.(/Narto)

Tomohon, Sulutnews.com - Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon mengadakan kegiatan In House Training Penetapan Indikator Program/Kegiatan bertempat di Casabaio Paradise Resort Likupang, Jumat (27-29/7).

Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan  membuka kegiatan secara resmi dan  mengapresiasi Bapelitbangda Kota Tomohon yang telah sukses dalam  melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

Menjadi harapan juga dari Sas agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia, sehingga dapat diterapkan nantinya.

Sas sebagai narasumber dan  memberikan materi berjudul hubungan indikator kinerja dokumen perencanaan dengan indikator kinerja utama dan dilaksanakannya juga penyematan tanda peserta secara simbolis sebagai tanda kegiatan telah dibuka secara resmi.

Walikota Tomohon JFE juga hadir dalam acara penutupan tepatnya hari ke-2, sebelum menutup kegiatan ini secara resmi, Eman memberikan materi terkait hubungan dokumen perencanaan dengan laporan kinerja pemerintah daerah.

“Saya ingin mengajak kepada para peserta kegiatan untuk memanfaatkan pelaksanaan kegiatan ini sebagai momentum peningkatan kualitas pribadi yang selanjutnya tentu dapat meningkatkan kinerjanya di bidang/dinas masing-masing" tutur Walikota Tomohon.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon Ir Ervinz D H Liuw MSi, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan para peserta dari dinas/badan terkait.(/Prise)