Foto :  Para Tim Medis di sebuah RSUD Rujukan di Profinsi Sulawesi Utara saling membantu mengenakan APD saat pasien PDP kondisi aman dan terawat. Foto : Para Tim Medis di sebuah RSUD Rujukan di Profinsi Sulawesi Utara saling membantu mengenakan APD saat pasien PDP kondisi aman dan terawat.

Grafis Jumlah PDP Covid-19 di Sulut Terus Meningkat, Waspada!

Written by  Yayuk Wulur May 07, 2020

Dokter Steven Dandel : "Dalam Kondisi Saat Ini, Belumlah Tepat Untuk Melonggarkan Social And Physical Distancing."

Manado, Sulutnews.com - Waspada, Jumlah Pasien Dalam Pengawasan atau PDP Covid-19 di Sulut terus bertambah. Hal yang sama juga terjadi untuk jumlah PDP yang meninggal dunia.

“Dalam satu hari ini ada 5 PDP yang meninggal dunia,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, dalam konfrensi pers dengan media di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (6/5/2020).

Dilansir dari site covid19.go.id, dokter ini mengungkapkan, 5 PDP yang meninggal itu berasal dari 4 daerah di Sulut yaknis Manado,Minahasa Selatan, Minahasa, dan Bolmut.

"Dengan bertambah 5, jumlah PDP yang meninggal ini sudah 82 orang,” ujar dr Dandel.

Sementara itu, lanjutnya, PDP yang masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Sulut berjumlah 103 orang, atau bertambah 4 dari hari sebelumnya. 

Jika dilihat penyebaran berdasarkan daerah, maka Kota Manado paling banyak dengan jumlah 38 orang.

Disusul Kabupaten Minahasa Utara 12 orang, dan Kabupaten Minut 11 orang, serta daerah lainnya, ungkapnya.

Perkembangan jumlah PDP sejak kasus pertama muncul di Januari 2020, yang kemudian meningkat drastis pada bulan April. “Meski kemudian naik turun secara fluktuatif, tapi trennya masih meningkat, ujarnya.

Dia mengatakan, dalam kondisi ini belumlah tepat untuk melonggarkan social and physical distancing. Apalagi dalam rekapan hasil scrining di rumah sakit, ada masalah kesehatan di masyarakat yang ada umumnya masuk dengan gejala Covid-19.

"Kita tidak berharap mereka yang masuk ini kemudian terkonfirmasi positif, juga tidak berharap angka-angka ini akan meningkat drastis melebihi ruang isolasi."

Dandel mengatakan, dengan melihat peta penyebaran, dan grafik perkembangan kasus, masyarakat bisa memahami bahwa pandemi belum selesai. "Ancaman Covid-19 belum selesai, tetap waspada dan mengikuti setiap protokol yang ada,” ujarnya.

Sedangkan terkait laju pertambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dia mengatakan, ada tren penurunan.

"Kita berharap tren ini menggambarkan kondisi sebenarnya, tapi masih terlalu dini untuk melonggarkan protokol." (*/yuk)