Foto : DAS Tondano (tribunenews) Foto : DAS Tondano (tribunenews)

Warga Minta Walikota Bentuk Tim Perawatan DAS Di Tikala Baru

Written by  Yayuk Wulur May 24, 2019

Manado, Sulutnews.com - Para pegawai Satpol PP Kota Manado ternyata selama ini tidak tahu menahu kalau gedung dimana setiap hari mereka kantor, dekat dengan sungai yang dijadikan tempat pembuangan limbah manusia.

Aktivitas warga di DAS Tondano kebetulan pula pada Jumat (24/5) tertangkap kamera vidio wartawan sedang ada aktivitas pembuangan. Sungai yang membelah dua kelurahan Tikala Kumaraka dan Tikala Baru di Kecamatan Wenang itu segera berubah warna. Kesibukan pegawai di Kantor Satpol PP yang gedungnya berdiri di bibir sungai ironisnya tidak terpengaruh.

Kasat Pol PP Drs Xaverius Runtuwene,Msi saat akan dikonfirmasi soal ini tidak berada di ruang kerjanya. Menurut salah satu pegawai sedang ada rapat di Kantor Walikota. "Bapak tidak ada di ruang kerjanya sedang ada di Kantor Walikota," jawab pegawai kepada wartawan.

Sementara itu Camat Wenang Drs Donald Sambuaga,Msi mengatakan akan segera melakukan konfirmasi dengan instansi terkait seperti BLH untuk menangani masalah ini.

Dia mengaku kaget saat mendengar ada saluran limbah pembuangan manusia mengalir ke air DAS Tikala dari rumah-rumah warga. "Saya kaget apalagi saat menyaksikan vidio. Sungai kembali kotor dengan limbah."

Seperti di ketahui DAS Tikala merupakam juga sungai yang dahulu biasa dijadikan tempat pembuangan limbah sapi potong karena di dekat situ ada tempat pemotongan sapi. Kemudian dari tekat Kecamatan memerangi sampah di sungai maka cepat dibersihkan dengan teknik pengerukan. Warga pun dilarangan lagi membuang limbah di sungai. Sayang, pada tahun sebelum itu ternyata sudah ada saluran tempat pembuangan limbah ke arah sungai yang bermuasal dari runah-rumah warga. Air dan limbahnya akan keluar bersama-sama saat ada aktivitas. Ironisnya pula sampai dengan sekarang belum ada warga lainnya yang keberatan. Meski pula di depan saluran air limbah berdiri Kantor Kelurahan Tikala Baru. (*/Yuk)