Foto : ASN Bersama Walikota Manado (antaranews.com) Foto : ASN Bersama Walikota Manado (antaranews.com)

Optimisme Pemerintah Kota Manado Dalam Pencapaian Indeks Tertinggi Pembangunan Manusia

Written by  Yayuk Wulur May 25, 2019

Manado, Sulutnews.com - Tekat dan cita-cita Pemerintah Kota Manado membangun manusia  Indonesia membutuhkan komitmen bersama dan  pengorbanan untuk mencapainya. Walikota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut dalam memperjuangkan pembangunan manusia di Kota Manado tentu ditandai dengan  tingkat kesejahteraan terus bertambah dari tahun ke tahun.

Ada tiga hal menjadi sasaran pembangunan manusia di Kota Manado, yaitu pembangunan Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan masyarakat.

Tiga hal inilah yang menuntut komitmen bersama dan pengorbanan untuk dicapai.

Dalam kaitan itu fokus utama pemerintah bertumpuh pada upaya bagaimana meningkatkan kesejahteraan dengan membangun pendidikan anak dari mulai tingkat PAUD, SD, SMP, SMA/SMK di Kota Manado. Namun dibalik itu sebelumnya Manado sedang menghadapi tantangan yang tidak kecil antara lain tekanan persaingan dengan daerah lain terutama dalam berprestasi di tingkat nasional harus sepuluh besar. Kota Manado sempat terlena dengan program gratis bersekolah dan fasilitas lainnya yang membuat pukulan persaingan semakin keras. Namun keberhasilan pemerintahan pada pembangunan manusia Kota Manado indikator Pendidikan capai angka 77,59 persen tahun 2016 hal ini cukup mengembirakan. Satu tahun kemudian yaitu 2017 indikator keberhasilan naik menjadi 78,25 dan dan tahun 2018 naik 78,41 persen. Hal ini menandakan trek record terus meningkat ditandai dengan lebih lamanya seseorang bersekolah.

Selain itu keberhasilan pembangunan bidang kesehatan juga naik. Korelasi dari meningkatnya pembangunan kesehatan ditandai dengan perubahan besar terutama berkurangnya tingkat mortalitas ibu dan bayi. Tingkat kematian ibu tahun 2016 hanya ada 7 kasus, tahun 2017 turun 6 kasus. Sedangkan tingkat kematian bayi hanya 22 kasus tahun 2016 dan

11 kasus pada tahun 2017. Sedangkan tahun 2018 masih menunggu data BPS.

Perubahan tingkat kesejahteraan dinilai pada angka presentasi kemiskinan tahun 2016 ada pada 5,24 persen, Tahun 2017 menjadi 5,46, dan tahun 2018 turun menjadi 5,38 persen, ini adalah angka kemiskinan yang terendah di seluruh kabupaten kota di Sulawesi Utara.

Untuk program pengurangan  penggangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya di semua sektor usaha berjalan cukup baik. Meski kendisi ekonomi mengharuskan terjadi transformasi pemerintah berhasil melakukannya dengan hasil tingkat pengangguran tahun 2016 adalah 14,5 persen, tahun 2017 menjadi 9,35 persen, Hal ini memberi bukti Manado telah berhasil membuka sedikitnya ruang kerja dan lapangan pekerjaan baru diantaranya karena meningkatnya investasi, industrialisasi, daya beli dan daya jual serta persaingan yang semakin baik hingga tercapainya target PAD dari sektor pajak. Demikian pula Lapangan pekerjaan semakin terbuka, bidang Administrasi  perkantoran, profesi guru, dokter, perawat, sales, dan  produk jasa TKI di dalam dan luar negeri. (*/Yuk/BPS Manado)