HUT Kota Manado Ke-395: Berbagai Fasilitas Pelayanan Publik Dibangun Untuk Kesejahteraan Rakyat

Written by  Yayuk Wulur Jul 12, 2018

Manado, sulutnews.com – Pemerintah Kota Manado kini semakin maju dalam memberi pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang pelayanan publik untuk kesejahteraan rakyat. Kaitan dengan hal itu, berbagai perubahan  dilakukan diantaranya transformasi  perilaku dengan  pemanfaatan teknologi media sosial, dan hasilnya kini publik telah merespon dengan sangat antusias.

Inilah bagian potret Kota Manado kini. Diulang tahunnya yang ke-395,14 Juli 2018 kedepan masyarakat diharapkan terus mendukung membangkitkan kesadaran pentingnya pemanfaatan fasilitas publik untuk melakukan perubahan prilaku lama menjadi perilaku kekinian. Demikian hasil kutipan wawancara wartawan sulutnews.com dengan Kepala Dinas Komonikasi Dan Informasi Kota Manado, (Erwin Kontu, SH) di ruang kerjanya, Kamis,(12/7).

Hampir sebagian besar hunian warga wilayah Kota Manado kini dapat dipantau CCTV 24 jam non-stop, kata Kadis. Hal ini memungkinkan pemerintah segera bertindak cepat apabila terjadi masalah. "Ada 50 Lokasi hunian rawan masalah di Manado sudah dilengkapi dengan CCTV," katanya menerangkan.

CCTV berguna untuk mencegah dan menanggulangi kejadian perkara seperti pencurian, perampokan, balap liar, demonstrasi serta penanggulan sampah di pinggir jalan raya dan pesoalan lainnya. Sejak dioperasikan enam bulan lalu studio  CCTTV yang dibangun di Gedung Kantor Walikota Manado lt 2, diawasi oleh petugas kepolisian dan para ahli teknologi lulusan universitas ternama di Indonesia. Teknologi canggih ini terbukti dapat menjawab tuntutan masyarakat yang ingin dilayani serba cepat di wilayah huniannya.

Perkembangan bidang komunikasi dan informasi lainnya adalah menghadirkan aplikasi smartphone pribadi. Alamat sosial media ini: QLUE dan FANPAGE PEMKOT MANADO. Di aplikasi ini masyarakat dapat mengadu kepada pemerintah mengenai masalah apa saja.

"Jika soal sampah tinggal mengupload foto/gambar lokasi bertumpuknya sampah atau menulis surat dan dikirim ke alamat aplikasi QLUE atau Fanpage Pemkot Manado. Petugas sampah akan segera datang ke lokasi yang dimaksud guna melakukan pengangkutan memakai motor sampah."

Camat Donald Sambuaga: Tak Segan Turun Tangan Tangani Sampah

Berkaitan dengan tekat mempertahankan Manado indah dan smart, Camat Wenang, Donald Sambuaga, SSTP.AJ.AK.MSi, tak segan ikut bekerja terjun ke lapangan bersama warganya mengawasi dan memantau guna mempercantik Kota Manado jelang HUT Ke-395.

Selain itu keseriusan menangani sampah Sistim Mobile dari lokasi timbunan daerah potensi sampah khusus di Kelurahan Tikala Kumaraka hingga proses pengangkutan ke lokasi TPA dengan truk dan bak motor, dilakukan juga sering oleh jasa pemanfaatan media sosial Qlue dan Fanpage itu. Diakuinya ikut menyumbang presentasi aktifitas petugas kebersihan. "Banyak laporan warga Wenang yang segera diresponi pemerintah, langsung ke lokasi mengambil tumpukan sampah," katanya.

Penyerahan sebagian urusan kebersihan dari Dinas BLH kepada 11 kecamatan yang disahkan dalam Perwako No.6 tahun 2016 sejak 2 tahun lalu, menyusul ditiadakannya Bak TPS di seluruh wilayah Kota Manado, memang menyuport  pemerintah di 11 kecamatan untuk mengurus sampah.

Tidak berbeda dengan di wilayah hasil pemekaran, yakni Kecamatan Paal 2, diakui Camat Glen Kowaas,MSi, pemeritah cukup berhasil mengubah prilaku masyarakatnya dari yang lama menjadi  kekinian. Hal inipun berkat sosialisasi aplikasi QLUE. Hasilnyapun sangat memuaskan tidak ada sampah menumpuk jelang HUT Manado.

"Berbagai strategi telah  dilakukan,mengawasi, memantau,menata Kota Manado jelang HUT Kota sudah ada hasilnya,kan!" ujarnya meyakinkan dalam wawancara terpisah saat sedang mengawasi proses sapu-sapu lantai di kantornya.

Menurut Glen, sampah yang dibuang diatas jam 6 pagi ditangani atas laporan warga melalui media sosial. "Kita lakukan sosialisasi media sosial ini di 7 kelurahan dan 53 lingkungan di Kecamatan Paal 2," katanya menjelaskan bukti keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi itu. (Yy).