7 Milyar Dana Sehat BPJS Untuk Warga Tak Mampu Di Bolmut, Sitaro Dan Tahuna

Written by  Yayuk Wulur Mar 08, 2019

Manado, Sulutnews.com - Sehat adalah segalanya, jika kita sehat maka dengan begitu akan mampu menentukan hidup dan kerja  menjadi lebih baik dari kemarin. Ini yang ditegaskan Kepada Bidang Pengembangan Sosial Bappeda Sulut Dra Feibe Rondonuwu,MSi dalam wawancara singkat dengan sulutnews.com di ruang kerjanya, belum lama ini.

Selain itu ia mengungkapkan Sulut adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal memiliki  manusia berkwalitas dengan tingkat kesehatan lebih baik dari daerah lain. Bukan berarti  pemerintah provinsi tidak perlu memikirkan bagaimana mempertahankan bahkan memberikan suport.

"Dukungan pemerintah adalah menyediakan dana sehat kepada warga miskin melalui pengadaan kartu BPJS dan KIS,"

Kartu BPJS dan KIS dikeluarkan dan didanai pemerintah agar supaya warga dapat merasakan sentuhan pemerintah apabila sakit dan pada akhirnya membuahkan hasil, warga sehat dan kemiskinan bisa diselesaikan secara tuntas. Dalam  APBD 2019 pemerintah sudah menyisihkan anggaran senilai Rp 7 milyar untuk warga miskin yakni berbentuk kartu BPJS di tiga Kabupaten masing-masing, Bolmut, Tahuna dan Sitaro. Diharapkan dapat digunakan warga sebaik-baiknya yaitu bila sakit, lalu pergi berobat ke rumah sakit, pasien cukup menunjukan kartu BPJS kepada dokter, maka biaya  pengobatan semuanya gratis.

"Jadi tidak mungkin lagi ada warga tidak bisa berobat jika sudah memilki kartu BPJS. Kalau sakit bisa segera diobati gratis," ujar Feibe dengan nada suara memastikan.

Ia menambahkan pada kali berikut pemerintah akan menambah jumlah pemberian Kartu BPJS kepada warga masyarakat miskin di daerah yang lainnya. (/Yuk)