Usut Dugaan Korupsi PD Pasar Manado 2019 - 2022,  Polisi 'Kuliti' Sejumlah Saksi

Written by  Adrianus May 19, 2022

 


Foto: Kompol Taufiq Arifin (Kasat Reskrim Polresta Manado)

Manado,sulutnews.com- Dugaan Korupsi pengelolaan dan penggunaan retribusi lapak, sewa kios dan fasilitas lainnya sepanjang tahun 2019-2022 di PD Pasar Kota Manado tengah di Lidik oleh Polresta Manado.

Bahkan untuk membongkar dugaan Tipikor tersebut  sejumlah saksi terkait dugaan korupsi yang terjadi di PD Pasar Manado turut di kuliti oleh Polisi.

Kepada  media ini Kapolresta Manado Kombes Julianto P Sirait melalui kasat Reskrim Kompol Taufiq Arifin di konfirmasi Membenarkan, bahwa Tipikor Polresta Manado sementara mendalami dugaan kasus korupsi yang terjadi di PD Pasar Manado.

"Ia benar, kasus tersebut sementara dalam penyelidikan Polresta Manado, ujar Kompol Taufiq Arifin saat di konfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Disisi lain Kasie Humas Polresta Manado Iptu Sumardi menerangkan bahwa, dugaan korupsi PD Pasar Manado yang sementara di dalami oleh pihaknya yakni menyangkut pengelolaan dan penggunaan retribusi lapak, sewa kios dan fasilitas lainnya sepanjang tahun 2019-2022.

"Kasus ini sementara dalam proses penyelidikan,” ujar Sumardi kepada wartawan di Manado.

Menurut Sumardi, sejauh ini ada sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus korupsi yang diduga merugikan negara sebesar Rp 2,9 miliar.

"Beberapa orang sudah dimintai keterangan dan akan terus kami dalami,” tegasnya.

Berdasarkan informasi tambahan yang diterima wartawan di Pol Resta Manado, para saksi yang diperiksa penyidik tipikor Pol Resta Manado disebut-sebut adalah kabag keuangan, kabag umum, serta beberapa staf Dirut PD Pasar Manado.

Diketahui dalam rentan waktu 2019-2022, kursi empuk Direktur PD Pasar Manado diketahui dijabat tiga orang berbeda. Mereka yakni Stenly Suwuh, Jootje Rumondor dan terakhir dr Roland Roeroe.

Penulis: ARP