Gagalkan Pengiriman Ribuan Liter Captikus Ke Papua Barat, Polda Sulut Apresiasi Masyarakat

Written by  Adrianus RP Feb 19, 2021

Manado,SulutNews.com -  Personel Ditresnarkoba Polda Sulut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan liter miras (minuman keras) jenis cap tikus ke Papua Barat, Senin (15/02/2021), sekitar pukul 01.20 WITA, tepatnya  di ruas Jalan Raya Belang-Ratatotok Desa Borgo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara belum lama ini.

Terkait hal ini,  Dirresnarkoba Polda Sulut Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono, mengatakan  pihaknya beserta jajaran terus menindaklanjuti atensi Kapolda Sulut terkait pemberantasan peredaran miras tanpa izin karena sudah sangat meresahkan masyarakat.

 “Kita ketahui di wilayah Sulawesi Utara ini kriminalitas yang tertinggi adalah penganiayaan, yang salah satunya disebabkan oleh pengaruh miras,” kata Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono.

Lanjutnya, untuk pemilik miras tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.  Pihak Ditresnarkoba Polda Sulut masih melakukan pengembangan penyidikan dari kasus ini.

 “Tersangka dijerat pasal 32 ayat (1) Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 4 Tahun 2014  tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Yaitu, setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal 13 ayat (1), pasal 14, dan/atau pasal 15 diancam kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp. 50 juta,” jelas Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono.

Pihaknya dalam kesempatan ini juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam memberantas peredaran miras tanpa izin ini dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian ucap Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono.

 “Terima kasih kepada masyarakat, berkat informasi yang disampaikan kasus ini bisa diungkap dengan cepat oleh pihak kepolisian. Dan seluruh barang bukti miras ini ke depan akan dimusnahkan,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya kasus penyeludupan miras ini di ungkap berdasarkan informasi masyarakat,  "Saat menerima infomarmasi Tim lapangan Subdit 3 Ditresnarkoba langsung melakukan penyelidikan.

Dan benar saja, tim mendapati dua mobil mencurigakan yang di bagian bak ditutup menggunakan terpal, sedang menuju pelabuhan. Tim kemudian melakukan pengejaran dan penghadangan.

Dua mobil yang dihadang yaitu truck hino warna coklat bernomor polisi DB 8076 QE yang dikemudikan pria berinisial RS, dan mobil pick up warna hitam DB 8095 LA dikemudikan pria berinisial RM.

 “Saat diperiksa, di mobil truck didapati 363 jerigen berisi sekitar 7.260 liter cap tikus. Kemudian di mobil pick up didapati 51 jerigen berisi sekitar 1.020 liter. Sehingga totalnya, 414 jerigen dengan isi total sekitar 8.280 liter cap tikus,”

Kepada SulutNews.com,  Jumat (19/02/2021), Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan bahwa Cap tikus tersebut milik seorang pria berinisial UG alias M (28), warga Desa Silian Dua, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang rencananya dikirim kepada seorang pria berinisial O di Manokwari Papua Barat.

Saat di amankan barang bukti kendaraan beserta muatan dan pengemudi langsung di gelandang ke Mapolda Sulut untuk dimintai keterangan Pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)