Komposer Asal Manado Jemes Sundah Pilih Tinggal Di Amerika

Written by  Yayuk Wulur Sep 05, 2020

Manado,Sulutnews.com - Komposer asal Manado dan penulis lagu Lilin-Lilin Kecil, Jemes Sundah memilih tinggal di Amerika ketimbang di Indonesia.

Jemes Sundah tinggal bersama sang Istri Lia Sundah Santoso dan anak laki-laki semata wayang mereka di Kota Manhattan New York City sejak tahun 2011 silam.

Sambil menekuni hoby bermain musik dan mengubah lagu, ia pun sering tampil di acara gereja, sesekali mengikuti konser bersama warga Indonesia di Amerika.

"Saya bersama istri sekarang tinggal di Amerika. Kami berkeinginan mempopulerkan musik Indonesia di Amerika Puji Tuhan banyak yang suka musik karena inspiratif," ujar Jemes Sundah yang diunggah di laman facebook.

Pria berusia 65 tahun yang terkenal selama tiga dekade ini memilih tinggal di Amerika untuk menghadirkan musik Indonesia di Amerika. Era digital semua orang dapat menikmati lagu-lagunya. "Informasi digital memang sangat digandrungi dari yang muda hingga tua," ujarnya beralasan.

Jika ada urusan penting saja ia pulang kampung. Pernah pulang di Desa Lembean saat merayakan Ulang Tahun ke-91 Alfret Sundah, sang Ayah. Beliau adalah tokoh musik tradisional Kolintang Sulawesi Utara yang jatuh sakit dan wafat pada tahun 2018. James Sundah adalah penulis lagu Indonesia.

Ia dikenal antara lain melalui lagu ciptaannya yang ditulis pada tahun 1977, Lilin Lilin Kecil. Lagu ini dipopulerkan oleh Chrisye dan September Ceria dipopulerkan Vina Panduwinata.

Lilin-Lilin Kecil pertama kali diperkenalkan dalam ajang Lomba Cipta Lagu Remaja dan menjadi lagu wajib di Lomba Vokalia RRI Tingkat Nasional. Ia pernah berkolaborasi dengan berbagai artis Indonesia, seperti Titiek Puspa, Ruth Sahanaya Vina Panduwinata yang mempopulerkan lagu September Ceria, Krisdayanti, Sheila Majid dan group Rock asal Honover Jerman, Scorpion.

Ia menulis lirik dan melodi "When You Came Into My Life" untuk album Pure Instinct pada tahun 1996 untuk dinyanyikan Scorpion.

Jemes Sundah menjabat sebagai Ketua Departemen Informasi Teknologi di Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI), dan juga anggota Board Yayasan Karya Cipta Indonesia.

Selain aktif bermusik, ia juga dikenal sebagai penulis dan narasumber untuk masalah-masalah kebudayaan, hak cipta, dan informasi teknologi. Karya-karyanya pernah dimuat dalam Jurnal Hukum Internasional Universitas Indonesia dan berbagai media.

Jemes Sundah juga kerap mewakili Indonesia pada pertemuan-pertemuan tingkat internasional. Kini secara virtual pun karyanya dapat dinikmati di facebook, twiter dan youtube meski pria ini tinggal di Amerika. (/*yuk).