Jose Patti Ungkap Kenapa Golkar Tak Akomodir Imba di Manado

Written by  Sep 04, 2020

Manado, SulutNews.com -- Jimmy Rimba Rogi (Imba) gagal bertarung di pemilihan Walikota (Pilwako) Manado, pada 9 Desember 2020.

Jose Patti, seorang penasehat Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), kepada wartawan SulutNews.com, pada Jumat (4/9/2020) mengungkapkan alasannya.

"Sebenarnya Imba itu diakomodir oleh Partai Golkar, bahkan sudah memiliki surat rekomendasi untuk menjadi calon Walikota Manado. Itu bukti tanda bahwa Partai Golkar merestui dan mengakomodir Imba sebagai calon Walikota Manado dari Partai Golkar," ungkap mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar.

"Tetapi dengan adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberlakukan jangka waktu 5 tahun bagi mantan terpidana kasus korupsi untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Dia kena disitu, bukan kesalahan prinsip dari Partai Golkar," jelasnya lewat sambung telepon.

Menurut Patti, kalau sekarang beliau mempersalahkan Partai Golkar lalu pindah ke Partai lain, dirinya menganggap itu hak pribadinya.

"Cuma kalau pindahnya Imba cuma karena tidak diakomodir oleh Partai Golkar, itu saya kira keliru. Tanyalah kepada Imba, kenapa dirinya sebagai tokoh, sebagai kader partai, seorang fungsionaris partai kenapa tiba-tiba memutuskan untuk pindah dari Partai Golkar ke partai lain," ujar Patti.

Namun ia mengaku bahwa Partai Golkar menghormati haknya sebagai warga negara untuk menentukan pilihan politiknya.

Untuk diketahui, Surat Keputusan (SK) Partai Golkar yang rencananya akan diserahkan ke Imba, akhirnya berpindah tangan ke Sonya Selviana Kembuan sebagai bakal calon Walikota Manado yang berpasangan dengan ketua PKS Sulut Syarifudin Saafa (SS) sebagai bakal calon Wakil Walikota Manado.

(TamuraWatung)

Last modified on Sunday, 06 September 2020 06:15