Manado

Manado (56)

Manado, Sulutnews.com - Hentje Lambode,S.Kom,MAP dikenal sebagai sosok muda Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Manado yang punya banyak gagasan serta ide dan naluri kerja yang unggul di bidang sarana komputer dan telekomunikasi. Tak heran jika kepadanya diberi tanggungjawab sebagai Plh Sekretaris Dinas Kominfo dan kini menjabat kepala bidang Pelayanan Telekomunikasi yang membawahi belasan staf dan menguasai infrastruktur dari tingkat bawah hingga atas dari penggunaan Aplikasi Manado Cerdas Command Centre (C3) Pemkot Manado.

Belum lama ini Kota Manado mendapatkan Penghargaan Kota Cerdas Katagori Kota Sedang peringkat pertama di Indonesia. Namun hal ini tak bisa dipungkuri adalah karena kerja keras para ahli komputer seperti Hentje. Ia mengerakankan bahkan memotivasi penggunaan Aplikasi C3 sebagai kegiatan  mewah namun menguntungkan bagi siapa saja tua muda, bahkan kaya maupun yang tidak.

Secara tidak sengaja sulutnes.com berkesempatan berkunjung di ruang kerjanya Dinas Kominfo Manado di Jalan Tikala No.1 Manado, Hentje yang juga sedang merayakan Ulang tahun ke-47 tanggal 14  April yang lalu itu tak menolak diberikan pujian.

"Terima kasih sudah datang, Mohon maaf silahkan mencicipi kue Ulang tahunnya," kata Hentje Lambode,S.Kom yang pernah menimba ilmu di STMIK Matuari Manado kala itu dipimpin Prof. dr.Grace Kandouw, M.Kes.

Saat ini dirinya konsentrasi mengurus Aplikasi C3 yang dirancang dan diresmikan penggunaannya pada tahun 2010 oleh Walikota Manado DR GSV Lumentut. "Harapan saya Aplikasi C3 dapat bermanfaat dan menguntungkan bagi warga Kota Manado," ujarnya. Karena di aplikasi ini warga dapat diuntungkan karena hanya dengan mempunyai smarphone dilengkapi Aplikasi C3, semua masalah dalam masyarakat bidang keamanan, Poskamling, penegakan Perda, hingga bencana banjir dan gempa, bahkan penanggulangan sampah dapat diselesaikan dengan bantuan Aplikasi C3 ini. Asal tidak untuk menanyakan hasil rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu ya,Pak Hentje?

Selain berkonsentrasi bekerja untuk C3, Pak Hentje pun membangun Kota Manado dengan tulisan-tulisannya di webside Pemkot Manado.  Nah, bagaimana dengan Anda? Sudahkah ikut membangun Kota Manado? Mari berdayakan diri Anda sekecil dan sebesar apapun hasilnya pasti baik apabila dimulai dengan niat yang baik. (*/Yuk)

Manado, Sulutnews.com  - Sukses Pemilu Pilpres dan Pileg Rabu 17 April 2019 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia harus didukung dengan pengamanan yang baik dari Polri masing-masing daerah.

Di Kota Manado selain anggota Polri juga tak kurang dari 300  anggota Sat Pol PP ikut menjadi pengaman pada hari pelaksanaan Rabu 17 April 2019, demikian kata Kasat Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius Tuntuwene.

"Untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu Rabu 17 April 2019 Satuan Polisi Pamong Praja menurunkan petugas pengamanan 300 orang per kecamatan, mereka bertugas full time," demikian Xaverius Runtuwene kepada sulutnews.com di Manado, Rabu siang (17/4).

Petugas Sat Pol PP melakukan pegamanan sterilisasi di lokasi terdapat logistik pemilu, TPS hingga perhitungan suara dan pengawalan kotak suara KPU secara full time. Mereka juga  berpartisipasi dalam Pemilu sebagai Pemilih dan petugas. Ditambahkan Xaverius metera yang bertugas menggunakan seragam Sat Pol PP.(*/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - PT Panasonic Gobel Indonesia mencatat dirinya sebagai perusahaan elektronik nomor satu di Indonesia khususnya di Kota Manado dengan  mengutamakan pelayanan terbaik dan kepuasan  konsumen.

Salah satu pelayanan terbaik itu adalah menyediakan Gedung Kantor Cabang baru di Jalan Balai Kota No.17 Manado yang kegiatannya peresmian gedung baru sudah berlangsung Kamis siang, (11/4).

Walikota Manado DR GS. Vicky Lumentut hadir dalam peresmian tersebut yang sebelumnya orang nomor satu di Kota Manado itu datang dengan mengendarai sepeda. Ikut mendampingi Presdir PT Panasonic Gobel Indonesia Seigo Saifu Gobel, Kacab Manado Pamiluddin dan segenap staf serta pegawai.

Dalam konferensi pers Kacab Pamiluddin menjelaskan Gedung Kantor Cabang baru yang diresmikan hari itu merupakan kantor cabang yang ke-15 yang didirikan PT Panasonic di Indonesia.

Produk terbaru Panasonic ada dua yaitu Lemari Es dan AC si-Biru yang louncing produk sudah dilakukan belum lama ini. Di wilayah Manado  yang kebanyakan konsumennya adalah ibu rumahtangga dan perkantoran tetap memakai komitmen Panasonic A Better Life A Better Word terus melakukan solusi dan inovasi produk elektronik yang dapat menjawab kebutuhan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

"Misalnya produk AC sekarang ada AC si Biru yang memiliki picture berbeda dengan produk sebelumnya. Yang baru sudah lebih canggih karena memakai picture Nano X yaitu pelumpuh bakteri tingkat tinggi." kata Pamiluddin sambil tersenyum.

Dengan lokasi kantor yang strategis yaitu berada di pusat kota diharapkan segera dapat pula menjawab kebutuhan konsumen terhadap layanan service. Bukan saja barang produk yang baru dibeli tetapi juga produk lama dapat segera terlayani dengan layanan after sales service barang elektronik Panasonic. "Layanan service ada promo untuk 50 orang pertama sesudah launcing hari ini akan mendapatkan layanan gratis khusus produk AC si Biru." (*/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - Walikota Manado DR GSV Lumentut mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Kota Manado untuk mengunakan hak suaranya memilih Presiden Dan Anggota Legeslati Rabu 17 April guna suksesnya Pemilu Pilpres dan Pileg di TPS di masing-masing tempat tinggalnya.

Saat Hadir Di Acara Bimtek Tim Koordinasi Pengumpulan Data Evaluasi Dan Pelaporan Peksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Gedung Serba Guna Rabu (10/4) pagi, Walikota Vicky Lumentut mengajak pula agar saat memilih Presiden dan Anggota Legeslatif di TPS hari itu harus karena dorongan dan keinginan hati nurani.

"Marilah pastikan pada hari Rabu nanti datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih  Presiden, Wakil Presiden dan Anggota Legeslatif atas dasar hati nurani sebagai pemilih," kata Walikota.

Ia mengatakan pula pesta demokrasi Rabu 17 April nanti harus berjalan sukses dan aman dari gangguan. Pemerintah dan KPU telah menyediakan kurang lebih 1389 TPS di seluruh wilayah Kota Manado untuk digunakan pemilih.

Bimtek diikuti peserta unsur Kecamatan Camat, Lurah dan perangkatnya, Kepala Lingkungan, LPM, dan warga yang terlibat dalam anggota linmas.

Turut hadir Wakil Walikota Manado Drs Mor Bastiaan, Asisten I Drs Frans Mawitjere dan Kaban Kesbang Drs Hanny Solang,MSi.

Kepala Badan Kesbang Manado Hanny Solang menjelaskan kepada pers usai menghadiri Bimtek mengatakan kegiatan  bertujuan pengumpulan data pembanding hasil Pemilu yang sudah harus tercover sebelum ada penetapan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legeslatif yang baru.

"Data pembanding ini perlu untuk dijadikan bahan evaluasi kerja perangkat daerah Camat dan lurah untuk tertib dan jalannya Pilpres dan Pileg," ujar Kaban. (*/Yuk).

Manado, Sulutnews.com - Sebanyak 177 Orang Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintahan Kota Manado yang lulus tes CPNS pada 2019 sudah akan menerima gaji PNS di Kantor Induk Badan Pengelola Keuangan Dan Barang Milik Daerah Kota Manado.

Demikian Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Barang Milik Daerah Kota Manado Drs Jhonly Tamaka menjawab pertanyaan wartawan di Manado, Rabu (10/4).

Kaban menambahkan mereka  adalah pegawai negeri sipil yang lolos tes CPNS dan sudah bekerja sejak Januari 2019 yang tersebar di tiap SKPD ada sebanyak 177 orang. "Meskipun demikian mereka yang datang untuk melengkapi berkas administrasi baru 50-70 orang," katanya.

Pemberian gaji kepada 177 orang PNS di Pemkot Manado ini dilakukan melalui sistim transfer uang di rekening bank setelah berkas administrasi sebagai pegawai negeri sipil terisi,demikian katanya. (*/Yuk))

Manado, Sulutnews.com - Kota Manado mengukir prestasi baru di tingkat Nasional mendapat Award Manado Layak Anak 2018 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak RI di Jakarta.

Pengamat masalah anak DR Boas Wilar memuji prestasi ini merupakan berkat yang perlu disyukuri dan diisi dengan kerja keras dari tingkat pemerintah paling atas hingga bawah Camat, Lurah, pala, serta warga masyarakat dan orangtua, agar tahun depan prestasi tersebut bisa diukir lagi, demikian Kata DR Boas Wilar usai berbicara di Work Shop Kota Layak Anak yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Manado baru-baru ini di Manado.

"Award Manado Kota Layak Anak tahun 2018 harus terus dipertahankan dan diperhatikan agar nanti tahun ini Manado menjadi kota ramah anak dan  potensi resiko gagal sangat kecil dalam Kota Layak Anak 2019," ujarnya.

DR Boas Wilar yang juga Staf Ahli Dan Fasilitator Bidang Anak Dinas P3A Sulut ini menambahkan, pemerintah Kota Manado memiliki banyak program kerja untuk memenuhi kebutuhan anak mulai dari pendidikan,kesehatan dan perlindungannya. Program-program ini harus terus dibangun dan diperhatikan dan dalam menikmati program itu anak-anak mendapatkan haknya berprestasi di sekolah dan dilingkungannya.

Tentang indikator pemenuhan Kota Layak Anak itu, ia menjelaskan daerah sangat membutuhkan konektivitas terhadap dibukanya akses pendidikan anak usia dini,akses fasilitas kegiatan kreatif dan ruang rekreatif, akses sehat dan mendapat pelayanan kesehatan sejak lahir hingga usia 18 tahun dari lingkungan dimana anak-anak itu tinggal.  Demikian pula konektivitas lanjutan seperti hak mendapat pengakuan sosial terlebih hak status kelahiran anak.

"Contohnya pada akses sosial terbukanya pengakuan dan penerbitan akte kelahiran anak dari anak perempuan di bawah umur atau di luar nikah. Program orangtua asuh dari ibu dan ayah adopsi harus ramah anak bahkan pengakuan adanya ayah biologis bisa diperjuangkan. Pemenuhan akses-akses ini merupakan konektivitas dari Kota Ramah Anak," ujar Boas.

Award Kota Layak Anak menurut Boas diberikan kepada Kota-kota di Indonesia sesuai tingkatan prestasi. Tingkat awal mendapatkan Award Kota Layak Anak Katagori Pratama, Kota Layak Anak Katagori Muda dan Kota Layak Anak Katagori Madya. Sedangkan Kota Manado baru di rangking Pratama. Masih perlu kerja keras karena program kerja baru berkutat menyediakan fasilitas kreasi dan rekresi saja, tambahnya.

Pria yang pernah menimba ilmu di Jerman dan Australia ini menambahkan, orang yang dikatagorikan anak-anak adalah yang berusia O-18 tahun, menakjubkan bahwa di tingkat Profinsi Sulut dari 2juta 400 ribu jiwa penduduk 30 persen adalah anak-anak di usia tersebut.(*/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - Ketiadaan lahan parkir yang luas semestinya disediakan pemerintah Kota Manado untuk mobil dinas para pejabat dan pegawai yang sudah semakin banyak jumlahnya belum direalisasi juga. Hingga hari Selasa (2/4) belasan mobil milik pejabat, pegawai dan tamu di lingkungan Pemerintah Kota Manado kini beralih di Lapangan Sparta Tikala Manado.

Sering tampak Mobil plat merah yang dikenal sebagai pejabat di Dinas Penanaman Modal Daerah dan pejabat dari Badan Keuangan ada di Kawasan ini. Bahkan nanti setelah jam keluar kantor mobil baru akan bergerak keluar dari lapangan sparta Tikala biasanya pada pukul 4:30 lewat sedikit. Sedangkan ironisnya, lahan parkir di dalam Komplek Kantor Walikota sejak pagi sudah digantikan motor dan mobil warga yang datang di Kantor Pelayanan Publik Cadukcapil untuk mengurus berbagai akte, KTP dan perijinan.

Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra Pemkot Manado Drs Frans Mawitjere saat dikonfirmasi soal ini mengatakan, Pemerintah  sedang berusaha mengatasi persoalan ini termasuk juga memikirkan lokasi pengganti tempat parkiran mobil yang ideal bagi pegawai.

"Pemkot tidak hanya tinggal diam tapi sedang memikirkan upaya untuk tersedianya lahan parkir mobil pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado," kata Frans Mawitjere, Senin sore (28/3).

Ia menambahkan saat ini memang sudah banyak mobil plat merah yang datang parkir mobil di Plein Tikala dan hal ini diluar perkiraan. Saat ini masih boleh memarkir kendaraan untuk alternatif saja, siapa saja pejabat boleh parkir mobilnya sebelum Pemkot Manado mendapatkan lahan pengganti parkir," kata mantan Kepala Dinas Sosial Kota Manado ini dengan tersenyum. (*/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - Kepedulian Walikota Manado DR GSV Lumentut,SH,MSi,DEA terhadap pembangunan potensi daerah, keragaman agama dan budaya serta pembangunan pariwisata di Kota Manado memang sudah jadi prioritas untuk dikembangkan Pemerintah hingga tahun 2020.

Demikian pula untuk pembangunan di sektor infrastruktur ramah lingkungan terus didorong pembangunannya menjadi sarana pendukung dan kesejahteraan rakyatnya. Hal ini terangkat dalam Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2020 yang digagas Bapelitbang Kota Manado dan dibuka  pelaksanaannya langsung oleh Walikota Manado DR GSV Lumentut, SH,MSi, DEA, pada Selasa lalu (26/3) bertempat di Gedung Serba Guna Kantor Walikota Manado.

Walikota Manado DR GSV Lumentut mengatakan, dalam musyawarah ini hendaknya peserta sepenuhnya memberikan perhatian pada sektor-sektor tidak hanya sebatas meneliti kondisi daerah namun potensi ekonomis guna pembangunan ekonomi pun perlu ditindaklanjuti menjadi sumber kesejahteraan rakyat yang harus ada dalam RKPD.

Untuk pembangunan sektor pariwisata yang selanjutnya difokuskan pada rencana pembangunan pasar wisata, menurutnya perlu dipikirkan pula apakah menguntungkan industrial kecil daerah dan  mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Demikian pula rencana pembangunan kota Manado sebagai pintu gerbang wisata di Indonesia Timur yang ramah air harus diseriusi dan berwujud nyata dalam pembangunan infrastruktur daerah sampai dengan perencanaannya selesai tahun 2020. Walikota menyinggung pula TPA Regional yang sudah waktunya dipikirkan kegunaannya oleh peserta musyawarah, mengingat TPA Sunompo tidak lagi bisa digunakan membuang sampah pada tahun 2020 nanti.

"TPA Sumompo sudah penuh. Kondisi ini perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti. Segera cek kapan kita bisa menggunakan TPA Regional Ilo Ilo," kata Walikota dengan nada serius.

Terkait rencana pemindahan pembuangan sampah ke TPA Regional Ilo Ilo akan melibatkan nasib hidup banyak orang yang bekerja di pinggiran TPA lama. Menurutnya, karena kesibukan mereka maka harus dipikirkan subtansi kegiatan baru misalnya perlu dilakukan relokasi, maka perlu pembangunan Pasar wisata tradisional di sana. Tentu saja kebijakan ini akan melibatkan perangkat daerah lain dari Dinas Tenaga Kerja, Perinduatrian dan Dinas BLH Kota Manado.

Sementara itu Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kota Manado dr Lini Tambajong menambahkan, sudah banyak kemajuan terjadi di sektor unggulan dan  pembangunan infrastruktur pendukung. Namun masih perlu kerja keras hingga capaian target selesai pada tahun 2020. Lini menjelaskan, kendati Manado Kota Wisata Dunia namun target turis domistik tahun 2020 yang sebesar 1.600.000 realisasi baru 1.271.289 orang. Turis mancanegara realisasi terkini 1.150.826 orang. Kunjungan turis nusantara capai 1,2 juta orang dari target 1,6 juta orang pada sektor lain menyumbang pertumbuhan ekonomi naik siknifikan. Fakta ini menjadikan kita harus bekerja keras, ujar Lini.

Hal ini pula akan menjadi acuan Bapelitbang dalam menyusun laporan lebih lanjut tentang kondisi daerah di Kota Manado masih banyak yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan terutama dilihat dari potensi daerah,kata wanita berambut sebahu ini.

Dialog RKPD dipimpin oleh Moderator dari Bappeda Sulut Drs A.M Kepel dengan menampilkan empat narasumber materi masing-masing Ketua DPRD Kota Manado Noortje Van Bone-Lukas, Ketua Bapelitbang Manado dr Lini Tambajong dan Kepala Bagian Hukum Pemkot Manado Paskah Rotinsulu,SH

Musyawarah itu diselingi dengan penandatanganan kerjasama di sektor peningkatan sumber daya manusia dan akselerasi pembangunan infastruktur kota yang ramah lingkungkungan.

Turut hadir Wakil Walikota Manado Drs Mor Bastiaan dan seluruh perangkat daerah para kadis, kaban, para camat, serta unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LPM) dan sejumlah wartawan-wartawati di lingkungan Pemerintahan Kota Manado.(/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado memperingati Hari Ulang Tahun Ke-69, Senin pagi (25/3) bertempat di Lapangan Plein Tikala Kota Manado, Sulawesi Utara.

Acara diwarnai dengan apel pegawai Sat Pol PP Kota Manado. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Walikota Manado DR Vicky Lumentut,SH,MSi,DEA dan Komandan Upacara Drs Xaverius Runtuwene serta peserta upacara seluruh Pegawai dan staf Sat Pol PP Kota Manado.

Turut Hadir para Asisten Walikota, para Kepala Dinas, Kepala Badan dan undangan serta warakawuri. Berbagai atraksi mewarnai peringatan HUT Sat Pol PP tahun ini seperti marcing band dan tari-tarian indah mengundang decak kagum siapa saja yang memandang.

Walikota DR Vicky Lumentut dalam amanahnya mengucapkan selamat ulangatahun kepada Sat Pol PP dan berharap di momentum ini seluruh perangat dan pimpinan sat pol pp terus berkerja keras melakukan yang terbaik melayani masyarakat Kota Manado dan mengawal produk-produk hukum yang ada untuk tegaknya peraturan pemerintah.

Yang menariknya peringatan ulangtahun ini diminati serta ikut ditonton pengunjung Taman Bermain Anak yang ada di Plein Tikala. Seperti warga di Kecamatan Wenang misalnya lebih suka datang ke lokasi acara untuk menonton berbagai atraksi menarik di darat meski hanya datang untuk beberapa saat lamanya.

"Saya lebih suka menonton atraksi marching band Sat Pol PP hari ini daripada pergi ke pasar 45 untuk membeli alat-alat kantor. Tahun ini atraksi lebih menarik," kata Anitje, pegawai di Percetakan Negara Manado itu dengan mimik wajah bersungguh-sungguh.

Ia mengakui atraksi marching band Sat Pol PP Kota Manado sudah sangat bagus. "Itu mayoretnya semua cantik-cantik. Saya benar-benar tidak percaya di balik keluwesannya ternyata tersimpan kekuatan  menertipkan pedagang kaki lima," tambah Anitje. (/Yuk)

Manado, Sulutnews.com - Dewan Pers melakukan verifikasi Faktual kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (21/02/2019). Verifikasi ini dipimpin oleh ketua bidang pengaduan masyarakat Dewan Pers, Henry CH Bangun didampingi Christiana Chelsia Chan, staff ahli Dewan Pers.

Ibu Chelsia ditugaskan untuk memeriksa satu persatu kelengkapan administrasi sesuai dokumen standar verifikasi faktual, mulai dari status kantor berikut kelengkapan sarana pendukungnya. Kemudian, kelengkapan administrasi perusahaan anggota SMSI seperti akta notaris berupa perusahaan terbatas (PT), SIUP, TDP, SITU HO, NPWP hingga penanggung jawab media harus berkompetensi utama (UKW Utama).

Selain melakukan verifikasi faktual kepengurusan SMSI, dewan pers juga melakukan verifikasi faktual terhadap media siber anggota SMSI Sulut. Verifikasi kepengurusan dilaksanakan di Kantor SMSI Sulut Jl.Sudirman No.3 Manado.

Verifikasi faktual SMSI Sulut dilaksanakan setelah selesai kegiatan “Workshop Peliputan Pemilu 2019 untuk Wartawan Media Cetak dan Media Elektronik” yang dilaksanakan oleh Dewan Pers, di Quality Hotel Manado.

Ketua SMSI Sulut Merson Simbolon merasa bersyukur telah terlaksana verifikasi faktual SMSI Sulut yang sebelumya sempat tertunda dari jadwal sebulumnya (8/11/2019). SMSI Sulut terus melakukan penataan organisasi, melakukan berbagai program penguatan dan literasi media, SMSI juga mendukung upaya Dewan Pers untuk melakukan penertiban terhadap media melalui pendataan dan verifikasi faktual.

“Verifikasi faktual merupakan kewajiban bagi anggota SMSI, saat ini dari 18 perusahaan anggota SMSI Sulut baru 1 yang sudah terverifikasi faktual yang lainnya masih terverifikasi administrasi, diharapkan kedepan semua anggota SMSI sudah terverifikasi faktual”, tegas Simbolon.(/PS)