SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-  Petani di Kota Kotamobagu akhirnya bisa bernafas lega .ini di kerenakan ditengah anjloknya  harga kopra, justru tanaman kemiri yang saat ini  harganya menguat , Selain harga naik, produksi kemiri juga meningkat menyusul kondisi saat ini sangat mendukung

Menurut salah satu petani, ditengah merosotnya harga komoditi lain seperti kopra, para petani masih bisa mendapatkan keuntungan lebih dari hasil penjualan kemiri.

“ Produksi kemiri mengalami peningkatan. Ini karena sedang musim kemarau, jadi produksi buahnya meningkat, belum lagi harganya yang cukup tinggi,” kata Masita Paputungan  petani kemiri asal Kelurahan Mongkonai.

Selain mempunyai lahan perkebunan kemiri sekitar Dua hektare dengan pohon kemiri kurang lebih 200 pohon, Dia juga bisa membeli hasil kemiri dari para petani lainnya.

“ Sehari itu bisa sampai Satu Ton kemiri yang saya beli darii hasil pengumpulan petani. Itu dihargai Enam hingga Tujuh Ribu Per kilogram yang masih terbungkus dengan kuli kemiri,” ujarnya

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan (Disprtanak) Kotamobagu Muljadi Suratenodjo mengatakan, meningkatnya produksi kemiri di Kotamobagu sebab didukung oleh faktor cuaca yang sedang kemarau.

“Biasanya kalau musim kemarau itu produksi kemiri dari petani meningkat, belum lagi harganya yang cukup baik. Sehingga sangar menguntungkan bagi petani,” jelasnya

Untuk mendorong petani kemiri, Pihaknya juga telah memberikan bantuan bibit kemiri kepada para petani di Kotamobagu.

“Ada sekitar 2000 bibit kemiri kami sudah salurkan kepada kelompok tani di Kotamobagu. Hal itu juga untuk mendorong dan meningkatkan produksi dan perekonomian petani,” pungkasnya(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kuota  Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kotamobagu setiap tahun mengalami peningkatan. ini Tercatat sejak tahun 2015 hingga tahun 2018, total warga Kotamobagu yang menunaikan ibadah haji, sebanyak 474 orang.

Peningkatan JCH ini menjadi kebangaan warga Kotamobagu. Pasalnya, dari Empat Kabupaten dan Satu Kota se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), Kota Kotamobagu terhitung sebagai daerah yang paling banyak warganya melaksanakan rukun Islam yang ke lima ini.

 

“ Setiap tahun Pemkot melepas JCH. Yang membanggakan JCH Kota Kotamobagu terus mengalami peningkatan , dan paling banyak di lima kabupaten/kota,” ucap Wali kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara usai pelepasan JCH, yang dilaksanakan di aula Rudis Wali kota, Selasa (7/8/2018), siang tadi.

WaliKota pun berharap  agar jumlah JCH ini akan bertambah terus   pada pda musim haji   ditahun tahun mendatang.

“ Semoga ini tetap mengalami penikatan di tahun tahun mendatang  .  Atas nama pribadi, pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, saya mengucapkan selamat kepada JCH yang tahun ini mendapatkan kesempatan dan panggilan dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji. Saya yakin saudara-saudara telah mendapatkan bimbingan dan petunjuk serta arahan dari petugas haji di daerah ini,” Ucap WaliKota

walikta pun berpesan agar semua jemaah haji asala kotamobagu tetap menjaga kekompakan kesehatan dan fukus dalam ibadah nanti

“ Jaga citra Kota Kotamobagu, jadilah contoh ditengah seluruh jama’ah baik dari Sulawesi Utara maupun Indonesia. Semoga sekembalinya di daerah ini menjadi haji yang mambrur dan menjadi contoh serta teladan di tengah masyarakat,” tandasnya.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kotamobagu—Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Senin (6/8, memimpin langsung kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2018, di Kota Kotamobagu.



Dalam sambutannya, Walikota mengatakan bahwa, Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2018, juga merupakan bagian dari upaya untuk    menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, kembang anak, serta agar anak akan dapat berpartisipasi secara wajar, sesuai  dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta untuk mendapatkan perlindungan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi. “Peringatan Hari Anak Nasional juga merupakan momentum yang penting bagi kita semua untuk menggugah keramahan, dan kepedulian kita terhadap anak, sehingga anak – anak di daerah ini, dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki, demi terwujudnya anak – anak Kotamobagu yang Genius, atau Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat,” ujar Walikota.


Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menyampaikan ucapan Terima Kasih dan Apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, dalam memenuhi hak – hak anak, serta memberikan Perlindungan Anak, sehingga Kota Kotamobagu, berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, yakni Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2018, dan Sekolah Ramah Anak (SRA) Tingkat Nasional, kategori Madrasah yang berhasil diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotamobagu. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi- tingginya kepada semua pihak, yang selama ini terus memberikan dukungan bagi Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, dalam memberikan Pemenuhan Hak – Hak Anak, serta Perlindungan terhadap anak,” ujar Walikota.



Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2018 tingkat Kota Kotamobagu yang dilaksanakan di Lapangan Kotamobagu tersebut, juga dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu, Ahmad Sabir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kotamobagu, serta ribuan anak, yang berasal dari sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kota  Kotamobagu. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- kurang lebih 12,2 Ton beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)  mulai disalurkan untuk  masyarakat kurang mampu di Kota Kotamobagu. Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu Nurachim Mokoginta melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Ashar Kulo, beras tersebut disalurkan kepada masyarakat yang tidak tercover dalam program Beras Sejahtera (Rastra).

“ Mulai kemarin Kami sudah salurkan bantuan ini, itu sebanyak 799 penerima dimana mereka tidak terdata dalam program Rastra, itu yang kami berikan, itu jumlah berasnya ada 12,228 Ton,” ungkap Nurachim, Selasa (7/8/2018).

Lanjut Ashar, sebelumnya pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkenak bencana banjir beberapa waktu lalu.

“Itu ada sekitar 20 Kepala Keluarga yang kami berikan bantuan tersebut, namun untuk saat ini mereka yang sudah menerima tidak lagi mendapatkan bantuan cadangan pangan ini,” jelasnya

Ia menambahkan, penyaluran beras tersebut sudah sesuai Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 137. Menurutnya, dalam satu kelurga tersebut bakal menerim 15 kilogram beras.

“Memang SK Walikota sejak Mei lalu, namun karena masih ada moment Polwako, jadi kami tunda hingga selesai Polwako. Itu ada 12.285 Kilogram yang akan disalurkan keoada 819 penerima sedangkan per Kepala Keluarganya bakal menerima 15 kilogram beras,” pungkasnya

Berikut,  jumlah penerima per kecamatan.

Kotamobagu Timur    : 202 penerima

Kotamobagu Selatan :224 penerima

Kotamobagu Barat    :152 penerima

Kotamobagu Utara.   :221 penerima

Jumlah.                      : 779 penerima

KOTAMOBAGU- Sejumlah  29.226 Anak di Kotamobagu bakal dilakukan imunisasi campak Measles Rubela (MR). Imunisaai tersebut bertujuan untuk mencegah penyakit campak dan rubela bagi anak-anak usia Dini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu Decie Ch Lala melalui Kepala Bidang kesehatan Masyarakat da pencegahan pengendalian penyakit Apek D. M mengatakan, kegiatan imunisasi mulai dilakukan di tingkat Desa /Kelurahan bekerjasama dengan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Kami mulai turun sejak awal agustus, sejauh ini sudah ada 985 anak yang dilakukan imunisasi MR. Targernya 29.226 anak mulai dari tingkar PAUD hingga SMA atau dari Usia Sembilan Bulan hingga 15 Tahun,” kata Apek, Senin (6/8/2018).

Selanjutnya kata Apek, pihaknya bakal turun di tiap Sekolah untuk melaksanakan imunisasi tersebut. “Kita targetkan untuk desa dan kelurahan bulan ini selasai , selanjutnya akan dilakukan di tingkat sekolah yaitu dibawah 1t tahun,” jelasnya