SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Kamis (1/11/2018) menghadiri pelaksanaan kegiatan Workshop penyusunan Masteplan dan Development Plan, serta Aksi New Urban Agenda, yang dilaksanakan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian Pekerjaan  Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Kegiatan Workshop tersebut, bertujuan untuk dapat mewujudkan optimaliasi Pengembangan Kawasan Perkotaan, sesuai dengan amanat dari  Rencana Pembanbangunan Jangka Menengah Nasional, dimana dari kegiatan ini, juga diharapkan akan dapat mengasilkan konsep pengembangan wilayah, serta rencana dan program pengembangan Infrastruktur yang terpadu dan Sinergis antar sektor, antar Kawasan, dan antar tingkat Pemerintahan.


Walikota Kotamobagu usai mengikuti kegiatan Workshop mengatakan bahwa, pada kegiatan tersebut, juga diusulkan sejumlah pembangunan Infratruktur di Kota Kotamobagu, untuk dimasukkan yakni diantaranya pembangunan jalan Ring Road, atau Jalan Lingkar, pembangunan Universitas, dan Pembangunan kantor Walikota Kotamobagu. “Atas usulan tersebut, maka rencananya juga akan dilaksanakan kegiatan  Focus Group Disccusion, yang akan dilaksanan di Kota Kotamobagu, sehingga nantinya akan lebih fokus, serta akan melibatkan SKPD teknis,” terang Walikota Kotamobagu.



Walikota Kotamobagu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, yang telah memasukkan Kota Kotamobagu sebagai salah satu Kota dari 4 Kota se – Indonesia, dalam penyusunan Master Plan dan Development Plan. “Ini merupakan sebuah kebanggan bagi pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu. sebab, Kota Kotamobagu dipilih sebagai salah satu dari empat Kota se - Indonesia, yang masuk dalam Masterplan untuk pilot project Pengembangan Kawasan Perkotaan,” ujar  Walikota Kotamobagu.



Kegiatan Workshop yang dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Bintaro tersebut, dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, Ir. Agusta Ersada Sinuligga, ST, serta dihadiri oleh   Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Kota Besar dan Kota Baru, Badan Pengembangan Wilayah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Pengurusan adminiatrasi kependudukan terus dimaksimalkan. Selain melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di tiap Desa/Kelurahan dan  Sekolah-sekolah, kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu mencoba melakukan perekaman E-KTP kepada warga Binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kotamobagu, Kamis (1/11/2018).

Menurut Kapala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Abdul Amar, ini merupakan salah satu program pemerintah kota Kotamobagu, menjelang pemilihan presiden. Sehingga pihaknya berkewajiban melakukan perekaman tak terkecuali di Rutan Kotamobagu.

" Ya, ini juga salah satu program  menjelang pemilihan presiden, dan sudah menyangkut juga kewajiban kami. Dengan begitu saudara-saudara di rutan bisa  melakukan perekaman dan  memenuhi hak suara mereka. e-KTP ini juga bisa dapat gunakan sebagai warga negaranya," ujar Amar

Amar yang juga sebagai Pelaksana Harian (Plh) Disdukcapil menyebutkan, terdapat 16 warga binaan yang melakukan perekaman E-KTP.

"Mereka semua warga binaan asal Kotamobagu yang belum memiliki KTP elektronik dan sudah kita lakukan perrkaman," katanya

Dirinya pun mejelaskan, sesuai dengan surat edaran pemerintah pusat, dimana per 31 Desember, masyarakat diwajibkan sudah memiliki e-KTP. Jika kemudian belum melakukan perekaman hingga waktu yang sugah ditentukan, maka data warga tersebut terancam terblokir. 

"Justru itu kami Disdukcapil  terus melakukan sosialisasi dan memakasimalkan masyarakat bisa merekam semua. Sementara untuk di rutan kita lakukan hanya satu hari. Apabila ada permintaan lagi atau ada masalah Hukum terus belum melakukan perekaman capil bakal turun kembali," ungkapnya.

Sementara itu Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kotamobagu Bushen menambahkan, perekaman ini merupakan kali pertama yang lakukan oleh Dinas Capil. Ini dikarenakan pihaknya melakukan permintaan.
"Sejarah sebenarnya ini. Karena baru pertama kali Capil datang melakukan perekaman. Kamipun berterimakasih telah melakukan perekaman e-KTP di rumah tahanan. Berharap jika ada yang belum melakukan perekaman. Disdukcapil tetap bakal melakukan perekaman di rumah tahanan," tandasnya(one)

 SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Wakil  Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, meminta kepada seluruh  jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota, saat melaksanakan kunjungan   ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, serta Dinas Pemuda dan Olahraga   Kota Kotamobagu, Rabu (31/10,2018).

“ Selain terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, saya juga meminta kepada SKPD untuk memiliki data yang lengkap, khususnya yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsinya, seperti Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, yang harus memiki       jumlah tenaga kerja asing yang ada di Kota Kotamobagu,” ujar Wakil Walikota

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Kotamobagu juga meminta   kepada seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu untuk memaksimalkan berbagai fasilitas yang dimiliki, untuk meningkatkan jumlah Pendapatan Asli Daerah. “Berbagai fasilitas yang bisa menjadi  sumber Pendapatan Asli Daerah, harus dapat lebih dioptimalkan lagi, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga yang memiliki fasilitas Kolam Renang,” ujar Wakil Walikota Kotamobagu. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, menerima piagam penghargaan dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan  Republik Indonesia, sebagai  Daerah yang meraih Opini Wajar Tanpa   (WTP) atas Laporan Keuangan  (LKPD) Tahun 2017.
Piagam penghargaan yang ditandatangi Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawari tersebut, diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah   Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara, Muhdi, tersebut, diterima Wakil Walikota Kotamobagu,  Nayodo Koerniawan, di Aula Rumah Jabatan Walikota Kotamobagu, Rabu (31/10/2018).


Dalam sambutannya, Wakil Walikota Kotamobagu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi utara, dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotamobagu,   atas perannya selama ini, yang selalu Bersinergi dengan Pemerintah  Daerah Kota Kotamobagu, seperti melalui pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis tentang Pengelolaan Keuangan.

“Kami juga ingin menyampaikan  ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,   yang selama ini selalu memberikan Saran, Masukan, serta Bimbingan         kepada Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, dalam upaya mewujudkan   Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Akuntabel, dan Transparan,” ujar  Wakil Walikota.
Kegiatan  tersebut, juga dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotamobagu, Jauhari, Sekretaris Daerah Kotamobagu, Adnan, S.Sos, M.Si, serta para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Meski sudah maksimal petani menproduksi  gula aren di Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur masih namun masih tergolong  minim. menyususul Sejumlah petani di Desa itu masih mengeluhkan fasilitas serta peralatan dalam mengolah bahan bahan baku menjadi gula aren.

Menurut sala satu petani gula aren, fasilitas yang mereka gubakan masih tergolang manual, seperti Kapak, Parang sebagai alat pemotong Aren dan kayu bakar.

“Kedua alat tersebut paling cepat rusak karena sering digunakan. Selain itu, Drum sebagai wadah memasak Gula Aren. “ Kalau petani aren, paling cepat rusak adalah kapak dan parang,”ujar Ula Mamangkay yang sudah bertahun-tahun menjadi petani gula aren.

Dia mengatakan, meski oemeritah setempat oernah menyentuh sejumlah petani di desa Moyag, namun Dirinya menilai itu tidak tepat sasaran.

“pada 2017 lalu Ada bantuan dari Pemerintah Kotamobagu kepada petani gula aren. Akan tetapi, bantuan tersebut dinilai tidak tepat sasaran. Kmi petani gula aren yang menerima,”akunya.

Dirinya berharap, kiranya Pemerintah dapat memberikan bantuan fasiltas penunjang kepada mereka. Terutama Kapak ,Parang atau juga mesin pemotong kayu ukuran kecil. “ Jika ada bantuan kepada petani gula merah. Baiknya langsung kepada kami selaku petani gula aren,”harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tedy Makalalag melalui Kepala Bidang Perinduatrian Fadlun Paputungan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembuatan fasikitas geduk produksi gula aren. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan produksi aren oleh para petani.

“Kalau bantuan itu pasti kami akan programkan, apalagi untuk meningkatkan priduksi gula aren oara petani. Namun, ada juga gedung yang rencananya tahun depan akan beroperasi, itu untuk menunjang fasilitas dan lebih meningkatkan produksi oara petani gula aren,” tambahnya(one/l)