SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pemerintah kotamobagu (pemkot)  melalui  bagian Tata pemerintahan (Tapem) mulai hari ini,melengkapi administrasi untuk pembayaran  insentif  para perangkat Desa dan kelurahan se kota kotamobagu insentif tersebut diperuntukan untuk dua,bulan yakni  juli dan agustus sementa untuk  november akan di cairakan pada awal bulannanti, kepala sub bagian pemerintahan desa dan kelurahan kantor tatapemerintahan (Tapem) kota kotamobagu, Wiwi sabunge saat di temui wartawan SN mengtatakan, ini untuk pelengkapan administrasi  pembayaran insentif para perngakat desa dan kelurahan  mulai dari LPM dan BPD seta kepling RW dan RT 

" yaa sekanrang  mereka tinggal pelengkapan berkas  seperti surat keputusan (SK ) dan nomor rekening masing-masing " Ujar Sabunge Rabu (18/9/2018)

menurutnya , ini pembayaran untuk insentif triwulan tiga namun pihaknya baru memebyarkan untuk dua bulan juli dan angustus tahap tiga ini,"  baru dua bulan yang di bayarkan di kernakan untuk perangkat kelurahan, kepling RW dan RT masih dalam tahap penjaringan dan tes wawacara,nanti  kalo sudah selesai pasti SK akan di serahkan dari kecamtan ke kelurahan baru kami bayarkan satu bulan untuk triwuln tiga ini pada awal bulan november nanti  " Pungkasnya(one)    

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Traffick light simpang empat kelurahan kotobangon yang menghubungkan  desa moyag pusat kota serta  kabupaten tetangga bolaang mongondow timur sore tadi Jum'at (14/9/2018),sudah mulai di operasikan,  menyusul  beberapa pekan lalu oleh pihak ketiga yang melakukan pekerjaan ini, intens memacu penyelesaiannya,

Dengan berorasinya rambu lalulintas tersebut,menuai tanggapan  positif dari warga setempat, mereka  sangat berterima kasi kepada  pemerintah kota kotamobagu terkait dengan pemasangan lampu merah tersebut , sebap dengan adanya  rambu lalulintas ini, kondisi simpang empati yang biasanya semeraut  serta sering terjadi kecelakaan,kedepan pasti akan tertib  " kami sangat beterimakasi kepada pemkot terutama ibu walikota kotamobagu dengan di pasangnya Traffick light.ini yang pertama  ada di kelurahan  kotobangon , saya yakin simpang empat , ini pasti akan tertib, serta  mengurangi angka  kecelakaan, ungkap afandi warga kotobangon

terpisah kepala Dinas perhubungan kota kotamobagu Nasli Paputungan mengatakan terkait dengan pekerjaan itu pihaknya terus malukan pengawasan kepada pihak ketiga yang melaksanakan perkerjaan tersebut agar cepat selesai dan beroperasi "  minggu  lalu saya sampaikan kepada pihak ketiga untuk di usahankan dalam minggu ini Traffick light  di sioang empat kotobangon suda harus selesai, Alhamdulillah saya suda mendapat laporan barusan rambu lalulintas itu sudah beroperasi " ucap paputungan lewat telepon

Diapun berharap agar keberadaan lampu merah tersebut menjadi tanggung jawab kita bersama terutama warga kelurahan kotobangon dan pemerintah setempat  " mari kita jaga sama sama ke beradaan fasilitas umum ini,agar bisa terus beroperasi. dan kalo seandainya terjadi eror tolong segera di laporkan  kepada kami ,agar kami bisa melakukan perbaikan" Pungkas  Nasli (one)

SULUTNEW,KOTAMOBAGU - Pemerintah kotamobagu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke – 35 Tahun 2018. dalam kesempatan tersebiu,Walikota Kotamobagu,Tatong Bara,bertindak sebagai Inspektur Upacara dan digelar di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, Senin (10/9/2018).

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia yang dibacakan Walikota, untuk tahun ini,mengusung  Tema besar Haornas  adalah Ayo, Bangun Indonesia, yang sehat

“ Dengan Berolahraga kita akan turut berpartisipasi membangun Indonesia secara keseluruhan, yakni membangun jiwa yang sehat, membangun badan yang kuat,” baca  Walikota.

 Walikota juga menyampaikan, kita patut bangga bahwa Asian Games 2018 yang menjadi perhelatan Olahraga tingkat Asia, telah berlangsung Sukses, Lancar dan membuahkan juga Prestasi, berada peringkat 4 (empat) besar Asia.

“ Ini patut disyukuri berkat kerja bersama INASGOC, dan stakeholders semua Kementerian dan Lembaga, sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, serta  di dukungan Pemerintah Provinsi, dan Kabupaten / Kota,” ujar Walikota.

upacarara tersebut dihadiri juga  unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Adnan Masinae, Sos, M.Si, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, para ASN, serta Lurah dan Sangadi se – Kota Kotamobagu. (guf/one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat POL PP) Kota kotamobagu Sabtu,(8/9/2018) mengelar penertiban,dilaksanakan di pusat perbelanjaan  pasar 23 maret serta  pasar serasi  kotamobagu. dalam penertiban tersebut meliputi area parkir kendaraan dan tempat pejalan kaki sampai dengan para penjual  yang suda tidak beraturan hingga menggunakan badan jalan, hal ini di lakukan menyusul kondisi area pasara tersebut sudah tidak tertib dan semeraut

salah satu kepala bidang disatauan polisi pamong praja kotamobagu  Erwin sugeha saat di temuai di rungkerjanya Senin,(10/9/2018) mengatakan, penertiban itu penting untuk di laksanakan di kerenkan  suda ada beberapa lopran masyarakat yang masuk ke kami terkait  kondisi pasar  tersebut,bahkan keadaan yang  semeraut ini sudah banyak hak hak yang dilanggar oleh para pedangang, temasuk hak para pengendara  yang suda tidak bisa melintas lagi di jalur ini. karena sering terjadi kemacetan parah " jalur ini nyaris tidak bisa di lewati lagi akibat  terjadi penyempitan jalan disebapkan para pedagang  sudah mengunakan badan jalan " Ujar sugeha

menurutnya hak pejalan kakipun sudah tidak ada ,padahal trotoar yang di siapkan di bahu jalan,untuk para pejalan kaki " menggunakan  kendaraan  suda tidak bisa lewat, apalagi para pejalan kaki  "tandasnya 

sugeha pun berharap usai penertiban ini,diharapkan para pedagang untuk mematuhi aturan yang di buat oleh pemerintah kota kotamobagu, dan apa bilah masih di langar kita pati akan mengambil tidakan tegas " mari ciptakan kenyaman bagi para pembeli,karena merekalah yang datang memebawa rejeki untuk para pedagang, dan kami masih melakukan tidakan yang penertiban sperti ini, kalopun itu masih terjadi kami akan mengambil tindakan tegas samapai  penyitaan dagangan " pungkasnya (one)     


SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Menyusul meningkatnya Permintaan pasar, terhadap cabe keriting di Kotamobagu,Hal ini menbuat para petani kelabakan terkait dengan penyediaan komoditi ini.

 ini , di sebapkan dengan semakin menjamunya usaha warga  terutam ,tempat tempat kuliner yang ada di kota kotamobagu

Toni Jibu  Warga Kelurahan Genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara yang suda lama sebagai petani pembudidaya cabe kriting, mengaku, dalam setiap kali panen, bisa menghasilkan 10 Kg cabe kriting yqng langsung dijual ke pasar dengan harga Rp 20 Ribu per Kilogram.

“ Lahannya memang tak besar, sedangkan tanaman cabenya ada 200 pohon. Yah, lumayanlah untuk mencukupi permintaan pasar,” ujar Toni, Jumat (7/9/2018).

Ia mengatakan, selama Dua bulan terkahir cabe kritingnya sudah Tujuh kali panen. “ Kan tiap minggunya dipanen, setiap panennya itu bisa 300 Ribu hasil yang saya dapat,” ungkapnya

Meski begitu, Ia juga masih mengeluhkan lahan serta modal yang diperlukan untuk memperluas tanaman cabe merahnya . Selain itu, modal juga sangat diperlukan.  menurutnya perawatan cabe kriting tidaklah mudah dan harus dipupuk setiap kali panen, untuk itu Toni membutuhkan modal yang tidak sedikit.

“ Rencananya Kami juga bakal menambah penanaman cabe kriting sekita 150 bibit. Nqmun kendalanya modal untuk penambahan luas lahan . Belum lagi untuk pembelian pupuk dan lainnya,” ujarnya

Toni juga mengaku sudah memasukan proposal bantuan ke pemerintah lewat dinas pertanian. Namun, saat ini dia masih menunggu bantuan tersebut

“ Saat ini,kami  masih  menunggu. saya  berharap secepatnya bantuan segera disalurkan,” imbuhnya

Terpisah,Kepala Bidang Perkebunan dan Tanaman Holtikultura Ramjan Mokoginta mengatakan, pihaknya sedang dalam penyusunan pemnerian bantuan kepada kelompok petani yang ada di Kotamobagu.

“ Nah, untuk petani budidaya cabe kriting itu juga sedang dalam proses. Kami juga sedang mengupayakan supaya secepatnya bisa disalurkan bantuannya berupa alat dan fasilitas pertanian yang dibutuhkan oleh petani tersebut,” pungkasnya