SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pelayanan  terhadap  masyaraka terus ditingkatakan Bidang Damkar Kota Kotamobagu,dengan tidak memandang keluhan apa yang dilaporkan oleh warga .

 Hal ini  terbukti,dengan penanganan pasukan Damkar terkait  adanya  laporan sarang  lebah madu  dipohon  milik ibu komaria (53) warga  RT III,kelurahan Molinow ,kecamatan kotambagu barat yang suda sangat meresahkan,Rabu (20/2/2019).

Laporan tersebut langsug ditindak lanjuti oleh damkar dengan  mengirim anggotanya untuk mengecek lokasi  dan langsungsung mengambil tindakan untuk menjinakan serta memindahkan sarang lebah tersebut

Kepal Bidang (kabid) Damkar Kota Kotamobagu Erwin Sugeha,  saat di konfirmasi membenarkan laporan tersebut bahkan ,ia sudah memerintahkan pasukan untuk menagnaninya

 “  itu jenis lebah madu memang,dikategorikan cukup berebahaya bila terkena sengatanya dan  itu , berada tepat dihalam rumah warga, karena kondisi sarang itu cukup besar  suda membuat  masyarakat takut, sehingga perlu di pindahkan  ” Ujar Sugeha

Menurut sugeha cara penganannya kami hanya memindahkan bukan dimusnakan ” untuk penaganan seperti, itu tidak perlu untuk memusnakan atau mebakarnya cukup untuk dengan menyemprotkan cairan yang di campur dengan sabun lebah itu psti pindah ” punkasnya (one)       

 

       

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus menekan angka putus sekolah bagi siswa yang ada di Kotamobagu. Hal ini dikatakan Kepala Disdik melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Rastono Sumardi, RABU (20/2/2019).

" Kami terus melakukan sosialisasi di setiap Sekolah tentang pentingnya mengenyam pendidikan diera sekarang. Hal ini tentunya untuk lebih menekan angka putus sekolah di Kotamobagu," ujar Rastono

Rastono mengatakan, angka putus sekolah masih menjadi PR. Sebab, sepanjang 2018 pihaknya mencatat sebanyak 76 dari 11.315 atau 0,70 persen Siswa yang kandas melanjutkan proses pendidikannya. Alasannya disebabkan karena faktor lingkungan.

"Putus sekolah ini ada banyak berbagai macam persoalan, ada yang karena faktor ekonomi dan juga faktor lingkungan. Selain itu karena faktor keluarga juga sangat mempengaruhi, ada yang orang tuanya pindah kesana kemari dan tidak sempat memindahkan anaknya. Nah itu juga faktor-faktor keluarga dan bukan salah anak sebenarnya sehingga didistatuskan Drop Out (DO) karena tidak ada keterangan pasti anak itu pindah kemana," kata Rastono

Ia menyebutkan jumlah tersebut masih cukup tinggi dibandingkan meskipun angka itu menurun pada 2018 lalu. "Tapi jumlah itu menurut saya masih termasuk angka yang tidak memuaskan. Karena masih ada anak putus sekolah. Sehingga kami akan terus berupaya untuk menekan angka putus sekolah ini," ujarnya

Lanjut Rastono, salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka putus sekolah yaitu dengan menyediakan fasilitas dan biaya sekolah yang sudah digratiskan.

"Sekarangkan sudah ada banyak program dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Setidaknya kita mempunyai beberapa catatan dan program dalam mengantisipasi itu.
Pertama ada profram Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan juga anak asuh. Nah, sasarannya keluarga kurang mampu, program anak asuh, dan ada program retrifel progam mengembalikan anak yang putus sekolah kembali ke sekolah, sehingga diharapkan angka putus sekolah semakin menurun dan minat sekolah dari anak-anak lebih meningkat," pungkasnya

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU–Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Kurniawan membuka secara resmi Festival Budaya dan Perayaan Cap Go Meh tahun 2019, yang dilaksanakan disepanjang Jalan Kartini Kotamobagu Selasa (19/2/2019).

Wawali dalam sambutannya berharap melalui Festival Budaya dan Perayaan Cap Go Meh,dapat membangun persaudaraan, persatuan serta kebersamaan diantara kita semua.

” Melalui kegiatan ini saya atas nama Pemerintah, dan pribadi mengucapkan selamat tahun baru imlek 2570, semoga akan membawa kebahagiaan,berkah dan keberuntungan untuk kita semua,” ucap Wawali

Dalam kesempatan tersebut Wawali juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terimah kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang turut mendukung hingga suksesnya kegiatan ini.

” Mudah mudahan lewat momentum kegiatan sore hari ini, bisa menjadi refleksi bagi kita dan sarana untuk lebih mempererat hubungan antar sesama umat beragama,” ujar Wawali

Sementara Ketua Panitia Cap Go Meh 2019 David Budiman mengatakan, kami panitia mengucapakan terimah kasi banyak kepada pemerinta daerah dan seluruh lapisan msayarakat kota kotamobagu ini, kegiatan ini adalah Tahun ke 3 yang dilaksanakan di Kotamobagu.

“Dengan tujuan untuk melestarikan budaya berbagai etnis, serta lebih mempererat hubungan silahturahmi antar umat beragama di Kotamobagu,” ucap  Budiman.


SULUTNEWS,KOTAMOBAGU—Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Selasa (19/2/2019), menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, atas Hasil Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2018.


Piagam Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Syaruddin tersebut, diterima atas Hasil Evaluasi Sistem Akuntabiltas Kinerja Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu Tahun 2018, yang berhasil  meraih Predikat B.
Walikota Kotamobagu usai kegiatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu akan terus meningkatkan Manajemen Kinerja dalam rangka untuk peningkatan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah.

“Dengan peningkatan Akuntabitas Kinerja, maka seluruh program dan kegiatan yang  akan dilaksanakan, akan lebih fokus pada program dan kegiatan dalam  rangka untuk peningkatan pelayanan publik dan pelayanan dasar kepada masyarakat”   ujar Walikota.

 
Kegiatan Penyerahan Hasil Evaluasi Kinerja dan SAKIP Award yang dilaksanakan di Four Season Sheraton Hotel – Makassar tersebut, juga dihadiri para Kepala Daerah dari Pemerintah Daerah Wilayah III, yang terdiri dari 174 Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota, dan 12 Provinsi, se – Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Yogyakarta dan Jawa Tengah

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kebakaran yang terjadi di pasar poyowa kecil  tadi malam sekita pukul 1.00 dini hari,pagi tadi iselasa (19/2/2019) Wakil walikota kotamobagu Nayodo Kurniawan Mokoginta, SH  melakukan kunjungn dan melihat langsung dua belas bangunan kios yang di lalap si jago merah. 

dalam kunjungan tersebut wakil walikota berdialog langsung dengan para pemilik kios, saat di wawancarai terkati dengan penanganan  pasca kebakaran ini wakil walikota mengatakan masih akan di lakukan infestigasi apa penyebap terjadi nya kebakaran ini , oleh instansi terkait " kita tunggu hasil investigasi  terkait  penyebanya ,kata Nayodo

menurutnya yang  terpenting sekarang  para pemilik kios ,harus sabar dan jadikan kejadian ini sebagai pengalaman, bahwa kita hrus lebi memperhatikan dan waspada terjadinya bahaya kebakaran

"  Di area yang padat seperti ini, sangat berpotensi terjadinya kebekaran yang dapat di sebapkan oleh hal-hal yang kita angap kecil, sperti pengunaan aliran listrik yang tidak beraturan  pemasangan dan penempatan  anti nyamuk, kalo tidak di perhatikan baik baik itu bisa juga menjadi penyebap  " imbuhnya

Diapun menghimbau untuk para pedangan tetap melukan aktifitas dan terus menjaga keamanan serta kebersihan pasar

  " Tetap lakukan aktifitas dan terkait dengan puing puing bangunan yang masih berserahkan ini,saya akan sampaikan kepada dinas PU ,segera  membersikan setelah usai di lakukan infestigasi  pungkasnya (one)