SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Dikegiatan seminar  dan dialog interaktif  hari kedua ,dengan mengusung  tema upaya ‘Mendorong Perkembangan Ekonomi Masyarakat di Daerah dan Membangun Sistim Kota  Cerdas’, kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu dengan PT. Nusantara Compnet Integrator, berjalan sukses dan lancar.

Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, yang juga hadir selaku narasumber saat menyampaikan materinya  dalam kegiatan tersebut menyampaikan, penerapan e-Government bagi setiap daerah itu harus, karena tujuannya untuk menyampikan kepada masyarakat  sistem pemerintahan yang terlalu birokratis dan tradisional, menuju ke arah digitalisasi.

“  ini sangat penting  Sebab, sesuai dengan aturan dan regulasi, pemerintah diharuskan untuk mentrasformasikan sistem pelayanan pemerintahan dan sistem pelayanan publik bagi setiap kabupaten dan kota. Agar nantinya, pelayanan yang tadinya terlalu birokrastis, lambat dan panjang dirubah menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan akuntabel,” kata  Yani, usai kegiatan, Rabu (18/4/2018).kemarin

 menurutnya,sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 37 tahun 2017 bahwa pengembangan e-Government di Kota Kotamobagu sendiri saat ini sudah mumpuni.

“ Infrastuktur IT di Kota Kotamobagu saat ini sudah mumpuni, walaupun masih dalam proses pengembangan, dan hal ini pun mendapat pengakuan dari Grand Forensic Examiner Polri,  AKBP Muhammad Nuh Al Azhar, yang juga merupakan salah satu nasrasumber yang hadir pada kegiatan ini,” jelanya

Kegiatan yang dilangsungkan  di Novotel Manado tersebut dihadiri Tim Jakarta Smart City, Diskominfo Kabupaten Banyuasin dan Provinsi NTB, Bappeda se-Sulut, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), serta Diskominfo se-Sulut.(**/Km)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pelaksanaan Proyek  pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) Kota Kotamobagu  progress fisiknya semakin meningkat. Jika tidak ada halangan, Idul Fitri nanti sudah bisa digunakan untuk beribadah. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum sekaligus PPK untuk pembangunan MABM Sofian Hatam, Rabu (18/4/2018).

“ Progres pekerjaan sudah mencapai 39,30 persen fisik. Saat ini, pekerja masih konsentrasi untuk tahap penyelesaian marmer dan keramik pinggiran serta pembuatan Mihrab,” ujarnya

Dia menerangkan, pekerjaan beberapa ornamen yang akan dipasang di Masjid, sebagian besar dikerjakan di luar daerah.

“ Seperti pintu, itu dibuat di Jogja dan akan tiba di Kota Kotamobagu pada 2 Mei 2018 nanti. Setelah beberapa ornamen yang dibuat di luar daerah dipasang, progresnya pasti akan langsung meningkat dua kali lipat. Insya Allah, pada lebaran ini MABM sudah bisa kita gunakan untuk shalat Idul Fitri,” terang Sofian.(*)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Direncanakan untuk tahu 2019 nanti, produksi Gula Aren  Desa Moyag Tudulan dan hasil    pertanian terkait denga modal dan pemasaranya,akan dikelola lewat badan usaha milik desa (BUMdes).Hal ini dilakukan,untuk mepermuda masyarakat dalam menggali potensi desa yang ada untuk peningkatan ekonomi mereka

Hal tersebut seperti dikatakan kepala Desa Moyag Tudulan, Sartano Makalalag,SH  saat bersua dengan wartawan SN.com Rabu,(18/4/2018).Menurtnya ini penting,sebap dalam hal pemodalan untuk  meproduksi Gula Aren dan peningkatan pertanian,kadang masyarakat terkendala dengan dua hal tesebut.

“ ini kami masih akan pakatkan  dalam musyawara Desa,pihak kami, BPD dan masyarakat , untuk rencana tersebut, kerana ini menyakut pemebiayaan,Ujar Makalalag

Merutnya,kalo kemudian rencana ini, terlaksana maka, untuk Desa  sendiri,suda memiliki Pendapatan Asli Desa (PADes)

 “ dengan sendirinya  Desa akan  menjadi mandiri,dalam hal pembangunan, kerana sudah memiliki pendapatan,melalui program tersebut, dan masyarakat  semakin mudah untuk peningkatan ekonomi rumah tangganya Tandas”Makalalag (one)

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Untuk memberikan kenyamanan bagi  ibu hamil  saat mendekati waktu melahirkan,Pemerintah kota kotamobagu melalui dinas kesehatan,ditahun 2018 ini,telah  menyiapkan fasilitas Rumah Tunggu kelahiran (RTK). Yang berada dekat dengan rumah sakit umum Pobundayan kota kotamobagu.

hal ini dibuktikan siang tadi bertempat di restoran lembah bening Rabu(18/4/2018)  dilaksanakan sosialisi jaminan persalinan (Jampersal) dan di rangkaikan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) terkait pengunaan gedung  RTK tersebut.

Kepala seksi (kasi) kesehatan keluarga dan gizi dinas  kesehatan kota kotamobagu, Eriyani Potabuga  saat di tumui,waktu rehat dalam acara tersebut, mengatakan kegiatan ini terkait dengan sosilisai tentang pemanfaatan RTK bagi warga kota kotamobagu khusunya bagi ibu hamil yang suda dekat waktu kelahiran dan legalitas pengunaan gedung RTK tersebut
“  RTK ini,gunanya untuk mendekatkan pesalinan  pada failitas pelayanan kesehatan, terutama ibu-ibu  yang  mempunyai resiko dalam persalinan,untuk menunggu prosesnya mereka bisa mengunakan RTK selam 2 sampai 3hari ”.Ujar Potabuga

Diapun menambahkan,selama berada di RTK untuk konsumsi dan lainya di tanggung oleh pengelolah.” Mereka tidak dipungut biaya terkai dengan keperluan mereka selama di RTK “

Diketahiu dalam acara tersebut dihadiri oleh  para camat, lurah,sangadi dan para medis wilaya  se-kota kotamobagu .(one)

     

 

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Desa kopandakan 1 kecamatan kotamobagu selatan memiliki pertamini yang kemudia akan di jadikan  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

usaha tersebut natinya, bisa  menopang pendapatan desa,dan  memberikan kemudahan bagi warga Kopandakan I dan sekitarnya memenuhi kebutuhan bahan bakar umum.

Menurut bendahara  Desa, Gita Ongking,  pertamini tersebut, bersumber  anggaran dana desa Tahun 2017 lalu.

“ Penyertaan Modal untuk BUMDes sebesar 150 Juta. Anggaran ini terbagi pada empat kegiatan, yakni Pertamini, penjualan kue, pembuatan pangkalan gas LPG dan peternakan ayam kampung,” ujar Gita  Selasa, (17/4/2018).

Sementara itu, Kepala desa Kopandakan I Muslim Tungkagi mengatakan, usaha Pertamini ini, sudah  hasil keputusan bersama masyarakat, melalui musyawarah desa.

“ Kami berharap usaha ini bisa mendapatkan hasil yang baik. Tentunya juga dengan adanya usaha Pertamini ini, bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).”Harapnya

Ia menjelaskan,  pengguna jasa Pertamini ini . Mulai dari pedagang, sopir bentor, tukang ojek hingga pengguna sepeda motor yang melintas.

“ Karena baru tahun ini dikembangkan, kami menyediakan dulu satu unit mesin Pertamini, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat  ini segera diresmikan. Target kami mulai jalan pada akhir bulan ini. Jika usaha ini berhasil tidak menutup kemungkinan pada tahun berikut kita akan menambah lagi modal BUMDes dan menambah unit pertamini,” jelasanya

Untuk hasilnya, kata Tungkagi sudah diatur dalam Peraturan Desa (Perdes). “Pembagian hasil usaha ini persentasenya sudah kami atur dalam peraturan desa,” pungkasnya (**)