SULUTNEWS,DPRD Bolmong-.Peraturan Tata Tertib (Tatib) anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) masa jabatan 2014 -2019, diparipurnakan Senin (29/10/2018)

Rapat Paripurna yang di pimpin  ketua  DPRD Bolmong Welty Komaling,   dalam  sambutannya  bahwa dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang Tatib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota tanggal 16 April 2016, serta mengacu pada pasal 134 ayat (1) bahwa pada saat PP ini mulai berlaku, peraturan DPRD tentang tatib DPRD yang ada sebelum peraturan ini diundangkan, tetap berlaku sampai dengan di tetapkannya peraturan DPRD tentang Tatib ujar “ Penetapan Peraturan Tatib ini, dalam rangka memaksimalkan peran dan menunjang kinerja anggota,” kata Komaling

 Sebelumnya panitia khusus (Pansus) DPRD telah melakukan pembahasan dan konsultasi serta fasilitasi ke kantor gubernur melalui Biro Hukum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), atas Tatib DPRD Bolmong, dan telah mendapat persetujuan serta koreksi atas penyusunan Ta

“Tatib DPRD Bolmong memuat hal-hal antara lain, funsi tugas dan wewenang DPRD,  keanggotaan DPRD, alat kelengkapan DPRD, rencana kerja DPRD, pelaksanaan hak DPRD dan anggota DPRD, persidangan dan rapat DPRD, pengambilan keputusan, fraksi, kode etik, konsultasi DPRD, pemberhentian antar waktu, pergantian antar waktu dan pemberhentian serta pelayanan aduan atas aspirasi masyarakat,” tambahnya

Diketahui, setelah Perda Tatib DPRD disahkan dan ditetapkan, maka itu yang akan  menjadi acuan kerja anggota DPRD Bolmong.

Rapat  tersebut dilanjutkan dengan penandatangan Peraturan Tata Tertib oleh Ketua DPRD Welty Komaling, dan Sekertaris DPRD Bolmong, Yayah Fasa. pantauwan wartawan SN saat acara berlangsung di hadiri oleh empat belas anggota DPRD bolmong (one)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Kotamobagu kembali mengimbau untuk setiap pelaku usaha yang ada  di Kota Kotamobagu agar menyediakan perpustakaan mini disetiap sudut ruangan.

Kepala Diapursip Bambang Irawan Giniga mengatakan, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan minta baca terutama para remaja yang ada di Kotamobagu.

"Apalagi setiap Caffe-caffe itukan banyak pengunjung yang datang, mulai dari anak-anank hingga orang dewasa. Nah, alangkah baiknya kalau disediakan juga perpustakaan mini, supaya sambil mereka menikmati menu-menu yang ada, bisa juga membaca buku yang sudah disediakan," ujar Bambang, Senin (29/10/2018).

Pihaknyapun sudah menyurati  para pelaku usaha agar  menyediakan fasilitas perpustakaan mini tersebut

. " Kami sudah surati mereka, sampai saat ini sudah banyak yang membuat perpustakaan mini, namun ada juga yang belum membuat, sehingga kami mengimbau untuk menyediakan fasikitas itu," ujarnya

Lanjut, selain pihanya juga bakal melakukan penambahan Buku-buku bacaan, guna menunjang fasilitas perpustakaan Kotamobagu. Menurutnya, minat untuk membaca buku tersebut sangat banyak, sehingga kedepan pihaknya kembali melakukan penambahan buku.

Kalau buku pelajaran sudah banyak, namun masih ada buku bacaan yang belum tersedia, nah itu banyak yang menanyakan Buku-buku seperti itu terutama oara mahasiswa, sehingga kedepan kami rencanakan ada penambahan buku bacaan," pungkasnya(one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU—Walikota Kotamobagu,Tatong Bara jadi Inspektur Upacara (Irup), pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 90, bertempat di alun alun boki hontinuimbang kota kotamobagu ,Senin (29/10/2018).



Walikota Kotamobagu saat  membacakan Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, mengatakan bahwa kita semua  berhutang budi kepada para tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga Persatuan  dan Kesatuan  di Negeri ini.  “Komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun Bangsa, Satukan Indonesia,” ujar Walikota Kotamobagu.

Menurutnya,Hari Sumpah Pemuda ke – 90 yang kali ini mengambil Tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan Generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha  esa, Berakhlak Mulia, Sehat, Cerdas, Kreatif, Inovatif, Mandiri, Demokratis, Bertanggung Jawab, Berdaya Saing, serta memiliki jiwa Kepemimpinan, Kewirausahaan, Kepeloporan, dan Kebangsaan, berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahu1945.

“ Revolusi Mental yang dicanangkan oleh  Bapak Presiden RI  Joko Widodo, amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju  ciri pemuda yang maju adalah pemuda Berkarakter, Berkapasitas   dan Berdaya Saing. Oleh karena itu Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju,” ujar Walikota.



Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda   tersebut, juga dihadiri Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kotamobagu, Adnan, S.Sos, M.Si, para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, Camat, Lurah dan Sangadi, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu. (*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Pemanfaatan lahan kering terhadap  penyediaan bahan baku olahan rumah tangga atau Industri rumah tangga  menjadi program prioritas Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Kotamobagu di tahun depan.

Kepala DKP Nurachim Mokoginta melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Hartono Paputungan mengatakan, ketersediaan bahan baku pangan olahan rumah tangga seperti kacang goyang dan Keripik Pisang sangat minim.


" kami lihat  indutri  rumah tangga yang menghasilkan pangan olahan, seperti kacang goyang dan kerepek pisang. ini menjadi konsetarsi kami terkait dengan perolehan bahan baku yang kami tau masih sangat rumit .?  Padahal untuk lahan kering di wilayah kotamobagu masih tersedia," kata Hartono, Senin (29/10/2018).


Untuk memanfaatkan itu, Pihaknya bakal memfasilitasi penanaman di lahan kering tersebut. 

" Bagaimana kami memanfaatkan itu, tentunya harus ada kolaborasi antara petani kacang,misalnya dan industri kacang goyang atau pembuat pangan olahan rumah tangga itu, nantinya akan kami fasilitasi penanaman kacangnya," ujarnya


Dengan begitu Lanjutnya, para pelaku industri itu tidak perlu lagi memesan bahan baku dari luar Kotamobagu.  "Antara Petani dan penghasil olahan rumah tangga ini akan kami fasilitasi dan berikan dana untuk penanaman kacang, kalau sudah panen maka harus dijual ke rumah tangga penghasil olahan tersebut," jelasnya


Selain itu, pihaknya, juga melirik sumber pangan alternatif, dimana tidak hanya beras yang menjadi makanan pokok yang mengandung karbohidrat, namun juga ada ubi kayu sebagai penggantinya.

"Nah itu juga yang akan kami garap dan sudah di programkan di tahun depan0 mudah-mudahan tidak ada efisiensi sehingga bisa terlaksana," pungkasnya(one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu, lebih khusus Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kotamobagu melakukan vaksinasi rabies di setiap kelurahan/desa. Hal ini  di lakukan agar  mencegah penyakit  rabies di Kotamobagu. Khususnya di Kelurahan Tumobui, Sinindian, Kotamobagu dan Gogagoman, yang termasuk kawasan paling rawan.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veternak (Kesmavet) Sri Anggraini mengatakan, vaskinasi rabies ini sudah rutin dilaksanakan. Pasalnya, Kotamobagu salah daerah percontohan bebas rabies 2019 se-Selawesi Utara.

"Vaksinasi rabies rutin setiap 1 tahun 1 kali dilakukan. Terjadwal sebenarnya di bulan Februari dan September," ujarnya Anggraini, Jumat (26/10/2018) kemarin.

Terkait program ini  sebelum digelar sudah informasikan ke pihak kecamatan untuk disampaikan ke Kelurahan/Desa, seterusnya pihak RT/RW setempat.

"Selanjutnya informasi pemberian vaksin rabies gratis ini disampaikan ke warganya masing-masing. Sebab, kalau turun itu harus di dampingi kelurahan/desa.  Supaya mereka tahu itu program pemerintah," jelasnya

Vaksinasi rabies ini diprioritaskan terhadap anjing-anjing peliharaan, sebab 90 persen penularan rabies berasal dari gigitan anjing.

Lanjut Anggraini,  sebenarnya sesuai surat yang ada. Dispertanak memprogramkan di bulan Februari dan September.

" Waktu itu di Tumobui tidak ada aparat yang mendampingi jadi, kita tunda untuk melakukan vaksinasi hewan. Nah, nanti terlaksana pada bulan ini," terangnya.

Menurutnya, tujuan pemerintah kota Kotamobagu melakukan vaksinasi hewan tersebut agar terhindar dari rabies.

"Tujuannya untuk mencegah. Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang terindikas. Makanya kita sarankan, bagi masyarakat yang mempunyai anjing agar di vaksinasi. Dan itu gratis," pintanya.(one)