SULUTNEWS,BANYUWANGI-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu, melakukan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi   Jawa Timur, Rabu (9/5/2018).

Pusat pelayanan publik dibawah pengelolaan Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi ini, memusatkan 170 jenis layanan publik baik, dilingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,maupun 10 instansi vertikal pemerintahan di dalam satu gedung.

Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Banyuwangi, Budi Santoso, yang menerima langsung kunjungan ini di Lounge Pelayanan Publik, Kantor Bupati Banyuwangi, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Diskominfo Kota  Kotamobagu.

" Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam aspek layanan publik yang dilaksanakan oleh Pemkab Banyuwangi, memang telah membuat Daerah ini menjadi tempat yang sering dikunjungi oleh berbagai Daerah untuk saling tukar informasi, berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kunjungan Diskominfo Kotamobagu pun adalah kehormatan bagi kami untuk bisa saling berbagi, terlebih Kotamobagu sedang fokus dalam pengembangan e-Government dengan dukungan data centernya" Ujar Budi.

Lebih lanjut Budi secara singkat memaparkan keberadaan Diskominfo Banyuwangi, operasionalisasi Mall Pelayanan Publik, dan berbagai aplikasi pemerintahan yang digunakan Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, Diskominfo Banyuwangi adalah perangkat daerah baru yang dibentuk tahun 2016 sesuai PP 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

" Meski tergolong OPD baru, namun kami diberikan tugas dan tanggung jawab  besar oleh Pak Bupati Abdullah Azwar Anas, dalam melakukan penataan dan pembenahan aspek pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi. Mulai dari pemusatan data base pemerintahan, jaringan internet, integrasi layanan aplikasi dari bidang perencanaan, pengeloaan keuangan, hingga ke monitoring dan evaluasi. Semuanya sudah terintegrasi," Jelas Budi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, yang memimpin langsung kunjungan, mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, sebagai tempat untuk melakukan studi banding terkait pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi dalam aspek pelayanan publik.

" Ya, terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan layanan pemerintahan, KPK merekomendasikan Kabupaten  Banyuwangi sebagai salah satu daerah terbaik yang telah menjalankan aspek pelayanan publik,  terutama implementasi Mall Pelayanan Publiknya," ungkap Yani.

Melihat langsung penerapan layanan pemerintahan berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang hampir semuanya saling terintegrasi ini, Yani tak bisa menyembunyikan kekagumannya atas pemusatan layanan yang dilakukan Pemkab Banyuwangi.

" Mereka telah dengan maksimal memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan layanan publiknya. Ini membawa dampak yang sangat positif bagi masyarakat Banyuwangi, terutama indeks kepuasan masyarakatnya yang terus meningkat. Berbekal komitmen untuk menghilangkan ego sektoral masing-masing instansi yang sering kali menjadi penghalang dalam proses pelayanan, mereka bisa menyamakan persepsi untuk menyatukan berbagai layanan pemerintahan, mulai dari layanan publik dilingkup OPD, sampai instansi vertikal. Layanan Kepolisian, Kantor Urusan Agama, PLN, BPJS, PDAM, Bank Daerah, semuanya ada disatu tempat. Banyak yang kami pelajari di sini dan Insya Allah bisa diterapkan di Kotamobagu" ungkap Yani. (Admin_DiskominfoKK)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Jelang bulan suci ramadhan 2018 ini, beberapa kelurahan dan desa mulai membuat beragam kegiatan untuk menciptakan nuansa ramadhan yang menarik dan sedikit unik. Pasar ramadhan sebagian masyarakat  sudah menjdi kebutuhan yang punya peran peting disetiap bulan nansuci ini.

Seperti yang dilakukan Pemuda Karang Taruna Kelurahan Kotobangon,mereka sejak seminggu yang lalu sudah mempersiapkan pelaksanaan kegitan ini, mulai dari  pembentukam panitia penentuan lokasi dan pembuatan bangunan pasar Ramadhan tersebut.

Deddy S Potoan selaku ketua Karang Taruna sekaligus ketua panitia pelaksanaan kegiatan di tahu 2018 ini, mengatakan, kegiatan ini suda sejak 17 tahun lalu. Dan sudah menjadi kebutuhan masyarakat di kelurahan ini khusunya dan kota kotamobagu pada umunya

“ selain menciptakan suasana ramadhan, ini sudah menjadi kebutuhan  masyarakat terutama ibu ibu rumah tangga di kelurahan ini, merekalah yang natinya akan berdangang dipasar ramadhan ini. kerana kelurahan ini, masyarkatnya sebagian besar pembuat kue usaha rumahan”Ujar Aba sapaan akrabnya Rabu (9/5/2018)

 Saat  di tanyakan,jangka waktu pekerjaan bangunan pasar rahadan ini,”  paling lambat kurang tiga hari sebelum masuk bulan suci Ramadhan bangunannya sudah Rampung ” Tandasnya(one)       

    

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Bunyi  Sirine yang di tekan oleh  Sekretaris Daerah Kotamobagu Adnan Massinae yang mewakili Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Kotamobagu. Moh Rudy Mokoginta dengan didampingi Kadis Dispora, Tonny Ponongoa, Kejari Kotamobagu bersama Forkompimda lainnya, bertanda  Secara resmi dimulainya  Pekan Olah Raga Kota (Porkot), yang dilaksankan  diAlun alun  boki hontinibang ,Selasa (8/5/2018)

Sekretaris Daerah Kotamobagu saat  membacakan sambutan Walikota mengucapakan  dengan adanya Porkot akan menjadi titik awal pemilihan Atlit berprestasi yang akan mengikuti ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) bahkan Pekan Olah Raga Nasional (PON)

“ Porkot sebuah ajang yang akan melahirkan atlit-atlit dari Kotamobagu yang akan berkaga di tingkat provinsi bahkan nasional nantinya,”  bacanya

Dalam serangkaian acara pembukaan ini juga dibacakan janji wasit dan janj atlit guna menjujung tinggi sportivitas dalam pelakasanaan Porkot 2018

Diketahui cabang olah raga yang akan dipertandingkan yakni Renang, Catur, Karate, Silat, Taekwon Do, Tenis, Atletik, Bulutangkis, Sepak Bola, Renang Dan Basket, dan untuk cabang olahraga sepak bola akan di pertandikan usailembaran nanti.(**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tahun 2018 ini,kota kotamobagu menjadi Daerah pelaksanaan Program   Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Sanimas),oleh  kementerian Pekerjaan Umum, lewat Dirjen Cipta Karya Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman,  Sataun Kerja (Satker) Pengembangan sistim penyehatan lingkungan pemukiman (PSPLP) Prov, Sulut.

Hal ini,dibuktikan dengan beberapa hari lalu satker tersebut ,telah melaksanakan sosialisai kepada masyarakat diwilaya,yang nantinya akan menjadi tempat, untuk pelaksanaan program sanimasini,risky mamakngkey koordinator pendampingan program ini mengatakan, untuk kota kotamobagu sendiri, dua keluran dan desa yang sudah memenuhi syarat untuk dilaksanakan sanimas ini,
“ kami sudah melakukan survey,untuk desa dan kelurahan yang memenuhi syarat untuk dilaksanakanya sanimas ini, karena ada syarat yang penting untuk pepenuhanya, yakni  masyarakat harus menghibahkan lokasi untuk pembangunannya  ”kata Mamangkay di selah selah pelaksanaan sosalisai di kelurahan kotobangon,Rabu (9/5/2018)

 Mamangkay pun menyebutkan,untuk kota kotamobagu, kelurah kotobangon dan Desa bilalang 1 yang memenuhi persyaratan sesuai julak dan juknis program sanimas ini

“  untuk dua kelurahan , dan desa ini, penyerahan hibah tanah warga sudah selesai dibuat dan ditanda tangani oleh pemiliknya, tinggal pembuatan SK kelompok swadayanya oleh opemerintah setempat dan akan disahkan lewat Notaris”  Tandasnya(one)    

   

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-(Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu, akan kembali mendata masyarakat yang kurang mampu,belum tersentuh bantuan Beras Sejahtera (Rastra), untuk diberikan bantuan beras yang bersumber langsung dari Cadangan Ketahanan Pangan Kotamobagu.

Program ini diprioritaskan untuk  masyarakat yang layak menerima, agar  masyarakat kurang mampu semuanya  bisa tersentuh bantuan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Kotamobagu Nurachim Mokoagow melalui Sekertaris DKP Piter Suli mengatakan, saat ini  pihaknya mulai turun berkoordinasi langsung dengan 33 Desa dan Kelurahan, se kotamobagu ,agar segera memasukan nama-nama masyarakat yang layak menerima.

“ Data nama-nama yang dimasukan oleh Pemerintah Desa dan Kelurahan tersebut akan mendapat bantuan beras dari cadangan ketahanan pangan,”Kata Piter saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (8/5/2018).

Lanjut ,kata dia  jumlah beras yang disiapakan untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, sebanyak 15 ton. “Tiap kepala keluarga masing-masing akan  mendaptkan 15 kilogram,”ungkapnya, sembari  berharap agar nantinya masyarakat  yang mendapatkan bantuan ini benar-benar masyarakat Kotamobagu yang kurang mampu dan belum pernah menerima bantuan Rastra.(**)