SULUTNEWS,KOTAMOBAGU - Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Alfian Hasan menyampaikan, jelang Natal dan Tahun Baru  pihaknya bakal menjaga  ketersediaan kuota elpiji di Kotamobagu, khusunya di pertamina-pertamina, Jumat (7/12/2018).

DIketahui jumlah kuota,berjumlah  7000 per hari yang di salurkan untuk kebutuhan masyarakat kota kotamobagu . Kini ditambah 700 sehingga total keseluruhan menjadi  7.700 per hari.
"kami telah  menyurat di setiap pertamina untuk penambahan kuota. Sebagai langkah antisipasi terjadi lonjakan permintaan dari masyarakat, khusunya jelang  Natal nanti ," kata Hasan.

Lanjutnya , setelah mengajukan permintaan penambahan kuota khusus elpiji tiga kilogram, dirinya akan secara langsung mengawasi penyaluran di lapangan.

" Sekitar  275 pangkala Elpiji di Kotamobahu terkait dengan penyaluranya kami akan terus awasi .  ini penting di lakukan jangan sampai terjadi  penampungan yang menyebabkan kelangkahan dan kenaikan harga elpiji bersubsidi 3 Kg," ujarnya 

Diapun menghimbau  Dengan ketambahan kuota gas LPG ini agar , setiap pangkalan tidak melakukan hal-ha   yang melanggar seperti penimbunan

" penambahan kuota itu, untuk kebutuhan masyarakat, jadi harus di salurkan sesuai dengan ketentuan, apa bilah ada laporan terkait harga atua terjadi kelangkaan atas laopran masyarakat maka kmi tak segan segan untuk menindaki "  Tegasnya(one)    

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Donor Darah kembali digiatkan di sejumlah instansi di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Kali ini, kegiatan donor darah difokuskan bagi kelompok Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kotamobagu. Bahkan,  Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan turut menjadi peserta donor, yang dilaksanakan di Kantor BKPP, Jumat (7/12/2018).

Kegiatan yang diadakan Darma Wanita Persatuan (DWP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 19 DWP.

Menurut Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, aksi donor darah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan ASN dan anggota DWP yang kali ini diadakan dalam rangka HUT DWP. “Kegiatan aksi donor darah ini diikuti para ASN dan juga anggota DWP dalam rangkan HUT ke 19 DWP," ujar Nayodo

Ia menambahkan kegiatan ini,sangat penting untuk saling berbagi kepada sesama manusia serta membuat tubuh semakin sehat. Karena itu dihimbau semua ASN peduli terhadap sesama manusia dan dengan mendonorkan darahnya.  “Kita berdonor darah itu berarti kita  menumbuhkan  sel-sel darah baru yang bagus untuk tubuh,” ujarnya.

Sebagai pemimpin kata Dia, harus memberikan contoh yang baik terutama dalam melakukan aksi donor darah ini. "Alangkah baiknya pemimpin memberikan contoh, disatu sisi ada dua hal yang harus diperhatikan, selain untuk amal yaah untuk kesehatan sendiri," tukasnya

Ia berharap, DWP Kotamobagu semakin baik dan eksis dalam rangka mendukung seluruh program pemerintah dan program DWP itu sendiri. "Dalam rangka HUT ke 19 DWP, tentunya saya berharap semoga Darma wanita persatuan dapat terus maju , eksis,  semakin baik, dan tetap selalu mendukung kegiatan pemerintah," pungkasnya(ONE)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pengembangan potensi pariwisata serta peningkatan kunjungan wisata di Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya (BMR) terus digenjot. Bekerja sama dengan Pemerintah daerah  Bolmong, Bolsel, Boltim dan Bolmut, Pemkot Kotamobagu menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara tahun 2019 di Kota Kotamobagu dan BMR.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kotamonagu Adnan Massinae mengatakan,  pengembangan pariwisata yang ada di BMR tidak bisa dulakukan oleh satu pihak saja, tetapi harus bekerjasama antar Pemerintah Daerah.

" Makanya kami hadirkan stekholder yang ada di Bolaang Mongndow Raya.walaupun  Kotamobagu tidak memiliki wilayah yang cukup signifikan, tidak seperti daerah lainnya, termasuk Boltim Bolmong Bolsel dan Bolmut, tetqpi kotamobagu bisa jadi pusat persinggahan para wisata yang datang dari manca negara," kata Adnan

Menurutnya, pengelolaan dan ketersediaan wisata di Kotamobagu belum cukup memadai jika dibandingkan dengan daerah tetangga, namun kedepan segala fasilitas penunjang di Kotamobagu akan disiapkan.

"Ada beberapa hal yang mendasar disini yang pertama pengelolaan wisata kami tentu belum terindah dibandingkan daerah lain. Sehingga kedepan segala fasilitas infrastruktur sudah akan disiapkan. Namun, tentunya kami membutuhkan kerja sama ini dan kami sudah sepakat. Nah tentu ini sangat penting untuk mengambangkan potensi daerah dibidang kepariwisataan," ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu Agung Adaty memaparkan, ada beberapa ikon kegiatan yang menjadi objek di Kotamobagu yang dapat menarik wisatawan luar. Diantaranya, perayaan cap go meh, vestifal kuliner, pemilihan Uyo Nanu Kotamobagu, serta lomba olah raga tradisional.

"Nah, itu Ikon yang menjadi objek wisata yang menjadi fokus kami dalam mendatangkan wisata di Kotamobagu," katanya

Sementara itu, untuk kunjungan wisata di Kotamobagu menurut Agung setiap tahunnya meningkat. Misalnya, pada 2013 terdapat 31.164 wisatawan yang datang, kemudian 2014 terdapat 39.090, pada 2015 naik menjadi 39.360, kemudian pada 2016 sebanyak 50.057 serta pada 2017 dia naik mencapai 50.116.

" Namun sekarang kami masih kesulitan melakukan pendataan kunjungan tersebut karena objek wisata kita belum terkelolah dengan baik. Jadi dari jumlah itu, ada kunjungan wisata, ada juga yang kunjungan bisnis, sehingga belum bisa dipastikan berapa pastinya, namun menurut kami setiap tahunnya pasti akan ada kenaikan," ujar Agung

Lanjutnya, mengacuh dari data kunjungan wisatawan tersebut, Agung mengatakan perlu adanya sinergitas dan kerjasama antar kabupaten dengan melakukan paket perjalanan wisatawan antar kabupaten/kota. Hal itu untuk lebih menarik wisatawan dan meningkatkan pesona objek wisata yang ada di BMR.

"Nah, itu Solusinya yaitu pembentukan Peraturan Daerah (Perda), adanya paket perjalanan wisatawa antar kabupten/kota, adanya agenda bersama untuk promosi, dan pemasaran pariwisata serta perlu adanya kebijakan provinsi. Maka dengan begitu diharapka turis-turis yang datang ke Manado dapat juga berkunjung ke BMR dengan fasilitas yaitu paket perjalanan wisata tersebut," pungkasnya(*)

SULUTNEWS,KOTAMOABGU-Kembali Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu menjdi projek percontohan bagi daerah tetangga . Jumat (7/12/2018), dinas tersebut ,menerima kunjungan  Diskominfo Kabupaten Minahasa.

 Kunjungan tim dari Diskominfo Kabupaten Minahasa, yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Sonya Lolowang, guna memantau langsung keberadaan Data Center dan Command Center yang dimiliki Pemkot Kotamobagu.

“ Kedatangan kami di Kota Kotamobagu untuk bertukar ilmu dan memantau langsung serta berkoordinasi terkait pengelolaan Data Center dan Command Center, yang dimiliki Pemkot Kotamobagu,” ungkapnya.

Dalam kunjugan tersebut, Sonya mengaku mendapat banyak hal untuk dijadikan acuan ke depan penerapan Data Center di Kabupaten Minahasa, yang baru saja memiliki Command Center, serta beberapa Website.

“Tentunya apa yang kami dapatkan dari kunjugan ini, mulai dari keberadaan Data Center dan Command Center, sampai pada pengelolaan serta fungsinya, akan dilaporkan ke pimpinan. Ternyata, Kota Kotamobagu sudah hebat dalam penerapan Data Center dan Command Center. Saya kagum dengan penerapan layanan pemerintah berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi oleh Pemkot Kitamobagu,” terang Sonya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Kitamobagu, melalui Sekretaris Suhartien Tegela, menyambut baik dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Diskominfo Kabupaten Minahasa.

“Kami berharap, melalui kunjungan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi antar Kabupaten Minahasa dan Kota Kotamobagu,” ujarnya, sembari berbagi informasi dan pengetahuan demi meningkatkan kinerja dalam membangun daerah masing–masing.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat tarif retribusi perparkiran dipastikan naik pada di 2019 mendatang. Hal ini, menyusul naiknya target PAD Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu dari sebelumnya tahun Rp 1,6 Miliar naik hingga Rp 3 Miliar ditahun depan.

" Tahun depan target PAD naik, dari 1,6 miliar menjadi 3 miliar. Sehingga retribusi perparkiran juga sudah harus kami naikan," ungkap Kepala Dishub Nasli Paputungan, Kamis (06/12/2018).

Menurutnya, kenaikan retribusi parkir sudah sangat layak, sebab tarif sebelumnya  masih mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) tahun  2011. " Perda seharusnya direvisi 3 tahun sekali, tapi hingga saat ini belum juga direvisi. Sehingga kami akan lakukan revisi sebagai dasar dan acuan untuk memperkuat kenaikan retribusi tersebut," ujarnya
 
Seperti portal parkir RSUD Kotamobagu, awalnya Rp 500 Rupiah per motor, maka akan naik hingga Rp 1.000 rupiah. "Itu tidak terlalu berat, di kota lain saja ada yang sampai 2 ribu per motor. Nah, disini kan hanya seribu, maka sesuai kajian itu sudah sangat tepat," katanya

Meski begitu, Ia mengaku pasti akan banyak pihak pengendara yang komplen terhadap kenaikan itu. Namun, pihaknya akan lakukan sosialisasi terhadap pengendara jika kemudian Perda tersebut sudah di Sah kan oleh Walikota.

" sudah tentu dengan kenaikan tarif parkir ini, akan ada riak riak yang akan muncul, namti kalo sudah di sah kan oleh walikota pasti ada sosialisasi kepada masyarakat " pungkasnya(one)