SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Program pendaftaran tanah sistimmastis lengkap (PTSL) yang dicanagkan oleh pemerinta pusat melalui badan pertnahan nasonal (BPN) sudah masuk pada tahapan peyerahan setifikat tanah untuk  masyarakat yang telah mengurusnya,

Hal ini tebukti kemarin,Rabu (2/4/2018) betempat dikantor kelurahan kotobangon telah diserahkan sejumlah sertfikat kepada masyarakat, kusunya kelurahan tersebut.

Menurut Edwin Kamurahan,selaku kepala  kantor BPN Kotamobagu yang hadir langsung pada saat penyerahan tersebut, mengatakan kegiatan ini, kami lakukan sudah yang ke  tiga kali.

“ Kemarin  sudah diserahkan untuk hak tanah milik pemerintah kota kotamobagu  dan  beberap kelurahan sesudah itu, temasuk  hari ini,dikelurhan kotobangon dan besok juga ada agenda penyerahan Ujar,” Edwin

Sekertaris kelurahan Candra Masloman, SH, saat di hubungi terkait dengan penyerahan  sertfikat gratis tersebut,mengatakan, jumlah yang diserahkan kemarin untuk warga kelurahan kotobangon berjumlah 99 lembar sertfikat

“ dari jumlah yang mengurus PTSL untuk kelurahan 251 warga,namun, yang di serahkan tahap pertama ini, baru 99 lembar setifikat dan sisanya akan diserahkan menyusul dalam waktu dekat ini  ” Pungkas Masloman (one)       

SULUTNEWS,KOTAMOBAGUBertempat di aalah rumam dinas(rudis) walikota kotamobagu Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, resmi melantik Ronal Mokoginta sebagai Pejabat Sementara sebagai Lurah, kelurahan  Biga.Rabu(2/4/2018)
menggantikan Ibu Siane Supit, Lurah sebelumnya yang sudah masuk masa pensiun.

 Agenda Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Kotamobagu (Sekot) Adnan Masinae,dan di  oleh seluruh Lurah dan Sangadi, pimpinan SKPD, lembaga adat yang ada se Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya Sekot menyampaikan bahwa Ronal Mokoginta sengaja ditugaskan sebagai Lurah Biga.

“ Saudara Ronal, di lantik sebagai pejabat sementara Lurah Biga menggantikan penjabat lama guna mengisi kekosongan jabatan karena Lurah sebelumnya sudah masuk masa pensiun, sambil menunggu Lurah Difinitif yang baru,”ujar Masinae.

Lebih lanjut Masinae juga menambahkan
” Selamat bekerja buat Pjs  Lurah Biga, jalankan tugas pemerintahan dengan baik, terlebih dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu terima kasih kepada penjabat Lurah yang lama yaitu ibu Siane Supit, yang sudah bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas selama ini.(**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Berbagai lomba akan di laksnakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kotamobagu ke XI tahun 2018 ini, tepatnya  diperingati serentak pada 23 Mei 2018 mendatang, gelaran tesebut  akan dituntaskan sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Hal  ini dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Adnan Massinae  Senin (30/04/2018) kemarin , usai memimpin rapat persiapan peringatan HUT Kotamobagu ke XI di Aula Rumah Jabatan Walikota Kotamobagu.

“ Untuk rangkaian kegiatan kan sudah banyak yang telah dilaksanakan dalam acara BBGRM, termasuk beberapa lomba telah usai terlaksana. Jadi, pada puncak peringatan HUT Kotamobagu dipastikan tinggal ceremonialnya saja,” kata Adnan.

Adnan pun menambahkan,masih ada beberapa perlombaan lagi yang akan dilaksanakan, dimana hal tersebut akan di usahakan  bisa selesai sebelum Ramadhan di pertengah Mei nanti.

“ Karena kalau kegiatan lomba dimasukan dalam agenda puncak Hut KK maka agendanya terlalu padat dan akan menguras tenaga. Sementara, mengingat bulan puasa kita perlu mengehemat tenaga,” ujarnya

 Diketahuai Rapat itu tersebut   membahas sejumlah persiapan dalam rangka puncak peringatan HUT Kotamobagu. Dimana, Ketua Panitia kegiatan itu yakni Imran Amon mengatakan kalau pihaknya akan mencoba meminimalisir anggaran dalam kegiatan itu, tanpa mengurangi kemeriahan serta substansi acara itu. (**)

 

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Rabu (2/5/2018) siang  bertempat dihalaman Rumah Dinas (Rudis) Wali kota Kotamobagu dilaksanakan prosesi adat mongondow  odi-odian (kutukan) oleh lembaga Adat se kota Kotamobagu  

 Dalam  prosesi adat tersebut dihadir  oleh  lembaga ada yang ada di  33 desa/kelurahan  melakukan sebuah ritual yang begitu sakral, Bahkan terlihat begitu ngeri, hingga membuat beberapa orang yang meyaksikkan terdiam.

Ritual itu  dipimpin tokoh adat Chairun Mokoginta, nampak sebuah baki yang berisikan kunyit, daun katup, garam dan arang ini, Kemudian  mengambarkan apabilah seseorang terkena dengan kutukan tersebut tubuh dan nasibnya akan seperti benda tersebut , dengan menghentakkan kaki tiga kali ditanah seraya mengucapkan “Ompu, Ompu, Ompu tanda prosesi itu segerah dimulai

“ Kami mengutuk keras agar pelaku menjadi hitam seperti arang, mendapat penyakit kuning seperti kunyit, mencair seperti garam, terkubur oleh tanah seperti air menetes di tirisan rumah,” ujar tokoh adat dalam prosesi odi-odian

Prosesi Odi-odi’an (kutukan) yang dilakukan oleh tua –tua Adat sebagai tindakan penghukuman kepada pelaku penyebar ujaran kebencian yang memakai Akun Palsu Herkules Mokodongan yang dengan sengaja menyerang  Walikota Kotamobagu Tatong Bara dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow lewat medsos Facebook dalam adat mongondow kedua srikandi ini, adalah pemengan adat tertinggi di di daerah bolaang mongondow,( bobato pangkoi adat )  

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Paska ditemukanya  orok  bayi yang dikuburkan secara tak ber adap didepan rumah Dinas Ex bupati Bolmong bukit ilongkow kelurahan kotobangon   kecamatan kotamobagu timur, Sabtu (28/4/2018) oleh  warga setemapat,pemerintah dan masyarakat, akan merazia jalur  tersebut,siang dan malam hari.

Hal ini,disamapaikan Rohani Sugeha, selaku lurah kotobangon saat ditemuai rapar bulanan dengan selruh perangkat  kelurahan  Senin,(30/4/2018). menurutnya  Ini tidak lagi bisa, terori sudah sangat meresahkan masyarakat kotobangon.

“ sudah banyak informasi yang masuk pada kami, bahwa jalur itu diduga sering di jadikan tempat untuk, melakukan tindakan asusilah  karena siang dan malam hari temoata iru sepi dan itensitas kedraan yang lewat  jalur itu kurang " Ujar Sugeha

Bahkan,menurut Sugeha, sudah tidak ada rasa takut.tindakan itu  bahkan berlangsung siang hari

“  siang hari, menurut warga setempat kendaraan roda dua dan roda empat sering parkir di jalur itu, berjam jam “Terangnya

Untuk itu, terkait dengan rencana razia ini, segera  akan  laksanakan agat tidak terjadi hal yang seperti kemarin  “  kita akan rapat dengan perangkat dan masyarakat serta melibatkan pihak kepolisaian  Tegasnya (one)