SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Sebanyak 9.998 Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dimusnahkan Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu. Menurut Kepala Disdukcapil Kotamobagu Virginia D Olii SE, pemusnahan dilakukan dalam rangka tertib administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kewaspadaan dalam sistem administrasi.

" Pemusnahan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor: 470.13/11176/SJ dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Penatausahaan KTP Elektronik Rusak atau Invalid. Tentu ini juga untuk ketertiban administrasi dan upaya kami dalam peningkata. Prlayanan serta keeaspadaan dalam siatem administrasi kependudukan," ujar Olii, Selasa (18/12/2018).

Selain itu, pemusnahan dokumen yang rusak juga merupakan langkah pengamanan terhadap tempat – tempat penyimpanan atau gudang penyimpanan dokumen negara agar terhindar dari pencurian dan penyalahgunaan dokumen negara.

"Untuk menghindari penyalahgunaan KTP Elektronik yang rusak atau invalid. Saja. Yang pihak kami musnahkan KTP-el yang rusak dari pengecekan mulai hasil massal tahun 2011 sampai 2018,” ungkapnya.

Acara pemusnahan KTP-el disaksikan Assiten I Pemerintahan dan Kensos Drs Nasrun Gilalom, Kanit Reskrim Polsek Kotamobagu Iptu Abdul R Muhammad, Kasat Polisi Pamong Praja Dolly Zulhadji SH ME, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Abdul Amar Paputungan SE(one).

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Pusat melakukan  Verifikasi Program Khusus (Progsus) Ke-2, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu. Senin (17/12/2018).

Tim   verifikasi  yang dipimpin oleh dr. Petrus Maturbongs, M.Kes itu merupakan tindaklanjut dari verifikasi pertama yang telah  dilaksanakan pada tahun 2017 lalu. guna untuk memastikan sudah sampai dimana kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terkait dengan kenaikan status  dari Tipe C naik ke Tipe B.

Direktur Utama RSUD Kotamobagu, dr. Wahdania Mantang. M.Kes. mengatakan kedatangan dari Komisi Akredistasi Rumah Sakit (KARS) Pusat ini rencananya akan berlangsung selama dua hari guna untuk memastikan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu dari tipe C naik ke tipe B.

“  verifikasi  nanti akan melihat kesiapan temasuk fasilitas tenaga dokter, para petugas medis hingga administrasinya " kata  Mantang. .

menurutnya ini terkait dengan rencana akan di naikan type ruma sakit ini dari C ke B
 " untuk tahapan kedua ini kami siap,untuk semua penilaiannya dan peting untuk rumkit pobundayan ini di kerenakan, kedepan rumkit ini akan jadi rumah sakit rujukan se  BMR " Tandanya  

Dalam jadwal survei di hari pertama ini, dr. Petrus Maturbongs, M.Kes. didampingi oleh Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu dr. Wahdania Mantang,M,Kes. Dan Ketua Akreditas RSUD Kotamobagu dr. Sari Pangerang.M,Kes. beserta pejabat RSUD Kotamobagu lainnya, melakukan pemantauan dibeberapa ruangan diantaranya, Ruang rawat interna, Melati B, VIP Lantai IV, Ruang perawatan anak, serta ruang maternal(one)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU—Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Minggu (16/12/2018), menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan          dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sebagai Kepala Daerah  yang mendukung kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas melalui surat edaran.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Yembise tersebut, dilaksanakan pada kegiatan Festival Kabupaten / Kota Layak  Anak Tahun 2018, bertempat di gGedung sasana Budaya Genesa  Bandung

 

“Alhamdulillah, hari ini kembali diterima penghargaan tingkat nasional, dimana penghargaan ini merupakan piagam penghargaan  ke – 4 yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sepanjang tahun 2018, dan   ini juga merupakan bukti nyata akan Komitmen Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, untuk menjalankan Amanat Undang – undang Nomor 35  Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak,” ujar Walikota, usai menerima penghargaan tersebut.

 Menurut walikota,bahwa, Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu   saat ini terus melakukan berbagai upaya dalam rangka melakukan perlindungan terhadap anak, dimana salah satunya adalah melalui kegiatan Deklarasi Sekolah Ramah (SRA), yang dideklarasikan pada hari Jumat  (14/12/2018)  lalu,bersama dengan seluruh Satuan Pendidikan di Kota Kotamobagu.

“ Deklarasi Sekolah Ramah Anak, serta berbagai upaya perlindungan terhadap anak ini, diharapkan dapat mewujudkan anak – anak Kota Kotamobagu yang Genius, atau Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat,”  kata  Walikota Kotamobagu.

Selain penghargaan kepada Walikota Kotamobagu, pada kegiatan Festival Kabupaten / Kota Layak Anak Tahun 2018, itu juga  diserahkan penghargaan kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Kotamobagu, yang diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, sebagai Sekolah dengan jumlah video terbanyak, pada kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas, Tingkat Madrasah Aliyah (MA). (*)


SULUTNEWS,KOTAMOBAGU—Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, Senin (17/12/2018) meninjau progres  pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pobundayan 
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota yang turut ditemani Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kotamobagu, Sande Dodo, Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu, Nasly Paputungan, dan Kepala Tata Usaha RSUD Kota Kotamobagu, Rutman Lantong ,meninjau perkembangan pembangunan fasilitas Gedung Radiologi, ruang ICCU, serta fasilitas parkir elektronik yang ada  

“ Dari hasil pengamatan hari ini, progres pembangunan terhadap berbagai fasilitas RSUD Kotamobagu termasuk cepat, jika dibandingkan dengan kondisi bangunan dan ruangan fasilitas pendukung RSUD Kotamobagu, pada beberapa pekan lalu, ketika saya datang kesini untuk meninjau progress pembangunannya,” terang Wakil  Walikota Kotamobagu.

Wakil Walikota juga mengatakan, dengan selesainyai pembangunan berbagai fasilitas pendukung tersebut, maka diharapkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan, akan semakin maksimal.

“Direncanakan tahun depan berbagai fasilitas penunjang yang ada di RSUD Kotamobagu, akan mulai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,”   ujar Wakil Walikota.


Sementara itu, pada saat meninjau fasilitas parkir elektronik meminta agar dapat disediakan jalur khusus bagi  Ambulance yang akan  Masuk dan Keluar dari lokasi RSUD Kota Kotamobagu.

“ Jalur khusus bagi  Ambulance itu  penting untuk segera disediakan, agar tidak perlu lagi mengantri dengan kendaraan lain ketika akan masuk, maupun keluar dari RSUD Kotamobagu, apalagi, bagi pasien yang perlu segera mendapatkan penanganan medis,” Tegas  Wakil Walikota. (*)

SULUNEWS,KOTAMOBAGU- Dinas Perdagangan,Koperasi dan UKM memanggil Pihak Manajemen Indomaret dan Alfamart yang ada di Kotamobagu. Selain itu, 10 Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut.

Menurut Kepala Disdagkop Herman Aray, pertemuan tersebut untuk memastikan produk Kotamobagu yang belakangan diketahui tidak dijual di Indomaret maupun Alfamart. "Sejauh yang kami lihat itu tidak ditemukan etalase produk lokal kotamobagu seperti Kopi dan lain sebagainya. Maka dalam pertemuan ini kami cari apa kendalanya dan dan bagaimana solusinya," kata Aray, Jumat (14/12/2018).

Aray menegaskan pihak Indomaret dan Alfamart harus mengakomodir produk unggulan Kotamobagu. Sebab, sudah menjadi perjanjian dari awal dimana mereka harus menampung dan mempromosikan produk-produk seperti kopi dan lain sebagainya.

“Nah itu yang harus ditegaskan kembali, karena sudah menjadi kesepakatan pemerintah dan pihak indomaret dan alfamart. Intinya produk produk unggulan Kotamobagu ini sudah diakomodir oleh Indomaret dan Alfamart, tinggal mekanisme yang sudah disepakati akan ditindaklanjuti,” tegas Aray.

Sementara itu, salah satu manajemen Indomaret Novan mengatakan, Indomaret sepakat mengakomodir produk unggulan Kotamobagu dalam etalasenya

“Pada dasarnya kami menerima produk lokal ini. Tapi harus jelas dulu alur pengirimannya, apakah diantar langsung ke toko atau digudang kami. Tetapi sebaiknya dimasukan ke gudang sehingga produk ini bisa di distribusikan di 300 unit Indomaret se Sulawesi Utara,” kata Novan

Sama halnya juga dengan manajemen Alfamart, menurutnya alur pengirim disatukan sehingga lebih teratur “Kami sepakat dengan Indomaret tadi, untuk pendistribusian produk diantar langsung ke gudang. Nanti untuk ke toko pihak kami yang mendistribusikan. Sehingga produk ini tidak hanya ada diwilayah Kotamobagu saja tetapi bisa masuk ke Manado dan Gorontalo. Selain itu juga produk ini harus ada masa kadaluarsanya,” pungkasnya(ONE)