SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Perhatian Pemkot Kotamobagu terhadap sektor pendidikan di daerahnya ternyata cukup besar.

 Terbukti, tahun ini Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan, telah menganggarkan dana untuk pengadaan alat belajar bagi anak usia dini yang ada di daerah ini

Hal ini disampaikan  oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbal kepada sejumlah awak media, Rabu (7/3/2018). “Anggarannya sekitar Rp867 juta, yang nantinya dana tersebut akan dikucurkan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kotamobagu,” kata  Rukmi.

Rukmi mengatakan, kalau anggaran tersebut nantinya akan dikucurkan ke 19 lembaga pendidikan, dimana selain PAUD, sejumlah  Taman kanak-kanak (TK) dan kelompok bermain (play group), dan juga lembaga kursus  yang ada di daerah itu pun akan tersentuh dengan anggaran tersebut.  

 “Aggaran tersebut kemungkinan akan dikucurkan pada triwulan II nanti,” tambahnya.(**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU(adv)-Pjs walikota Kotamobagu meminta agar persoalan perdagangan manusia  harus menjadi perhatian seluruh kalangan, khususnya yang ada di Kotamobagu. Hal tersebut dikatakan Mokoginta saat membuka pelaksanaan kegiatan Uji Publik, dalam rangka untuk penyempurnaan Perda Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2004 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perdagangan Orang atau Trafficking, terutama pada Perempuan bertempat di aula rudis walikota kotamobagu, Kamis (15/03/2018) siang tadi. “Tindak pidana Perdagangan Orang atau Trafficking, harus mendapatkan perhatian yang serius dari semua pihak, mengingat jumlah korban tindak pidana perdagangan orang, saat ini jumlahnya sudah cukup memprihatinkan,” ujar Mokoginta.

Dirinya pun dalam kesempatan tersebut, meminta kepada seluruh pihak untuk mendukung, sekaligus memberikan Ide, Saran, serta Masukan dalam rangka untuk penyempurnaan Perda Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2004 tentang Pencegahan dan pemberantasanya . “ Ini harus jadi perhatian, sehingga masukan saran dan ide untuk penyampurnaan Perda tentang pencegahan perdagangan manusia bisa dimaksimalkan khususnya di daerah kita ini,” tambah

Sementara itu, Kepala Dinas PP dan PA Kota Kotamobagu Rafika Bora  juga mengatakan bahwa, untuk dapat mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Perdagangan Orang, khususnya di Kota Kotamobagu, maka pekan depan direncanakan juga akan dilaksanakan pelantikan terhadap Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. “Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang ini, juga akan bertugas untuk mengkoordinasikan berbagai untuk mencegah maupun untuk menangani tindak pidana perdagangan orang, khususnya di Kota Kotamobagu ” sehingga akan tercipta perempuan kotamobagu yang mandiri dan tangguh,”Teranng, Rafika

Kegiatan Uji Publik yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Walikota Kotamobagu tersebut, juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Mieke Pangkong, M.Si, para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu serta Tokoh – Tokoh Perempuan di Kota Kotamobagu.(**)

 

 

 

 

 

 

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Dinas Pendidikan  Kota kotamobagu akan menyalurkan Unit Komputer yang akan digunakan Siswa-Siswi SMP pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal ini dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik, Rastono, SPd saat bersua dengan awak media di Gedung Disdik Kotamobagu, Kamis (22/03/2018).

Rastono mengatakan, pembelian unit computer tersebut ada 9 paket. Dan 9 paket ini ada 9 server, masing-masing 1 paket ada 20 klain termasuk lengkap dengan jaringan. “Jaringannya lengkap dengan hardfer dan pengkabelannya. Jadi semuanya ada 9 server tambah dengan 180 computer clain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pengadaan unit komputer ini karena untuk menunjang kekurangan UNBK, jadi setelah itu nanti kita akan distribusikan ke 9 sekolah negeri yang ada di Kotamobagu.  “Bantuan yang disalurkan ke 9 SMP Neegri itu melalui program daerah, karena kalau program dari pusat itu sudah membantu 3 paket unit komputer ke 3 sekolah Swasta yakni SMP Cokro, SMP Kristen dan SMP Katolik, masing-masing dapat 1 paket  beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Dilanjutkannya lagi, program dari pusat kan sudah memberikan bantuan, “Nah sekarang giliran bantuan untuk SMP Negri, dan kita akan prioritaskan bantuan dari kementrian melalui dana daerah,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa pihaknya berharap, bantuan tersebut akan ikut mendorong suksesnya pelaksanaan UNBK kedepan. “Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas tambahan ini lebih mempermudah lagi untuk Siswa melakukan ujian, kemudian pemanfaatan disekolah tentu menyangkut dengan ujian sekolah itu sudah berbasis komputer,” tutupnya.(**)UN

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak  (P3A) Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora  mengatakan kalau proses traficcking dinderah sulut ini , sudah sangat parah dan memprihatinkan. Bahkan, menurutnya, dari data yang diperoleh mereka, Papua merupakan salah satu lokasi tempat pengiriman korban traficcking di Sulut.

“ Ini bukan lagi menjadi rahasia umum, sesuai data yang ada paling banyak perdagangan manusia itu mereka mengirimnya ke Papua,” ujar Rafiqa disela-sela kegiatan uji publik penyempurnaan perda traficcking Kamis (15/03/2018) 

Namun demikian, khusus untuk Kotamobagu Rafiqa mengatakan kalau kasus trafficking tersebut belum pernah masuk dalam laporan mereka. “Sampai saat ini Dinas P3A belum ada laporan masuk mengenai permasalahan tersebut dibandingkan dengan daerah tentangga kita. tetapi di Kota ini muda-mudahan bisa lebih terjaga, supaya jangan sampai terjadi hal seperti demikian, apalagi sekarang pihak kepolisian dan linmas  sudah sangat sigap dan cepat tanggap untuk merespon masalah seperti itu,” jelasnya.

Soal uji public perda traficcking di kotamobagu , Rafiqa mengatakan kalau dirinya merasa beryukur daerahnya dijadikan lokasi untuk uji public Perda yang dikeluarkan oleh Pemprov Sulut tersebut. “Saya merasa bersyukur kegiatan pembahasan pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia dibuat di Kotamobagu, dan muda-mudahan untuk penyempurnaan peraturan daerah ini bisa lebih menyentuh lagi untuk kepentingan masyarakat,” tutpnya (**)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Hasil pertanian khususnya,tanaman padi ,menjadi salah satu potensi terbesar di Desa Moyag Tampoan Kecamatan Kotamobagu Timur untuk menopang pendapatan warganya . Hal ini, diungkapkan oleh Sangadi  Moyag Tampoan, Halidun Tunggil Jumat, (23/03/2018). saat ditemua di kediamanya  “Untuk produksi beras di desa ini cukup besar, bahkan dalam sekali panen hasilnya bisa sampai ribuan kilo beras,” ujar Halidun.

Menariknya,Halidun menambahkan kalau lahan persawahan dengan produkdi beras yang cukup besar tersebut, sebagian besar merupakan milik dari warga desa setempat. “saya sempat ikut survey ke gilingan padi saat panen. Dari situ saya dapat data kelau hasil panen tersebut memang sebagian besar merupakan milik dan dikerjakan oleh warga desa ini,” tambahnya.

Produksi beras yang cukup besar di Desa Moyag Tampoan tersebut, menurut Halidun menjadi salah satu tumpuan ekonomi masyarakat hingga saat ini.

“Saya saja memilikii sebidang lahan yang dalam sekali panen hasilnya bisa mencapai 60 karung beras. Sementara tetangga saya bahkan ada yang sekali panen hasilnya bisa mencapai 200 karung beras,” tuturnya. (febri limbanon)(**)